Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 11/04/18 ~ Sorot Sumatera

Anggota Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel, Bantu Orang Tua angkat mengcongkel Pinang

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan,  hingga saat ini sudah memasuki hari ke 20.

Kegiatan demi kegiatan pada TMMD telah dilakukan, demikian pula kemanunggalan TNI dengan masyarakat sudah sangat terasa. Ada semangat kebersamaan, saling bahu membahu dan saling membantu sudah menjadi pemandangan biasa di lokasi TMMD.

Sebagai wujud Kemanunggalan TNI anggota Satgas TMMD ke 103 Di Kampung Air Kalam membantu orang tua angkat mengcongkel isi pinang yang sudah dibelah Pinang miliknya, mereka melakukan untuk membantu meringankan kesulitan rakyat.

Hal tersebut bisa terlihat saat dilokasi TMMD, Anggota Satgas Membantu orang tua Angkat untuk mengcongkel  isi pinang  Hasil Kebun milik Nurbaini. Minggu (04/11)

“Ini merupakan wujud kemanunggalan TNI kepada rakyat, khususnya Satgas TMMD 103 yang ada di Kampung Air Kalam, semoga dengan kehadiran TMMD dapat membantu sedikit kesulitan rakyat yang ada disini,” ujar Kopda Hendra

Tak lupa orang tua angkatnya Nurbaini(55) tersebut berterimakasih atas bantuan Tentara. ” Terima kasih pak tentara saya sudah bikin repot, ternyata bapak tentara sangat baik sekali mau membantu saya membelah Pinang ” Ungkap Nurbaini 

Dengan dibantunya mengcongkel buah Pinang, suami ibu Nurbaini merasa senang “ Saya ucapkan banyak terima kasih pada bapak tentara yang mau membantu idan peduli terhadap warga sekitar". Tuturnya Suami Nurbaini.
Share:

Bakar Ayam Bersama, Tumbuhkan Keakraban Warga dan Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel


Keakraban anggota Satgas TNI dan masyarakat Pasedan di dalam Program TMMD  ke - 103  Kodim 0311/Pessel semakin nyata terlihat. Di tengah kesibukan pekerjaan fisik, seperti membuat jalan, Renovasi RTLH.

Malam setelah Isya memanfaatkan waktu istirahat untuk bersanda gurau, ngobrol dan canda tawa serta membakar Ayam untuk menghilangkan penat supaya terjalin keakraban dan menyatu dengan warga Kampung Pulai Nagari Lakitan Tengah. Minggu Malam (04/11)

Kebersamaan masyarakat itulah wujud dari “Kemanunggalan TNI-Rakyat”, yang menjadi tujuan Bhakti TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD)  yang ke - 103 Kodim 0311/Pessel di Nagari Lakitan Tengah.

Dengan Kemanunggalan TNI bersama Rakyat maka pertahanan Negara akan semakin kuat guna menangkal bahaya dari luar.

Anggota satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel, dengan suasana penuh keakraban dengan warga Kampung Pulai menikmati bakar ikan bersama-sama di rumah Ibu Eva  (50) orang tua angkat Satgas TMMD dari Yonif 133/YS.

Berawal dari obrolan saat istirahat siang jeda pengerjaan jalan, Serda Afin Wardana  meminta kepada praka Hendra untuk menyediakan Ayam untuk acara bakar Ayami nanti malam dengan warga Kampung Pulai.

Dengan kedekatan dan keakraban bersama warga Kampung Pulai ,suasana malam itu semakin meriah dengan cerita - cerita kelucuan dari anggota Satgas TMMD dari Yonif Yonif 133/YS yang sudah kenyang pengalaman tugas di seluruh Indonesia.



Share:

Rumah Ibu Simar Dalam Tahap Pemasangan Kramik

Program TMMD ke-103 yang diselenggarakan oleh Kodim 0311/Pessel Sudah Memasuki Hari ke Dua Puluh, namun satgas TMMD masih tetap bekerja merampungkan sasaran fisik yang sudah menjadi target di TMMD.

Rehab RTLH milik Ibu Simar Kampung Koto Lamo Nagari Lakitan Tengah misalnya, sudah mencapai 85  persen. Dan saat ini pengerjaan yang melibatkan TNI dan warga melanjutkan pemasangan keramik. Minggu (04/11)

Wali Kampung Rony Saputra mengungkapkan bahwa rumah Ibu Simar merupakan skala prioritas RTLH yang sudah tidak layak untuk ditempati, dan inipun menjadi target oleh pemerintah Nagari untuk diperbaiki dan sudah semestinya rumah ibu Simar ini untuk dibongkar.

Tetapi dengan keterbatasan anggaran Nagari, rencana ini jadi tertunda. "Beruntung dengan adanya Program TMMD  ke 103 ini rumah Ibu Simar bisa direnovasi," terang Rony

Kegiatan bedah rumah ini merupakan bagian dari pembangunan fisik dari program TMMD yang diselenggarakan oleh Kodim 0311/Pessel untuk mensejahterakan warga yang kurang mampu, sehingga kepedulian TNI kepada masyarakat yang kurang mampu.

Jadi, bagi warga masyarakat kurang mampu yang rumahnya masuk dalam kategori tidak layak huni, bisa mendapatkan bantuan untuk direhab sehingga menjadi layak huni.

Kodim 0311/Pessel
Share:

Hari Libur Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel tetap bekerja

Meskipun di hari libur akhir pekan, personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel , ternyata tetap bekerja dan bertugas seperti biasa yakni Pembukaan Jalan dan RTLH serta melakukan penimbunan Lapangan SMP N 5 Lengayang. Minggu (04/12).

Para anggota Satgas TMMD tetap bekerja penuh semangat dibantu beberapa warga sekitar serta elemen masyarakat lainnya.

Komandan Satgas TMMD ke 103, Letkol Arh Wakyu Akhadi, SH., yang juga Komandan Kodim 0311/Pessel mengatakan bahwa tetap bekerjanya para Satgas TMMD di hari libur atau akhir pekan di hari Minggu ini, sudah menjadi komitmen para anggota Satgas TMMD sejak awal.

Hal itu kata Letkol Arh Wahyu Akhadi, SH., dilakukan demi selesainya target atau sasaran fisik yang hendak dicapai dalam TMMD ke 103  ini.

“Jadi meskipun hari libur di akhir pekan, semua anggota Satgas TMMD ke 103, akan tetap bekerja menyelesaikan sasaran fisik baik pembuatan jalan baru, RTLH maupun sasaran tambahan penimbunan Lapangan SMP N 5 Lengayang .tegas Wahyu.

Menurutnya sama sekali tidak ada kendala dengan tetap bekerjanya para Satgas TMMD di hari libur atau hari Minggu ini.

“Anggota TNI sudah biasa menghadapi hal ini dimana tetap bertugas atau bekerja di hari libur. Jadi sama sekali tidak ada kendala. Kami akan libur jika seluruh sasaran dan kegiatan TMMD selesai,” katanya.

Sebelumnya Perwira Pasiter Kodim 0311/Pessrl Kapten Ing Rudy Saragih  yang merupakan pengawas Satgas TMMD ke-103 di Lakitan Tengah mengatakan selain bekerja di sasaran fisik pembuatan jalan, RTLH yang ditargetkan, satgas TMMD juga melakukan penimbunan Lapangan SMP N 5 Lengayang (Membuat Lapangan Tenis) yang bukan target sasaran TMMD.
Wali Kampung Rony Saputra, mengaku sangat senang sekali dengan kehadiran bapak- bapak TNI. Ternyata Satgas TMMD dalam bekerja, tidak hanya berdasar pada apa yang ditentukan dan direncanakan saja, tetapi juga melihat kebutuhan dan kepentingan warga,” paparnya.

Karenanya Hasan mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para Satgas TMMD.

“Keberadaan prajurit TNI di tengah warga, adalah keuntungan kami dan sangat memberikan manfaat,” katanya. *
Share:

RTLH TMMD Kodim 0311/Pessel tahap Pemasangan Kusen

Dikebut oleh warga dan Satgas TMMD 103 Kodim 0311/Pessel Tahun 2018, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Rustam (45) Warka Kampung Air Kalam Nagari Lakitan Tengah  Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan sudah terlihat rampung dan siap dihuni.

Rangka kayu serta atap asbes sudah seluruhnya terpasang sehingga rumah sudah bisa difungsikan.

“Pekerjaan sisa seperti pemasangan kusen pintu, jendela dan lobang angin sekarang lagi  dikerjakan ” ungkapnya Serka Yosda. Minggu (04/11).

Direncanakan, lanjut dia yosda sekitar tiga hari lagi Rumah sudah Rampung tinggal untuk pengerjaan finishing seperti Pengecatan" pungkas nya

Share:

Antusias Warga Dalam membatu Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel


Pembangunan di wilayah yang terisolir merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Demikian juga halnya dengan TNI AD khususnya Kodim 0311/Pessel dalam hal ini untuk mendukung program pembangunan tersebut, melaksanakan karya bakti pembangunan jalan penghubung sepanjang sejauh 4,5 Km. Hal tersebut disampaikan oleh Pasiter Kodim 0311/Pessel Kapten Inf Rudy Saragih. Minggu (04/11)


Terlihat dimana, warga sangat antusias membantu Personel Kodim 0311/Pessel dalam pembuatan jalan. Mereka sangat mengidamkan adanya akses jalan darat yang menghubungkan Kampung Air Kalam dan Kampung Tampunyik.

"Kami berharap, warga juga turut berpatisipasi aktif dalam pembukaan jalan tembus ini. Diharapkan pengerjaan pembukaan jalan ini dapat dirampungkan secepat mungkin," ujar Pasiter.


Warga pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kodim 0311/Pessel dan pemerintah kota Bitung atas dibuatnya jalan penghubung antar dua Kampung Tersebut

"Kami sangat berterima kasih kepada Kodim utamanya kepada bapak Dandim yang telah mewujudkan harapan kami dengan dibuatkannya jalan tembus ini, pembangunan jalan ini akan sangat membantu kami warga di sini terutama dari sisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Karena secara sisi ekonomis dapat memangkas waktu maupun biaya ekonomi warga," ungkap salah satu warga.

Share:

Interaksi sosial Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel dengan Warga

Banyak hal dan cara yang dapat dilakukan anggota Satgas TMMD guna menyukseskan kegiatan TMMD, termasuk melakukan interaksi dengan warga Kampung.

Seperti yang dilakukan Serka Riki Haira Yosda, dengan cara berkumpul dengan pemuda pemuda Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan.

Sedikit melepas lelah, sambil beristirahat Yosda panggilan Akrab sehari hari bertukar cerita pengalaman hidup bersama beberapa pemuda, keseruan pun terjadi saat keduanya saling menceritakan tentang perjalanan hidup masing-masing.

Serka Yosda mengatakan menjalin hubungan baik dengan Pemuda akan mendekatkan hubungan emosional antara Satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel dengan masyarakat, sehingga dalam menjalankan tugas diwilayah timbul rasa kebersamaan dan kenyamanan.

“Interaksi sosial yang kami lakukan akan menjadikan TNI dan warga semakin akrab, apalagi masyarakat Kampung yang menjalani bermacam-macam pekerjaan, membuat kami semakin bertambah pengalaman kala berbagi cerita tentang kehidupan,” katanya, Minggu (4/11/2018).

Sementara itu, Nofri (19) bersama  Andre (16) warga Kampung Air Kalam yang didatangi Yosda mengaku senang karena bisa berbagi pengalaman. Dan bisa melepas lelah dengan cara berbincang.

“Kami hanya pekerja biasa, tapi Abang TNI tak merasa sungkan berbincang dengan kami, awalnya kami merasa tidak enak, tapi lama-kelamaan menjadi akrab, bahkan tak jarang abang TNI dari Satgas TMMD mengajak kami nongkrong bersama sama,” paparnya.


Share:

Perkenalkan Making Indonesia 4.0 ke Dunia, Indonesia Jadi Negara Mitra Resmi Hannover Messe 2020


sorotsumatera.com 

Jakarta- Indonesia semakin memposisikan diri sebagai kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan terus berupaya memaksimalkan potensi di sektor industri dan perdagangan. Upaya ini didorong melalui kemitraan dengan Deutsche Messe AG pada perhelatan pameran dagang terkemuka di dunia untuk teknologi industri Hannover Messe di tahun 2020. Indonesia akan menjadi Negara Mitra Resmi (Official Country Partner) di Hannover Messe 2020.

“Menjadi Negara Mitra Hannover Messe 2020 adalah salah satu upaya kami untuk memperkenalkan roadmap Making Indonesia 4.0 ke seluruh dunia serta mendorong investasi untuk meningkatkan kemampuan manufaktur dan pengembangan infrastruktur digital,” papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika menyaksikan penandatanganan Kontrak "Indonesia Official Partner Country at Hannover Messe 2020" yang dilakukan oleh Plt Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kemenperin Ngakan Timur Antara dan CEO Deutsche Messe AG Jochen Köckler di Jakarta, Kamis (1/11).

Partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country Hannover Messe 2018 juga memperkuat national branding untuk meningkatkan investasi asing dan mendorong kerja sama di sektor industri. “Hannover Messe akan menjadi showcase untuk menunjukkan kekuatan industri Indonesia kepada komunitas manufaktur global,” ujar Airlangga. Saat ini, sektor manufaktur berkontribusi hampir 20% terhadap PDB nasional.

Status sebagai negara mitra juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dengan Jerman. Airlangga mengatakan, kolaborasi antara Indonesia dan Jerman yang semakin menguat sejak pemerintahan Presiden BJ. Habibie dapat ditingkatkan ke level selanjutnya untuk peningkatan investasi dan kerja sama strategis.

Jerman dan Indonesia telah mempertahankan hubungan ekonomi selama bertahun-tahun. Nilai perdagangan total antara kedua negara mencapai lebih dari USD 6,2 miliar pada tahun 2017 dan Investasi Langsung Jerman mencapai USD 289 juta pada tahun yang sama. Saat ini, ada lebih dari 250 perusahaan multinasional Jerman yang beroperasi di Indonesia. Proyek investasi Jerman di Indonesia masih didominasi oleh sektor industri logam dan mesin, industri kimia dan farmasi, transportasi, penyimpanan, dan industri komunikasi.

Menteri Bidang Ekonomi dan Energi Federasi Jerman Peter Altmaier yang menyaksikan penandatanganan bersama Menperin menyampaikan, perlu penguatan kerja sama internasional dalam menghadapi gelombang besar inovasi serta perubahan struktur pekerjaan sebagai dampak era Industry 4.0. “Kami melihat Indonesia adalah partner yang terpercaya untuk hal ini,” ungkapnya. Altmaier juga menyampaikan bahwa Indonesia dipandang oleh Jerman sebagai negara dengan demokrasi yang stabil serta memiliki basis industri yang kuat.

CEO Deutsche Messe AG Jochen Köckler mengatakan, untuk menjadi negara mitra Hannover Messe kriterianya tidak hanya mampu menarik perhatian pengunjung dan media, tetapi juga memiliki peran di tingkat politik tertinggi. Indonesia akan menjadi Negara Mitra Resmi, mengikuti jejak Meksiko, Polandia, Amerika Serikat, India dan Belanda. “Indonesia adalah negara yang menarik dari sisi manufaktur dan energi yang bisa menggunakan peluangnya sebagai negara mitra dan menampilkan diri sebagai lokasi investasi yang dapat diandalkan dan kooperatif,” ujar Köckler.

Hannover Messe berlangsung di Jerman dan menghadirkan lebih dari 6.500 peserta dari pelaku industri terkemuka di seluruh dunia yang berasal dari sekitar 73 negara. Setiap tahunnya, pameran ini dikunjungi oleh lebih dari 225.000 pengunjung dari sekitar 91 negara dan menghasilkan sekitar 5,6 juta kontak bisnis. Sebagai negara partner resmi, Indonesia akan menempati Central Pavilion seluas 1.300 m2 dan beberapa Paviliun Satelit yang bersifat tematik.


Persiapan Partner Country Hannover Messe 2020

Plt Dirjen KPAII Kemenperin Ngakan Timur Antara menyampaikan, Kemenperin bekerja sama dengan Deutsche Messe telah menyelenggarakan Workshop Penjajakan (kick-off workshop) dengan mengundang kementerian/lembaga terkait pada Juli lalu. “Di sana kami memaparkan manfaat keikutsertaan sebagai partner country. Kemenperin mengharapkan dukungan dari Kementerian dan Lembaga terkait untuk mensukseskan persiapan dan pelaksanaan Indonesia sebagai official partner country pada Hannover Messe 2020,” jelas Ngakan.

Dalam pameran tersebut, Indonesia akan berkesempatan menampilkan berbagai produk dan solusi inovatif manufaktur, mempromosikan peluang investasi, serta memperkenalkan kekuatan dan potensi penerapan Industry 4.0 di Indonesia yang berfokus pada lima (5) sektor utama untuk implementasi awal, yaitu: Makanan dan minuman, Tekstil dan pakaian, Otomotif, Kimia, dan Elektronika.

Pemerintah Indonesia saat ini sedang mengembangkan insentif bagi perusahaan yang menerapkan teknologi Industri 4.0. Selain mempercepat adopsi teknologi, Indonesia juga fokus mempersiapkan bakat dan keterampilan yang tepat bagi SDM industri untuk membangun ekonomi digital dengan memperkuat pendidikan kejuruan melalui tautan dan program pertandingan. “Menjadi Official Partner Country dalam Hannover Messe 2020 merupakan salah satu milestone dari lahirnya Industry 4.0 di Indonesia,” ujar Ngakan.(**)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.