Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 10/08/18 ~ Sorot Sumatera

Hendrajoni: Bantuan Pusat Miliaran Rupiah Dikucurkan Untuk Pessel


sorotsumatera.com 

Pessel- Bupati Pesisir Selatan H.Hendrajoni menegaskan, sumbangsi Pemerintah Pusat Presiden RI Joko Widodo kepada pembangunan di Kabupaten Pesisir Selatan, Pariwisata, Jalan, Pendidikan, Pertanian, Air Bersih, dan infrastrukutur lainya yang ada di Pessel, itu menandakan perhatian pemerintah pusat kepada Pesisir selatan sangat besar.

Ratusan Milliar digelontorkan Pemerintah Pusat semua untuk kesehjateraan Masyarakat di  Kabupaten Pesisir Selatan, semua untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, agar geliat perekonomian masyarakat berjalan dengan optimal.

Itu diuraikan Bupati Pesisir Selatan H.Hendrajoni saat confrense pers, Senin (8/10-2018) di ruang Humas Pemkab Pessel, Hendrajoni menambahkan, berkat bantuan dan campur tangan Pemerintah Pusat atas intruksi Presiden RI Joko Widodo, maka dari itu  di Kabupaten Pesisir Selatan cukup banyak menerima bantuan sampai ratusan milliar telah digelontorkan ke kabupaten sejuta pesona.

Dengan terbukanya jalan mandeh, akan berdampak kepada kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pesisir selatan.

" Pusat,Provinsi dan Kabupaten harus  bersinergi. Akan pembangunan bisa merata, untuk kesehjateraan Masyarakat," tegas Hendrajoni.

Hendrajoni menjelaskan, lima belas (15) tahun sudah kawasan mandeh belum terjamah, sekarang Rp.300 digelontorkan oleh Pemerintah Pusat untuk pembangunan jalan menuju kawasan mandeh, Rp. 240 milliar pembangunan sawah laweh, Rp.1 Milliar/ tahun untuk nagari, air bersih 500 milliar, 1700 unit bedah rumah, PSDA dan jembatan, semuanya, tidak lepas dari bantuan dari pemerintah Pusat. 
Jika, menggunakan anggaran APBD tidak akan bisa terlaksana.

Dengan adanya bantuan anggaran Pusat kedaerah, maka PAD Kabupaten Pesisir Selatan bisa dipergunakan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pessel. Jelas Hendrajoni.

" Tidak ada kepentingan pribadi, ini semua untuk masyarakat Kabupaten Pessel," tutur nya lagi.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni: Bantuan Pusat Miliaran Disalurkan Ke Pessel disepanjang tahun 2018 pembangunan infrastruktur akan rampung, dan 2019 pembangunan yang masih dalam program akan lanjutkan.  Makanya dia juga mengajak kepada masyarakat untuk bisa melihat apa yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan.

Jangan ada saling menjelekan, saling sikut -  menyikut, mari kita berpolitik yang santun, mari sama - sama kita beradu gagasan, program kerja dan pembangunan.  Ajak Bupati Pessel mengakhiri.(rio)
Share:

Peduli Sulteng, Kemenperin Salurkan 6.225 Paket Bantuan


sorotsumatera.com Jakarta- Kementerian Perindustrian menyalurkan sejumlah bantuan untuk para warga terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Logistik tersebut didistibusikan ke beberapa daerah yang terkena dampak signifikan, seperti Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Kota Palu.


“Sebelumnya, kami mengucapkan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban. Mari kita berdoa untuk para korban yang meninggal dunia, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Yang mengalami luka-luka bisa cepat sembuh dan kembali sehat seperti sediakala,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sambil memimpin untuk membaca Alfatihah di Palu, Minggu (7/10).


Menperin menyampaikan, sesuai amanat Presiden Joko Widodo, pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penanganan musibah ini bisa cepat selesai dan tepat sasaran. “Oleh karena itu, kami segera berupaya untuk memulihkan kehidupan masyarakat. Semoga bantuan yang kami salurkan ini bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Selain itu dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana,” paparnya.


Pada Jumat (5/10) siang, Kemenperin memberangkatkan sebanyak sembilan truk yang membawa 6.225 paket logistik dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Perjalanan darat ditempuh selama 30 jam untuk sampai ke Palu.


Bantuan itu merupakan hasil dana sumbangan yang terkumpul sebanyak Rp1,5 miliar, berasal dari Kemenperin dan para pelaku industri, yang telah dibelanjakan sesuai kebutuhan para korban. Barang-barang itu, di antaranya air minum kemasan, pakaian, mi instan, susu formula, makanan ringan, sereal, kopi, makanan bayi, popok, alat keperluan mandi, terpal, tenda, sarung, pembalut, beras, minyak, telur, genset, dan mini solar kit.


Logistik tersebut diserahkan langsung oleh Menperin kepada Kepala Dinas (Kadis) Provinsi Sulawesi Tengah (mewakili wilayah Palu), Kadis Kab Sigi,dan Kadis Kab. Donggala untuk didistribusikan langsung kepada para pengungsi dan warga yang menjadi korban akibat gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR) dan tsunami, pada Jumat (28/9) pekan lalu.


Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang tercatat hingga Minggu (7/10), jumlah korban yang meninggal dunia sebanyak 1.763 orang, terdiri dari  1.519 orang di Palu, 159 orang di Donggala, 69 orang di Sigi, 15 orang di Parigi Moutong, dan satu orang di Pasangkayu. Sebanyak 1.755 jenazah sudah dimakamkan.


BNPB juga mencatat, sebanyak 2.632 korban luka berat sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit di Kota Palu dan di luar Palu. Sementara itu, korban hilang mencapai 265 orang. Hingga kini, proses evakuasi dan pencarian korban pasca-gempa dan tsunami di Sulteng masih terus dilakukan.


Sedangkan, jumlah pengungsi mencapai 70.821 jiwa yang tersebar di 141 titik, seperti di Lapangan Vatulemo, Bundaran Biromaro dan Mako Sabhara Poboya. BNPB memperkirakan, nilai kerugian dan kerusakan akibat gempa dan tsunami di Sulteng lebih dari Rp 10 triliun.


Memulihkan aktivitas industri


Sementara itu, Menperin menambahkan, pihaknya terus berupaya untuk memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat pascagempa dan tsunami di Sulteng serta wilayah sekitarnya. Misalnya, bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) yang terkena dampak bencana, akan mendapat bantuan peralatan supaya mereka bisa kembali berproduksi.


“Untuk itu, diharapkan kita semua bisa sama-sama saling bergotong-royong agar IKM ini bisa kembali berusaha sehingga kegiatan ekonomi masyarakat berangsur-angsur pulih,” ujarnya. Kemenperin juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menghapuskan hutang kredit bagi pelaku IKM yang terkena dampak bencana agar dapat mengurangi beban mereka.


Saat ini, Kemenperin masih mendata jumlah IKM yang menjadi korban tersebut. “Kami terus berupaya merehabilitasi dan menerima masukan-masukan, karena masih satu minggu. Pemerintah merespons cepat dan komit untuk segera memulihkan aktivitas ekonomi dan industri,” terangnya.


Sementara untuk memfasilitasi rekonstruksi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Kemenperin akanmemasukkan ke dalam anggaran tahun depan. “Karena ada beberapa yang harus diperbaiki,” ungkapnya.Namun demikian, menurut Airlangga, investor yang akan masuk di KEK Palu masih berjalan normal.“Kami mengapresiasi para investor yang ingin terus merealisasikan investasi di KEK Palu,” imbuhnya.


Bahkan, kegiatan sejumlah industri di kawasan Morowali masih terus berjalan pascagempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala. Pasalnya, lokasi salah satu pusat industri smelter di Sulawesi Tengah tersebut berada cukup jauh dari daerah bencana sehingga dampak yang ditimbulkan tidak terlalu signifikan.


“Kegiatan pasti terdampak, tetapi tidak terlalu signifikan. Kegiatan industri di Morowali masih tetap berjalan,” tuturnya. Airlangga menegaskan, bagi pemerintah, saat ini yang terpenting harus dilakukan adalah terus melaksanakan proses evakuasi dan memulihkan trauma para korban bencana.


Dalam peninjauan langsung di beberapa titik lokasi bencana, Menperin didampingi Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono. Selain itu, turut hadir Ketua Banggar DPR RI Aziz Syamsuddin dan Wakil Ketua Komisi VI Dito Ganinduto.


“Dengan demikian, para anggota parlemen melihat secara langsung kondisinya, sehingga tentunya akan sejalan dengan upaya pemerintah,” tuturnya. Kemenperin juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam pemulihan pascagempa dan tsunami di wilayah Sulteng dan sekitarnya.(**)
Share:

Pelindo Padang Intimidasi Steak Holder


sorotsumatera.com 

Padang- Ratusan pekerja pelabuhan Teluk Bayur Padang melakukan aksi dian tidak melakukan kegiatan sama sekali.

Ratusan pekerja tersebut dari asosiasi APBMI, INSA,ALFI dan Kopanbapel karena merasa diintimidasi pengelola pelabuhan Teluk Bayur yakni Pelindo.

Intimidasi tersebut berdasarkan PM 152/thn 2016, dimana Pelindo bisa melakukan pekerjaan yang sama dengan steak holder, sehingga hampir semua pekerjaan diambil alih Pelindo.

Ketika berbagai organisasi yang mengelola pekerjaan dilokasi tersebut melakukan negosiasi kepada pengelola pelabuhan, tidak juga ditemukan jalab keluar dan pihak Pelindo tetap pada pendiriannya.

Ketua APBMI Sumatera Barat  II Apriyatna,SE, mengatakan merka merasa diintimidasi oleh Pelindo, sehingga kegiatan dikuasai sepenuhnya pihak Pelindo.

"Pelindo Padang tetap bertahan pada pendiriannya, dengan mengacu pada PM 152 tahun 2016, artinya semua kerja kita bisa mereka lakukan dan pihak asosiasi tidak bisa berkutik," ungkap Apriyatna.

Pernyataan ketua APBMI dikuatkan ketua ALFI, HM Tauhid, dimana pihak Pelindo sudah mengangkangi MoU antara Pelindo dengab asosiasi.

"Pelindo tanpa sepengetahuan asosiasi melakukan MoU dengan PT. Semen Padang, intinya jika dikerjakan pihak lain maka wajib membayar pada Pelindo dlam bentuk suvervisi fee, sementara kalau ke Pelindo tidak perlu membayar suvervisi fee, ini yang merupakan intimidaai," ungkap Tauhid.

Ditambahkannya, Pelindo merupakan operator bukan sebagai pekerja PBM, bahkan GM Teluk Bayur berani mengancam buruh agar melakuka  kegiatan, bahkan GM akan mendatangkan buruh dari luar pelabuhan.

"Jika intimidasi dilakukan seperti ini, sama halnya dengan membunuh pekerja dan pengusaha," tambah Tauhid.

Aksi diam tersebut akan dilanjutkan dengan negosiasi yang terbaik, dengan ketentuan tidak mematikan usaha yang ada.

Sementara itu, aksi diam asosiasi ternyata tidak dianggap enteng pihak pelabuhan, karena sejak pagi (8/10) sudah disiagakan pengamanan bersenjata lengkap.

"Aneh, masa aksi diam saja harus dijaga denga  laras panjang," tegas Tauhid yang didampingi ketua asosiasi lainnya.(nov)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.