Tujuh Unit Bus DAMRI Resmi Beroperasi di Dharmasraya

Dharmasraya - Guna menjawab kebutuhan transportasi umum bagi masyarakat Dharmasraya, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bekerjasama dengan Perum DAMRI meluncurkan tujuh unit bus DAMRI yang akan melayani transportasi antar kecamatan dan antar nagari. Tujuh unit angkutan perintis ini sudah resmi beroperasi setelah dilaunching oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Amrizal Dt Rajo Medan, di Halaman Kantor Bupati, Senin (29/01). Turut pula hadir dalam kesempatan launching itu GM Perum Damri Stasiun Padang, Yayat Ruhiyat.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya, Ramilus, bus DAMRI ini akan melayani tiga trayek. Trayek pertama yakni Pulau Punjung-Sikabau-Gunung Medan-Simpang Empat Koto Baru-Sungai Rumbai. Trayek kedua yakni Pulau Punjung-Sikabau-Sitiung Lama- Simpang Tiga Koto Baru-Ampalu-Pulau Mainan. Dan untuk trayek ketiga, Sungai Rumbai-Sitiung IV-Abai Siat-Ampang Kuranji-Koto Baru
"Bus DAMRI ini akan melayani keberangkatan di tiga waktu, yakni pukul 06.30 Wib, pukul 13.00 Wib dan pukul 16.00 Wib," tukuk Ramilus.
Kehadiran bus DAMRI ini, sambung Ramilus, diharapkan dapat membantu dan memperlancar transportasi masyarakat, terutama sekali untuk anak sekolah dan karyawan perkantoran.
"Bus perintis ini juga diharapkan dapat mengurangi pemakaian kendaraan bermotor oleh pelajar, karena hal ini rawan kecelakaan yang membahayakan nyawa mereka," pungkas Ramilus.
Sementara itu, Wabup dalam kesempatan yang sama menyampaikan terimakasih kepada pihak Perum Damri yang telah bersedia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk menghadirkan bus perintis guna membantu transportasi masyarakat di dalam wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Keberadaan bus Damri ini, sebut wabup, diharapkan dapat menjawab kebutuhan transportasi umum di Kabupaten Dharmasraya. Terutama sekali untuk anak sekolah, yang sejauh ini memang lebih banyak memanfaatkan sepeda motor untuk ke sekolah, yang rawan akan kecelakaan lalu lintas.
"Dengan adanya bus Damri ini, ke depan anak-anak sekolah di Dharmasraya bisa memanfaatkan angkutan umum untuk ke sekolah, sehingga bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkas wabup.
Ke depan wabup juga berharap, jumlah angkutan Damri ini dapat ditambah. Karena memang kebutuhan akan transportasi umum di daerah ini masih cukup besar.
Adapun, tarif untuk setiap trayek yang dilayani adalah :
-Pulau Punjung-Sungai Rumbai : Rp 8.000,-
-Pulau Punjung-Gunung Medan : Rp 4.000,-
-Gunung Medan-Sungai Rumbai : Rp 4.000,-
-Pulau Punjung-Ampalu-Pulau Mainan : Rp 6.000,-
-Pulau Punjung-Sikabau : Rp 3.000,-
-Sikabau-Amapalu-Pulau Mainan : Rp 3.000,-
-Sungai Rumbai-Sitiung IV-Ampang Kuranji-Simpang Empat Koto Baru : Rp 6.000,-
-Sungai Rumbai-Abai Siat : Rp 3.000,-
-Abai Siat-Koto Baru : Rp 3.000,-