Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 11/06/18 ~ Sorot Sumatera

Kejar Target, Anggota Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel lembur malam malam

Sasaran utama program TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel di Nagari Lakitan Tengah  adalah pembukaan Jalan Baru sepanjang 4,5 KM, Selain itu berbagai sasaran juga tidak luput dari program TMMD tersebut. Diantaranya adalah renovasi rumah tidak layak huni ( RTLH ). Total ada 7 unit rumah tidak layak huni milik warga masyarakat yang direnovasi.


Berbagai macam cara diupayakan agar target renovasi 7 unit RTLH bisa terselesaikan tepat pada waktunya. Diantaranya lembur hingga malam hari, seakan tak kenal lelah, anggota Satgas TMMD dibantu masyarakat bahu membahu merenovasi rumah tidak layak huni.

Seperti halnya rumah milik Rustam di Kampung Air Kalam. Malam ini rumah Rustam menjadi sasaran kerja lembur anggota Satgas TMMD. Selasa malam (06/11)

Ketika ditemui Rustam tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Dia sama sekali tidak menyangka akan semangat yang ditunjukkan oleh anggota Satgas TMMD dalam merenovasi rumahnya.

"Saya tidak menyangka begitu besar wujud perhatian dan semangat dari bapak-bapak TNI dalam memperbaiki rumah saya dan saya hanya bisa mengucapkan terima kasih," ungkap Rustam dengan nada bahagia.

Di Samping itu Serka Edwar Babinsa 01/Pancung Soal yang tergabung Dalam Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel begitu bersemangat Membatu Warga, terlihat Serka Edwar di tengah malam lembur demi mensejahterakan Rakyat.

" Kami lembur bersama Warga, memang malam malam kami kerja untuk kejar Target. Supaya Rumah ini cepat Kelar dan segara di Huni, Warga Senang Kami bahagia"

" Kami ini dari Rakyat, bekerja untuk rakyat, dan kembali ke Rakyat, Rakyat adalah Ibu Kandung Kami". Ungkap Serka Edwar.

Lebih lanjut dikatakan  Edwar, Kami merasa iba, sejak Rumah ini di Bongkar pak Rustam tinggal menumpang bersama tetangga, ya kalau Rumah ini cepat selesai kan bisa langsung di huni"

" Malam ini kami memasang keramik, targetnya memasang malam ini sudah kelar, besok Kami tinggal finising"Tuturnya Edwar
Share:

Kemenperin Pacu SDM Produktif Agar Industri Inovatif dan Kompetitif

Sorotsumatera.com

Jakarta- Kementerian Perindustrian terus memacu kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor industri manufaktur sesuai implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0. Peningkatan kualitas tenaga kerja ini untuk mendongkrak produktivitasnya melalui penguasaan teknologi terkini sehinggga menghasilkan produk dalam negeri yang inovatif dan kompetitif.

“Guna mendorong pertumbuhan industri, ada tiga hal yang utama, yaitu investasi, teknologi, dan SDM. Kalau investasi dan teknologi, itu bisa kita dapatkan atau beli. Sedangkan, SDM yang terampil harus kita siapkan terutama dalam menghadapi era digital saat ini,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar pada acara Wisuda Lulusan Politeknik STTT Bandung, Selasa (6/11).

Sekjen menyebutkan, penggunaan teknologi industri 4.0 di antaranya berbasis pada artificial intelegent, internet of things, wearable (augmented reality atau virtual reality), advance robotic dan 3D printing. “Teknologi tersebut mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas agar industri nasional mempunyai daya saing di pasar domestik maupun global,” ujarnya.

Dalam rangka menciptakan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan dunia industri saat ini, Kemenperin telah meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri di beberapa wilayah di Indonesia. “Hingga sekarang, sebanyak 609 industri dan 1.753 SMK telah terlibat dalam program tersebut. Kegiatan ini akan kami terus digulirkan,” tutur Haris.

Dari program pendidikan vokasi itu, Kemenperin juga sudah melakukan penyelarasan sebanyak 35 program studi yang dibutuhkan industri saat ini untuk diterapkan pada kurikulum di SMK. “Kami meredesain kurikulum yang konvensional untuk diperbarui sesuai dengan industri 4.0. Program studi itu di antaranya ada teknik ototronik, audio video, dan robotik yang tengah dibutuhkan oleh sektor industri otomotif,” imbuhnya.

Sekjen optimistis, upaya-upaya tersebut dapat meningkatkan kinerja industri nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan III tahun 2018 mengalami lonjakan hingga 5,04 persen (y-on-y) terhadap triwulan III-2017. Peningkatan tersebut terutama disebabkan naiknya produksi industri pakaian jadi yang mencapai 23,13 persen.

Di samping itu, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang di triwulan III-2018, juga naik 4,13 persen (q-to-q) terhadap triwulan II-2018. Industri yang mengalami kenaikan produksi tertinggi adalah industri kendaraan bermotor, trailer dan semi trailer sebesar 15,11 persen.

Sedangkan, pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil triwulan III-2018 naik sebesar 3,88 persen (y-on-y) terhadap triwulan III-2017. Peningkatan tersebut terutama disebabkan naiknya produksi industri logam dasar, yang mencapai 18,64 persen. Sementara itu, sektor yang mengalami kenaikan pertumbuhan produksi tertinggi adalah industri pengolahan tembakau, hingga 32,36 persen.

“Kemenperin berkomitmen terus mengawal sektor industri manufaktur supaya konsisten berkontribusi tinggi terhadap perekonomian nasional. Salah satu langkahnya, pelaksanaan program up-skilling atau reskilling para tenaga kerja,” paparnya.

Haris menegaskan, seluruh SMK, Politeknik dan Akademi Komunitas di lingkungan Kemenperin, telah dilengkapi sarana workshop, laboratorium, teaching factory, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dan Tempat Uji Kompetensi (TUK). “Jadi, para lulusan kami itu selain menjadapat ijazah, juga mendapatkan sertifikat kompetensi. Selain itu, pengembangan SMK dan Politeknik di Kemenperin ke depannya akan di arahkan menuju pendidikan dual system,” terangnya.


SDM Industri TPT


Pada kesempatan yang sama, Sekjen menyampaikan, pihaknya bertekad untuk senantiasa melakukan penguatan bidang pendidikan dan pelatihan di sektor industri, seperti industri tekstil dan produk tekstil (TPT) yang masih membutuhkan banyak tenaga kerja terampil. “Industri TPT merupakan sektor padat karya dan berorientasi ekspor, yang menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan,” ujarnya.

Apalagi, industri TPT menjadi satu dari lima sektor manufaktur yang ditetapkan sebagai pionir dalam kesiapan memasuki era revolusi industri keempat di Tanah Air sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. Merujuk catatan Kemenperin, industri TPT di dalam negeri telah menyerap tenaga kerja sebanyak 3,58 juta orang atau 21,2 persen dari total tenaga kerja di sektor industri manufaktur saat ini.

Selanjutnya, industri TPT temasuk penghasil devisa negara yang signifikan melalui nilai ekspor sebesar US6,48 miliar pada triwulan II-2018. “Industri TPT memiliki peranan strategis, karena produk yang dihasilkan mulai dari bahan baku (seperti serat) sampai dengan barang konsumsi (pakaian jadi dan barang jadi), mempunyai keterkaitan baik antar industri maupun sektor ekonomi lainnya,” jelas Haris.

Oleh karena itu, guna semakin menggenjot daya saing industri TPT nasional di kancah global, Politeknik STTT Bandung sebaai salah satu unit pendidikan yang dimiliki Kemenperin selalu fokus untuk mencetak SDM terampil sesuai kebutuhan industri TPT yang dapat mengikuti perkembangan teknologi terkini.

Tahun ini, STTT Bandung mewisuda 369 lulusannya. Mereka terdiri dari 286 orang lulusan Program Diploma IV atau Sarjana Terapan serta 83 orang lulusan Program Diploma I hasil kerja sama dengan Asosiasi dan perusahaan industri tekstil. “Sebanyak 70 persen lulusan sudah terserap kerja di industri, sebelum waktu tiga bulan wisuda. Kami berharap, dalam waktu 3-6 bulan ke depan, seluruh lulusanya sudah bekerja atau melanjutkan program pendidikan tingkat yang tinggi,” papar Haris.

Bahkan, seiring dengan banyaknya perusahaan TPT yang melakukan relokasi ke Jawa Tengah terutama di wilayah Solo dan sekitarnya, Kemenperin telah mendirikan Akademi Komunitas Industri TPT Program Diploma 2 di Solo untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja tersebut.

Sedangkan, untuk memenuhi tenaga kerja industri TPT tingkat operator, Kemenperin menyelenggarakan diklat sistem 3 in 1 (pelatihan, sertifikasi kompetensi dan penempatan kerja). Pada tahun 2017, program tersebut diikuti 7.764 peserta dan untuk tahun ini sudah menembus hingga 11.200 orang.

Direktur Politeknik STTT Bandung Tina Martina menjelaskan, tahun ini pihaknya mencetak 68 lulusan atau 18,42 persen yang berpredikat ”Dengan Pujian”. “Selain itu, pada tahun ini, kami menerima calon pendaftar mahasiswa baru hingga 3.000 orang, sementara yang bisa kami terima hanya 307 orang. Ini menunjukkan bahwa kampus Politeknik STTT memiliki nilai kompetitif yang baik,” tegasnya.

Di samping itu, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja tingkat ahli yang mampu melakukan riset dan pengembangan teknologi serta diversifikasi produk tekstil menuju advance textile, mulai tahun ini telah dibuka program studi S2 Rekayasa Tekstil dan Apparel. “Saat ini, gedung Magister Terapan Teknologi Tekstil telah dibangun dan akan dilengkapi dengan peralatan sesuai standar industri,” imbuhnya.

Politeknik STTT Bandung juga menyelenggarakan program D1 dan D2 bidang tekstil dan garmen kelas jarak jauh, dengan menggendeng asosiasi dan perusahaan industri tekstil. Lulusannya langsung ditempatkan bekerja di industri TPT baik di Jawa Tengah maupun di Jawa Timur. “Upaya-upaya yang dilakukan ini karena Politeknik STTT Bandung hanya mampu meluluskan 300 orang dari program diploma IV, sedangkan permintaan di industri setiap tahunnya mencapai 500 orang,” ungkap Haris.(*)
Share:

Anggota Satgas TMMD Harus beraktivitas layaknya rumah orang tua kandung

Komandan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) Ke-103 Kodim 0311/Pessel Letkol Arh Wahyu Akhadi,SH., mengatakan dalam menjalankan program ini TNI berkeinginan bersentuhan dan berinteraksi langsung masyarakat.

” Agar dapat terbangun hubungan emosial yang kuat dan saling memiliki antara para peserta Satgas TMMD Ke- 103 masyarakat, khususnya dari jajaran TNI di intruksikan untuk tinggal dirumah warga setempat,” ungkap Wahyu kepada Wartawan. Selasa (06/11)

Dikatakan Wahyu, warga yang rumahnya menjadi tempat tinggal para prajurit ini dianggap menjadi orang tua angkat bagi para peserta selama satu bulan menjalankan tugas sebagai Satgas TMMD Ke-103 Kodim 0311/Pessel.

” Disini ketika para anggota Satgas tinggal dirumah orang tua angkat wajib menyesuaikan diri dengan adat dan budaya setempat"

“Mereka juga diharuskan beraktivitas seperti biasa dan berinteraksi dengan orang tua angkat layak nya Seperti Orang tua Kandung yang lebih intens guna memudahkan koordinasi,” ujarnya.

” Mereka juga harus menbantu setiap aktivitas orang tua angkat seperti membersihkan rumah, nyapu halaman, pada intinya dengan kehadiran anak asuh atau Anggota Satgas dapat meringankan perkerjaan rumah orang tua angkatnya, Namun lebih setelah menjalankan program yang dilaksanakan,”ujarnya.

Dari Pantauan Media, Dirumah Ibu Nurbaini  di Kampung Air Kalau , Anggota Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel Membantu Orang Tua angkatnya Membersihkan Halaman Rumah.

Kemudian Pria yang menjabat sebagai Dandim 0311/Pessel ini juga menjelaskan, jumlah orang Tua Angkat dalam program TMMD ke 103  Kodim 0311/Pessel ada 20 rumah.

” Ada 20 rumah yang berada di Kampung Air Kalam, Kampung Koto Lamu, dan Kampung Pulai, setiap rumah orang tua angkat diisi 5 sampai 6 orang personel,”pungkasnya
Share:

Bermain gitar sambil menyalurkan Bakat, Juga melupakan kerinduan terhadap keluarga dalam TMMD Kodim 0311/Pessel

Bergitar dan bernyanyi adalah salah satu cara seseorang dalam mengungkapkan isi hati, mengurangi ketegangan, menyalurkan hobi maupun cara seseorang dalam mengajak orang lain bergembira melupakan sejenak permasalahan hidup yang dihadapi.

Untuk itulah para anggota Satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel bernyanyi sambil bergitar bersama anak anak muda Kampung Air Kalam di Posko TMMD Kodim 0311/Pessel, untuk menghilangkan kerinduan akan keluarga di rumah.

Sejumlah Satgas TMMD seperti Sertu Budi Kurniawan dan Kopda Novi Trianto tengah asyik bergitar dan bernyanyi bersama anak anak muda Kampung Air Kalam dengan mengeluarkan Suara Vokal yang membuat mereka Semua bergembira.

“ Bergitar serta Bernyanyi saya dan anak anak muda Kampung Air Kalam lakukan untuk melupakan sejenak kerinduan terhadap kedua anak saya di rumah. Selagi kegiatan bersifat positif, tentunya akan tetap menjaga nama baik TNI dan satuan saya,” ungkap Kopda Novi Trianto 

"Selain bermain gitar, kegiatan menghibur diri lainnya yang mendekatkan diri ke warga sasaran TMMD adalah mancing ikan, main bola, dan ngobrol bersama, bahkan ronda malam bergiliran dilakukan bersama dengan warga sambil diselingi ngopi" Ungkapnya Novi.


Share:

TMMD Kodim 0311/Pessel sulap Hutan jadi jalan


Prajurit Satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel menyulap atau mengubah Hutan di Kampung Air Kalam Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang  menjadi jalan umum sepanjang 4,5 KM.

Dandim 0311/Pessel Letkol Arh Wahyu Akhadi,SH., mengatakan jalan Setapak dan Hutan di buat jalan merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 Kodim 0311/Pessel. Selasa (06/11)

"Banyak pertimbangan yang sudah dilakukan antara TNI dan Pemerintah Pesisir Selatan untuk membangun jalan tersebut," katanya.

Ia mengatakan, " Hutan dan jalan setapak menuju perkebunan warga dan Juga Jalan yang Menghubungkan Kampung Air Kalam dengan Kampung Tampunyik yang saat ini dibangun jalan sepanjang 4,5 KM,  merupakan daerah yang terisolasi karena sebelumnya cuma ada akses jalan setapak untuk menuju lokasi tersebut.

" Sebenarnya, lokasi itu berpotensi, tetapi masyarakat yang memiliki lahan di lokasi tersebut enggan untuk menggarap akibat belum adanya akses jalan, dan di Lokasi tersebut juga Ada Akses Wisata Air Terjun Timbulun 7 bidadari".

" Malalui program TMMD, pemerintah memberikan kepercayaan kepada pihak TNI untuk membangun jalan yang bisa menghubungkan dua Kampung" Jelasnya Dandim

Lebih lanjut dikatakan " Pembangunan jalan di Lokasi tersebut dinilai menguntungkan masyarakat karena semenjak ada jalan menuju lokasi tersebut nilai jual tanah sudah mulai naik, dan juga terbuka Akses Wisata".

" Selain itu, area yang dahulu lahan tidur sekarang menjadi lahan produktif untuk pertanian" Tuturnya

Share:

Berjibaku Pasiops Satgas TMMD/N Ke-103 Kodim 0311/Pessel Alirkan Genangan Air Di Jalan Baru

Painan,--- Curah hujan yang cukup tinggi yang setiap hari mengguyur lakitan tengah tempat dilaksanakannya program Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari(TMMD/N)

Sehingga menimbulkan genangan-genangan kecil disepenjang jalan baru yang dibuka oleh satgas TMMD/N Ke-103 Kodim 0311/Pessel di Nagari Lakitan Tengah Kec. Lengayang.

Menyikapi hal itulah yang membuat Perwira Seksi Operasi (Pasiops)Satgas TMMD/N Ke-103 Kodim 0311/Pessel Letda Inf Emjunaidi bersama anggota membersihkan gorong-gorong dari tumpukan tanah,pada Selasa(6/11)

Letda Inf Em Junaidi (Pasiops) mengungkapkan,gorong-gorong yang telah dipasang harus senantiasa dikontrol setiap hari,agar tidak tersumbat oleh tanah.

"Harus dikontrol setiap hari,jadi apabila tertutup tanah dapat segera kita atasi,agar tifak ada genangan air disekitar gorong-gorong tersebut",ungkap perwira pertama kodim 0311/Pessel itu".

Selain itu,ia juga menambahkan agar jalan yang baru saja dibuka ini tidak rusak oleh air yang setiap hari ada saja yang tergenang yang di sebabkan oleh hujan.

"Dengan harapan jalan ini dapat bermamfaat oleh masyrakat setempat sebagai akses dalam meningkatkan perekonomian masyarakat air kalam ini"tutupnya"
(Pendim 0311/Pessel)

Share:

Manfaatkan Cuaca Cerah,Satgas TMMD/N Ke-103 Terus Kebut Kerja

Painan,--- Tinggal hitungan hari lagi pelaksanaan Tentara manunggal membangun desa/Nagari(TMMD/N) dinagari Lakitan tengah  akan segera  berakhir.

Berbagai kegiatan dalam mencapai sasaran fisik dan non fisik terus dikebut agar selesai sesuai rencana yang telah ditentukan.

Hal inilah yang diungkapkan oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Inf Rudi Saragih saat meninjau lokasi pemasangan gorong-gorong di jalan baru.

Pasiter mengungkapkan,pengerjaan sasaran akan terus dikebut agar selesai sesuai dengan rencana.

"Dengan memamfaatkan cuaca yang bagus seluruh kegiatan dalam mencapai sasaran fisik dan non fisik akan terus dikebut agar dapat selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,"ungkap Pasiter".

Pasiter juga menambahkan,bahwa pihaknya akan berupaya sekuat agar pelaksanaan TMMD/N ke-103 di nagari Lakitan ini akan selesai sesuai dengan waktu dan targetbyang sudah ditentukan.


"Kita akan bekerja semaksimal mungkin agar pelaksanaan TMMD/N  di lakitan ini dapat selesai sesuai waktu dan SOP agar dapat berdayaguna oleh masyarakat sekitar nantinya,"tutup Pasiter".
(Pendim 0311/Pessel)
Share:

DANREM 032/WBR CEK LOKASI PASCA BANJIR PADANG


Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P melaksanakan kunjungan dan pengecekan ke lokasi pasca banjir di Kel. Beringin Kec. Lubuk Kilangan, Padang, Selasa 6 November 2018.

Danrem 032/Wbr didampingi Komandan Kodim 0312/Padang Letkol CZi Rielman Yudha, beserta rombongan disambut oleh Camat Lubuk Kilangan  Yalmasril, M,  Si, Kapolsek Kompol Desfami dan Danramil 04/Lubeg Mayor Inf Asrul Sani di lokasi pasca banjir.

Setelah melakukan pengecekan dan peninjauan terhadap semua lokasi yang terkena dampak bencana banjir, Danrem 032/Wbr pada kesempatan tersebut  menyampaikan kepada  anggota Koramil, Polsek serta aparatur Kecamatan agar bersinegri dlm menangani dampak dari pasca banjir yang terjadi pada hari Jum'at lalu.

"Saya menekankan kepada aparat yg terkait baik Koramil Camat Polsek dan seluruh yang lainnya agar  memaksimalkan bantuan terhadap masyarakat yg terkena dampak banjir ini, ucapnya".

Dalam kesempatan tersebut  Danrem juga  menekankan agar masyarakat tinggal di wilayah yang rawan akan terkena dampak bencana baik bencana banjir, tanah longsor, pepohonan yang roboh  maupun bencana lainnya agar tetap waspada dan utamakan faktor keamanan dan  keselamatan terlebih dahulu karena saat ini masih musim hujan sewaktu waktu bisa terjadi.

Korem dan jajaran akan terus melakukan penanganan terhadap pasca  bencana alam banjir ini dan akan terus dilakukan sampai kondisinya kembali normal.

Kegiatan peninjauan oleh Komandan Korem ke lokasi banjir di wilayah Padang berjalan dengan aman dan lancar. **
Share:

Satgas TMMD ke-103 Kodim 0311/Pessel Berikan Latihan PBB ke Siswa SMP N 5 Lengayang

Dalam Rangka melatih kedisiplinan, loyalitas dan kekompakan, serta menumbuhkan rasa persatuan dan tanggung jawab generasi muda sejak dini, Anggota satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel Serda Bukrida Septa Yona melaksanakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang kepada Siswa SMP N 5 Lengayang bertempat di Halaman depan Posko TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel di Kampung Air Kalam Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. Senin sore (05/11).

Kegiatan pelatihan PBB merupakan salah satu program kegiatan non fisik yang sudah di rencanakan oleh  Satgas TMMD Ke 103 Kodim 0311/Pessel  dengan tujuan agar para siswa mengikuti dengan baik dan pendidikan awal Bela Negara untuk menumbuhkan sikap kedisiplinan di lingkungan sekolah. Dan juga wujud latihan fisik guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya watak seseorang agar memiliki disiplin yang tinggi.

Disinilah langkah awal bagi anak-anak sekolah untuk mengenalkan kedisplinan dan kebersamaan.

Kegiatan ini di ikuti oleh perwakilan siswa siswi kelas VII, VIII dan kelas IX yang berjumlah 75 orang.

Kegiatan sangat mendapat antusias dari siswa sehingga meskipun dengan Cuaca hujan Gerimis tak mengurangi semangat para siswa dalam mengikutinya.

"Kegiatan ini  sebagai wujud kepedulian  dalam dunia pendidikan dan merupakan bentuk rasa tanggung jawab TNI khususnya TNI-AD dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan hidup di masa depan," pungkas Serda Bukrida Septa Yona.


Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.