Bupati Agam Indra Catri sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ)


Lubuk Basung​— Bupati Agam Indra Catri sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2017 dalam Rapat Paripurna, di aula utama DPRD Agam, Kamis (29/3).
Rapat tersebut dibuka  wakil ketua DPRD Agam Suharman didampingi wakil ketua Taslim. Pada kesempatan itu juga dihadiri oleh asisten I Sekab. Agam Rahman, Sekretaris DPRD Indra, anggota dewan dan kepala OPD di lingkungan pemerintahan kabupaten Agam.
Bupati Agam menyampaikan, sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa LKPJ merupakan salah satu dari tiga kewajiban kepala daerah yang harus disampaikan setiap akhir tahun anggaran.
“Dimana yang pertama yaitu, laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) kepada menteri dalam negeri melalui gubernur. Kedua, ringkasan LPPD kepada masyarakat bersamaan dengan penyampaian laporan yan ada di daerah, dan yang ketiga yaitu, LKPJ kepada DPRD sebagai bahan pembahasan untuk rekomendasi perbaikan penyelenggara pemda,” kata Indra Catri.
Dijelaskan, ruang lingkup materi LKPJ akhir tahun 2017 ini, secara garis besar terbagi atas dua materi pokok yaitu, laporan tentang capian kinerja keuangan daerah selama tahun 2017, dan laporan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan yang disampaikan berdasarkan capaian prioritas pembangunan daerah sesuai urusan dan tugas-tugas umum pemerintahan selama tahun 2017.
“Terkait dengan keuangan daerah, dimana pada pendapatan daerah Kabupaten Agam tahun 2017 ditetapkan sebesar Rp. 1,409 triliun  lebih, dengan realisasi sebesar Rp. 1,379 triliun lebih atau mencapai 97,86 persen. Pendapatan tersebut bersumber dari PAD, dana perimbangan, dan pendapatan yang sah lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, belanja daerah, dijelaskan bupati pada tahun 2017 berjumlah Rp. 1,398 triliun lebih atau 93,96 persen dari rencana Rp. 1,488 triliun lebih.
 Hal itu terdiri dari belanja tidak langsung dengan realisasi 93,97 persen dari Rp. 851 miliar lebih, dan belanja langsung dengan realisasi sebesar 95,95 persen dari rencana Rp. 636 miliar lebih.
Lebih lanjut Indra Catri menjelaskan, capaian prioritas pembangunan daerah Kabupaten Agam tahun 2017 seperti, memperkuat pemahaman dan pengalaman nilai-nilai ke Islaman serta pelestarian adat dan budaya salingka nagari, penguatan tata kelola pemerintah dan reformasi bierokrasi, pembangunan sumber daya manusia, dan lain sebagainya sesuai dengan 9 program prioritas Kabupaten Agam.
“Beberapa indikator pada prioritas pembangunan yang masih belum memenuhi target, maka ini akan menjadi perhatian kita untuk dicapai pada beberapa tahun mendatang dengan mengoptimalkan pembinaan, fasilitasi kegiatan-kegiatan yang berkaitan langsung dengan peningkatan kehidupan masyarakat,” ujarnya.