Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 02/17/18 ~ Sorot Sumatera

Komisi I DPRD Agam gelar diskusi publik

Agam  — Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD tentang Badan Permusyawaratan (Bamus) Nagari, Komisi I DPRD Agam gelar diskusi publik, di aula I DPRD Agam, Jum’at (09/02).
Kegiatan tersebut dipimpin ketua Komisi I DPRD Agam, Drs. Feri Adrianto, didampingi Wakil Ketua Komisi I Antonis, S. Hi, Sekretaris Komisi I Syaharuddin, dan anggota komisi I Helmon Dt, Hitam yang dihadiri Kanwil Kementrian Hukum dan HAM, Sekab. Agam Martiaswanto , Dinas PMPN, Camat, pengurus Perwana, KAN dan Ketua Bamus se Agam.
Ketua Komisi I, Drs. Feri Adrianto, menyebutkan saat ini permasalahan yang ada di kabupaten Agam sudah cukup banyak, seperti LGBT, narkoba, kenakalan remaja, dan lain sebagainya.
“Berkaitan dengan masalah tersebut nilai-nilai adat dan agama menjadi taruhan kita kedepan, maka dari itu perda seperti Bamus Nagari ini sangat penting untuk kita lahirkan,” kata Feri Adrianto saat membuka diskusi publik tersebut.
Kepala Bidang Hukum Kemenkumhan Sumbar, Febriandi, SH, MM, melalui Yeni Nel Irhwan, SH, MM, memaparkan naskah akademik Ranperda Bamus Nagari. Ia menyebut bamus nagari merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya wakil dari penduduk nagari berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis.
“Tujuan penyusunan naskah akademik ini adalah merumuskan permasalahan yang dihadapi berkaitan dengan pengelolaan bamus nagari. Selanjutnya, merumuskan alasan perlunya dibentuk ranperda tentang bamus nagari ini, juga merumuskan sasaran yang akan diwujudkan, ruang lingkup pengaturan, jangkauan dan arah pengaturan ranperda ini,” jelasnya.
Untuk itu perlu penyusunan naskah akademik ranperda itu, sebagai referensi penyusunan dan pembahasan ranperda.
Sementara itu, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bawan, Adrian Agus Dt. Kando, mengusulkan agar honor untuk Bamus Nagari ini bisa ditingkatkan karena selama ini honor bamus sangat tidak signifikan.
“Sementara itu disisi lain, apapun kegiatan yang dilakukan oleh walinagari, itu koordinasinya langsung ke Bamus Nagari. Selain itu, saat pemerintah nagari melakukan kegiatan yang terkait dengan visinya melalui dana desa juga menjadi tanggungjawab dari bamus. Jadi sangat layak bamus nagari mendapat lebih,” ujarnya.
Share:

Anggota DPRD Kabupaten Agam menghadiri Musrenbang tahun 2019


Anggota DPRD Kabupaten Agam menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019, Kecamatan Candung, di Gedung Serbaguna Nagari Bukik Batabuah, Rabu (14/02/). Juga turut hadir pada kesempatan itu Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Murdani, SE, MM yang merupakan Putra Kecamatan Canduang.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Agam, Suharman, menyampaikan bahwa yang belum tertampung dalam musrenbang tersebut akan masuk ke Pokir Anggota DPRD dan Rencana Kerja (Renja) OPD.

“Kita berharap seluruh Anggota DPRD Agam yang hadir pada musrenbang ini dapat menjadikan ini sebagai representasi dari seluruh masyarakat. Meskipun beda partai, namun visi dan misi tetap sama yaitu untuk memajukan masyarakat Kabupaten Agam secara keseluruhan sesuai dengan visi misi Kabupaten Agam,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh perencanaan ini akan bermuara dan menjadi bahan pembahasan di DPRD Agam. Untuk Anggota DPRD Sumbar, Suharman berharap, agar bersama-sama membangun sinergitas dalam memajukan pembangunan Kabupaten Agam yang luas ini. Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Murdani, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbicara tentang musrenbang artinya bicara tentang prioritas dan kewenangan.

“Saat ini, secara fisik pembangunan di Kecamatan Canduang sudah hampir rampung dan mungkin tidak seberapa lagi. Hal ini terbukti dengan hampir meratanya pembangunan sarana dan prasarana di tiap-tiap nagari,” ujarnya.

Ia menyebut, pada saat ini yang penting adalah peningkatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan SDM. Karena, ekonomi kerakyatan yang diharapkan tentu berbasis pada potensi lokal nagari. Namun, masih banyak potensi-potensi di Kecamatan Canduang yang belum terolah maksimal.

“Dalam merumuskan hasil musranbang, kita akan memilah dan memilih apa yang akan menjadi kewenangan kabupaten dan nagari, dan mana yang tidak mampu diakomodir oleh kabupaten akan menjadi pokir DPRD provinsi nantinya,” ungkap Murdani.

Ketua Tim Fasilitator Musrenbang Kabupaten Agam. Drs. Welfizar, M. Si menyampaikan bahwa saat ini Agam telah menerapkan e-Planning dalam perencanaan pembangunan. Secara tahapan hampir sama dengan yang lalu, namun untuk yang sekarang ini harus memperhatikan batas waktu dalam menginput usulan-usulan pembangunan.

Kegiatan Musrenbang ini juga dihadiri oleh Sekretaris DPRD Agam, Indra S.Sos, MAP, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Agam, Forkopimda Plus, Walinagari, Ketua Bamus, Ketua KAN, Kepala Sekolah, Tokoh Masyarakat dan Stakeholders lainnya.
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.