Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 10/09/18 ~ Sorot Sumatera

Industri Alat Tenaga Listrik Kian Memenuhi Kebutuhan Domestik


sorotsumatera.com 

Jakarata- Industri mesin dan peralatan pendukung ketenagalistrikan di Indonesia semakin tumbuh berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan di pasar domestik. Hal ini juga mendorong pengoptimalan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sehingga dapat mensubstitusi produk impor.


“Industri kita sudah mampu memproduksi mulai dari peralatan pembangkit listrik sampai transmisi dan distribusi listrik,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika meresmikan Pabrik Panel Listrik Tegangan Tinggi – Gas Insulated Switchgear (GIS) PT. ABB Sakti Industri di Tangerang, Selasa (9/10).


Beberapa produk penunjang ketenagalistrikan yang telah berhasil dibuat oleh industri dalam negeri, di antaranya komponen utama pembangkit seperti GIS, boiler, generator, power transformator, pompa, balance of plant (BOP), tower transmisi, konduktor, trafo distribusi, dan panel listrik.


“Saat ini, permintaan produk GIS untuk memenuhi kebutuhan transmisi tenaga listrik di Indonesia mencapai 150 set per tahun dengan nilai TKDN hingga 35 persen,” ungkap Menperin. Fasilitas manufaktur baru yang menproduksi GIS tegangan tinggi ini merupakan yang keempat dibangun ABB Sakti Industri di Indonesia dalam waktu tiga tahun terakhir sebagai bagian investasi sebesar USD30 juta.


GIS merupakan sistem switchgear (pemutus arus on atau off) yang dikemas dalam tabung compact dengan menggunakan bahan bakar gas sebagai media isolasinya. Hal ini memungkinkan penggunaan aman di ruang tertutup maupun lingkungan terbuka. Selain itu, GIS memberikan perlindungan terhadap pemadaman listrik serta menjamin kestabilan pasokan listrik.


ABB telah memelopori teknologi GIS sejak 50 tahun lalu. ABB Sakti Industri merupakan bagian integral dari ABB Group, produsen teknologi ketenagalistrikan dan otomatisasi asal Swiss. Pabrik di Tangerang yang berada di dalam area seluas 1.000 meter persegi ini telah memiliki unit manufaktur tegangan menengah dan fasilitas produksi yang juga menghasilkan air insulated switchgear (AlS) dan peralatan tegangan tinggi seperti Live Tank Circuit Breakers dan Disconnectors.


Sebagai pemimpin pasar dan teknologi GIS tegangan tinggi, ABB menawarkan kualitas penggunaan GIS 72,5 kilo Volt (kV) hingga 1200 kV, dengan lebih dari 3.000 titik pemasangan di seluruh dunia. Sementara, untuk buatan ABB Sakti Industri, produk GIS yang dihasilkan bisamencapai 170 kV.


Airlangga menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi kepada ABB yang telah berinvestasi di Indonesia dan menjadikan salah satu basis produksinya. Hal ini memacu pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, sekaligus menunjukkan kepercayaan dari pelaku industri di dalam negeri yang terus melakukan ekspansi dan menempatkan Indonesia sebagai lokasi menarik untuk berusaha seiring dengan terciptanya iklim bisnis yang kondusif.


“Selanjutnya, kami berharap agar PT. ABB Sakti Industri dapat melakukan transfer teknologi supayadaya saing dan kemampuan industri dalam negeri dalam mendukung pembangunan pembangkit listrik lebih meningkat,” paparnya.


Apalagi, lanjut Menperin, pemerintah sedang menggenjot penggunaan produk dalam negeri di semua sektor pembangunan khususnya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Hal ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.


“Menurut aturan tersebut, penggunaan produk lokal menjadi salah satu poin utama di dalam pembangunan pembangkit tenaga listrik sebesar 35.000 MW dan jaringan transmisi 46.000 km,” jelasnya.


Di sisi lain, Kemenperin juga telah menerbitkan regulasi pengoptimalan TKDN untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 54 tahun 2012 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri Untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.


Airlangga menyakini, dengan kebijakan penggunaan produk dalam negeri dan pesatnya pembangunan infrastruktur ketenagalisrtikan, akan membawa efek berganda yang luas terutama guna mendongkrak kinerja sektor industri nasional.


“Keberadaan listrik ibarat jantung bagi kehidupan sektor industri. Itu sebabnya, tidak berlebihan apabila investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia selalu menanyakan ketersediaan pasokan listrik,” paparnya. Jadi, selain memiliki peluang bisnis yang besar, industri penunjang kelistrikan juga berperan penting mendorong aktivitas sosial-ekonomi masyarakat Indonesia.


Presiden Divisi Power Grids ABB Claudio Facchin menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk terus berkontribusi kepada Indonesia dalam upaya penyediaan teknologi terbaik dalam memperkuat distribusi listrik yang aman, andal dan pintar.


“Fasilitas ini akan mendukung upaya Indonesia untuk memperkuat infrastruktur transmisi listriknya, memanfaatkan keandalan jaringan dan membantu memenuhi permintaan listrik yang terus meningkatkat,” ujarnya. Teknologi ABB dinilai mencakup kemampuan ekoefisiensi dan digital.(**)
Share:

PANGDAM I/BB KUNJUNGI KOREM 032/WBR



SOROT SUMATERA, Padang- Usai mendampingi Kunjungan Presiden RI Ir. Joko Widodo di Kota Padang Senin (8/10), Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah melaksanakan kunjungan kerja perdana ke Korem 032/Wbr Selasa pagi (9/10).

Dalam kunjungannya, Pangdam I/BB menjelaskan seorang prajurit harus menjaga kekompakan dan menjalankan secara profesional profesi dari seorang prajurit. Pangdam I/BB menekankan tiga pelanggaran yang tidak boleh dilakukan oleh seorang prajurit.  

“Seorang prajurit harus bisa menghindarai pelanggaran-pelanggaran seperti mangganggu istri prajurit, melawan pimpinan, lari dari daerah operasi, serta melakukan penghianatan seperti turut mengedarkan   narkoba,” ucapnya.
Pangdam I/BB, Danrem 032/Wbr berfoto bersama dengan prajurit yang berprestasi

Selain itu, Pangdam menjelaskan profesi prajurit itu adalah pilihan dan menjadi kebanggaan, kehormatan, karena  menjadi tugas suci dalam menjagaa kedaulatan Bangsa Indonesia.  Setiap prajurit TNI senantiasa siap sedia mengorbankan jiwa dan raga untuk Bangsa dan Negara dan senantiasa di landasi dengan ikhlas dan rela berkorban, tidak kenal menyerah mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi dan golongan. Kehormatan itu akan tetap terpelihara dengan baik apabila disertai keinginan untuk berbuat yang terbaik.

Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mirza Agus dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kenjungan Pangdam I/BB ke Korem 032/Wbr, Danrem berharap amanah yang diberikan oleh Pangdam dapat di pedomani.

“Ini adalah kunjungan istimewa dan kehormatan dari orang nomor satu di jajaran Kodam I/BB. Semoga amanah yang diberikan dapat dipedomani dan dilaksanakan oleh prajurit di wilayah Korem 032/Wirabraja,” tegasnya.  

Pada kesempatan itu, Pangdam I/BB juga memberikan cinderamata sebagai motivasi kepada prajurit yang berprestasi. Pengarahan Pangdam ini, dihadiri oleh 900 orang yang terdiri dari prajurit TNI AD dan PNS dilingkungan Korem 032/Wbr.**(Erizon)
Share:

Sambangi Pusat Perbelanjaan di Padang, Presiden Belanja Celana Jeans


sorotsumatera.com 

Padang- Sebelum kembali ke Jakarta, Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk menyambangi pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Jl Pemuda, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, Senin 8 Oktober 2018.

Tiba pada pukul 20.05 WIB, Presiden yang mengenakan kemeja putih lengan panjang langsung menuju sebuah toko pakaian yang berada di lantai 2. Setelah melihat-lihat, Presiden memutuskan untuk membeli dua buah celana _jeans._


Presiden kemudian berkeliling untuk melihat-lihat produk lain. Saat berjalan-jalan, masyarakat yang melihat kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini pun langsung mengerubungi Presiden.

Momen ini pun mereka manfaatkan untuk berjabat tangan dan berfoto bersama, Presiden pun dengan senang hati melayani permintaan warga tersebut.

Selesai berbelanja dan menyapa warga Kota Padang di pusat perbelanjaan tersebut, sekira pukul 20.45 WIB, Presiden langsung menuju Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman untuk lepas landas menuju Jakarta.

Sumber: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
Share:

Presiden Dorong Perempuan Pengusaha untuk Ekspor Produknya


sorotsumatera.com 

Padang- Presiden Joko Widodo mendorong para perempuan pengusaha untuk memasarkan produk-produknya ke pasar-pasar di mancanegara. Dirinya meyakini dengan meningkatkan ekspor dan investasi maka akan memperbaiki defisit neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan. 

"Saya mengajak ibu-ibu semua agar berani mengarahkan produknya ke pasar ekspor. Enggak usah ragu karena pasar itu ada segmentasinya yang berbeda-beda. Ada segmentasi atas, tengah, dan bawah," kata Presiden dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Nasional ke-28 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) tahun 2018 yang digelar di Hotel Grand Inna, Kota Padang, Sumatra Barat, Senin, 8 Oktober 2018.

Presiden meyakini produk-produk yang dihasilkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia tidak kalah bersaing dengan produk-produk dari negara lain. Hanya saja, terkadang para pengusaha terjebak dalam pemikiran bahwa tujuan ekspor itu harus ke Amerika, Eropa, atau Jepang.

"Jadi yang namanya pasar ekspor itu kita selalu mikirnya harus Amerika, harus Eropa, harus Jepang, padahal pasar-pasar yang lain di Asia Afrika terbentang sangat luas dan produk-produk kita bisa bersaing dengan produk-produknya dari negara lain, harganya, kualitasnya," ujarnya.

Presiden menuturkan itu setelah dirinya mengundang salah seorang pengusaha wanita untuk berbagi cerita. Leni, begitu seorang ibu memperkenalkan dirinya, menyampaikan bahwa ia sudah mengeskpor produknya ke pasar-pasar ekspor nontradisional, yaitu negara-negara di Asia dan Afrika. 

"Saya ekspor ke Afrika. Nigeria, Kamerun, Ghana, dan juga ke Korea, dan satu lagi saya masuk ke pasar Filipina Pak," ujar Ibu Leni.

Kepada Kepala Negara ia menceritakan awal dirinya membuka usaha dengan berjualan sendiri memakai ransel. Hingga kini ekspornya sudah puluhan ribu produk per satu kontainer yang nilainya ditaksir sebesar USD100 ribu.

"Dan nanti bulan depan kami membuka _market_ baru lagi yaitu di Kamerun. Grand Openingnya 27 November," ujar Ibu Leni.

Melihat banyaknya perempuan pengusaha yang sukses, Presiden pun berkata bahwa perempuan pengusaha sebenarnya itu lebih gigih, lebih ulet, lebih teliti, dan lebih perhitungan dari pengusaha laki-laki. Semua hal itu menurutnya merupakan modal besar pengusaha untuk sukses.

"Kalau pengusaha itu apa pun yang namanya berjualan menentukan harga pasti dihitung, dikalkulasi, _cost_-nya berapa, untung mau berapa, itu yg saya yakini," lanjut Kepala Negara.

Oleh sebab itu, Presiden percaya bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak perempuan pengusaha jika ingin semakin maju ekonominya. Tidak hanya itu, dalam menghadapi persaingan ekonomi ke depan, Indonesia membutuhkan semakin banyak pengusaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan, pengusaha yang tidak hanya kuat di pasar dalam negeri tapi juga kuat untuk pasar-pasar ekspor.

"Ingat bahwa tulang punggung ekonomi kita adalah terbesar di Asia Tenggara. GDP kita terbesar di Asia Tenggara dan di dalamnya yang terbesar memang usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah. Yang di dalamnya lagi adalah pengusaha-pengusaha perempuan," ujarnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden mengajak para pengusaha untuk beradaptasi dalam menghadapi perubahan global cepat sebagai akibat dari revolusi industri 4.0, termasuk hal-hal seperti _artificial intelligence, internet of thing, crypto currency, bit coin,_ hingga _virtual reality._

"Kalau ini kita enggak mengerti, kita masih pakai cara-cara lama padahal dunia sudah berubah, hati-hati. Saya senang tadi Bu Nita menyampaikan sudah mulai mengajak para perempuan pengusaha untuk menjual produknya secara online, kalau kita ingin barang-barang kita terjual dengan cepat dengan harga yang baik," tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara ini Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, dan Gubemur Sumatra Barat Irwan Prayitno.


Sumber: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.