Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 09/28/18 ~ Sorot Sumatera

Anggota DPRD Kota Padang, Kantor DPRD Saat ini Lokasi Kecil

Padang- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Faisal memberikan masukan dan saran tentang akan dibangunnya kantor DPRD Padang di Air Pacah yang berdekatan dengan Kantor Balaikota Padang dirasa tidak cocok sebab kondisi luas tanah tidak memenuhi kecukupan karena Sebagian SKPD masih berkantor  terpisah.

Hal itu disampaikan Faisal pada acara rapat rencana kerja perubahan anggaran 2018 belanja langsung satuan kerja perangkat daerah (RKPA- SKPD) Tahun 2018  dikantor ruangan rapat DPRD lantai II Padang, Sabtu (25/8).

Kita tahu sebuah kantor harus memiliki lokasi yang luas apalagi sebuah kantor untuk Publik atau untuk rakyat Kota Padang, seperti Kantor Balaikota, jelas nantinya disediakan lokasi tempat parkir, Taman tempat bermain anak, Masjid atau mushalla, Ruang Pustaka dan tempat rekreasi serta alun-alun dan sebagainya, sebut Faisal. 


Lebih cocok nya kantor DPRD dibangun  di daerah yang strategis seperti di Jalan Sudirman, Pas nya dibangun kantor DPRD lokasinya di kantor  Dinas Pendidikan samping Bank Mandiri.

Disamping itu, Faisal juga menyebut yang lebih cocok lagi di Bangun Kantor DPRD Padang, di lokasi kantor Satuan Pol. PP Padang di jalan Tan Malaka, di aminii Ketua DPRD Padang Elly Trisyanti, Melinda Rose dan Ilham.

Sebelum mengakhiri Faisal katakan pembangunan yang kita rancang saat ini tepat sasaran dan manfaatnya, jadi bangun itu betul-betul sebuah kebutuhan dan tidak ada masalah dan persoalan setelah bangunan berdiri dan kokoh.

Kantor DPRD Padang dengan kondisi saat ini tidak memenuhi syarat lokasi kecil, pengab dan tempat parkir tidak memadai dan sesuai permintaan Gubernur Sumbar Kantor DPRD Padang harus dibangun di lokasi yang agak luas, sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman bila berada di kantor Dewan, impuh Faisal.(*)
Share:

Dinilai Baik dalam Pengamanan Sistem Informasi dan Pengelolaan Medsos Kepala Daerah

Dharmasraya- Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Kominfo dan Bagian Humas menerima kunjungan Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (27/09). Kedatangan rombongan Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota yang dipimpin langsung oleh kepala dinas Fery Chofa, tersebut adalah untuk melakukan sharing informasi terkait pelaksanaan IT Security Assesment dan Pengelolaan Media Sosial Pribadi Kepala Daerah di Kabupaten Dharmasraya.

Rombongan disambut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dharmasraya, Sutan Taufik, Sekretaris Diskominfo, Hendri, Kepala Bagian Humas, Arwinta, serta sejumlah Kepala Bidang di lingkungan Dinas Kominfo Kabupaten Dharmasraya dan staf Bagian Humas.

Kunjungan sharing informasi ini, sebut Fery Chofa, dilakukan karena Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota menilai, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mempunyai perhatian yang cukup baik dalam hal pengamanan sistem informasi pemerintah daerah. Hal ini dilihat dari telah dilaksanakannya kegiatan IT Security Assesment di Kabupaten Dharmasraya.

"Setahu kami di Sumatera Barat, selain pemerintah provinsi, baru Kabupaten Dharmasraya yang melaksanakan IT Security Assesment ini. Untuk itu, melalui kunjungan ini kami ingin mengetahui secara detail bagaimana pelaksanaan IT Security Assesment yang telah dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya. Karena kami juga berencana untuk melaksanakan hal yang sama di Kabupaten Limapuluh Kota," ujar Fery.

Menanggapi penyampaian Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dharmasraya, Sutan Taufik, memaparkan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Diskominfo memang telah melaksanakan IT Security Assesment sejak tahun 2017, dengan menggandeng Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

Karena memang, sebut Sutan Taufik, pada tahun 2016 sempat terjadi serangan hacker pada sejumlah server dan aplikasi yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

"Sehingga kami mengusulkan pelaksanaan IT Security Assesment ini. Dan Alhamdulillah, sejak dilakukannya IT Security Assesment ini, aplikasi yang dimiliki Kabupaten Dharmasraya dapat dikatakan terbaik, karena cukup sulit dibobol," terangnya.

Untuk tahun 2019, imbuh Sutan Taufik, Diskominfo juga kembali mengusulkan pelaksanaan IT Security Assesment untuk 7 server dan 10 aplikasi yang ada, sebagai upaya pencegahan serangan hacker.

Kemudian, menyangkut pengelolaan media sosial pribadi kepala daerah, Diskominfo Kabupaten Limapuluh Kota juga menilai Kabupaten Dharmasraya cukup baik dalam pengelolaannya.

"Kami lihat, media sosial Bupati Sutan Riska terkelola dengan efektif. Followernya banyak dan setiap postingan selalu mendapat banyak respon dari para pengguna media sosial, terutama sekali di Instagram. Untuk itu kami juga ingin tahu bagaimana pengelolaan media sosial kepala daerah di Kabupaten Dharmasraya," tukasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Humas Setdakab Dharmasraya, Arwinta, mengatakan, memang pengelolaan media sosial Bupati Dharmasraya didukung oleh staf khusus yang melek teknologi dan berkompeten di bidang komunikasi publik.(hms/tbs)
Share:

Pemkab Dharmasraya Bahas RKA Perubahan bersama DPRD

Dharmasraya- Pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2018 terus berlanjut. Saat ini, pembahasan perubahan APBD masuk pada tahap asistensi terhadap Rencana Kerja Anggaran (RKA) di masing-masing perangkat daerah, bersama DPRD.

Kegiatan asistensi yang dilaksanakan di Hotel Basko Padang ini dibuka secara resmi oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Ahad (23/09). Dijadwalkan, kegiatan ini akan berlangsung hingga tanggal 25 September mendatang.

Bupati di hadapan Ketua DPRD, Masrul Ma'as yang juga turut hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, pendapatan daerah dalam struktur perubahan APBD tahun anggaran 2018 adalah sebesar Rp 933.952.194.065. Sedangkan belanja daerah adalah sebesar Rp 956.558.103.984. Sementara untuk pembiayaan adalah sebesar Rp 31.060.550.089.

Kondisi ini, sebut bupati, telah dilakukan rasionalisasi mendalam terhadap belanja daerah dengan memperhatikan faktor kebutuhan yang sangat mendesak dan sesuai kemampuan keuangan daerah.

Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan terimakasih atas kesediaan pimpinan dan anggota dewan melakukan pembahasan RKA perubahan SKPD ini.

"Saran yang bersifat membangun dari jajaran anggota dewan sangat kami harapkan demi tercapainya tujuan pembangunan daerah yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kami juga berharap semoga pembahasan yang kita lakukan saat ini akan menghasilkan rumusan yang bermanfaat bagi kemajuan Dharmasraya," ujar bupati.

Sementara itu, kepada TAPD sebagai mitra kerja dalam penyusunan RAPBD perubahan diharapkan bupati untuk sungguh-sungguh memfasilitasi kegiatan ini , sehinga berjalan dengan lancar dan mencapai sasaran yang diharapkan.(hms/tbs)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.