Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 03/29/18 ~ Sorot Sumatera

Tujuh Unit Bus DAMRI Resmi Beroperasi di Dharmasraya

Dharmasraya - Guna menjawab kebutuhan transportasi umum bagi masyarakat Dharmasraya, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bekerjasama dengan Perum DAMRI meluncurkan tujuh unit bus DAMRI yang akan melayani transportasi antar kecamatan dan antar nagari. Tujuh unit angkutan perintis ini sudah resmi beroperasi setelah dilaunching oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Amrizal Dt Rajo Medan, di Halaman Kantor Bupati, Senin (29/01). Turut pula hadir dalam kesempatan launching itu GM Perum Damri Stasiun Padang, Yayat Ruhiyat.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya, Ramilus, bus DAMRI ini akan melayani tiga trayek. Trayek pertama yakni Pulau Punjung-Sikabau-Gunung Medan-Simpang Empat Koto Baru-Sungai Rumbai. Trayek kedua yakni Pulau Punjung-Sikabau-Sitiung Lama- Simpang Tiga Koto Baru-Ampalu-Pulau Mainan. Dan untuk trayek ketiga, Sungai Rumbai-Sitiung IV-Abai Siat-Ampang Kuranji-Koto Baru
"Bus DAMRI ini akan melayani keberangkatan di tiga waktu, yakni pukul 06.30 Wib, pukul 13.00 Wib dan pukul 16.00 Wib," tukuk Ramilus.
Kehadiran bus DAMRI ini, sambung Ramilus, diharapkan dapat membantu dan memperlancar transportasi masyarakat, terutama sekali untuk anak sekolah dan karyawan perkantoran.
"Bus perintis ini juga diharapkan dapat mengurangi pemakaian kendaraan bermotor oleh pelajar, karena hal ini rawan kecelakaan yang membahayakan nyawa mereka," pungkas Ramilus.
Sementara itu, Wabup dalam kesempatan yang sama menyampaikan terimakasih kepada pihak Perum Damri yang telah bersedia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk menghadirkan bus perintis guna membantu transportasi masyarakat di dalam wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Keberadaan bus Damri ini, sebut wabup, diharapkan dapat menjawab kebutuhan transportasi umum di Kabupaten Dharmasraya. Terutama sekali untuk anak sekolah, yang sejauh ini memang lebih banyak memanfaatkan sepeda motor untuk ke sekolah, yang rawan akan kecelakaan lalu lintas.
"Dengan adanya bus Damri ini, ke depan anak-anak sekolah di Dharmasraya bisa memanfaatkan angkutan umum untuk ke sekolah, sehingga bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkas wabup.
Ke depan wabup juga berharap, jumlah angkutan Damri ini dapat ditambah. Karena memang kebutuhan akan transportasi umum di daerah ini masih cukup besar.
Adapun, tarif untuk setiap trayek yang dilayani adalah :
-Pulau Punjung-Sungai Rumbai : Rp 8.000,-
-Pulau Punjung-Gunung Medan : Rp 4.000,-
-Gunung Medan-Sungai Rumbai : Rp 4.000,-
-Pulau Punjung-Ampalu-Pulau Mainan : Rp 6.000,-
-Pulau Punjung-Sikabau : Rp 3.000,-
-Sikabau-Amapalu-Pulau Mainan : Rp 3.000,-
-Sungai Rumbai-Sitiung IV-Ampang Kuranji-Simpang Empat Koto Baru : Rp 6.000,-
-Sungai Rumbai-Abai Siat : Rp 3.000,-
-Abai Siat-Koto Baru : Rp 3.000,-
Share:

Bupati Dharmasrya harapkan lembaga adat jaga nilai budaya


Pulau Punjung,  - Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Sutan Riska Tuaku Kerajaan berharap lembaga adat dapat menjaga kelestarian nilai-nilai adat dan budaya agar tetap teringat di tengah masyarakat.


"Dalam hal ini ninik mamak (pemangku adat) melalui LKAAM menempati posisi strategis dalam memperhatikan nilai adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat kita, terlebih adat Minangkabau yang sarat makna," katanya di Pulau Punjung, Selasa.



Hal itu disampaikan dalam pelantikan Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Dharmasraya masa kerja 2018-2023, yang dihadiri Ketua LKAAM Sumbar, M Sayuti.



Ia mengatakan LKAAM sebagai lembaga adat harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya di tengah-tengah masyarakat dengan baik, dengan memelihara adat istiadat dan budaya serta menjadi mitra bagi pemerintah dalam pembangunan.



Menurutnya peran ninik mamak dalam suatu kaum adat harus dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini agar mampu memahami kondisi lingkungan yang terus terbawa pengaruh global.



"Kami ingin para anak kepenakan (anak-keponakan) dan mamak (paman) kembali mengingat pituah (nasihat) Minang yang mengatakan bahwa kamanakan barajo ka mamak, mamak barajo ka pangulu, pangulu barajo ka nan bana, bana barajo ka mufakat, yang maksudnya suatu kebenaran tidak dapat disanggah lagi," ujarnya.



Pemkab Dharmasraya siap memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada LKAAM Dharmasraya untuk menjalankan tugas dan fungsi organisasi, tambah dia.



Sementara, Ketua LKAAM Sumatera Barat, M Sayuti meminta pengurus segera merumuskan kebijakan nyata untuk penyempurnaan organisasi guna diimplementasikan dalam program kerja lima tahun ke depan.



"Sehingga terjalin komunikasi yang efektif antar pengurus untuk mewujudkan organisasi yang solid dan mampu menjadi pengayom bagi seluruh pemangku adat di Dharmasraya," katanya.



Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan pemasangan kalung sangsako kehormatan LKAAM Sumbar oleh Ketua LKAAM M Sayuti kepada Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
Share:

Bupati Agam Indra Catri sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ)


Lubuk Basung​— Bupati Agam Indra Catri sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2017 dalam Rapat Paripurna, di aula utama DPRD Agam, Kamis (29/3).
Rapat tersebut dibuka  wakil ketua DPRD Agam Suharman didampingi wakil ketua Taslim. Pada kesempatan itu juga dihadiri oleh asisten I Sekab. Agam Rahman, Sekretaris DPRD Indra, anggota dewan dan kepala OPD di lingkungan pemerintahan kabupaten Agam.
Bupati Agam menyampaikan, sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa LKPJ merupakan salah satu dari tiga kewajiban kepala daerah yang harus disampaikan setiap akhir tahun anggaran.
“Dimana yang pertama yaitu, laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) kepada menteri dalam negeri melalui gubernur. Kedua, ringkasan LPPD kepada masyarakat bersamaan dengan penyampaian laporan yan ada di daerah, dan yang ketiga yaitu, LKPJ kepada DPRD sebagai bahan pembahasan untuk rekomendasi perbaikan penyelenggara pemda,” kata Indra Catri.
Dijelaskan, ruang lingkup materi LKPJ akhir tahun 2017 ini, secara garis besar terbagi atas dua materi pokok yaitu, laporan tentang capian kinerja keuangan daerah selama tahun 2017, dan laporan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan yang disampaikan berdasarkan capaian prioritas pembangunan daerah sesuai urusan dan tugas-tugas umum pemerintahan selama tahun 2017.
“Terkait dengan keuangan daerah, dimana pada pendapatan daerah Kabupaten Agam tahun 2017 ditetapkan sebesar Rp. 1,409 triliun  lebih, dengan realisasi sebesar Rp. 1,379 triliun lebih atau mencapai 97,86 persen. Pendapatan tersebut bersumber dari PAD, dana perimbangan, dan pendapatan yang sah lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, belanja daerah, dijelaskan bupati pada tahun 2017 berjumlah Rp. 1,398 triliun lebih atau 93,96 persen dari rencana Rp. 1,488 triliun lebih.
 Hal itu terdiri dari belanja tidak langsung dengan realisasi 93,97 persen dari Rp. 851 miliar lebih, dan belanja langsung dengan realisasi sebesar 95,95 persen dari rencana Rp. 636 miliar lebih.
Lebih lanjut Indra Catri menjelaskan, capaian prioritas pembangunan daerah Kabupaten Agam tahun 2017 seperti, memperkuat pemahaman dan pengalaman nilai-nilai ke Islaman serta pelestarian adat dan budaya salingka nagari, penguatan tata kelola pemerintah dan reformasi bierokrasi, pembangunan sumber daya manusia, dan lain sebagainya sesuai dengan 9 program prioritas Kabupaten Agam.
“Beberapa indikator pada prioritas pembangunan yang masih belum memenuhi target, maka ini akan menjadi perhatian kita untuk dicapai pada beberapa tahun mendatang dengan mengoptimalkan pembinaan, fasilitasi kegiatan-kegiatan yang berkaitan langsung dengan peningkatan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Share:

DPRD Agam gelar coffee morning bersama insan pers

 Agam — Untuk mempererat silaturahmi DPRD Agam gelar coffee morning bersama insan pers yang bertugas di daerah tersebut, baik dari media cetak, elekronik dan online.
Pertemuan tersebut disambut langsung oleh ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, di ruangannya, Senin (26/3).
Pada kesempatan itu, dihadiri anggota DPRD Agam Helmon Dt. Hitam, Sekretaris DPRD Indra, Kabag Umum Boy Vetris, Kabag Hukum dan Persidangan Desnawati, Kabag Anggaran dan Pengawasan Nasrial.
Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, menyampaikan pertemauan ini dilaksanakan selain dalam rangka mempererat silaturahm, juga untuk memperlancar komunikasi serta memperkuat kemitraan antara DPRD Agam dengan awak media.
“Kita berharap kedepannya komunikasi antara DPRD dengan insan pers dapat terus berjalan lancar, dan dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan bisa memperkuat kemitraan antara DPRD dengan insan pers, karena kehadiran insan pers sangat penting dalam memberikan informasi terkait dengan kinerja anggota Dewan kepada masyarakat,” ungkap Marga Indra Putra
Pertemuan tersebut juga untuk mempererat hubungan antara awak media dan unsur DPRD Agam khususnya dengan sekretaris DPRD, Indra, yang baru 4 bulan bertugas di DPRD Agam.
“Tujuan kami mengundang rekan- rekan media, supaya lebih terjalin kerjasama yang baik agar semakin terjalin kedekatan dengan jajaran DPRD Agam khususnya pertemuan insan pers dengan pak Indra, yang baru 4 bulan bertugas menjadi Sekwan DPRD Agam” kata politikus partai Demokrat tersebut.
Tidak hanya itu, karena saat ini telah masuk tahun politik, Marga Indra Putra, mengingatkan agar legislator kabupaten Agam untuk meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat, supaya kembali terpilih saat pada pemilihan legislatif 2019.
“Pertemuan itu untuk menjemput aspirasi dari masyarakat seperti pembangunan jalan, jembatan, sarana ibadah dan lainnya harus diperjuangkan di APBD. Dengan begitu, akses transportasi masyarakat menjadi normal untuk membawa hasil pertanian, perkebunan dan lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, bila hal tersebut terwujud maka akses transportasi akan lancar, sehingga masyarakat tidak membutuhkan biaya untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan mereka. “Kalau ini terlaksana, maka masyarakat akan memberikan suara saat pemilihan legislatif pada 2019, sehingga bisa kembali terpilih menjadi anggota DPRD setempat,” ujarnya.
Salah seorang anggota DPRD Agam, Helmon mengatakan, pihaknya terus melakukan silaturahmi sebelum dan saat menjadi anggota dewan. Ia juga menyebut silaturahmi sangat perlu dilakukan dalam menjemput aspirasi masyarakat.
“Semua aspirasi tersebut telah diperjuangkan sesuai dengan fungsi dewan,” tegasnya.
Saat ini, anggota DPRD Agam sebanyak 45 orang yang berasal dari enam daerah pemilihan (Dapil) yang terdiri dari Partai Demokrat sebanyak sembilan orang, Golkar tujuh orang, PKS enam orang, PAN enam orang, Gerindra empat orang, PPP empat orang, NasDem empat orang, PBB dua orang dan Hanura tiga orang.
Terkait dengan tim Save Maninjau yang telah dibentuk, Marga Indra Putra memberikan apresiasi kepada pemerintah karena telah membentuk tim tersebut. Ia berharap Pemkab.Agam untuk bekerja secara maksimal dalam menyelamatkan Danau Maninjau dari pencemaran limbah sisa pakan ikan dan rumah tangga
Saat ini air Danau Maninjau dengan kondisi eutrofik berat atau dangkal dan kaya akan kandungan makanan, karena fitoplankton atau alga sangat produktif. Untuk itu, Pemkab Agam harus mendukung sarana untuk membersihkan danau seperti, perahu, alat penyedot danlainnya.
Selain itu, bupati harus tegas dalam membatasi jumlah keramba jaring apung dari 17.226 petak menjadi 6.000 petak.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah No 5 tahun 2014 tentang Pengolahan Kelestarian Danau Maninjau.
“Apabila tidak diatasi secepatnya, maka kondisi air menjadi hypereutrofik atau sangat subur mengakibatkan ikan dan biota lain akan mati. Kita juga meminta kepedulian dari masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas budidaya ikan untuk sementara waktu sampai kondisi danau membaik,” harap Ketua DPRD Agam dua periode tersebut.
Sementara itu, anggota DPRD Agam, Helmon, berharap pemerintah setempat belajar ke Pemprov Sumatera Utara dalam mengatur jumlah keramba jaring apung di Danau Toba, sehingga danau itu menjadi bersih dan jumlah keramba jaring apung hanya sedikit.
Sebelumnya, Danau Toba terdapat ribuan unit keramba jaring apung dan pemerintah setempat bisa mengurangi keramba jaring apung.
“Setidaknya kita bisa mencontoh apa yang dilakukan Pemprov Sumut dan melaksanakannya di kabupaten Agam ini,” tegasnya.
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.