Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 2019 ~ Sorot Sumatera

DANREM 032/WBR RESMIKAN PERUMAN KPR, PRIORITAS UNTUK PRAJURIT

Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P, meresmikan Perumahan KPR Swakelola BP TWP Angkatan Darat "Green Kartika Residence" di Air Dingin Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Senin (7/1/2019).

Perumahaan ini merupakan bantuan dari Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (BP-TWP AD) yang dalam perencanaanya akan di bangun sebanyak 100 unit rumah dengan luas lahan 1,5 Ha. 

Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mirza Agus S.IP berharap perumahan ini dapat di miliki oleh prajurit TNI AD di wilayah Sumatera Barat sehingga tidak ada lagi prajurit yang tidak memiliki rumah hingga masa pensiun tiba.

"Saya berharap para prajurit TNI AD pada saat ini mengambil perumahan ini agar ketika purnawirawan nanti telah memiliki rumah sendiri," ucapnya.

Kepala BP-TWP AD melalui wakil kepala BP-TWP AD Kolonel Czi Ir. Imam Soleh Hadi, MM menjelaskan bahwa pengadaan perumahan swakelola ini adalah wujud nyata dari Kasad TNI AD untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI AD dan PNS TNI AD. 

Pengadaan rumah ini adalah program dari swakelola tahap V tahun 2017/2018 yang rencananya akan menghadirkan sebanyak 6.000 unit rumah, dan telah terealisasi hingga saat ini sekitar 5.300 unit rumah.

"Program swakelola yang dimulai dari tahun 2009 ini sudah berjalan sebanyak 18.800 unit rumah. Dengan program ini diharapkan TNI AD dan PNS TNI AD diwilayah Korem 032/Wbr telah memiliki rumah serta mendukung permurnian pangkalan yang ada," ucapnya. 

Brigjen TNI Mirza Agus juga mengimbau para prajurit dan PNS dibawah jajarannya untuk tidak memprioritaskan pembelian kendaraan bermotor, tapi lebih mendahulukan pembelian rumah, sehingga saat pensiun tidak ada lagi yang tidak punya rumah. "Saya yakin, prajurit dan PNS saya di sini mampu untuk membeli rumah ini," ujarnya.

Kolonel czi Ir. Imam Soleh Hadi, MM menjelaskan juga bahwa para prajurit TNI AD dalam program KPR swakelola BP TWP AD dapat mengajukan kepemilikan rumah terhitung "0" masa dinas, dan dapat menentukan rumahnya di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu ansurannya flat dengan bunga 6% anuitas. 

"Dengan tagline "Datang bawa pulpen, pulang bawa kunci", kami berharap semua prajurit TNI AD dan PNS TNI AD sangat merugi jika tidak memilikinya. Kedepannya setiap prajurit TNI AD dan PNS TNI AD akan diwajibkan untuk mengambil rumah sesuai program dari BP-TWP AD ini," tambahnya.

Direktur PT. Karya Hiraki Pratama Mufriyan, SE selaku pengembang perumahan KPR Swakelola Green Kartika Residence dalam sambutannya menjelaskan akan membangun perumahan murah dengan desain mewah.

"Kami membangun rumah tipe 36 A, tipe 36 B, 45 dan tipe 46 yang sesuai dengan program  BP-TWP AD. Luas tanah setiap rumah adalah 80 M2," ucapnya.

Dengan pembangunan perumahan KPR Swakelola Green Kartika Residence ini akan memberikan kemudahan bagi TNI AD dan PNS TNI AD untuk memiliki hunian yang layak. 

Bahkan bahan bangun yang digunakan juga berkualitas. Sebagai contoh, kunsen pintu menggunakan aluminium, sehingga bebas dari serangan serangga dan dijamin tahan lama

Kehadiran perumahan ini tentu di sambut antusias bagi seluruh prajurit TNI AD dan PNS TNI AD. Pasalnya, masih banyak dari prajurit TNI AD hingga menjelang pensiun belum memiliki tempat tinggal. Wajar saja, program dari BP-TWP AD sangat diapresiakan oleh prajurit TNI AD dan PNS TNI AD.

Share:

Generasi Milenial Kompeten di Sektor Kreatif Digital Sambut Industri 4.0


sorotsumatera.com 

Jakarta- Masuknya era revolusi industri 4.0 menjadi momen penting bagi Indonesia dalam memacu kompetensi sumber daya manusia (SDM). Untuk itu diperlukan upaya pengembangan transformasi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.


“Industri 4.0 mendorong pemerintah melakukan empowering human talents. Jadi, terpacu untuk fokus memperkuat generasi muda kita dengan teknologi dan inovasi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika menjadi pembicara pada acara Creative Industries Movement di Denpasar, Sabtu (1/12).


Menperin menilai, generasi milenial sangat berperan penting dalam menerapkan industri 4.0. Apalagi, Indonesia akan menikmati masa bonus demografi hingga tahun 2030. Artinya, sebanyak 130 juta jiwa yang berusia produktif dapat mengambil kesempatan baru untuk mengembangkan bisnis di era digital.


“Dari pengalaman negara lain, seperti China, Jepang, Singapura dan Thailand, ketika mengalami bonus demografi, pertumbuhan ekonominya tinggi. Maka itu, Indonesia perlu mengambil momentum masa keemasan tersebut dengan terus membangun semangat optimisme,” paparnya.


Guna menyiapkan generasi milenial Indonesia yang mampu menghadapi era industri 4.0, Kemenperin telah memfasilitasi melalui beberapa inkubator yang dimiliki untuk menumbuhkan para pelaku industri kreatif. Sebab, sektor-sektor industri kreatif mampu memberikan kontribusi yang signfikan bagi ekonomi nasional. “Untuk itu, kita terus mengembangkan pusat startup kreatif,” tegas Airlangga.


Hingga kini, Kemenperintelah membangun gedung inkubasi bagi para pelaku usaha rintisan (startup) di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain Bandung Techno Park, Bali Creative Industry Center (BCIC), Incubator Business Center di Semarang, Makassar Technopark, dan Pusat Desain Ponsel di Batam. “Tempat ini bisa menjadi inspirasi dan aspirasi menumbuhkan wirausaha industri baru,” imbuhnya.


Di Bandung Techno Park dan BCIC misalnya, Kemenperin punya beberapa program kekinian, antara lain pelatihan bagi calon pemimpin perusahaan yang menggunakan basis industri 4.0 seperti analisis big data dan internet of things. Selain itu menyediakan ruang inkubasi karya yang telah dihasilkan.


“Di BCIC sudah ada beberapa alumni yang menjadi pelaku industri kreatif andal di bidangnya, seperti Studio 70. Selain itu, difasilitasi juga untuk menciptakan produk kreatif yang mengangkat kearifan lokal, seperti membuat gamelan,” tuturnya. BCIC atau TohpaTI center ditujukan untuk menjadi wadah yang produktif dalam mencetakSDM kreatifdi bidang multimedia, animasi, kriya dan barang seni.


Di hadapan 600 peserta yang terdiri dari para pelajar, mahasiswa dan pelaku industri kreatif, Menperin pun menekankan, pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci peningkatan produktivitas tenaga kerja.“Kami mengajak pegiat industri kreatif untuk memanfaatkan betul fasilitas di BCIC. Silakan manfaatkan pelatihan, co-working space ataupun inkubator bisnis, tanpa perlu membayar sama sekali,” tandasnya.


Menperin menambahkan, pihaknya juga mendorong kepada pihak swasta untuk membangun inkubasi startup era digital. “Contohnya di Nongsa Batam, kemudian di BSD Serpong juga ada Apple Academy yang menjadi pusat startup dan inovasi pengembangan teknologi digital,” terangnya. Bahkan, pendiri Ali Baba Group akan membangun Jack Ma Institute of Entrepreneur di Indonesia.


Airlangga mengungkapkan, potensi ekonomi digital akan meningkatkannilai tambah terhadap PDB nasional sebesar 150 miliar dollar AS pada tahun 2025. “Ini akan menjadi peluang bagi 17 juta tenaga kerja yang tidak buta terhadap teknoogi digital. Dan, inilah yang kami dorong agar ekonomi digital terus berkembang, sehingga bisa ditangkap oleh pelaku industri kecil dan menengah (IKM) kita,” ujarnya.


Apalagi, pemerintah menargetkan terciptanya 1.000 technopreneur pada tahun 2020, dengan valuasi bisnis mencapai 100 miliar dollar AS dan total nilai e-commerce sebesar 130 miliar dollar AS. “Saat ini, Indonesia sudah punya empat unicorn, dan mereka semuanya tumbuh bukan bagian dari ‘konglomerasi’ sehingga membentuk wirausaha baru yang kuat,” tuturnya.


Pada kesempatan yang sama, Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menyampaikan, peningkatan produktivitas pada era ekonomi digital juga difokuskan pada kemudahan access to market sektor IKM. Oleh karena itu, program e-smart IKM yang digagas oleh Kemenperin, menjadiplatform e-commerce untuk membangun sistem database IKM yang diintegrasikan melalui beberapa marketplace seperti bukalapak, Tokopedia, Shopee, Blibli, dan Go-Jek Indonesia.


“Saat ini, sudah ada sebanyak 4.925 pelaku IKM yang turut menjual produknya lewat digital platform tersebut. Kami terus gencar mendorong para pelaku IKM untuk lebih meningkatkan produktivitas dan menembus pasar ekspor. Sebab, IKM yang kuat akan menopang perekonomian bangsa,” ucapnya.
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.