Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 11/03/18 ~ Sorot Sumatera

Prajurit Korem 032/Wirabraja, Tanggap dalam membantu Masyarakat

Setelah beberapa wilayah di Kota Padang pada hari Jum'at  dilanda Banjir akibat curah hujan yang cukup lama telah berdamapak pada selain menelan korban jiwa sebanyak 2 orang juga mengakibatkan rusaknya beberapa bangunan rumah  warga, perkebunan dan persawahan,  termasuk Mushola  warga Kelurahan Beringin Kec Lubuk Kilangan.

Seperti yang disampakan oleh Pak Eko Peri Gunawan selaku Ketua RT 2 RW 2  Kelurahan Beringin Kec Lubuk Kilangan.
Musola yang berukuran 15 x 20 M ini sedang proses rehab ini tiba tiba  dihantam  banjir mengakibatkan rusaknya sebagian bangunan musolla dan menghanyutkan perelngkapan Musholla karena  kemasukan air dan menyisakan  lumpur setinggi 25 cm.


Korem 032/Wbr langsung menurunkan personelnya untuk membersihkan Musholla dalam hal ini Kodim 0312  menggerakkan personelnya baik Kodim maupun Koramil dibantu 50 personel dari Yonif 133/YS,  Pemuda Pancasila, relawan dan masyarakat setempat, Sabtu 3 November 2018.


Secara ramai ramai mengangakut tumpukan sampah dari gunung yang menumpuk mulai daru sampah pepohonan dan mengangkut lumpur yang menumpuk setiggi 25 cm memenuhi musola.

Dan secara perlahan  Musolala yang tadinya penuh dengan sampah dan lumpur kini sudah bersih dan sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat.

Saat kami konfirmasi bapak Eko selaku RT menyamaiakan dampak kerugian akibat banjir ini adalah Soun Sistym,  Sajadah, karpet, perlengkapan mushola lainnya dan robohnya gudang musolla.

Pak Samsuddin selaku warga yang rumahnya bersebelahan langsung dengan Musola saat kami bersilatitrahmi setelah pembersiha  menyampaikan ucapan tetimakasih banyak kepada bapak bapak TNI dan sekaligus saya terharu atas kesigapan pak TNI yang pertama kali pagi pagi sekali sudah datang dan langsung membantu kami khususnya dalam perbaikan dan kebersihan Musholla ini sehingga kami bisa menggunakannya kembali, sekaligus kami mohon maaf atas kekurangan warga, pungkas pak Syamsudin mengakhiri.

Selain pembersihan Musholla dan rumah penduduk di sekitar kelurahan Beringin, juga pembersihan SD di Kelurahan Seberang Padang, Padang Selatan, pembuatan jembatan Darurat di Lubuk Cindakir Kel Teluk Kabung Utara Kec Bungus Teluk Kabung, dan  pembersihan ruang Kelas SMP N 27  Kec Kuranji.

Seluruh rangkain kegiatan pembersihan di Jajaran Kodim 0312/Padang berjalan dengan tertib dan lancar serta manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarkat.  **
Share:

Rute TDS 2018 Ditutup Satu Jam Sebelum Star

sorotsumatera.com 

Sumbar- Jelang perhelatan iven internasional Sport Tourism Tour de Singkarak 2018, seluruh bentuk persiapan termasuk salah satunya membangun komunikasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan. Hal ini tak lain agar TDS pada tahun ini yang merupakan penyelenggaraan yang ke Sepuluh, lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Dari seluruh persiapan dan teknis penyelenggaraan, kemacetan atau antrian panjang kendaraan yang diakibat oleh sistem buka tutup lalu lintas di rute yang dilewati pebalap, merupakan salah satu hal yang paling krusial. 

Meski demikian, pihak Kepolisian memastikan, jika kondisi arus lalu lintas akan tetap lancar bahkan kemacetan pun dapat diurai dengan cepat. Salah satunya dengan antisipasi rekayasa lalu lintas. Apalagi mengingat, lintasan yang dilewati ratusan pebalap dari berbagai Negara itu, tidak seluruhnya melintas di ruas jalan Nasional.

Dalam aturan yang dikeluarkan penanggung jawab lintasan perlombaan. Untuk akses jalan raya yang dilewati para pebalap, ditutup setelah kordinator marshall melewati lintasan, atau sekitar 30 menit sebelum pebalap lewat. Pasalnya, Marshall sendiri berjarak sekitar 45 menit dari pebalap. Dengan pembagian waktu, 20 menit dibelakang Marshall ada pengamanan mobil polisi, dan 20 menit pengamanan menggunakan sepeda motor polisi, baru kemudian 5 menit dibelakang pengamanan terakhir pebalap melintasi rute. 

Pihak Kepolisian yang dilibatkan untuk melakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas mengambil inisiatif, rute TDS 2018 ditutup satu jam sebelum star dimulai. Ini berlaku baik untuk rute satu arah maupun yang Dua arah.

Meski demikian, penutupan satu jam sebelum start itu tidak lah permanen, bisa saja berkurang dengan melihat situasi arus lalu lintas disepanjang lintasan yang dilewati para pebalap.

"penutupan jalur satu jam sebebum start. Setelah start ada jeda satu jam juga, namun kita lihat situasi dimasing-masing wilayah. Bisa saja setengah jam dibuka. Karena rute yang dilintasi tidak selalu Jalan Nasional, ada juga jalan Kabupaten dan Kota,"kata Kabiro Ops Polda Sumbar, Kombes Pol Djihartono, Jum'at 2 November 2018.

Agar Pengendara tidak terlalu lama mengantri, Djihartono memastikan jika akan ada rekayasa lalu lintas. Seluruh personil Kepolisian yang berkerja disepanjang lintasan, akan mengarahkan seluruh pengendara ke jalur alternatif. Ini, agar antrian dan kemacetan tidak terlalu panjang dan lama. 

"Nanti akan ada rekayasa jalur. Kita himbau kepada pengendara untuk memilih rute alternatif agar terhindar dari antrian dan kemacetan. Kita juga menghimbau kepada seluruh pengendara dan masyarakat yang ikut menonton TDS ini, agar tidak memakan badan jalan disepanjang lintasan. Untuk menjaga keselamatan masyarakat dan pebalap itu sendiri"ujar Djihartono.

Melibatkan Ribuan Personil 
Untuk mengamankan Perhelatan TDS 2018 ini, Djihartono menyebutkan sebanyak 7376 Personil yang terdiri dari 4908 Personil dari Kepolisian, 641 dari TNI, 816 dari Dishub, 834 dari pol pp, dan unsur lain sebanyak 177 dilibatkan.

Seluruh personil yang dilibatkan, akan menempati pos masing-masing yang sebelumnya sudah ditentukan. Diharapkan, seluruh personil dapat bertugas semaksimal mungkin, sehingga perhelatan TDS 2018 dapat berjalan dengan lancar. Tak hanya itu, penyelenggara juga akan memberikan informasi tentang jalan yang akan dilalui oleh para pebalap. Informasi ini akan disebar dimedia sosial, sehingga bisa diakses oleh masyarakat luas.

Diketahui, sebanyak 21 tim yang terdiri dari 16 tim Internasional dan Lima tim Nasional, akan ikut andil pada ajang internasional Sport Tourism Tour de Singkarak 2018. Seluruh pebalap akan melintas di rute sepanjang 1.267 kilometer yang dibagi dalam Delapan Etape. Seluruh etape memiliki objek wisata yang mampu memukau seluruh pebalap dan tim official. 


Berikut Daftar Nama-Nama Team Yang Ikut TDS 2018

Sapura Racing Team (Malaysia), Nex-CCN (Laos), Advance CCC (Indonesia), KFC Racing Team (Indonesia), LXCycking Team (Korea), 7-11 Clicks (Philippines), Ningxia Sport Lottery (China), Bikelife Dongnai (Vietnam), Terengganu Cyling Team (Malaysia), PGN Cyling Team (Indonesia), St George (Australia), BRCC (Indonesia), Forca Amsking Racing (Malaysia),
Omidia Mashad Team (Iran), Thai Continental Team (Thailand), Bike Aid (Germany), PCS Netherland (Cambodea), Kyoto Sangyo University Team (Japan), Mes Kerman (Iran), Go far Gold (Philippines) dan, Padang Road Bike Bank Nagari (Indonesia). (*)
Share:

Kawasan Industri Modern Perlu Ditopang Infrastruktur Digital

sorotsumatera.com 

Jakarta- Pemerintah terus memacu pelaksanaan program pembangunan yang berbasis kepada kewilayahan sehingga terjadi pemerataan ekonomi nasional atau terwujudnya Indonesia sentris. Salah satu program prioritas yang didorong adalah pembangunan kawasan industri terutama di luar Jawa.

“Menurut wilayah, kawasan industri di luar Jawa mengalami peningkatan luas dari 28,01 persen menjadi 55,90 persen pada tahun ini,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada seminar nasional dengan tema "Mengintegrasikan Pembangunan Infrastruktur dalam Konsep Kawasan Industri Modern" yang diselenggarakan oleh Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), di Jakarta, Kamis (1/11).

Sementara itu, dari sisi jumlah, terjadi peningkatan sebesar 17,56 persen. Dari 74 kawasan indutri pada tahun 2014 menjadi 87 kawasan industri di 2018. “Ini yang akan mendorong investasi dan ekspansi sektor industri di Indonesia. Apalagi, saat ini sudah dikembangkan 13 kawasan industri baru,” ujarnya.

Namun demikian, menurut Menperin, pertumbuhan kawasan industri tersebut perlu dibarengi dengan pengembangan infrastruktur teknologi digital, seperti jaringan internet 5G. Hal ini dapat menopang akselerasi penerapan industri 4.0 di Indonesia.

“Tentunya, teknologi baru itu memberi dampak positif terhadap peningkatan daya saing industri manufaktur kita sesuai dengan implementasi Making Indonesia 4.0,” tutur Airlangga. Untuk itu, perlu adanya pemetaan klaster-klaster industri yang sudah siap memasuki era digital.

Beberapa keuntungan dalam pelaksanaan peta jalan Making Indonesia 4.0, antara lain peningkatan terhadap pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan dapat mencapai 1-2 persen, pertumbuhan sektor industri dari 5 persen menjadi 6-7 persen pada periode 2018-2030.

Selain itu, ditargetkan pula terjadi peningkatan lapangan kerja baru dari awalnya 20 juta menjadi di atas 30 juta pekerjaan tambahan di tahun 2030. Bahkan, kontribusi industri manufaktur terhadap ekonomi pun diharapkan meningkat menjadi lebih dari 20 persen di tahun 2030.

Menperin menambahkan, pengembangan kawasan industri perlu memperhatikan terhadap pengelolaan limbah dalam rangka mendukung konsep ekonomi berkelanjutan. “Pemerintah juga tengah melihat konsep ekonomi keberlanjutan sebagai peluang untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing sektor industri manufaktur. Upaya yang perlu dilakukan, misalnya melalui pelestarian lingkungan serta penggunaan teknologi bersih, biokimia, dan energi terbarukan,” paparnya.

Kemudian, sektor-sektor industri yang menjadi prioritas dalam pengembangan industri 4.0 di Indonesia, diharapkan menjadi tenant utama di dalam kawasan industri. Berdasarkan Making Indonesia 4.0, lima sektor manufaktur yang akan menjadi pionir, yaitu industri makanan dan minuman, tesktil dan pakaian, otmotif, kimia, serta elektronika.

“Seperti logistik dan warehouse itu menjadi bagian utama yang kami lihat demand-nya semakin tinggi. Jadi, smart logistic juga perlu diperhitungkan untuk meningkatkan pengembangan klaster industri. Kemudian, yang terkait dengan data center, ini menjadi penting karena merupakan otak dari industri 4.0 itu ada di big data,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum HKI Sanny Iskandar mengatakan, pengembangan kawasan industri saat ini dituntut harus melakukan pengelolaan secara profesional baik pada aspek manajemen, infrastruktur dan fasilitas penunjang serta pengelolaan lingkungan hidup. “Untuk itu, konsep kawasan industri ke depannya harus mampu melakukan terobosan yang strategis untuk mampu bersaing di pasar global," ujarnya.

Menurut Sanny, kawasan industri modern dirancang sedemikian rupa agar memiliki infrastruktur dan fasilitas yang terintegrasi untuk membantu pengembangan dan operasional kebutuhan industri didalamnya. "Peran serta pemerintah dan penyedia infrastruktur sangat diperlukan dalam penyusunan perencanaan pengembangan Kawasan Industri dengan keterpaduan rencana penyediaan infrastruktur di daerah seperti pelabuhan, listrik, gas, sumber daya air, jalur transportasi dan lain–lainnya,” tuturnya.(*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.