Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 01/16/18 ~ Sorot Sumatera

Bermodalkan KK dan KTP Masyarakat Kota Padang Panjang Dapat Harga Gas Elpiji 3 Kg Sesuai Harga Pangkalan

Padang Panjang,Terobos-“Dalam rangka membantu masyarakat berpenghasilan rendah Pemerintah Kota Padang Panjang bekerjasama dengan Pertamina Padang melaksanakan Bazar elpiji 3 kg", ujar Walikota Padang Panjang melalui Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Arpan,SH kepada Kominfo melalui via Telegram, Selasa (16/1).

Arpan menambahkan, Bazar ini dilaksanakan pada dua tempat, diantaranya di Halaman Kantor Camat Padang Panjang Barat dan Kantor Camat Padang Panjang Timur, yang masing - masing Kecamatan akan diberikan sebanyak 560 tabung gas elpiji.

 "Saya berharap dengan adanya bazar ini masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan untuk membeli gas elpiji dengan harga yang murah sesuai harga pangkalan seharga Rp. 17.000,00 per tabungnya", ujar Arpan.

Bagi masyarakat yang ingin membeli gas elpiji bisa langsung datang ke Halaman Kantor Camat yang telah ditentukan, masing - masing rumah tangga dapat membeli dua tabung gas dengan membawa Fotokopi Kartu Keluarga (KK) serta Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

 “Cukup bawa KK dan KTP bapak-bapak, ibu-ibu dapat membeli gas sesuai dengan harga di Pertamina jangan diundur lagi mari beramai-ramai ke Kantor Camat Padang Panjang Barat dan Timur hari ini,” kata Arpan menyudahi.(Pul)

Share:

Bupati Serahkan SK Alokasi Dana Nagari

Dharmasraya - Pelaksanaan pembangunan di tiap nagari di Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2018 ini, dalam waktu dekat sudah dapat dimulai. Sebab, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, sudah resmi menyerahkan Surat Keputusan tentang Alokasi Dana Nagari yang bersumber dari APBN dan APBD kepada seluruh wali nagari, bertempat di Auditorium Dharmasraya, Selasa (16/01). Penyerahahan SK ini kemudian juga dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Wali Nagari se Dharmasraya.
Menurut pemaparan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Dharmasraya, Abdi Amri, terjadi sejumlah perubahan dalam penyaluran dana desa tahun 2018 ini. Diantaranya, perubahan tahap penyaluran dana desa dari dua tahap menjadi tiga tahap.
Ia menjelaskan, untuk tahap I, dana nagari akan disalurkan sebesar 20% dan akan disalurkan paling cepat pada bulan Januari. Sedangkan untuk tahap II, sebesar 40%, penyalurannya paling cepat dilakukan pada bulan Maret. Sementara sisanya, 40% untuk tahap III akan disalurkan paling cepat pada bulan Juli.
Selain itu katanya, besaran alokasi dana desa yang bersumber dari APBN pada setiap kabupaten dan kota tahun ini dialokasikan berdasarkan alokasi afirmasi dan tipologi desa. Sehingganya, ini juga berpengaruh pada jumlah alokasi dana desa yang diterima oleh nagari-nagari di Kabupaten Dharmasraya.

"Terjadi penurunan besaran alokasi dana desa yang bersumber dari APBN. Namun demikian, apapun dasar pengalokasian dana desa, ini merupakan kebijakan pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan akuntabilitas," ujar Abdi Amri.
Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam sambutan dan arahannya menyampaikan penyerahan dana alokasi dana desa ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik di nagari, mengentaskan kemiskinan, memajukan perekonomian nagari, mengatasi kesenjangan pembangunan antar nagari, serta memperkuat masyarakat nagari.
Selain itu, bupati juga berharap agar wali nagari dapat membuat terobosan baru atau berinovasi untuk kemajuan nagari.
"Tidak itu saja, wali nagari juga saya harapkan untuk terus membangun koordinasi dengan dinas terkait, agar pengelolaan dana desa dapat berjalan dengan baik, terukur, terarah serta bermanfaat bagi masyarakat banyak," tandas bupati.(***)
Share:

Rapat Paripurna Dengar Pendapat Bupati terhadap Nota DPRD Ranperda Inisiatif Komisi I dan II

Agam -Rapat Paripurna mendengarkan Pendapat Bupati  terhadap Nota Dprd atas Ranperda Inisiatif Komisi  I dan II, pada hari Senin 15 Januari 2018 yang bertempat di aula utama gedung Dprd Agam.

Rapat Paripurna yang di pimpin oleh ketua Dprd Agam Marga Indra Putra.S.Pd.,  hadir lengkap  tiga wakil ketua , anggota Dprd dan  Sekretaris Dprd Agam Indra.S.Sos,MAP beserta jajaran

Rapat paripurna Dprd Agam tentang Pendapat Bupati terhadap Nota Dprd atas Ranperda Inisiatif Komisi I dan II tentang Rancangan Peraturan daerah tentang Pembinaan dan Pengawasan  Pembangunan  Nagari,Pedoman Pemberian  Nama jalan ,Fasilitas Umum dan Nomor Bangunan Gedung dan Tanggungjawab Sosial Perusahaan dan Lingkungan (CSR) yang di bacakan oleh Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria.

Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria mengatakan  ada beberapa hal yang perlu ditinjau ulang kembali seperti mengenai Pemerintah daerah selaku subjek hukum yang dibebankan kewajiban untuk melakukan pendataan terhadap bangunan gedung baru dengan fungsi hunian yang diatur, dan perlu juga dikaji ulang unsur keanggotaan tim pemberian nama jalan dan fasilitas umum , sebaiknya unsur keanggotaan tim cukup melibatkan unsur perangkat daerah ini perlu menjadi pertimbangan.

Terkait dengan pelaksana pemasangan tiang dan papan nama oleh  organisasi perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan dibidang perhubungan dan disarankan tugas pemasangan oleh organisasi perangkat Daerah urusan bidang perhubungan adalah terhadap pemasangan nama bangunan dan fasilitas umum lainnya itu dibebankan kepada perangkat daerah terkait sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Untuk pembiayaan penyelenggaraan pemberian nama jalan, fasilitas umum ,dan nomor bangunan gedung sebagai sebuah kewajiban bagi pemerintah daerah,
kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan daerah perlu menjadi pertimbangan kita bersama.

Terhadap Rancangan peraturan daerah tentang tanggung jawab sosial perusahan  dan Lingkungan , mengingat keterbatasan anggaran daerah yang tersedia , sudah seyokyanya diperlukan sumber-sumber pembiayaan pembangunan daerah diluar anggaran pendapatan dan belanja daerah.
Dana CSR ini perlu disinergikan dengan perencanaan pembangunan daerah dan terkelola secara baik dan profesional akan menguntungkan bagi pemerintah daerah  dalam upaya percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria mengatakan Pemerintah daerah sangat menyadari dan memahami perlunya sebuah regulasi di daerah untuk merumuskan aturan mengenai CSR ini , sehingga pelaksanaan CSR lebih terstruktur dan tepat sasaran.

Rapat paripurna yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan daerah, Kepala BPN, Staf ahli,kepala OPD,BUMN,BUMD dan wartawan.
(Humas dprd)
Share:

Anggota DPRD Kota Padang ,Beri Bantuan Mesin Rumput Warga Bukit Gado-Gado

Padang,Sorot Sumatera-Anggota DPRD Kota Padang, Emnu Azamri berikan bantuan berupa satu unit mesin pemotong rumput dan Portable Wireless PA Amplifier (pengeras suara,red) di RW 01, Kelurahan Batang Arau Bukit Gado-gado Muaro Padang, Kecamatan Padang  Selatan, Senin (15/1) sore. 

Emnu Azamri mengatakan, bantuan ini spontan saja kita berikan dan agar dapat dimanfaatkan sebaik baiknya oleh warga. Untuk alat pemotong rumput agar dapat bermanfaat bagi warga dalam hal menjaga kebersihan lingkungan dan Wireless (pengerasan suara, red) bisa digunakan dan dirawat dengan baik.

"Selaku wakil rakyat di DPRD Padang, kita sudah beberapa kali merealisasikan aspirasi di Bukit Gado-gado ini seperti riol dan perbaikan - perbaikan  jalan. Kedepan kita akan terus mendorong aspirasi - aspirasi warga, agar pembangunan Kota Padang bisa lebih baik lagi dan merata,"  kata Emnu, usai menyerahkan bantuan melalui Ketua LPM, Indra Salim didampingi Hardianto, Ketua RW 01 Bukit Gado-gado. 

Emnu juga menyampaikan, saat ini kita lihat disektor pariwisata sudah cukup menggeliat, apalagi sama - sama kita lihat untuk kawasan di Kelurahan Batang, Muaro Padang, sudah ada jalan tembus ke pantai air manis, Jalan Nipah - Teluk Bayur,  begitu juga di Bukit Gado-gado ini, disini jalannya sudah bagus dan bisa juga dilalui menuju ke pantai air manis. Banyak yang melawati jalan Bukit Gado-gado ini, disamping  berolahraga juga sekaligus rekreasi. 

Untuk itu kita sangat mensuport pariwista lebih bergairah lagi dan  bagaimana Bukit Gado-gado ini bisa lebih baik lagi dalam hal menunjang pariwista di Kota Padang yang tentunya juga akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat disini. Karena program pemerintah Kota dalam sektor wisata terkait Kawasan Wisata Terpadu (KWT),  bukit Gado-gado merupakan kawasan yang termasuk berada di dalamnya yakni di Kelurahan Batang Arau. 

"Intinya kita mensuport bagaimana Bukit Gado-gado ini bisa lebih baik lagi dalam hal pembagunan yang secara otomatis juga menunjang sektor wisata, " ungkap kader Gerindra ini.

Sementara Ketua LPM Bukit Gado-gado, Indra Salim menyampaikan,  kami atas nama warga setempat mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang telah diberikan oleh wakil rakyat kita dari DPRD Padang bapak Emnu Azamri berupa satu unit mesin pemotong rumput dan Wireless untuk majelis taklim.(*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.