Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ Pelindo Padang Intimidasi Steak Holder ~ Sorot Sumatera

Pelindo Padang Intimidasi Steak Holder


sorotsumatera.com 

Padang- Ratusan pekerja pelabuhan Teluk Bayur Padang melakukan aksi dian tidak melakukan kegiatan sama sekali.

Ratusan pekerja tersebut dari asosiasi APBMI, INSA,ALFI dan Kopanbapel karena merasa diintimidasi pengelola pelabuhan Teluk Bayur yakni Pelindo.

Intimidasi tersebut berdasarkan PM 152/thn 2016, dimana Pelindo bisa melakukan pekerjaan yang sama dengan steak holder, sehingga hampir semua pekerjaan diambil alih Pelindo.

Ketika berbagai organisasi yang mengelola pekerjaan dilokasi tersebut melakukan negosiasi kepada pengelola pelabuhan, tidak juga ditemukan jalab keluar dan pihak Pelindo tetap pada pendiriannya.

Ketua APBMI Sumatera Barat  II Apriyatna,SE, mengatakan merka merasa diintimidasi oleh Pelindo, sehingga kegiatan dikuasai sepenuhnya pihak Pelindo.

"Pelindo Padang tetap bertahan pada pendiriannya, dengan mengacu pada PM 152 tahun 2016, artinya semua kerja kita bisa mereka lakukan dan pihak asosiasi tidak bisa berkutik," ungkap Apriyatna.

Pernyataan ketua APBMI dikuatkan ketua ALFI, HM Tauhid, dimana pihak Pelindo sudah mengangkangi MoU antara Pelindo dengab asosiasi.

"Pelindo tanpa sepengetahuan asosiasi melakukan MoU dengan PT. Semen Padang, intinya jika dikerjakan pihak lain maka wajib membayar pada Pelindo dlam bentuk suvervisi fee, sementara kalau ke Pelindo tidak perlu membayar suvervisi fee, ini yang merupakan intimidaai," ungkap Tauhid.

Ditambahkannya, Pelindo merupakan operator bukan sebagai pekerja PBM, bahkan GM Teluk Bayur berani mengancam buruh agar melakuka  kegiatan, bahkan GM akan mendatangkan buruh dari luar pelabuhan.

"Jika intimidasi dilakukan seperti ini, sama halnya dengan membunuh pekerja dan pengusaha," tambah Tauhid.

Aksi diam tersebut akan dilanjutkan dengan negosiasi yang terbaik, dengan ketentuan tidak mematikan usaha yang ada.

Sementara itu, aksi diam asosiasi ternyata tidak dianggap enteng pihak pelabuhan, karena sejak pagi (8/10) sudah disiagakan pengamanan bersenjata lengkap.

"Aneh, masa aksi diam saja harus dijaga denga  laras panjang," tegas Tauhid yang didampingi ketua asosiasi lainnya.(nov)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.