Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 03/02/18 ~ Sorot Sumatera

Ketua DPRD Kota Padang,Reses ke Dapil III Kecamatan Bungus Teluk Kabung

PARIWARA DPRD KOTA PADANG

Suara Parlemen,sorotsumatera.com-Memasuki masa reses I 2018 ,anggota DPRD Kota Padang  turun ke dapil masing – masing guna menyerap aspirasi langsung dari masyarakat di  daerah pemilihan (dapil )mereka masing masing  Untuk masa reses I, terhitung sesuai jadwal Bamus, mulai tanggal 7 sampai 11 Februari 2018. Dari 45 orang anggota dewan, termasuk.Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti melaksanakan reses ke daerah pemilihan (Dapil), yaitu Dapil Padang III (Kecamatan Bungus Teluk Kabuang, Kecamatan Lubuk Bagaluang dan Kecamatan Lubuk Kilangan.Reses Elly Thrisyanti kali ini mengambil tempat di Komplek Perumahan Emelindo RT. 02 dan RT. 03 RW. 20 Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX Kecamatan Lubuk Bagaluang, Rabu, 7 Februari 2018 malam. Kedatangan Elly Thrisyanti disambut oleh warga setempat di salah satu rumah ibadah di daerah itu

Pada kesempatan tersebut, warga meminta kepada politisi Partai Gerindra ini untuk memperjuangkan lampu jalan di daerah tersebut. Disamping itu, warga juga meminta agar jalan yang belum diaspal agar segera dilakukan pengaspalan. Pasalnya ketika hujan datang, jalan tersebut sering becek.

"Kami hanya minta kepada Ibu Ketua DPRD Kota Padang, agar lampu penerangan jalan di komplek kami ini dipasang dengan baik. Soalnya, ketika malam tiba, komplek ini terlihat gelap. Kami juga minta, jalan di daerah kami ini diaspal," ujar Ajo, salah seorang warga setempat.

Tak hanya itu, warga juga meminta agar diperjuangkan untuk mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sebab, belum semua warga di daerah itu memiliki kartu sakti tersebut untuk berobat ke puskesmas dan rumah sakit.

"Sebagai wakil rakyat dari daerah ini, kami tentu memiliki tanggungjawab moral kepada Bapak dan Ibu semua untuk memperjuangkan aspirasi yang disampaikan tadi. Namun, tentu kita tetap akan berpedoman kepada aturan yang ada dan daya tampung APBD Kota Padang," ujar Elly.

Elly Thrisyanti  juga melaksanakan reses di Masjid Al Quwait, Banuaran Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat, 9 Februari 2018 siang.Kedatangannya disambut hangat para jamaah yang sebagian besar kaum ibu. Ketua Masjid Al Quwait, Saribulih mengatakan, kehadiran ketua DPRD di Komplek Perumahan Mitra Utama ini diharapkan menjadi solusi terhadap persoalan-persoalan masyarakatMenariknya, kehadiran Elly Trisyanti betul betul dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan uneg-uneg. Ketua Majelis Taklim Al Quwait, Zetri Murni menyampaikan aspirasi supaya Tahfidz Qur'an bisa gratis bagi keluarga kurang mampu dan bagi anak yatim.


"Kemana mereka bisa menyampaikan proposal untuk memperoleh bantuan tersebut," ujar Zetri yang juga satu kader Posyandu kelurahan tersebut.Sedangkan Ketua Majelis Taklim Kelurahan Banuaran, Hj. Rahmadani justru meminta pada Ketua DPRD untuk membantu pengadaan Rabana Masjid Al Quwait.

"Saya berharap Ibu Ketua membantu pengadaan Rabana masjid ini. Karena satu satunya yang belum memiliki. Karena memang Majelis Taklimnya belum lama berdiri. Apalagi, kita dalam waktu dekat akan melaksanakan festival Rabana," ujarnya.

"Saya sangat bangga dengan Ibu Elok. Walau sudah tua namun tetap melibatkan diri dalam kegiatan masyarakat. Untuk itu saya akan bantu rabana tersebut pada saat ini juga," ujarnya sambil menyerahkan uang Rp1,5 juta pada Ketua Majelis Taklim Banuaran.

Menyikapi keinginan warga, Elly mengatakan usulan masyarakat tersebut bisa disampaikan melalui Musrenbang. Namun, juga bisa ditampung melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan. "Jika keuangan kota memadai maka bisa direalisasikan langsung," ujarnya.

Dia juga menyarankan, agar membuat proposal.Dengan catatan organisasi tersebut sudah di SK-kan dari kelurahan dan terdaftar pada Bagian Kesra Pemko Padang.Terkait Tahfidz Qur'an, Elly akan menyampaikan ke Kemenag untuk di subsidi. "Tahfidz ini penting, jika memang ada yang tidak mampu membayar Rp.50 ribu per bulan, kita akan carikan jalan keluarnya," ujar Elly.

Ia mengatakan dirinya merupakan penyambung lidah masyarakat, menyampaikan aspirasi dan mendengarkan segala yang di keluhkan demi pembangunan Kota Padang. "Sebagai pemangku amanah, saya akan terus bersilaturahmi dengan masyarakat. Harus bertanggungjawab dengan amanah yang diterima," ungkapnya.Kepada wartawan 

Usai pelaksanaan kegiatan reses, Elly Thrisyanti mengatakan, berdasarkan rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang, reses dilaksanakan dari tanggal 7 sampai dengan 11 Februari 2018. Dari sebanyak 44 orang anggota dewan, semua mengambil reses, turun ke Dapil masing-masing. 

"Harapan kita dengan reses ini, pertama, kita akan menyusun RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah, red) tahun 2019. Dimana penyusunannya dimulai pada bulan Maret 2018. Kita harapkan, anggota dewan yang turun ke dapil masing-masing itu, dapat menyerap aspirasi masyarakat, di luar dari yang diusulkan pada Musrenbang," ujarnya.

Karena ini adalah awak tahun anggaran baru di tahun 2018, maka kegiatan belum dilaksanakan. Tapi tugas anggota dewan adalah melakukan evaluasi hasil kerja Pemerintah Kota Padang di tahun 2017. "Itu nanti akan kelihatan di lapangan. Sampai sejauh mana realisasi kegiatan yang dilakukan pemerintah kota. Kita dapat menyerap informasi dari masyarakat, di daerah mereka sejauh mana realisasi pekerjaan pemko tersebut," ungkapnya.Saat ini, kata Elly lagi, 

pengelolaan keuangan daerah berbasis perencanaan. Artinya, tidak boleh terjadi inkonsistensi antara perencanaan dan penganggaran. Jadi semua yang akan dianggarkan itu harus direncanakan terlebih dahulu. Dan Maret, itu adalah tahapan penyusunan RKPD yang nanti akan dimasukan ke dalam KUA-PPAS.

 "Anggota dewan kan punya Pokok-pokok Pikiran (Pokir). Itu harus masuk semua dalam perencanaan, tidak boleh naik di jalan. Apatah lagi, DPRD merupakan salah satu penyelenggara pemerintahan bersama dengan eksekutif," ungkapnya.

Reses Elly Thrisyanti, Warga Komplek Perumahan Emelindo Minta Lampu Penerangan JalanMakanya, kata Elly Thrisyanti, dilaksanakan lah reses di awal tahun, agar semua aspirasi masyarakat dapat ditampung ke dalam Pokok-pokok Pikiran anggota dewan. Aspirasi yang tidak masuk ke dalam usulan Musrenbang, ditampung ke dalam Pokir anggota dewan. "Termasuk aspirasi yang disampaikan warga Komplek Perumahan Emelindo ini, tentu kita tampung dan kita akan perjuangkan nantinya," tegas Elly mengakhiri.(*)

Share:

Dharmasraya Bakal Terapkan TPP Berbasis SKP Online

Dharmasraya Bakal Terapkan TPP Berbasis SKP Online
Dharmasraya - Mulai tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menerapkan kebijakan peningkatan penghasilan pegawai negeri sipil, dengan mengintegrasikan seluruh anggaran honorarium kegiatan ke dalam anggaran TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai). Sekaitan dengan hal ini, Pemkab Dharmasraya sudah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2017 tentang Tambahan Penghasilan Bagi Pegawai Negeri Sipil.


Sebagai langkah awal dalam pelaksanaan Perbup ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Bagian Administrasi Pembangunan menggelar sosialisasi Perbup dimaksud, di Aula Kantor Bupati Dharmasraya, Rabu (28/02). Sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat ini dibuka secara resmi oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
Menurut Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Dharmasraya, Marten Yunus, Perbup Nomor 40 Tahun 2017 ini akan menjadi pedoman dalam menentukan besaran tambahan penghasilan yang diterima oleh PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
"Dalam Perbup ini juga diatur tentang ketentuan dalam pemberian tambahan penghasilan PNS, salah satunya dengan pengisian prestasi kerja bulanan pegawai ke dalam aplikasi SKP Online," ujar Marten.
Maka dari itu, untuk penerapan pengisian SKP secara Online ini, sebut Marten, Pemkab Dharmasraya sengaja menghadirkan dua narasumber dari BKD Provinsi Jawa Barat, yakni Rika Jatnika dan Dedy Mulyadi, untuk memaparkan secara lengkap tentang penerapannya. Karena memang, Provinsi Jawa Barat adalah daerah yang mendapat apresiasi dari KPK, karena inovasinya dalam melahirkan SKP Online. Inovasi SKP Online dari Pemprov Jawa Barat ini bahkan direkomendasikan oleh KPK untuk direplikasi di 17 Provinsi di Indonesia.
Menurut Rika Jatnika, aplikasi SKP Online ini merupakan sistem yang secara online dapat memantau kinerja seluruh pegawai. Hasil kinerja inilah yang kemudian berbuah TPP bagi pegawai.
"Dharmasraya luar biasa, karena punya inisiatif sendiri untuk penerapan SKP Online ini. Karena sebenarnya, dari 17 provinsi yang ditunjuk KPK untuk mereplikasi aplikasi ini, Dharmasraya tidak termasuk di dalamnya. Ini patut diapresiasi," ujar Rika Jatnika.
Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam sambutan dan arahanya menyampaikan, penerapan aplikasi SKP online ini merupakan salah satu upaya peningkatan pengetahuan PNS dalam penggunaan aplikasi manajemen kinerja berbasis internet.
"Dari SKP online ini nanti juga akan terlihat, mana pegawai yang betul-betul serius bekerja dan mana yang tidak dalam mengurus pemerintahan ini. Karena semua akan terpantau disana," pungkas bupati.
Dengan diterapkannya SKP Online untuk TPP ini nantinya, diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kesejahteraan PNS sesuai dengan beban kerja dan tanggungjawabnya dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing.(***)
Share:

Pemkab Dharmasraya dan Unand Perpanjang Perjanjian Kerjasama


Pemkab Dharmasraya dan Unand Perpanjang Perjanjian Kerjasama

Dharmasraya - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Universitas Andalas (Unand) perpanjang perjanjian kerja sama dalam bidang pendidikan, pelatihan, pengembangan dan pengabdian kepada masyarakat. Perpanjangan perjanjian kerjasama atau Nota Kesepahaman (MoU) ini ditandatangani langsung oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Rektor Unand, Prof.Dr.Tafdil Husni,SE,MBA di Auditorium Dharmasraya, Rabu (28/02).
Turut hadir dalam penandatanganan MoU ini, Mantan Rektor Unand Terdahulu, Prof.Dr.Musliar Kasim, Prof.Dr.Werry Darta Taifur, Wakil Rektor IV, Dr.Endri Martius, M.Sc, Dekan Fakultas Pertanian, Dr.Munzir Busnia, Wakil Dekan I Fakultas Pertanian, Dr.Irawati M.Nur, Wakil Dekan II Fakultas Pertanian, Dr.Faidil Tanjung, Kepala Jurusan Kampus III Fakultas Pertanian, Ketua DPRD Dharmasraya, Masrul Ma'as dan sejumlah Kepala OPD terkait.
Bupati dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama DPRD komit untuk memperjuangkan eksistensi Kampus III Unand di Dharmasraya. Karena memang, sektor pendidikan merupakan salah satu fokus pembangunan pemerintah daerah saat ini.
"Dengan adanya MoU ini diharapkan akan lebih mempermudah masing-masing pihak dalam melaksanakan perannya dalam dunia pendidikan, khususnya di sektor pertanian," ujar bupati.
Sementara itu, Rektor Unand, Tafdil Husni, dalam kesempatan yang sama menyampaikan terimakasih atas komitmen pemerintah daerah untuk memajukan Unand di Dharmasraya.
"Kami yakin, apa yang tertuang dalam perjanjian kerjasama ini akan terealisasi, karena melihat komitmen bupati muda, Sutan Riska, yang begitu tinggi untuk memajukan sektor pendidikan di daerah ini," ungkap Tafdil Husni.
Usai penandatanganan MoU, acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum. Rektor Unand, Tafdil Husni dan Mantan Rektor Unand, Musliar Kasim, yang juga adalah mantan Wakil Menteri Pendidikan RI, bertindak sebagai pemateri dalam kuliah umum tersebut, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dan siswa SLTA di Dharmasraya. Adapun, materi yang disampaikan dalam kuliah umum ini adalah tentang Peranan Sektor Pertanian untuk Masa Depan Indonesia. (***)
Share:

33 PPK Resmi Dilantik dan Diberi Pembekalan


33 PPK Resmi Dilantik dan Diberi Pembekalan

Dharmasraya - 33 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Dharmasraya Pemilu Tahun 2019, resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua KPU Dharmasraya, Yanuk Sri Mulyani, di Aula Hotel Gunung Medan, Kamis (01/03). Pelantikan dan pengambilan sumpah PPK ini turut disaksikan oleh Asisten Administrasi Umum, Martoni, unsur Forkominda dan Camat se Kabupaten Dharmasraya.
Adapun, 33 PPK ini berasal dari 11 kecamatan di Kabupaten Dharmasraya, yang akan bertugas tiga orang untuk masing-masing kecamatan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dharmasraya, Yanuk Sri Mulyani, dalam kesempatan itu berpesan kepada seluruh PPK yang baru saja dilantik untuk dapat mendalami dan menguasai dengan baik regulasi yang ada.
"Selamat bekerja dan laksanakanlah amanah ini dengan baik, karena ini akan dimintai pertanggungjawaban nantinya. Dan juga, setelah ini segera lakukan koordinasi dengan camat setempat," pesan Yanuk.
Sementara itu, Martoni dalam sambutannya juga menyampaikan hal senada. Ia berharap, PPK yang baru saja dilantik dapat melaksanaka tugas dengan baik. "Kita berharap, pemilu 2019 mendatang berjalan dengan lancar dan aman," pugkasnya.
Usai dilantik, seluruh PPK juga diberikan pembekalan oleh KPU Dharmasraya.(***)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.