Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 03/27/18 ~ Sorot Sumatera

Pengurus LKAAM Dharmasraya Resmi Dilantik dan Dikukuhkan


Pengurus LKAAM Dharmasraya Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

Dharmasraya- Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Dharmasraya masa bhakti 2018-2023, resmi dilantik dan dikukuhkan, di GPU Sungai Dareh, Selasa (26/03). Pati Ambalau Pengurus LKAAM Dharmasraya yang dipimpin oleh Abdul Haris Tuanku Sati itu dilakukan oleh Pucuk Pimpinan LKAAM Provinsi Sumatera Barat, M Sayuti Dt Rajo Panghulu, dan lanjut dikukuhkan oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada ketua dan pengurus LKAAM Kabupaten Dharmasraya yang baru saja dilantik dan dikukuhkan.
"Semoga organisasi LKAAM di Kabupaten Dharmasraya dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik di tengah-tengah masyarakat, dengan memelihara adat istiadat dan budaya. Serta tetap menjadi mitra kerja pemerintah dalam mewujudkan pembangunan," ujar bupati.
Hari ini, sebut bupati, peran ninik mamak harus bisa berjalan seiring dengan zaman, agar bisa memahami lingkungan yang terus terbawa oleh pengaruh global.
"Kami ingin para anak kemenakan dan mamak kembali mengingat pituah Minang yang mengatakan bahwa 'kamanakan barajo ka mamak, mamak barajo ka pangulu, pangulu barajo ka nan bana, bana barajo ka mufakat," tutur bupati.
Maka dari itu, selaku pemerintah daerah, bupati berharap kedepan peran ninik mamak melalui LKAAM kembali menempati posisi yang strategis dan berpengaruh signifikan terhadap pembangunan nilai-nilai adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Dharmasraya.
"Dan in syaa Allah, Pemerintah Daerah akan berupaya memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada LKAAM secara optimal," pungkas bupati.
Sementara itu, Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat, dalam kesempatan yang sama menyampaikan, setelah acara Pati Ambalau dan pengukuhan ini, Pengurus LKAAM Kabupaten Dharmasraya dapat segera merumuskan kebijakan kongkrit untuk penyempurnaan organisasi, guna diimplementasikan untuk program kerja 5 tahun kedepan.
"Sehingga terjalin komunikasi yang efektif demi mewujudkan LKAAM Dharmasraya yang lebih kuat dan mampu menjadi pengayom bagi seluruh pemangku adat di Kabupaten Dharmasraya.
Dalam kesempatan itu, juga dilaksanakan pemasangan kalung sang sako kehormatan LKAAM Sumbar oleh Ketua LKAAM Sumatera Barat kepada Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. (***)
Share:

Pra-Porprov POBSI Dharmasraya Kirim Empat Atlet Pra-Porprov


Pulau Punjung, - Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Kabupaten Dharmasraya, mengirimkan empat atlet untuk mengikuti pertandingan kualifikasi atau pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada 26 Maret sampai 1 April di Padang.

"Semua atlet sudah di Padang hari ini, dan siap bertanding besok," kata Ketua Pobsi Dharmasraya, Ezik Muallimin di Pulau Punjung, Minggu.

Ia mengatakan atlet Dharmasraya akan turun di nomor pertandingan Bola 8 Putra Singel, Bola 9 Putra Singel, Bola 10 Putra Singel,dan bola 15 Singel Putra.

Pobsi Dharmasraya optimistis dapat meraih hasil maksimal dalam ajang Pra-Porpov sehingga dapat ikut serta dalam perhelatan Porprov VX di Padang Pariaman, kata dia.

"Meskipun persiapan kami sedikit namun targetnya seluruh atlet yang dikirim hari ini memperoleh nomor dan ikut serta dalam Porprov mendatang," katanya.

Menurutnya keikutsertaan Pobsi Dharmasraya dalam Pra-Porprov untuk melihat keseriusan dan mengukur kemampuan atlet dalam bertanding.

Di samping itu juga sebagai upaya mengefisiensikan anggaran, karena akan terlihatatlet yang layak lolos kualifikasi dan berkualitas untuk perhelatan Porprov.

"Jadi nanti tidak ada lagi atlet yang dikirim ke Porprov sebagai ajang atlet untuk coba-coba, kalau tidak lolos pra tidak ikut Porprov," ujarnya.

Ia berharap atlet dapat bertanding dengan semangat tinggi dan menampilkan kemampuan terbaik selama pertandingan sehingga memperoleh hasil maksimal.

Salah seorang atllet, Tomi Gumara optimistis untuk memperoleh nomor dalam ajang Pra-Porprov dengan persiapan latihan sejak tiga bulan terakhir.Tomi akan turun di nomor pertandingan Bola 8 Putra Singel, Bola 9 Singel Putra.

"Saya optimistis dapat memperoleh nomor dengan persiapan selama ini," ujarnya.*
Share:

Dinkes : Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Dengan Berita Yang Berbedar Luas


DharmasRaya - Municipality Kabupaten Dharmasraya
Pulau Punjung,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat memastikan ikan kaleng mengandung cacing tidak beredar di daerah itu seperti ditemukan di provinsi lain.

"Ini berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan ke sejumlah minimarket dan toko," kata Kepala Dinas Kesehatan setempat, Rahmadian S di Pulau Punjung, Kamis.

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan dari Senin (26/3) hingga Rabu (29/3) oleh tim Dinas Kesehatan tidak ditemukan ikan kaleng mengadung cacing, jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan berita yang berbedar luas.

Menurut dia adanya temuan cacing dalam produk Markarel membuat Pemkab Dharmasraya melakukan pemantauan di lapangan untuk memeriksa apakah produk tersebut beredar di pasaran.

Ia menyebutkan jika dalam pantauan didapatkan ada yang menjual, maka oknum yang memperjualbelikan ikan kaleng itu akan ditindak tegas.

"Akan dilakukan penarikan produk-produk makanan ikan kaleng yang mengandung cacing. Penindakan dilakukan bersama instansi terkait dan pihak kepolisian juga, namum tidak ditemukan," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap teliti dalam membeli produk-produk makanan kemasan, terutama sarden yang diduga mengandung cacing.

Selalu mengecek kemasan, label, izin edar, dan kedaluarsa (KLIK) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan, lanjutnya.

"Masyarakat diimbau tidak resah terkait temuan produk pangan sarden kaleng yang diduga bermasalah dalam proses produksinya, karena sampai hari ini di Dharmasraya tidak ditemukan," tambahnya.

Sementara masyarakat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah melakukan pengawasan terhadap ikan kalengan mengandung cacing untuk melindungi konsumen.

"Namun kita berharap pengawasa ini dilakukan setiap saat, agar tidak ada beredar produk kedaluarsa, rusak dan mengandung zat berbahaya," kata seorang masyarakat Kecamatan Pulau Punjung, Zainal (42). (Suber:sumbar.antaranews.com)
Share:

DPRD Agam Pererat Silahturahmi Dengan Pers Dengan Cara Gelar Cofee Morning



Lubukbasung — DPRD Agam kembali gelar helat silaturrahmi untuk mempererat kebersamaan yang selama ini sudah dijalin. Tradisi “minum kopi pagi” alias coffee morning kembali diaktifkan pimpinan DPRD Agam dan sekretariat dewan bersama kalangan Pers yang bertugas di kabupaten Agam, Senin,(26/3).
Coffee morning yang dipandu langsung ketua DPRD Agam Marga Indra Putra dan sekretaris DPRD Agam Indra Dt.Baradai menjadi salah satu agenda khusus yang sejak lama dibangun DPRD Agam dalam mengkomunikasikan berbagai hal pada kalangan Pers di kabupaten Agam, termasuk menyampaikan hasil kegiatan DPRD Agam tahun sebelumnya.
Agenda coffee morning Senin, terlihat special, karena menjadi ajang silaturrahmi “perdana” bagi sekretaris DPRD Agam Indra Dt.Baradai yang secara formal belum berdiskusi dengan para wartawan yang bertugas di DPRD Agam dalam forum minum kopi pagi tersebut.
Menurut Hasneril Adji, Kasubag.Humas-Protokal secretariat DPRD Agam, coffee morning yang digelar Senin pagi tersebut, merupakan agenda khusus yang disiapkan ketua DPRD Agam bersama sekretaris dewan dengan para wartawan untuk menyampaikan beberapa hal terkait dengan agenda dan kegiatan DPRD Agam.
“ Kita mencoba mendorong hal itu menjadi agenda rutin bagi DPRD Agam, sehingga berbagai informasi, masukan dan saran untuk bahan evaluasi bersama bisa dibedah sekaligus menjadi ajang silaturrahmi, “ sebut Hasneril.
Share:

DPRD Agam perkuat kemitraan dengan awak media

 Agam — Untuk mempererat silaturahmi DPRD Agam gelar coffee morning bersama insan pers yang bertugas di daerah tersebut, baik dari media cetak, elekronik dan online.
Pertemuan tersebut disambut langsung oleh ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, di ruangannya, Senin (26/3).
Pada kesempatan itu, dihadiri anggota DPRD Agam Helmon Dt. Hitam, Sekretaris DPRD Indra, Kabag Umum Boy Vetris, Kabag Hukum dan Persidangan Desnawati, Kabag Anggaran dan Pengawasan Nasrial.
Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, menyampaikan pertemauan ini dilaksanakan selain dalam rangka mempererat silaturahm, juga untuk memperlancar komunikasi serta memperkuat kemitraan antara DPRD Agam dengan awak media.
“Kita berharap kedepannya komunikasi antara DPRD dengan insan pers dapat terus berjalan lancar, dan dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan bisa memperkuat kemitraan antara DPRD dengan insan pers, karena kehadiran insan pers sangat penting dalam memberikan informasi terkait dengan kinerja anggota Dewan kepada masyarakat,” ungkap Marga Indra Putra
Pertemuan tersebut juga untuk mempererat hubungan antara awak media dan unsur DPRD Agam khususnya dengan sekretaris DPRD, Indra, yang baru 4 bulan bertugas di DPRD Agam.
“Tujuan kami mengundang rekan- rekan media, supaya lebih terjalin kerjasama yang baik agar semakin terjalin kedekatan dengan jajaran DPRD Agam khususnya pertemuan insan pers dengan pak Indra, yang baru 4 bulan bertugas menjadi Sekwan DPRD Agam” kata politikus partai Demokrat tersebut.
Tidak hanya itu, karena saat ini telah masuk tahun politik, Marga Indra Putra, mengingatkan agar legislator kabupaten Agam untuk meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat, supaya kembali terpilih saat pada pemilihan legislatif 2019.
“Pertemuan itu untuk menjemput aspirasi dari masyarakat seperti pembangunan jalan, jembatan, sarana ibadah dan lainnya harus diperjuangkan di APBD. Dengan begitu, akses transportasi masyarakat menjadi normal untuk membawa hasil pertanian, perkebunan dan lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, bila hal tersebut terwujud maka akses transportasi akan lancar, sehingga masyarakat tidak membutuhkan biaya untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan mereka. “Kalau ini terlaksana, maka masyarakat akan memberikan suara saat pemilihan legislatif pada 2019, sehingga bisa kembali terpilih menjadi anggota DPRD setempat,” ujarnya.
Salah seorang anggota DPRD Agam, Helmon mengatakan, pihaknya terus melakukan silaturahmi sebelum dan saat menjadi anggota dewan. Ia juga menyebut silaturahmi sangat perlu dilakukan dalam menjemput aspirasi masyarakat.
“Semua aspirasi tersebut telah diperjuangkan sesuai dengan fungsi dewan,” tegasnya.
Saat ini, anggota DPRD Agam sebanyak 45 orang yang berasal dari enam daerah pemilihan (Dapil) yang terdiri dari Partai Demokrat sebanyak sembilan orang, Golkar tujuh orang, PKS enam orang, PAN enam orang, Gerindra empat orang, PPP empat orang, NasDem empat orang, PBB dua orang dan Hanura tiga orang.
Terkait dengan tim Save Maninjau yang telah dibentuk, Marga Indra Putra memberikan apresiasi kepada pemerintah karena telah membentuk tim tersebut. Ia berharap Pemkab.Agam untuk bekerja secara maksimal dalam menyelamatkan Danau Maninjau dari pencemaran limbah sisa pakan ikan dan rumah tangga.
Saat ini air Danau Maninjau dengan kondisi eutrofik berat atau dangkal dan kaya akan kandungan makanan, karena fitoplankton atau alga sangat produktif. Untuk itu, Pemkab Agam harus mendukung sarana untuk membersihkan danau seperti, perahu, alat penyedot dan lainnya.
Selain itu, bupati harus tegas dalam membatasi jumlah keramba jaring apung dari 17.226 petak menjadi 6.000 petak.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah No 5 tahun 2014 tentang Pengolahan Kelestarian Danau Maninjau.
“Apabila tidak diatasi secepatnya, maka kondisi air menjadi hypereutrofik atau sangat subur mengakibatkan ikan dan biota lain akan mati. Kita juga meminta kepedulian dari masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas budidaya ikan untuk sementara waktu sampai kondisi danau membaik,” harap Ketua DPRD Agam dua periode tersebut.
Sementara itu, anggota DPRD Agam, Helmon, berharap pemerintah setempat belajar ke Pemprov Sumatera Utara dalam mengatur jumlah keramba jaring apung di Danau Toba, sehingga danau itu menjadi bersih dan jumlah keramba jaring apung hanya sedikit.
Sebelumnya, Danau Toba terdapat ribuan unit keramba jaring apung dan pemerintah setempat bisa mengurangi keramba jaring apung.
“Setidaknya kita bisa mencontoh apa yang dilakukan Pemprov Sumut dan melaksanakannya di kabupaten Agam ini,” tegasnya.
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.