Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 10/16/18 ~ Sorot Sumatera

Kemenperin Susun Pedoman Kawasan Industri 4.0


sorotsumatera.com

 Jakarta- Kementerian Perindustrian telah menyusun pedoman untuk pengembangan kawasan industri generasi keempat atau disebut Eco Industrial Park. Upaya ini merupakan hasil kolaborasi Kemenperin dengan The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) atau badan kerja sama internasional pemerintah Jerman.

“Pedoman tersebut memuat kriteria-kriteria agar suatu kawasan industri bisa disebut eco industrial park,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara di Jakarta, Selasa (16/10). Hal ini juga telah dipaparkannya dalam kegiatan Eco Industrial Parks for Green Industry pada acara 5th Green Industry Conference di Bangkok, beberapa waktu lalu.

Isi pedoman itu antara lain terkait tentang manajemen dan pelayanan kepada tenant, fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki, efisiensi sumber daya dan energi, pengelolaan lingkungan, serta tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Ngakan, yang membedakan kawasan industri generasi keempat dengan generasi sebelumnya adalah penambahan konsep ramah lingkungan dalam pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung serta bangunan yang ada di kawasan industri tersebut. “Konsep eco industrial park ini dapat diterapkan baik untuk kawasan industri yang sudah ada maupun kawasan industri baru,” jelasnya.

Lebih lanjut, langkah mendorong pengembangan kawasan industri yang ramah lingkungan ini juga merupakan wujud komitmen Kemenperin terhadap pelaksanaan program industri hijau yang telah dirintis sejak tahun 2009, dengan ditandai pula keikutsertaan Indonesia dalam penandatanganan Manila Declaration.

“Program industri hijau sendiri kemudian menjadi salah satu tujuan penyelenggaraan perindustrian di Indonesia sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian,” tegasnya.

Bahkan, sejalan dengan inisiatif dari penerapan Making Indonesia 4.0, di mana fokus untuk mendesain ulang zona industri dan mengakomodasi standar-standar keberlanjutan. “Kawasan industri generasi keempat nanti dicirikan sebagai pusat pertumbuhan kota baru. Hal ini dimungkinkan karena semua fasilitas sudah saling terintegrasi dengan satu sama lainnya,” tutur Ngakan.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan, pihaknya terus mendorong industri nasional untuk mendukung program ekonomi berkelanjutan. “Industri manufaktur berperan penting dan memberikan dampak luas dalam mewujudkan circular economy di Indonesia,” ujarnya.

Konsep circular economy juga dinilai berkontribusi besar dalam menerapkan pola produksi dan konsumsi berkelanjutan yang menjadi tujuan ke-12 pada Sustainable Development Goals (SDGs).

Menurut Menperin, Indonesia tengah melihat konsep ekonomi keberlanjutan sebagai peluang untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing sektor manufaktur. Upaya yang dilakukan, misalnya melalui pelestarian lingkunganserta peggunaan teknologi bersih, biokimia, dan energi terbarukan.

“Oleh karenanya, pemerintah akan berusaha memenuhi persyaratan keberlanjutan di masa mendatang, dengan membangun iklim usaha yang kondusif melalui pemberian insentif baik fiskal maupun non-fiskal untuk investasi yang ramah lingkungan,” paparnya.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar menyatakan, pihaknya menyambut baik atas perhatian pemerintah terutama Kemenperin yang fokus pada pengembangan kawasan industri sebagai sarana penopang implementasi industri 4.0. “HKI terus berupaya membantu pemerintah dalam meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia,” tuturnya.

Sanny menyebutkan, hingga saat ini, jumlah kawasan industri yang telah tergabung di HKI sebanyak 87 kawasan industri dengan luasan area mencapai 86,8 ribu hektare di 18 provinsi. “Total industri yang sudah dibangun lebih dari 9 ribu perusahaan manufaktur,” ungkapnya.

Kemenperin mencatat, selama periode tahun 2015-2017, sektor manufaktur yang telah menanamkan modalnya di seluruh kawasan industri di Indonesia mencapai Rp 126,5 triliun. Investasi di tiga tahun terakhir tersebut terdiri dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp103 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) hingga Rp23,5 triliun.

Kemudian, investasi sektor manufaktur di 13 kawasan industri baru pada tahun 2018 ini diproyeksi bisa menembus angka Rp250,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 112 ribu orang. Ke-13 kawasan industri baru itu meliputi KI Morowali, KI/KEK Sei Mangkei, KI Bantaeng, KI JIIPE Gresik, KI Kendal, KI Wilmar, KI Duma, KI Konawe, KI/KEK Palu, KI/KEK Bitung, KI Ketapang, KI/KEK Lhokseumawe, dan KI Tanjung Buton.(**)
Share:

TMMD/N KODIM PESSEL, MIMPI UPIAK ANYAM AKAN JADI KENYATAAN

 Mimpi dan angan-angan seorang nenek upiak anyam (60) thn, warga desa Pulai Nagari Lakitan Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan segera terwujud, dengan direhapnya rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni melalui  program TMMD/N ke-103 Kodim 0311/Pessel, Selasa (16/10)  

Mak Upiak Anyam (60) merupakan janda tua bekerja sebagai buruh cuci, yang menghuni rumah ukuran 7 x 6 beratap rumbia, dinding kayu, tinggal bersama satu orang cucu , dan tiga orang cicit yang masih Balita.

Rumah yang tidak layak huni ini  tidak mempunyai kamar mandi dan WC, biasanya buang BAB di kali, sekarang telah di Bongkar dan dalam proses sedang dikerjakan 
"Saya merasa bermimpi dan sangat berterima kasih atas bantuan bapak-bapak tentara yang telah membantu merehab rumah saya.” tutur Mak Upiak Anyam

Rumah Mak Upiak anyam merupakan salah satu dari tujuh unit rumah di Nagari Lakitan yang bakal di rehab selama kegiatan TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel

Sebelumnya Rumah Mbah Usrek masih berlantai tanah, dengan rangka kayu yang hampir roboh, yang terletak di pendalaman pinggir pinggir sawah. 

Danki Satgas TMMD/N ke 103 Kodim 0311/Pessel Kapten Inf Rudi Saragih mengharapkan dengan adanya Program RTLH  TMMD/N ke 103 Kodim 0311/Pessel, Mak Upiak Anyam mempunyai rumah yang lahi huni dan sehat untuk di tempati.

Kapten Inf Rudi Saragih juga mengajak partisipasi masyarakat dalam kegiatan TMMD/N melalui kegiatan gotong royong. 

“Untuk renovasi rumah tidak layak huni, kita sangat berharap partisipasi masyarakat dalam bergotong royong. Semakin banyak masyarakat yang ikut ambil bagian, semakin cepat penuntasannya,” jelasnya.

Peran masyarakat sangat menentukan kesuksesan TMMD/N Sehingga dibutuhkan peran wali kampung, wali Nagaru maupun perangkat Nagari mengajak warganya untuk berpartisipasi kegiatan TMMD ke 103 Kodim 0311/Pessel.

Sumber Pendim 0311/PesselT
Share:

RATUSAN WARGA LAKITAN TUMPAH RUAH, SAMBUT PEMBUKAAN TMMD KE-103

Sorotsumatera.com, Pessel- Ratusan warga Lakitan Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan berkumpul menyesaki lapangan bola kaki Kampung Tarok untuk menyaksikan pembukaan kegiatan TNI Manuggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke 103 tahun 2018 di Kabupaten Pesisir Selatan, yang di pusatkan di kawasan Kampung Air Kalam. Senin (15/10) pagi.


Dari Pengamatan Media, warga yang berdatangan ke lokasi pembukaan TMMD/N , turut serta memboyong anggota keluarga. Meski acara pembukaan belum dimulai, namun warga dengan sabar menunggu berdiri di tempat-tempat teduh.


Pada pembukaan kegiatan TMMD tersebut, pihak TNI dari Kodim 0311/Pessel, menyiapkan sejumlah kegiatan lainnya yang masih dalam rangkaian kegiatan TMMD/N seperti pengobatan massal, Stan pameran Alutsista, Karya Persit, stan Koperasi Primer Kodim 0311/Pessel serta Produk unggulan kec. Lengayang.


Selain itu, tarian Persembahan dan tari piring serta carano dari SMP N 5 Lengayang ikut ke lokasi ambil bagian untuk menyemarakan acara pembukaan TMMD/N, yang akan dibuka oleh Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni.


Sumber Pendim 0311/Pessel

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.