Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 11/05/18 ~ Sorot Sumatera

Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel berikan penyuluhan wawasan kebangsaan

Danramil 04/Lengayang Letda Inf Emjunaidi memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan dan sosialiasi penerimaan calon prajurit TNI AD di SMP N 5 Lengayang

Satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0311/Pessel memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan dan sosialiasi penerimaan calon prajurit TNI AD di SMP N 5 Lengayang Kampung Air Kalam Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. Senin (05/11)

"Penyuluhan dan sosialisasi itu diberikan kepada Siswa SMP N 5 Lengayang" kata Danramil 04 Lengayang Letda Inf Emjunaidi.


Dalam kegiatan tersebut, kata Emjunaidi, ia menyampaikan agar siswa SMP N 5 Lengayang mempersiapkan dirinya untuk menjadi seorang prajurit dengan memperhatikan faktor kesehatan maupun pendidikanya, serta hindari minuman keras dan narkoba.

"Kami berada disini terdiri dari berbagai suku agama dan kepercayaan, hal tersebut tergambar dalam burung Garuda yang terdapat tulisan Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda beda tetapi tetap satu," katanya.

Sehingga, lanjut dia, dalam berkehidupan bermasyarakat setiap ada permasalahan agar dibicarakan dengan harapan segera dapat diselesaikan sehingga tidak terjadi perselisihan yang mengakibatkan perpecahan suku bangsa ditengah masyarakat.

Disela-sela penyuluhan itu, kata dia, dibuat kuis dengan melempar berbagai pertanyaan tentang Pancasila serta menyanyikan lagu Garuda Pancasila kepada Siswa SMP N 5 Lengayang.

"Saya terkejut ternyata Siswa  di SMP N 5 Lengayang dapat menjawab dan paham arti Bhineka Tunggal Ika, bahkan tahu persis jumlah bulu dari burung Garuda yang melambangkan tanggal, bulan dan tahun dari kemerdekaan Bangsa Indonesia," katanya.

Pada kesempatan itu, Kepala SMP N 5 Lengayang, Rinaldi, S.Pd., mengatakan kegiatan TMMD merupakan program nasional yang dilakukan oleh TNI bekerjasama dengan pemerintah daerah terkait pembangunan di daerah.

"TNI yang dulu dengan sekarang sudah berbeda, tentara yang dulu sangat garang dan ditakuti oleh masyarakat. Tetapi sekarang tentara diciptakan untuk selalu bersama dengan rakyat turun ke kampung dengan membantu masyarakat diseluruh bidang seperti sebagai penyuluh Wasbang maupun yang lainya, termasuk TMMD ini," katanya Rinaldi

Untuk penerimaan calon prajurit TNI AD, Rinaldi mengaku sependapat agar pemuda menjaga kesehatan.

"Untuk itu hindari kegiatan kegiatan yang melanggar hukum dan norma masyarakat seperti minuman keras dan narkoba dan sejenisnya. Saya sangat bangga anak anak sangat Antusias dan  berharap saya ke depan di SMP N 5 Lengayang nantinya Banyak yang menjadi TNI. katanya
Share:

Pembukaan Jalan Baru TMmD Kodim 0311/Pessel Terus dimaksimal kan


Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), sudah memasuki hari ke dua puluh satu sejak dibukanya secara resmi kegiatan TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel tersebut oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni 15 Oktober lalu.

Memasuki hari ke 21 , semua kegiatan yang menjadi sasaran fisik pada TMMD ke-103 ini terus dioptimalkan. Tak terkecuali pembukaan  jalan sejauh 4,5 Km yang menghubungkan Kampung Air Kalam ke Kampung Tampunyik. Senin (05/11)

Guna memaksimalkan pembukaan  jalan, Komandan Kodim 0311/Pessel Letkol Arh Wahyu Akhadi,SH., selaku Dansatgas TMMD ke-103 mengerahkan alat-alat berat.

“Kita menggunakan BULDOZER,dan EXCAVATOR supaya pembukan  jalan baru  sejauh 4,5 KM di Nagari Lakitan Tengah ini dapat dilaksanakan secara optimal, mengingat jalan yang dibuka sebelumnya berupa jalan setapak yang dikanan-kirinya dipenuhi semak belukar dan tanaman berduri,” sebut Dandim 0311/Pessel

“Kami tetap optimis, sebelum Satgas TMMD ke-103 ini ditutup, semua sasaran fisik dan non fisik yang telah direncanakan sebelumnya dapat tercapai” pungkasnya

Share:

TNI, Polri, Satpol PP serta pemerintah ikut mensukseskan TMMD Kodim 0311/Pessel

Secara solidaritas terjalin dengan baik antara personil TNI dan Polri serta  Satpol PP dalam menyukseskan program TelNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kodim 0311/Pessel  di Nagari Lakitan Tengah.

Hal itu terbukti dengan turut sertanya anggota Polisi Sektor (Polsek) Lengayang dan Satpol PP Pesisir Selatang dalam Program tersebut. Tidak hanya sekali, pihak Kepolisian dan Pol PP sendiri akan terus terlibat dalam kegiatan yang bakal berlangsung selama beberapa pekan kedepan tersebut.

“Dalam satu hari, akan ada 5 personil kepolisian yang bakal ikut serta membantu dalam program TMMD ini. Nantinya akan dilakukan sampai kegiatan berakhir,” ungkap Waka Polsek Lengayang IPDA  A.D Jambek. Senin (05/11).

Diharapkan, dengan adanya rasa kebersamaan dalam kegiatan ini bisa meningkatkan rasa saling bahu membahu antar sesama aparat negara.

Pasalnya, keberadaan TNI, Polri dan Satpol PP merupakan salah satu aparat yang harus terus memastikan kondisi masyarakat tetap merasa aman dan nyaman.

Selain itu, Wali Nagari Lakitan Tengah Bpk. Irwandi mengungkapkan dengan hal ini upaya guna menjaga kesatuan keutuhan bangsa juga dapat ditingkatkan.

“Dalam kegiatan ini TMMD semua menjadi satu, ada TNI, Polri serta Sat Pol PP, pemerintah hingga masyarakat sendiri. Semoga apa yang dicita-citakan dari program ini dapat tercapai dengan baik," harapnya Wali Nagari
Share:

Perkuat Furnitur Cirebon, Menperin Ajak Tumbuhkan Industri Rotan di Palu


sorotsumatera.com 

Jakarta- Industri furnitur dan kerajinan menjadi salah satu prioritas nasional dengan ketersediaan bahan baku berupa kayu, rotan, dan bahan alami yang mencukupi di Indonesia. Kementerian Perindustrian mendukung perbaikan iklim usaha di sektor ini untuk meningkatkan nilai ekspornya.

“Kinerja ekspor industri furnitur serta peranan Indonesia dalam ekspor furnitur dunia harus ditingkatkan lagi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika meninjau industri furnitur dan kerajinan rotan House of Rattan dan Yamakawa di Cirebon, Sabtu (3/11).

Ekspor industri furnitur di tahun 2015 mencapai sebesar USD1.71 Miliar, pada tahun 2016 mencapai USD1.61 Miliar, dan sebesar USD1.63 Miliar pada 2017. Sementara itu, nilai perdagangan furnitur dunia berdasarkan data CSIL sebesar USD130 Miliar pada tahun 2015, USD131 Miliar pada tahun 2016, dan USD138 Miliar di 2017.

Kinerja ekspor furnitur juga masih relatif kecil dibandingkan dengan potensi bahan baku yang ada. Seperti diketahui, Indonesia merupakan penghasil 85% bahan baku rotan dunia. Daerah penghasil rotan di Indonesia sebagian besar berada di Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Dari 306 jenis rotan, saat ini baru 51 jenis yang termanfaatkan.

Untuk itu, Pemerintah berupaya mengoptimalkan potensi industri furnitur dan kerajinan melalui beberapa kebijakan, di antaranya dengan mendirikan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu di lokasi Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Peningkatan kapasitas SDM terampil juga dilakukan dengan Program Pendidikan Vokasi yang link and match antara SMK dengan industri. “Mari sama-sama kita dongkrak industri ini karena pasarnya terbuka luas,” ajak Airlangga.

Menperin menyampaikan kepada para pengusaha mebel rotan di Cirebon serta Ketua dan Pengurus Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bahwa potensi bahan baku rotan di Palu, Sulawesi Tengah harus dimanfaatkan optimal. Terlebih Kemenperin telah membangun fasilitas Pusat Inovasi Rotan Nasional (PIRNas) yang berlokasi di Kawasan Industri Palu. “Kita akan mengajak industri yang ada di Cirebon ke Palu untuk melihat sumber bahan baku dan minta sebagian proses awal produksi dipindahkan ke Palu,” ujar Airlangga.

PIRNas yang telah diresmikan dan beroperasi sejak 2014 ditujukan sebagai basis pengembangan rotan nasional, khususnya untuk desain dan teknologi produksi produk rotan. PIRNas juga dilengkapi dengan mesin-mesin dengan teknologi baru serta gudang penyimpanan produk. Dengan fasilitas yang ada, industri dari Cirebon dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memproduksi komponen di lokasi yang dekat dengan bahan baku. “Industri dari Cirebon tinggal bawa pekerja dan mesin lain yang dibutuhkan, nanti di sini tinggal perakitan dan finishing. Dengan begitu, Cirebon bisa menjadi bagian dari rekonstruksi Palu,” tambahnya.

Strategi ini, tambah Menperin, diharapkan memperkuat kembali poros Palu-Cirebon sebagai pusat bahan baku dan pusat industri furnitur rotan. Dengan demikian, masyarakat di Palu yang dekat dengan bahan baku juga bisa merasakan hasil industri rotan.

Ketua HIMKI Soenoto menanggapi positif pernyataan Menperin. Berdampingan dengan pemerintah, HIMKI berupaya membangun industri furnitur dan kerajinan sebesar-besarnya. Ia menyampaikan, permintaan Menperin merupakan bentuk hilirisasi sehingga pihaknya melihat terbukanya kemungkinan untuk merapat ke Palu. “Tantangan ekspansi lagi-lagi SDM sehingga pekerja dari Cirebon akan dibawa ke sana untuk memberikan technical assistance kepada tenaga kerja baru di Palu,” ujar Soenoto.

Dalam kesempatan itu, Menperin juga menggandeng Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dito Ganinduto. Menanggapi kekhawatiran industri dan asosiasi mengenai kemungkinan dibukanya kembali ekspor bahan baku rotan yang merugikan industri dalam negeri, Menperin menyatakan, “Pelarangan ekspor rotan ini dulu diputuskan di Komisi VI. Jadi posisi pemerintah jelas dalam hal ini”.

Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono menambahkan, kebijakan pengembangan industri furnitur mendorong modernisasi peralatan furnitur dan pengolahan kayu, menarik investor baru bidang furnitur, fasilitasi keikutsertaan pelaku industri furnitur pada pameran baik di dalam maupun di luar negeri, penyiapan konsep sistem logistik bahan baku nasional, serta pemberian fasilitas insentif pajak kepada industri furnitur.

“Untuk industri furnitur, teknologi finishing dan desain jadi perhatian untuk dikembangkan,” papar Sigit. Hal ini sesuai dengan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) Tahun 2015-2035. Fokus pengembangannya antara lain lewat teknologi desain furnitur (computer-aided design/CAD dan computer-aided manufacturing/CAM) yang terintegrasi jaringan internet (internet of things). Strategi ini juga sejalan dengan roadmap Making Indonesia 4.0 yang berisi arah dan strategi bagi pergerakan industri Indonesia di masa depan.(*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.