Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 01/22/18 ~ Sorot Sumatera

KOMISI II DPRD AGAM ADAKAN KUNKER KE DPRD PADANG PARIAMAN


Agam - Komisi II Kunjungan Kerja Ke Dprd Kabupaten Padang Pariaman 22 Januari 2018 . Rombongan Komisi II diterima oleh Sekretaris Dprd Kabupaten Padang Pariaman Drs muhadek Zelman dan Sekretaris Koperindag Kabupaten Padang Pariaman Yulidarmen ,Kabid Koperindag L Arbes Masam Rombongan Komisi II dipimpin oleh Ketua Komisi II Jondra Marjaya beserta anggota Komisi ,Kabag Keuangan dan pendamping Komisi serta humas Dprd Agam Jondra Marjaya menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ini untuk mencari informasi dan masukan tentang srategi perlindungan serta pembinaan UMKM dan pengawasan peraturan daerah (Perda),Program unggulan tahun 2018, pengawasan DPRD terhadap peningkatan PAD. Sekretaris Dprd Kabupaten Padang Pariaman Drs.Muhadek Zelman menjelaskan pertemuan ini segaja menghadirkan semua jajaran Koperindag, kita berharap semua informasi yang diminta komisi II bisa terjawab. Sekretaris Koperindag Yulidarmen mengatakan di Pemda Padang Pariaman belum ada perda tentang UMKM yang ada sekarang baru menyiapkan Perbup tentang pelimpahan wewenang izin ke Kecamatan, dengan izin tersebut pelaku usaha bisa untuk memudahkan mengajukan pinjaman ke Bank. Ketua Komisi II Jondra Marjaya mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris Dprd Kabupaten Padang Pariaman yang telah menerima rombongan Komisi II dalam rangka silaturahmi dan mencari informasi dan masukan tentang UMKM. Dan terima kasih kepada jajaran Koperindag yang telah berbagi informasi tentang UMKM , dalam pertemuan tersebut telah disampaikan beberapa program-program unggulan tahun 2018 untuk meningkatkan PAD di bidang UMKM,kita berharap kedepan di Kabupaten Agam juga bisa dibuatkan aturan tentang melimpahkan wewenang Izin ke Kecamatan guna memudahkan pelaku usaha dalam menjalankan usaha. (Humas dprd )
Share:

padang panjang,Dinas PMPTSP Cari Investor Cable Car

Padang Panjang,Terobos-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) sedang gencarnya mencari Investor untuk Wisata Cable Car (Kereta Gantung) yang akan di bangun di Kota Padang Panjang. "Ya benar kami sedang mencari investor yang akan berinvestasi untuk Cable Car tersebut," jelas Kepala Dinas PMPTSP Ewasoska, SH melalui Kabid Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Subeki,SE diruang Kerjanya, Senin (15/1).

Subeki menerangkan, Cable Car ini dibuat agar masyarakat yang ada di Kota Padang Panjang dan Pengunjung yang datang dapat menikmati kesejukan dan keindahan alam Kota ini. "Cable Car ini rencananya akan dibangun sepanjang 3 Km yang akan melintasi mulai dari Mifan, Bukit Tui, GOR Khatib Sulaiman, hingga ke Islamic Centre Kelurahan Koto Katiak," kata Subeki.

Keberadaan Cable Car nantinya akan menambah nuansa baru di bidang pariwisata dan akan menarik kunjungan wisatawan tentunya, tambah Subeki yang didampingi Kasi Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal Lusia Dona,S.Sos.


"Kami harap pada tahun ini ada investor yang mau berinvestasi untuk Cable Car ini, dan tentunya dengan adanya Cable Car ini akan menambah jumlah Wisata yang datang kesini, otomatis investor yang menanamkan modalnya juga akan mendapatkan keuntungan yang lebih," tutup Lusia Dona.(Pul- R)
Share:

Desa Wisata Akan Hadir di Kota Padang Panjang

Padang Panjang,Terobos–Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Pariwisata saat ini sedang gencarnya menambah jumlah pengunjung yang datang ke Padang Panjang. Beberapa trik sudah dipersiapkan untuk hal tersebut diantaranya Dinas Pariwisata akan membuat Desa Wisata.

"Ya benar kami saat ini sedang merancang sebuah tempat destinasi wisata terbaru yang kami namakan Desa Wisata," ucap Sekretaris Dinas Pariwisata Drs. Dalius di ruang Kerjanya, Rabu kemarin (17/1).

Dalius menambahkan, kemarin setelah ditelusuri ke beberapa daerah seperti Kelurahan Koto Katiak, dan Gantiang "Disana kami menemukan tempat destinasi wisata seperti halnya Lezata Payakumbuh, serta di tempat sapi prah disana juga bisa kita jadikan tempat berkunjung dan ini akan kami coba untuk membenahi dan membuatnya menjadi desa wisata," papar Dalius.

Begitu juga yang ada di Daerah Gantiang, dimana disana juga terdapat tempat wisata yang sama halnya dengan objek wisata "Aia Hilang". "Kedua objek wisata tersebut sangat menarik sekali untuk kita benahi, ditempat lain bisa kenapa di Padang Panjang ini tidak bisa, ya kan," terang Dalius.

Mudah-mudahan dengan adanya Desa Wisata ini nantinya akan bertambah pula kunjungan wisata yang ada Di Kota Padang Panjang ini. "Kami berharap dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan Desa Wisata ini, mari kita sama-sama membangun Kota Padang Panjang ini, " harap Dalius.(Pul)

Share:

Wabup Sambangi Rumah Baca Jendela Dunia

Dharmasraya - Sebelum membuka Turnamen Nagari Sikabau Cup di Lapangan Bola Kaki Datuak Gadang Nagari Sikabau, Senin (22/01), Wakil Bupati Dharmasraya, Amrizal Dt Rajo Medan, menyempatkan diri berkunjung ke Rumah Baca Jendela Dunia, yang berada di Jorong Kapalo Koto Nagari Sikabau. Dalam kunjungan ini, wabup turut didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, Irsyad.
Dalam kesempatan menyambangi rumah baca yang dikelola oleh sekelompok pemuda nagari setempat itu, wabup menyampaikan rasa bangganya dengan kehadiran Rumah Baca Jendela Dunia yang baru berdiri pada bulan November tahun 2017 lalu itu. Menurut Wabup, ini adalah bentuk kontribusi dalam membangun daerah dan bangsa ini.
Wabup berharap, Rumah Baca Jendela Dunia ini kedepannya dapat maju dan berkembang, mencerdaskan anak-anak Dharmasraya.
Pada kesempatan itu, wabup juga tampak memberi motivasi kepada anak-anak yang sedang belajar dirumah baca tersebut. Wabup menyampaikan kepada anak-anak untuk tetap semangat berjuang dalam meraih cita-cita.
"Kita semua punya hak yang sama dalam mewujudkan cita-cita," tukuk wabup.
Tidak hanya itu, wabup juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung pengelolaan Rumah Baca Jendela Dunia.(***)
Share:

Komisi II DPRD Agam Kunker Ke Padang Pariaman


Padang Pariaman—Komisi II DPRD Kabupaten Agam melakukan kunjungan kerja ke DPRD Padang Pariaman. Kunjungan tersebut dilaksanakan di ruangan Sekretaris DPRD Padang Pariaman, Senin (22/01).
Rombangan Komisi II DPRD Agam yang dipimpin oleh Ketua Komisi II Jondra Marjaya didampingi anggota komisi, Kepala Bagian Keuangan, dan pendamping komisi serta humas DPRD Agam itu disambut hangat oleh Sekretaris DPRD Padang Pariaman, Muhadek Zelman, Sekretaris Koperindag Padang Pariaman Yulidarmen, dan Kabid Koperindag L. Arbes Masam.
Pada kesempatan itu, Ketua Komisi II DPRD Agam, Jondra Marjaya, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ini selain dalam rangka silaturahmi juga untuk mencari informasi dan masukan tentang strategi perlindungan serta pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Selain mencari informasi serta masukan tentang strategi perlindungan dan pembinaan UMKM, kita juga mencari infomasi tentang pengawasan terhadap peraturan daerah, program unggulan tahun 2018, serta pengawasan DPRD terhadap peningkatan PAD di bidang UMKM,” kata Ketua Komisi II, Jondra Marjaya, melalui Kasubag Humas, Hasneril.
Sekretaris DPRD Kabupaten Padang Pariaman Muhadek Zelman, menyebut pertemuan ini segaja menghadirkan semua jajaran dari Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) daerah itu guna untuk memberikan infomasi yang diminta oleh Komisi II tersebut.
“Kita berharap dengan adanya jajaran dari Dinas Koperindag ini dapat memberikan masukan serta menjawab semua informasi yang diminta Komisi II DPRD Agam,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Koperindag Padang Pariaman, Yulidarmen, mengatakan di Pemda sendiri belum ada perda yang mengatur tentang UMKM.
Namun saat ini, baru menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pelimpahan wewenang izin ke kecamatan, sehingga dengan izin tersebut bisa memudahkan pelaku usaha untuk mengajukan pinjaman ke bank.

Ketua Komisi II, Jondra Marjaya, mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris DPRD Padang Pariaman serta jajaran Koperindag yang telah berbagi informasi tentang UMKM. Dalam pertemuan tersebut telah disampaikan beberapa program-program unggulan tahun 2018 untuk meningkatkan PAD di bidang UMKM.
“Kita berharap kedepan di Kabupaten Agam juga bisa dibuatkan aturan tentang melimpahkan wewenang izin ke kecamatan guna memudahkan pelaku usaha dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.