Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 01/08/18 ~ Sorot Sumatera

HUT Dharmasraya ke 14, Dharmasraya Pecahkan Rekor MURI

Dharmasraya -- Di hari hari jadi yang ke 14, Kabupaten Dharmasraya berhasil memecahkan rekor muri membuat wajik dengan kancah terbanyak yang mencapai 2018 kancah.
Pecahnya rekor muri ini, menjadi kado istimewa bagi Kabupaten Dharmasraya yang tengah berulang tahun ke 14.
Dari pantauan dan pengataman Tim Museum Rekor Indonesia (MURI) dari pukul 09.00 WIB -- 11.30 WIB, Kabupaten Dharmasraya berhasil mencatatkan rekor muri membuat wajik dengan kancah terbanyak yang melebihi 2018 buah kancah.
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam kesempatan itu merasa bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh bundo kanduang dari seluruh jorong dan nagari yang ada di Kabupaten Dharmasraya yang mampu memberikan kado terbaik di hari ulang tahun Dharmasraya ke 14 bahkan mampu memecahkan rekor muri membuat wajik dengan kancah terbanyak.
"Ini sangat luar biasa, saya tidak menyangka antusias dari warga untuk ikut merayakan hari jadi Dharmasraya yang ke 14 bahkan memberikan yang terbaik dan mampu memecahkan rekor muri,"tegasnya.
Raja Koto Besar ini juga terharu dengan antusiasnya masyarakat dari seluruh nagari yang ada di Dharmasraya, berbondong bondong menuju sport center untuk memeriahkan hari jadi Dharmasraya serta menyaksikan pemecahan rekor muri yang diprakarsai oleh Bundo Kanduang se Kabupaten Dharmasraya.
"Ini menjadi kado terindah di HUT Dharmasraya yang ke 14, terimakasih ibu ibu kanduang dan semua stockholder yang telah bekerjasama hingga kegiatan pembuatan wajik dengan kancah terbanyak yang mencapai 2018 masuk dalam catatan museum rekor Indonesia,"tandasnya.
Anggota BPK RI Ir Ismayatun dalam kesempatan itu juga memberikan apresiasi bagi Kabupaten Dharmasraya yang mampu memecahkan rekor muri dalam membuat wajik dengan kancah terbanyak.
"Saya lihat ibu ibu begitu semangat, ini energi yang sangat luar biasa yang dimiliki Dharmasraya. Kerjasama yang baik serta terlibatnya masyarakat dalam kegiatan pemerintah sangat kita apresiasi dan ini perlu dipertahankan,"tandasnya.
Senada dengan itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno juga memuji apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di hari jadi yang ke 14 ini. Yang mampu mengorganisir para ibu ibu untuk berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan HUT Dharmasraya bahkan mampu memecahkan rekor Muri membuat wajik dengan kancah terbanyak yang mencapai 2018.
"Luar biasa, selamat buat Dharmasraya,"tandasnya.
Salah satu warga Dharmasraya Nelda, dalam kesempatan itu saat diwawancarai mengatakan bahwa hari jadi Kabupaten Dharmasraya ini merupakan hari jadi termeriah sepanjang sejarah berdirinya Kabupaten Dharmasraya.
"Saya dari pagi disini menyaksikan langsung ribuan warga Dharmasraya berbondong bondong dari pelosok nagari ikut meriahkan hari jadi, kalua saya lihat warga yang hadir di Sport center bisa mencapai 20 ribu warga. Subhanallah antuasis warga sangat luar biasa,"tandasnya.
Dari pantauan dilapangan, dimana ribuan warga dari berbagai nagari ikut serta dalam memeriahkan HUT Dharmasraya yang ke 14 dalam memecahkan rekor muri. Bahkan jalan masuk ke sport center macet dari pagi hingga siang dan sport center menjadi lautan massa. (****)
Share:

DPRD Dan Pemda Agam Selektif Bahas Ranperda Penanaman Modal


Padang  - Pemerintah Daerah bersama Pansus DPRD Agam secara selektif membahas Ranperda Penaman Modal agar menjadi sebuah produk hukum yang sempurna. Diketuai Arman J Piliang rapat pembahasan ranperda tersebut berlangsung apik selama dua hari berturut-turut mulai Sabtu hingga Minggu (16-17/12) di Basko Hotel kota Padang.

Ketua Pansus Arman J Piliang mengatakan, di era otonomi daerah banyak hal yang harus dilakukan pemerintah daerah, terutama dalam melaksanakan roda pemerintahan guna mensejahterakan masyarakat. Untuk itu perlu disusun sebuah perda yang mengatur terkait penanaman modal, guna percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Olehsebab itu, maka di era sekarang ini harus selektif dalam mengatur penanaman modal baik dari luar maupun dari dalam, itulah pentingnya sebuah perda nantinya untukengatur agar hak-hak dari para investor atau penanam modal tidak terabaikan. Demikian juga terhadap hak-hak dari masyarakat dalam tatanan adat istiadat,” ujar AJP.

Ia juga menyampaikan agar ranperda yang tengah dibahas dapat saling menguntungkan dan tidak ada yang terabaikan.
“Disamping itu semua kegiatan penanaman modal harus sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku, maka semua ketentuan yang mengatur tentang hak dan kewajiban dalam penanaman modal harus sejalan dengan semangat percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat,” sebutnya.
AJP juga berharap agar perda yang nantinya akan ditetapkan tidak bertentangan dengan tugas pokok serta fungsi dari organisasi perangkat daerah. Bahkan tidak kalahpentingnya melakukan pembahasan terhadap naskah akademik dari ranperda ini yang digagas oleh Kanwil Kemenkumham provinsi Sumbar.
“Kita menegaskan bahwa kehadiran perda ini merupakan harapan yang harus diwujudkan dalam waktu dekat. Mengingat perda ini mengatur hak dan kewajipan pemerintah daerah, investor sebagai penanam modal serta menghormati norma adat istiadat yang berlaku disamping terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ulasnya.(*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.