Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 09/25/18 ~ Sorot Sumatera

Anak jalanan di Kota Padang, Di bina di Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti

PADANG,-Sebanyak 20 orang anak jalanan yang terdiri dari 16 orang pria dan 4 orang wanita menjalani latihan kedisiplinan yang dilaksanakan selama enam hari yang bertempat di Batalyon 133/Yudha Sakti Korem 032/Wirabraja.

Acara penanganan anak jalanan melalui pola pembinaan terpadu ini merupakan hasil kerjasama Korem 032/Wbr dengan Pemko Padang melalui dinas sosial.

Danyonif 133/Yudha Sakti Letkol Inf Endik Hendra Sandi S.Sos., M.I.Pol dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada peserta pembinaan terpadu.
“Selamat datang kepada peserta pembinaan terpadu, dan selamat karena para peserta telah menjadi putra Yudha Sakti,” ucapnya yang disambut tepuk tangan oleh tamu undangan.

Danyonif menjelaskan dalam pelatihan selama enam hari ini akan diajarkan cara baris berbaris, cara berucap, tingkah laku secara militer.

“Dalam pelatihan ini kami menciptakan jiwa korsa yang mana suka duka dijalani secara bersama-sama. Hal ini akan menumbuhkembangkan kesadaran, sehingga tidak kembali kejalanan, dan menjadi generasi muda yang baik, serta dapat menumbuh kembangkan keterampilan yang dimiliki bermanfaat bagi lingkungannya,” tambahnya.

Dikesempatan yang sama Walikota Padang Mahyeldi Ansarullah dalam sambutannya menjelaskan bahwa pemko Padang akan melakukan “zero” anak jalanan dikota Padang yang diperkuat dengan perda no 1 tahun 2018.

"Jika keluarga dan lingkungan tidak bisa melakukan pembinaan, maka negara hadir dalam melakukan pembinaan. Jika yang tidak bersekolah akan kita sekolahkan.” Demikian ucapan Walikota Padang Mahyeldi Ansarullah saat pembukaan  penanganan anak jalanan melalui pola pembinaan terpadu yang dilaksanakan di Batalyon 133/Yudha Sakti. (25/9)

“Kota Padang selangkah lebih maju dalam penanganan anak-anak jalanan dengan melahirkan perda no 1 tahun 2018. Untuk implementasi perda tersebut, dibutuhkan kerjasama antar instansi pemerintahan yang melibatkan sinergitas Polri dan Tni.” ucapnya.

Pembinaan terpadu yang dilakukan ini adalah latihan kedisiplinan yang kedua kali yang dilakukan Pemko Padang yang bersinegri dengan TNI AD.

 “Hasil dari latihan kedisiplinan ini sebelumnya telah membuahkan hasil positif bagi perkembangan watak dan karakter anak jalanan yang ditempa di Batalyon 133/Yudha Sakti,” ucap Mahyeldi.

Walikota Padang menambahkan bahwa dalam pembinaan terpadu ini wajib dilaksanakan. Pembinaan – pembinaan yang dilakukan pemerintah sebelumnya menemui jalan buntu yang menyebabkan mereka kembali kejalanan dengan menjalankan berbagai profesinya.

“Pemko telah melakukan berbagai upaya dan penangan terhadap anak jalanan ini. Dari memberikan pelatihan keterampilan, pemberian modal, tetapi hasilnya tidak membuahkan hal yang positif. Anak jalanan yang telah dilatih ini kembali kejalanan. Dengan melibatkan TNI AD, pembinaan terpadu ini diharapkan mentalitas dari anak jalanan ini kembali normal dan dapat diterima ditengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Walikota Padang menjelaskan juga bahwa pembinaan terpadu yang dilakukan sebelumnya telah membuahkan hasil-hasil positif terhadap anak jalanan. TNI AD dapat merubah watak karakter anak jalanan sehingga mereka dapat beraktivitas serta mendapat lapangan pekerjaan yang layak.

“Pembinaan terpadu yang pertama membuahkan hasil yang sangat positif. Beberapa dari mereka telah mendapatkan pekerjaan, kembali ke Batalyon 133/Yudha Sakti untuk mentraktir para pelatih mereka. Dan ini adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi pelatih dan kita semua. Hal ini lah yang menjadi dasar melanjutkan sinergitas dengan TNI AD dalam  pembinaan anak jalanan,” tambahnya.

Fenomena anak jalanan bukanlah subjek asing lagi di kota-kota di Indonesia, khususnya Kota Padang. Mereka terkolaborasi dengan pemgamen cilik, pengemis anak dan berbaur hingga menjadi suatu fenomena yang memunculkan keresahan sosial ditengah-tengah masyarakat.

Penrem 032/Wbr
Share:

TMMD ke 103: Korem 032/Wbr Beserta Pemprov Sumbar Gelar Rakor

Korem 032/Wbr beserta Pemerintah Provinsi Sumatera  Barat menggelar rapat koordinasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 dengan Tema TNI manunggal Rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera dan Demokratis  di Hotel Axana Kota Padang Selasa (25/9).


Dalam Rakor tersebut Bupati tanah datar dan Bupati Pesisir Selatan memaparkan rencana Program TMMD ke 103.

Pada kesempatan yang sama Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mirza Agus S.I.P, mengatakan untuk TMMD tahun ini dilaksanakan 3 kali dalam setahun, dan TMMD sebelumnya terlaksana dengan Sukses.

" saya ucapkan terimakasih dalam rangkaian TMMD ke 103, kita tetap kompak TNI, polri serta instansi terkait dalam pelaksanaan TMMD nanti, agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar dan Sukses".

Danrem 032/Wbr mengungkapkan dalam pelaksanaan TMMD akan di lombakan karya Jurnalistik.

"Seperti halnya pada pelaksanaan TMMD sebelumnya, juga diadakan Lomba Karya Jurnalistik TMMD untuk para mitra media atau wartawan media massa (cetak, online, elektronik)".

" Hasil karya Jurnalistik mereka akan di nilai yang terbaik dalam liputannya terhadap pelaksaanaan TMMD di seluruh Satuan Tugas (Satgas) TMMD Komando Distrik Militer (Kodim) jajaran TNI AD di Indonesia".

"Dalam pelaksaannya akan dikoordinir oleh Kepala Penerangan Korem (Kapenrem), kami mengharapkan muncul dari Sumatera Barat sebagai juara"

Turut hadir Danrem 032/wbr Brigjen TNI Mirza Agus. S.IP., Kasiter rem 032/wbr Letkol Inf Budi Prasetyo, Dandim 0311/Pessel Letkol Arh Wahyu Akhidi, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Edi Sugianto Harahap SPd.MI.Pol. Danlanud Sutan Syahrir, SKPD propinsi Sumbar, SKPD Daerah pesisir selatan, SKPD Daerah tanah datar.

Penrem 032/Wbr
Share:

KI Sumbar Nilai PPID Kabupaten Dharmasraya

Dharmasraya- Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat menyambangi Kabupaten Dharmasraya, Senin (25/09). Kedatangan tim yang dipimpin langsung oleh Ketua KI Provinsi Sumatera Barat, Syamsul Rizal, tersebut adalah untuk melakukan penilaian terhadap PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) Kabupaten Dharmasraya, dalam rangka pemeringkatan Badan Publik Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018.

Kedatangan rombongan ini disambut oleh Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya, Arwinta, Kepala Sub Bagian Pelayanan Informasi Publik, Dedet Fajar, Kepala Sub Bagian Peliputan, Agusman Irwan, dan sejumlah staf Bagian Humas.

Pemeringkatan Badan Publik ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi dalam rangka pembinaan, sekaligus untuk mengecek secara langsung segala hal yang berkaitan dengan kelengkapan dan layanan yang dilaksanakan oleh PPID sebagai implementasi Keterbukaan Informasi Publik. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkungan Badan Publik.

Adapun, penilaian diantaranya dilakukan di Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya sebagai PPID Utama, kemudian berlanjut ke PPID Pembantu yang dalam hal ini diwakili oleh Nagari Sungai Rumbai.(hms/tbs)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.