21 March 2018

sorot sumatera

Ranperda Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio SAM FM

 PARIWARA RAPAT PARIPURNA DPRD AGAM


Agam - Di ruang rapat gedung DPRD Agam telah di gelar acara Rapat Paripurna DPRD Agam dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi 
terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Suara Agam Maimbau (SAM) FM.
 Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, didampingi Wakil Ketua Lazuardi Erman, Suharman dan Taslim.

Juga turut hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, Sekretaris DPRD Agam Indra, Anggota Dewan, dan Kepala OPD yang di lakasanan di Aula Utama DPRD Agam, Selasa (20/03)
Pada Saat Rapat Paripurna tersebut Fraksi Demokrat melalui juru bicara, Fauzimenyampaikan
 "Radio SAM FM saat ini masih memiliki keterbatasan pada jangkauan Penyiaran saat ini hanya bisa menjangkau Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Mutiara, IV Nagari, dan sebagian Kecamatan Tanjung Raya."

“Untuk itu, kami mempertanyakan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Pemda baik dari sisi aspek sarana dan prasana, sumber daya, lokasi pendirian menara relay maupun aspek operasional agar Radio SAM FM bisa menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Agam,” kata Fauzi.

Dilain pihak Fraksi PKS Juga memberikan padangan melalui  juru bicara Fraksi PKS, Rizki Abdillah Fadhal, mengatakan ranperda ini perlu dukungan penuh karena mengingat bahwa radio merupakan salah satu sarana yang efektif bagi Pemda dalam mempublikasikan tentang program, visi dan misi serta pemberitaan tentang Kabupaten Agam.

“Meski sebenarnya pada saat ini teknologi yang ada bisa menyajikajnn lebih detail didukung dengan penyajian data dan visual cenderung lebih dinikmati. Namun, disisi lain, hal ini juga terbatas pada kalangan tertentu dengan segmen berbeda,” ujarnya.

Pada Kesempatan ini  Fraksi PAN, melalui juru bicara, Antonis, menyebut dengan memperhatikan kemajuan teknologi terutama dibidang IT dan sangat mudahnya akses ke dunia maya serta pesatnya perkembangan berita-berita online.

 “Apakah Ranperda Radio SAM FM masih relevan atau masihkan dominan akan diminati olah masyarakat,” kata Antonis.

Sedangkan, Zul Ikhsan dari Fraksi Nasdem Hanura, pertanyakan berapa persen saat ini masyarakat khususnya Kabupaten Agam menggunakan radio sebagai alat komunikasi dan informasi. 
Selain itu ia juga mempertanyakan apakah rasio masih relevan sebagai penyaji informasi ditengah-ditengah maraknya teknologi informasi seperti televisi atau bahkan media online.
Fraksi PPP, melalui juru bicara, Ridawan Suhaili, menyampaikan bahwa ranperda tentang Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Suara Agam Maimbau merupakan lanjutan dan perluasan dari Radio SAM FM yang sudah mengudara semenjak tanggal 17 Agustus 2002.

Sementara itu, dua fraksi lainnya yakni Golkar PBB dan Gerindra tidak menyampaikan pandangannya kerena pada pembahasan sebelumnya telah menyetujui ranperda tersebut untuk dijadikan perda.

sorot sumatera

About sorot sumatera

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :