Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 07/11/18 ~ Sorot Sumatera

Alek Nagari dan Festival Silek Sonsong di Tebing Tinggi Berlangsung Semarak

Dharmasraya- Acara Alek Nagari Tebing Tinggi yang diselenggarakan di Rumah Gadang Nagari Tebing Tinggi, Selasa (10/07), berlangsung meriah dan semarak. Masyarakat tampak tumpah ruah menyaksikan Alek Nagari yang juga disandingkan dengan acara Festival Silek Sonsong se Sumatera Barat itu.

Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt Rajo Medan, tampak hadir dalam acara yang turut bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dharmasraya tersebut. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat karena telah berhasil melaksanakan acara ini dengan begitu semarak.

"Semoga ini dapat menjadi motivasi bagi nagari lain. Karena kalau tidak kita meriahkan acara seni dan tradisi kita, maka hal ini akan hilang akibat pengaruh globalisasi teknologi yang tidak bisa dibendung saat ini," ujar wakil bupati.

Kepada dinas terkait, Wabup juga berharap agar dapat menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan. "Sehingga seni-seni dan budaya kita yang sudah pudar itu dapat terangkat kembali dan membawa dampak yang positif terhadap masyarakat dan daerah kita," pungkas wabup.(hms/tbs)
Share:

Bupati : Kecanggihan Teknologi Tantangan Besar Bagi Dunia Pendidikan

Dharmasraya- Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, melakukan Temu Ramah dengan Kepala TK, SD dan SMP se Kabupaten Dharmasraya, Selasa (10/07) pagi. Temu ramah yang dilaksanakan di Auditorium Dharmasraya itu turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan jajaran Dinas Pendidikan.

Bupati mengatakan, Temu Ramah ini merupakan cara dirinya untuk dapat bertatap muka dan berdialog langsung dengan seluruh kepala sekolah. "Karena tidak mungkin saya mengunjungi bapak dan ibu satu persatu ke sekolah-sekolah. Itulah kenapa kegiatan ini kita agendakan," ujar bupati.

Dalam pertemuan itu, bupati menyampaikan dan mendiskusikan beberapa hal penting dengan kepala sekolah menyangkut pendidikan di Kabupaten Dharmasraya. Di tengah dahsyatnya perkembangan teknologi saat ini, sebut bupati, dunia pendidikan harus memacu langkah agar bagaimana dapat melahirkan generasi yang siap menghadapi perkembangan zaman yang semakin pesat.

"Beberapa hari lalu, dalam acara APKASI saya berdialog dengan bapak presiden yang menyoal tentang kualitas sumber daya manusia Indonesia. Muncul kekhawatiran, teknologi yang semakin canggih dari hari ke hari justru menjadi ancaman bagi sumber daya manusia yang ada," tukas bupati.

Di beberapa negara maju saat ini, lanjut bupati, dapat dilihat kecanggihan teknologi telah mampu menggantikan beberapa fungsi manusia. "Banyak sekarang pekerjaan-pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh manusia sudah digantikan oleh robot. Begitu canggihnya teknologi saat ini. Boleh jadi nanti ada masa dimana tenaga manusia tidak lagi dibutuhkan. Inilah yang menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan saat ini," sebut bupati.

Untuk itu, bupati menyampaikan, sekolah dan guru sebagai ujung tombak dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, harus mempunyai kemampuan yang lebih baik lagi dalam menjalankan roda pendidikan. Agar mampu melahirkan generasi bermutu, berkualitas serta memiliki kecerdasan, keterampilan dan kemampuan bersaing di era global.

"Kemajuan teknologi tidak bisa kita hentikan. Tapi kita harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman yang semakin canggih," tandas bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menampung aspirasi dan mendengar sejumlah masukan dari para kepala sekolah untuk kemajuan pendidikan di Dharmasraya.(hms/tbs)
Share:

Program DAK Dinas PUPR Bekerjasama Dengan PDAM 400 Srab Diberikan Gratis Untuk Masyarakat

Padang Panjang, mediaterobos.com – Sukseskan Program Dana Alokasi Khusus (DAK), Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Padang Panjang memasang 400 Sambungan Rumah Air Bersih (SRAB). Pemasangan SRAB ini gratis diberikan kepada masyarakat yang ingin menjadi pelanggan PDAM karena dibiayai oleh Pemerintah.

Kepala Dinas PUPR Yas Edizarwin, SH yang diwakili oleh Kasi Penyehatan Lingkungan dan Sistem Air Minum Ridya Hazni, ST mengatakan program DAK ini adalah yang kedua kalinya di lakukan. "Tahun 2017 lalu kami juga telah melakukan kegiatan ini, dengan jumlah 300 SRAB, dan di Tahun 2018 ini kami berikan lagi untuk masyarakat sebanyak 400 SRAB," jelas Ridya diruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Tujuan dari program DAK sendiri yaitu mensukseskan program 100.0.100, maksudnya 100% Layanan Air Bersih, 0% Wilayah Kumuh, 100% Akses Sanitasi Layak. Saat ini Dinas PUPR tengah mencapai 100% Layanan Air Bersih melalui progryam DAK.

Dinas PUPR telah menyebarkan undangan untuk Kelurahan agar disampaikan kepada masyarakat melalui RT/RW setempat. Undangan tersebut telah di edarkan sejak Bulan Maret lalu hingga batas waktu bulan Mei ini. "Hingga akhir Mei ini masyarakat yang mendaftar hanya sekitar 200 orang, setengah dari jumlah, kami yakin masih banyak masyarakat yang ingin memasang sambungan air, dengan begitu kami akan memberi perpanjangan waktu hingaa Bulan Juni depan, paling lambat itu tanggal 21 Juni 2018," jelas Ridya.
Masyarakat yang ingin memasang sambungan air tersebut bisa langsung mengantarkan persyaratannya ke Dinas PUPR dengan membawa, Fotocopy KTP dan KK, Fotocopy Rekening Listrik terakhir, dan Surat Pengantar dari Kelurahan setempat.

Sementara itu, Direktur PDAM Jevie Eka Putra menyampaikan demi tercapainya program DAK tersebut, PDAM juga akan menyeleksi masyarakat yang akan memasang sambungan air. Gunanya agar tidak ada masyarakat yang sudah menjadi pelanggan PDAM tapi sambungannya diputus akibat menunggak, mendaftarkan diri lagi. "Kami sangat mewanti - wanti hal tersebut, kami berharap masyarakat yang mendaftar adalah masyarakat yang benar - belum pernah menjadi pelanggan PDAM," jelas Jevie.

Dengan begitu, ada persyaratan yang diberikan kepada pelanggan PDAM yang ingin memasang sambungan air, diantaranya, Belum pernah menjadi pelanggan PDAM, Listrik rumah maks. 900 watt, Lokasinya dapat dijangkau jaringan distribusi PDAM, Besedia menjadi pelanggan PDAM dan patuh terhadap peraturan PDAM, serta Rekomendasi dari Kelurahan. … (Pul/ Gito)

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.