Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 11/02/18 ~ Sorot Sumatera

Bantuan Kramik dari Pangdam I/BB sampai Di Posko TMMD Kodim 0311/Pessel

Satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel mendapat bantuan Kramik dari Pangdam 1/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah, sebanyak 300 Kotak ukuran  40 X 40 cm  Untuk RTLH Nagari Lakitan Tengah dalam Program TMMD Kodim 0311/Pessel.

Bantuan Kramik Dari Pangdam 1/BB sudah Sampai di Posko TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel Kampung Air Kalam Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Jum'at Sore (02/11)

Kramik ini akan di Pergunakan untuk Tujuh unit RTLH Nagari Lakitan Tengah. Dalam suasa hujan lebat Tampak Para prajurit dari Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel mengangkat Kramik dari atas Truk NPS Yonif 133/YS dan di Turunkan ke Posko TMMD.

Kegiatan Penurunan Kramik sebanyak 300 Kotak dilaksanakan secara bergotong royong, bahu membahu antara Satgas TMMD dengan warga Nagari Lakitan Tengah, Kebersamaan sangat diperlukan dalam kegiatan ini.

Seperti yang dilakukan anggota Satgas TMMD yang terlihat bahu membahu mengangkat Kramik untuk di turunkan dari mobil ke dalam Posko TMMD Kodim 0311/Pessel.

Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel tidak mengeluh, yang diangan mereka hanya ingin mewujudkan impian warga Nagari Lakitan Tengah yang ingin memiliki Rumah yang Layak Huni.

Menurut Sertu Budi Kurniawan, Kramik yang begitu banyak  di turunkan namun jika dilakukan bersama-sama, kramik yang banyak akan  cepat selesai Turunkan.

Sertu Budi Kurniawan menganggap mengangkat Kramik ini, menyelesaikan pekerjaan juga sambil berolahraga melatih otot otot tangan dan kaki menjadi kuat.

” Seberat apapun pekerjaan tetapi kalau dilaksanakan dengan bersama- sama bebannya akan terasa ringan , dan kegiatan ini kami anggap seperti olahraga, untuk melatih otot tangan dan kaki, ” ungkap Sertu Budi

Di samping Itu Dandim 0311/Pessel Letkol Arh Wahyu Akhadi,SH., mengatakan Bantuan Kramik Ini dari Panglima Kodam I/BB.

" Kramik dari Pangdam I/BB Sudah Sampai di Posko TMMD, besok anggota Kami langsung Melansir Kerumah rumah RTLH. Sehingga anggota kami Besok juga sudah Bisa memasang Kramik Untuk rumah rumah yang di Bagun dalam Program RTLH TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel" Katanya Dandim

Share:

Kecerian dan Kemeriahan terpancar dari Wajah Masyarakat saat bekerja bersama Anggota TMMD Kodim 0311/Pessel

Dalam memotivasi masyarakat melangsir tanah yang nantinya akan dipergunakan untuk menimbun Lapangan SMP N 5 Lengayang pada pelaksanaan TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel di Kampung Air Kalam Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jum'at (02/11)

Kegiatan melangsir tanah tidak membuat TNI dan masyarakat patah arang untuk bekerja secara bersama-sama.

Keceriaan dan kemeriahan terpancar dari wajah dan gelak tawa selama pelaksanaan pengalian tanah, dinaikan kemobil dan di Lansir ke SMP N 5 Lengayang.  Kerja Sama antar TNI dan masyarakat membuat suasana menjadi semangat dan semangat kerja yang menjadi lebih tinggi.

Kopda Novi Trianto Anggota Kodim 0311/Pessel Sebagai Sopir Mobil Operasional yang digunakan untuk mengangkat tanah dalam kegiatan TMMD menyampaikan bahwa Dengan menyatunya TNI dan Masyarakat dalam bekerja itu tidak membuat TNI dan masyarakat Lebih Bersemangat.

" Seperti saat ini tepatnya kemeriahan dan canda tawa terus terjadi sepanjang bekerja sampai ada rasa capek dan letih sedikitpun, dan pekerjaan Cepat Tuntas, karena sikap gotong royong dan rasa kebersamaan yang timbul melalui kegiatan-kegiatan yang terjadi membuat pekerjaan yang akan menjadi pekerjaan yang menyenangkan dilakukan dengan cara riang gembira" Ungkap Novi
Share:

Peran Babinsa Dalam TMMD Ke 103 Kodim 0311/Pessel

Babinsa sudah melekat di masyarakat. Perannya ditengah masyarakat terbukti cukup mampu menjalin kedekatan TNI dan masyarakat.

Tugas pokok dan fungsinya, baik urusan pertanian, penghijauan, kebudayaan, pendidikan di wilayah dan masih banyak yang ada di masyarakat sudah jadi pekerjaan sehari hari dengan masyarakat, bahkan untuk karya bhakti hampir setiap saat di lakukan juga peran yang penting dengan adanya TMMD dari proses awal data dan hingga pelaksanaan TMMD peran Babinsa sangat penting dan tidak dipandang sebelah mata.

Hal ini seperti disampaikan Dandim 0311/Pessel Letkol Arh Wahyu Akhadi, SH., bahwa peran Babinsa sangat penting, setiap masalah dan apa yang akan di programkan untuk masyarakat Babinsa duluan yang mendatangkan dan melaporkan hasilnya ke Danramil, baru di laporkan ke Dandim baru di proses dan data mana yang harus di gunakan seperti TMMD sebelum di kerjakan di cek dan di tinjau baik oleh tim Kodim maupun Pemkot.

Seperti halnya program TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel kali ini, Babinsa beserta anggota lainnya juga bekerja untuk membantu untuk kelancaran pekerjaan dan data semua Babinsa sudah mengetahui sehingga pertama yang di cari di lokasi pasti Babinsa setempat karena sangat mengetahui detail wilayah  tersebut.

Peran TNI dan Babinsa dalam memberi kontribusi terhadap sektor apapun yang ada di masyarakat.

Patut diberi acungan jempol, karena Babinsa yang tadinya lihai memainkan senjata kini dia berperan bisa mampu segalanya dan bahkan sebagai ujung tombak TNI-AD, mungkin angkatan perang Indonesia satu-satunya yang  mampu menjadi pembimbing, motivator, fasilitator, dinamisator dan inovator bagi masyarakat di lapangan.
Share:

SDM Kompeten Digital Sokong Industri Otomotif Berdaya Saing Global


sorotsumatera.com 

Jakarta- Pemerintah sedang memprioritaskan pengembangan industri otomotif nasional agar lebih berdaya saing global sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0. Salah satu langkah strategis yang tengah didorong adalah peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di industri otomotif agar mampu menguasai teknologi dan mengembangkan bisnis ke depan.

“Industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang berkontribusi signfikan pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam sambutannya saat menerima Kunjungan Kehormatan Menteri Perekonominan dan Energi, Peter Altmaier di PT. Astra International Tbk, Jakarta, Kamis (1/11).

Kementerian Perindustrian mencatat, sumbangsih industri otomotif kepada PDB nasional mencapai 10,16 persen pada tahun 2017serta menyerap tenaga kerja langsung dan tidak langsung sebanyak 1,5 juta orang. “Dengan menargetkan produksi hingga 1,5 juta unit mobil pada tahun 2020, tentu perlu peran SDM yang terampil terutama di dalam menghadapi era digital,” ungkap Menperin.

Sementara itu, industri sepeda motor tengah ditargetkan nilai ekspornya sebesar 10 persen dari total produksi yang mencapai 6 juta unit per tahun. “Indonesia telah mengekspor ke lebih dari 54 negara. Artinya, produk otomotif buatan kita memang telah diakui dunia,” imbuhnya.

Apalagi, Indonesia tidak hanya berpotensi sebagai salah satu pasar otomotif terbesar dunia, tetapi juga telah menjadi bagian dari basis produksi para produsen otomotif berskala global untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk menumbuhkan sektor industri di Indonesia.

Guna mencapai sasaran tersebut, selain menyiapkan berbagai insentif fiskal yang menarik, Kemenperin bersama pemangku kepentingan terkait telah menjalankan program strategis dalam penciptaan SDM berkualitas sesuai kebutuhan dunia industri saat ini. Upaya ini sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Sumber Daya Manusia Indonesia.

“Kami telah menyusun proyeksi pengembangan, jenis kompetensi (job title), dan lokasi industri yang terkait dengan lulusan SMK. Selain itu, peningkatan kerja sama dengan dunia usaha untuk memberikan akses yang lebih luas bagi siswa SMK untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan program magang bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMK,” papar Menperin.

Langkah lainnya, mendorong industri untuk memberikan dukungan dalam pengembangan teaching factory dan infrastruktur, serta mempercepat penyelesaian Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Untuk menindaklanjuti mandat-mandat tersebut, Kemenperin telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3 tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri.

Hingga saat ini, Kemenperin telah meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match dengan industri di beberapa wilayah di Indonesia. “Kami telah menggandeng sebanyak 609 industri yang terlibat dan 1.753 SMK. Program ini akan terus digulirkan,” tegasnya.

Kemenperin juga akan mendorong agar industri otomotif di Indonesia dapat membuat kegiatan pelatihan perbengkelan bagi masyarakat di desa. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan manfaat dari aktivitas industri otomotif dan bisa memacu usaha-usaha bengkel perawatan kendaraan.

“Syukur-syukur kalau ada program pelatihan keterampilan bengkel di desa-desa. Kira-kira per kabupaten nanti diadakan pelatihan perbengkelan di empat desa. Karena ini mencerminkan industri 4.0,” ucapnya.

Apresiasi langkah Astra

Dalam kesempatan tersebut, Menperin memberikan apresiasi kepada PT. Astra International Tbk. atas dukungannya dalam mengembangkan sistem pendidikan vokasi di Indonesia.Sejak berdiri tahun 1995, Politeknik Manufaktur Astra(Polman Astra)telah berkontribusi dalam melaksanakan pendidikan vokasi dengan level D3.

“Polman Astra merupakan salah satu contoh yang sudah menggunakan kurikulum dengan dual system dari Jerman. Di Indonesia, kita punya empat poltek sejenis ini, sedangkan di lingkungan Kemenperin ada sembilan politeknik. Kami punya program yang namanya skill four competitiveness (S4C),” paparnya.

Polman Astra telah melaksanakan dua proyek yang mengadaptasi sistem pendidikan ganda Jerman. Pertama, program persiapan meister melalui kerja sama dengan antara Alfons Kern Schule (AKS) dengan EKONIND serta program D3 yang lulusannya disertifikasi oleh Kamar Dagang Jerman (DIHK). Kedua, melalui sistem pendidikan yang menyesuaikan pada standar program Berufschule di Jerman.

“Kerja sama yang pertama ini, perlu diapresiasi karena meluluskan 16 peserta yang sertifikasi dari DIHK dan bisa langsung bekerja setara dengan di Jerman," tuturnya. Menperin meyakini, melalui kegiatan kolaborasi ini, Astra International dapat menjalin kerja sama yang lebih baik dengan Sekolah Kejuruan Tinggi di Jerman sehingga ke depannya membawa hasil positif bagi kualitas SDM Indonesia.

“Menteri Ekonomi Jerman mengaku surprise dengan perkembangan yang terjadi di Indonesia, dengan diundang berkunjung ke Polman Astra. Undang-Undang imigran pekerja sedang dibahas di parlemen mereka, khususnya untuk skilled worker. Mereka butuh 800 ribu skilled worker, kami yakin Indonesia punya kompetensi setara untuk mengisi itu,” ujarnya.  

Presiden Direktur PT Asrta Internasional Tbk, Prijono Sugiarto mengungkapkan, hubungan kerja sama antara Jerman dengan Indonesia terjalin kuat dan positif di berbagai sektor. “Kami tidak hanya urusan perdagangan dan bisnis, namun dapat belajar banyak juga dari program pendidikan vokasi di Jerman. Tentu kita dapat berkolaborasi untuk mendidik anak bangsa yang berdaya saing tinggi," tuturnya.

Prijono menyebutkan, saat ini Polman Astra berhasil membina dua instruktur yang meraih sertifikasi Meister dari Jerman pada 2017 lalu. Pada tahun ini, sebanyak 16 mahasiswa Polman Astra juga berhasil meraih sertifikasi Deutscher Industrie und Handelskammerteg (DIHK) atau Asosiasi Kamar Dagang dan Industri Jerman dalam bidang Otomotif Mekatronik sebagai hasil kerjasama dengan AHK-EKONID.

“Mudah mudahan saja 16 lulusan ini selain diberikan sertifikasi mereka juga diberikan kesempatan bekerja di Jerman," ungkapnya.

Menteri Altmaier mengemukakan, Indonesia punya basis industri yang kuat seperti Jerman. Untuk itu, agar bisa terus berinovasi terutama dalam era revolusi industri 4.0, diperlukan program pendidikan vokasi yang dapat menghasilkan SDM kompeten. “Pendidikan vokasi menciptakan high skilled worker. Saat ini, kami punya lebih dari empat ribu anak muda yang dididik melalui vokasi,” terangnya.(**)
Share:

Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel Ajak Siswa SMP N 5 Lengayang Jaga Lingkungan



Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mengajak siswa SMP N 5 Lengayang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan untuk menjaga kebersihan lingkungan sebelum memulai belajar.

Serda Bus Fairil Anggota Kodim 0311/Pessel bersama siswa memulai hal tersebut dengan membersihkan lingkungan di sekitar sekolah mereka.

"Jika lingkungan bersih, maka belajar akan menjadi nyaman, oleh karena itu mari kita bersihkan lingkungan sekitar kita dari sampah," ujarnya.

Ia mengungkapkan, untuk berkomunikasi dengan para siswa pun harus dilakukan dengan cara pendekatan yang berbeda.

"Saya mengajak mereka bermain dan juga memberikan pertanyaan tentang nama-nama pahlawan untuk mencairkan suasana agar lebih akrab," jelasnya.

Satgas TMMD telah mulai mengerjakan penimbunan unruk memperbaiki Lapangan SMP N 5 Lengayanh dimulai dengan menimbun Lapangan Dengan Tanah, setelah itu di berikan Pasir batu sebelum di Cor.

Sebelumnya, Kepala SMP N 5 Lengayang Rinaldi, S.Pd., mengaku sangat terbantu dengan adanya perbaikan Lapangan sekolah yang dilakukan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa.

"Bantuan dari pihak TNI di Luar Program TMMD sangat membantu keberadaan sekoloh saat ini," ujar Rinaldi

Ia menjelaskan, " bahkan bantuan dari Kodim ini menimbun meratakan Lapangan Sekolah serta Pembuatan Lapangan Tenis dengan Cor Semen".tuturnya
Share:

TNI kuat bersama Rakyat

Memasuki hari ke 19 TMMD Ke 103 Kodim 0311/Pessel  di Nagari Lakitan Tengah. Distrik Arymop melanjutkan kegiatan Pembersihan dan pemeliharaan jalan yang disebar di dua titik lokasi yaitu Kampung Aroa yang dipimpin oleh lettu inf Warsito dan Kampung Maju yang dipimpin oleh Dan SSK Mayor Inf Suwandi, masing- masing dibantu oleh masyarakat  kampung Aroa dan maju Rabu (12/07)

 Dan SSK Menyampaikan Satgas TMMD pada hari ini mengerjakan pemeliharaan dan perbaikan jalan antar dua Kampung tersebut.
Kali ini kondisi cuaca sangat baik dan mendukung pekerjaan, Para Prajurit yang sudah mengenal medan pun lebih cepat menyesuaikan ritme kerja apalagi ditambah kehadiran masyarakat yang memberikan semangat bagi Satgas.

Menjelang tengah hari kedua Tim bertemu di pertengahan jalan antara Kampung Aroa dan Kampung Maju,  hal ini menjadi momen kegembiraan tersendiri bagi Satgas dan warga. Ungkap Suwandi
Share:

TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel, membuka akses Wisata Air Terjun 7 Bidadari

Harapan baru bagi Warga di Nagari Lakitan Tengah dengan pelaksanaan TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel di Kampung Air Kalam Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan, terutama dengan kegiatan pembuatan jalan di Kampung Air Kalam.

Seperti dikemukakan, Wali Kampung Air Kalam Rony Saputra (32) pembukaan pembuatan jalan antar Kampung Air Kalam dan Kampung Tampunyik nantinya ada akses jalan yang mempersingkat waktu warga untuk pergi mengangkat hasil pertanian dari kebun kebun. Jum'at (02/11)

" Jalan ini bukan saja untuk mempermudah mengangkat hasil pertanian, tatapi jalan baru ini juga membuka Akses Tempat wisata Air Terjun Tujuh Bidadari".

" Masyarakat Kami menyebutnya Air Terjun Tujuh Bidadari, Inilah pesona wisata baru di Nagari Lakitan". Sebutnya

Biasanya untuk menuju ke sana, jalanan berlumpur dan mendaki, Masyarakat berjalan kaki karna tidak ada Akses jalan besar, tetapi dengan di bukanya Jalan Oleh Satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel Bisa mengunakan kendaraan bermotor dengan berapa Menit saja.

” Terimakasih Pak Tentara, kami benar-benar merasakan terbantu juga dengan adanya TMMD ini juga memberikan kesan yang mendalam kepada Masyarakat Kami”. ujar Rony

Nanti dengan berakhir program pelaksanaan TMMD ini ia berharap selalu terjalin silahturahmi dan kedepan supaya dilaksanakan TMMD kembali untuk memajukan dan mensejahterakan Kampungnya. 
Share:

Anggota Satgas menghadiri acara pernikahan Warga Kampung

Kehadiran TMMD ke 103 Kodim 0311/ Pessel di sambut baik oleh masyarakat Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan.

Terbukti saat Ada warga yang melangsungkan resepsi pernikahan, Anggota Satgas di TMMD di berikan undangan untuk memeriahkan pada resepsi pernikahan sepasang Warga Kampung Tanjung Durian. Kamis Malam (01/11)

Dalam kesempatan tersebut, anggota Satgas TMMD selalu berkomonikasi sebagai wujud Komsos dan bersilaturahmi kepada tuan rumah dan warga serta memperkenalkan diri sebagai warga baru , Warga TMMD Ke 103 Kodim 0311/Pessel.

Kopda Roy Manudin yang hadir di acara tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada tuan rumah yang telah mengundang dirinya dengan teman – teman, sehingga kehadiran kami bisa terwujud komunikasi yang erat dalam melaksanakan kegiatan TMMD Kodim 0311/Pessel.

" Alhamdulilah, bisa berkunjung kemari, dan ini kunjungan saya yang pertama sejak dipercayakan di Kampung ini ” tuturnya Kopda Roy

Diungkapkan, " ada kebahagian bagi kami Satgas TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel, keberadaan kami sudah di anggap keluarga oleh masyarakat sekitar TMMD di Nagari Lakitan Tengah. Dengan diberi undangan untuk menghadiri resepsi Pernikahan di Kampung Tanjung Durian.

Kesuksesan anggota Satgas adalah kesuksesan TMMD juga, dalam lingkup yang besar, Roh dan jiwa TNI adalah rakyat, dan kekuatan Jasmani TNI juga rakyat, jadi sudah suatu keharusan apabila TNI dekat dengan rakyat.

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.