Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ March 2018 ~ Sorot Sumatera

Arman J.Piliang, sebagai wujud perhatian dan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab

Agam — Komisi III DPRD Agam apresiasi kinerja BPBD Agam yang dinilai bereaksi cepat dalam menangani dampak pasca bencana yang terjadi di berbagai wilayah kecamatan kabupaten Agam beberapa waktu belakangan.

Bahkan, dengan personil dan sarana terbatas, tim BPBD Agam mampu menjalankan strategi pengurangan risiko bencana dengan turun langsung ke lapangan, melakukan penanganan awal, bahkan sukses menjalin kerjasama dengan berbagai stake holder dalam menangani bencana di lapangan.
Aspresiasi itu disebutkan Arman J.Piliang, anggota komisi III DPRD Agam kepada kaba12.com, menyikapi reaksi cepat yang dilakukan jajaran BPBD Agam dalam penanganan serangkaian bencana yang terjadi di kabupaten Agam pekan lalu.
Hal itu disebutkan Arman J.Piliang, sebagai wujud perhatian dan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diemban,bahkan sukses menjawab tuntutan masyarakat di kawasan terdampak bencana.
Ketua fraksi golkar DPRD Agam itu, menaruh perhatian khusus akan gerak cepat dan langkah penanganan yang dilakukan jajaran BPBD Agam, terutama dalam sistim penanganan awal, setiap bencana yang terjadi, apalagi wilayah kabupaten Agam dikenal rawan bencana, “ hal itu patut diapresiasi dan diberi dukungan, kami memberi salut dan berterimakasih atas nama masyarakat, “ sebut Arman J.Piliang lagi.
Ketua harian DPD Golkar Agam itu meyakinkan, pihaknya terus memantau aktivitas OPD terkait dalam lintas koordinasi dengan komisi III DPRD Agam, termasuk mendorong supaya pemerintah menaruh perhatian khusus terhadap OPD yang membutuhkan dukungan, tambahan personil dan sarana operasional lapangan untuk membantu dan memberi pelayanan terhadap masyarakat.
Share:

Komisi III DPRD Kota Padang Akan Panggil Pihak Dishub

Suara Parlemen-Wismar Pandjaitan, Anggota Komisi III DPRD Kota Padang menilai Dinas Perhubungan Kota Padang (Dishub) tidak bekerja secara maksimal terkait persoalan parkir kendaraan bermotor dibadan jalan, sehingga peristiwa pembunuhan di Jati Adabiah

yang tidak diinginkan terjadi akibat perebutan lahan parkir saat ini terlihat oleh kasat mata.

Pihaknya sebagai wakil rakyat menyayangkan ini terjadi serta menilai Dishub tidak bergerak menjalankan tugas yang telah diberikan oleh pemerintah kota padang.

" Seharusnya Dishub memiliki trik dalam menuntaskan parkir liar disepanjang jalan protokol dan lainnya ini, supaya akses lalu lintas lancar perjalanannya serta persoalan perebutan lahan oleh preman atau orang bagak tidak terjadi lagi hendaknya, " sebut kader PDI-P ini.

Ia meminta kepada pemerintah kota padang mengevaluasi pimpinan Dishub, sebab pimpinan saat ini dinilai tidak mampu bekerja maksimal dan tidak memiliki perencanaan yang matang," Evaluasi saja pimpinannya, " ujar Wismar.

Semestinya, pemko padang menempatkan orang yang berkompeten dibidangnya dan mampu membawa perubahan di OPD yang dipimpinnya. Agar kesembrautan lalu lintas tidak terjadi lagi serta keluhan masyarakat pengendara tentang macet tidak terlihat setelah ini.

" Ia bersama pimpinan komisi III DPRD lainnya akan memanggil pihak Dishub dalam waktu dekat terkait masalah ini. Tujuannya agar mengetahui sejauh mana program yang sudah dijalankannya serta apa yang harus dievaluasi dalam program yang sudah ada, " pungkas Ketua Fraksi PDI-P DPRD Padang ini.
Share:

DPRD Agam Gelar Rapat Pansus Gunauntuk menyikapi Nota Penjelasan Bupati Agam


Agam - DPRD Agam Gelar Rapat Pansus Gunauntuk menyikapi Nota Penjelasan Bupati Agam tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2017 yang telah disampaikan bupati pada rapat paripurna, Kamis (29/3/2018) lalu, DPRD Agam bentuk Panitia Khusus (Pansus) pembahasan LKPJ tahun 2017 tentang Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah.

Setelah itu, DPRD Agam menggelar rapat pansus guna  untuk mengatur jadwal pembahasan tersebut LKPJ tersebut, di Padang, Jum'at (30/3/2018).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Pansus Arman J Piliang itu, turut dihadiri oleh Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, S.Pd, anggota pansus, Kabag Anggaran Nasrial, pendamping dari Sekretariat DPRD Agam serta Kasubag Humas DPRD Agam Hasneril.

Ketua Pansus Arman J Piliang didampingi Wakil Ketua Pansus Novi Irwan dan Sekretaris Pansus Ridwan Suhaili, mengharapkan agar seluruh anggota pansus dapat serius dalam setiap pembahasan.

"Karena ini merupakan salah satu tugas DPRD dalam menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap Pemda," ujar Arman J Piliang.

Ia menyebut, pihaknya akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemda guna untuk mendapatkan informasi terkait LKPJ Bupati Agam tahun 2017. 

"Kita akan melakukan RDP mulai dari Sekda, Asisten, Kepala OPD, Kabag serta Kabid terkait dengan nota Bupati Agam tentang LKPJ tahun 2017 tersebut, " kata Arman J Piliang.

Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, S.Pd melalui Kasubag Humas, Hasneril, mengatakan untuk menyikapi LKPJ Bupati Agam tahun 2017, DPRD mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 3 tahun 2007 yang di amanatkan melakukan pembahasan secara internal sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Diminta kepada Pansus LKPJ untuk memberikan catatan atas temuan-temuan di dalam  rekomendasi untuk ditindak lanjuti di tahun anggaran berikutnya," ungkap Ketua DPRD Agam tersebut.
Share:

PT Telkomsel pada 2018 akan membangun menara telekomunikasi di Kabupaten Dharmasraya,


Pulau Punjung - PT Telkomsel pada 2018 akan membangun menara telekomunikasi pada empat kecamatan di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat dalam upaya meningkatkan sarana jaringan komunikasi di daerah itu.

"Pembangunannya segera dimulai, provider dari Telkomsel sudah memberi signal mengenai itu," kata Sekretaris Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Dharmasraya, Hendri di Pulau Punjung, Selasa.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengusulkan pembangunan tower ke PT Telkomsel sejak tahun lalu, dari 16 usulan sebanyak empat pembangunan disetujui dilakukan pada 2018.

Ia menyampaikan empat titik itu terletak di Kecamatan Timpeh, Koto Besar, Koto Baru, dan Koto Salak.

"Mudah-mudahan keinginan masyarakat untuk mendapatkan akses jaringan yang bagus segera terwujud tanpa ada kendala dalam proses pembangunannya, khususnya di empat wilayah itu," ujarnya.

Ia mengatakan bertambahnya menara telekomunikasi atau tower Base Transceiver Station (BTS) akan menghasilkan jangkauan komunikasi semakin meluas di daerah itu.

"Saat ini beberapa nagari (desa adat) di Dharmasraya masih mengalami gangguan jaringan komunikasi karena letak geografisnya yang berbukit-bukit. Bahkan tidak ada signal," katanya.

Di sisi lain, ia menyebutkan kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan akses informasi yang cepat dan akurat melalui internet maupun telepon seluler sudah sangat besar.

"Segala informasi dapat diakses dengan mudah dan cepat hanya melalui telepon pintar, sedangkan saat ini sekitar 12 titik sarana jaringan belum bagus atau blank spot, untuk itu secara bertahap kita lakukan pemerataan," ujarnya. (*)
Share:

Tujuh Unit Bus DAMRI Resmi Beroperasi di Dharmasraya

Dharmasraya - Guna menjawab kebutuhan transportasi umum bagi masyarakat Dharmasraya, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bekerjasama dengan Perum DAMRI meluncurkan tujuh unit bus DAMRI yang akan melayani transportasi antar kecamatan dan antar nagari. Tujuh unit angkutan perintis ini sudah resmi beroperasi setelah dilaunching oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Amrizal Dt Rajo Medan, di Halaman Kantor Bupati, Senin (29/01). Turut pula hadir dalam kesempatan launching itu GM Perum Damri Stasiun Padang, Yayat Ruhiyat.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya, Ramilus, bus DAMRI ini akan melayani tiga trayek. Trayek pertama yakni Pulau Punjung-Sikabau-Gunung Medan-Simpang Empat Koto Baru-Sungai Rumbai. Trayek kedua yakni Pulau Punjung-Sikabau-Sitiung Lama- Simpang Tiga Koto Baru-Ampalu-Pulau Mainan. Dan untuk trayek ketiga, Sungai Rumbai-Sitiung IV-Abai Siat-Ampang Kuranji-Koto Baru
"Bus DAMRI ini akan melayani keberangkatan di tiga waktu, yakni pukul 06.30 Wib, pukul 13.00 Wib dan pukul 16.00 Wib," tukuk Ramilus.
Kehadiran bus DAMRI ini, sambung Ramilus, diharapkan dapat membantu dan memperlancar transportasi masyarakat, terutama sekali untuk anak sekolah dan karyawan perkantoran.
"Bus perintis ini juga diharapkan dapat mengurangi pemakaian kendaraan bermotor oleh pelajar, karena hal ini rawan kecelakaan yang membahayakan nyawa mereka," pungkas Ramilus.
Sementara itu, Wabup dalam kesempatan yang sama menyampaikan terimakasih kepada pihak Perum Damri yang telah bersedia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk menghadirkan bus perintis guna membantu transportasi masyarakat di dalam wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Keberadaan bus Damri ini, sebut wabup, diharapkan dapat menjawab kebutuhan transportasi umum di Kabupaten Dharmasraya. Terutama sekali untuk anak sekolah, yang sejauh ini memang lebih banyak memanfaatkan sepeda motor untuk ke sekolah, yang rawan akan kecelakaan lalu lintas.
"Dengan adanya bus Damri ini, ke depan anak-anak sekolah di Dharmasraya bisa memanfaatkan angkutan umum untuk ke sekolah, sehingga bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkas wabup.
Ke depan wabup juga berharap, jumlah angkutan Damri ini dapat ditambah. Karena memang kebutuhan akan transportasi umum di daerah ini masih cukup besar.
Adapun, tarif untuk setiap trayek yang dilayani adalah :
-Pulau Punjung-Sungai Rumbai : Rp 8.000,-
-Pulau Punjung-Gunung Medan : Rp 4.000,-
-Gunung Medan-Sungai Rumbai : Rp 4.000,-
-Pulau Punjung-Ampalu-Pulau Mainan : Rp 6.000,-
-Pulau Punjung-Sikabau : Rp 3.000,-
-Sikabau-Amapalu-Pulau Mainan : Rp 3.000,-
-Sungai Rumbai-Sitiung IV-Ampang Kuranji-Simpang Empat Koto Baru : Rp 6.000,-
-Sungai Rumbai-Abai Siat : Rp 3.000,-
-Abai Siat-Koto Baru : Rp 3.000,-
Share:

Bupati Dharmasrya harapkan lembaga adat jaga nilai budaya


Pulau Punjung,  - Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Sutan Riska Tuaku Kerajaan berharap lembaga adat dapat menjaga kelestarian nilai-nilai adat dan budaya agar tetap teringat di tengah masyarakat.


"Dalam hal ini ninik mamak (pemangku adat) melalui LKAAM menempati posisi strategis dalam memperhatikan nilai adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat kita, terlebih adat Minangkabau yang sarat makna," katanya di Pulau Punjung, Selasa.



Hal itu disampaikan dalam pelantikan Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Dharmasraya masa kerja 2018-2023, yang dihadiri Ketua LKAAM Sumbar, M Sayuti.



Ia mengatakan LKAAM sebagai lembaga adat harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya di tengah-tengah masyarakat dengan baik, dengan memelihara adat istiadat dan budaya serta menjadi mitra bagi pemerintah dalam pembangunan.



Menurutnya peran ninik mamak dalam suatu kaum adat harus dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini agar mampu memahami kondisi lingkungan yang terus terbawa pengaruh global.



"Kami ingin para anak kepenakan (anak-keponakan) dan mamak (paman) kembali mengingat pituah (nasihat) Minang yang mengatakan bahwa kamanakan barajo ka mamak, mamak barajo ka pangulu, pangulu barajo ka nan bana, bana barajo ka mufakat, yang maksudnya suatu kebenaran tidak dapat disanggah lagi," ujarnya.



Pemkab Dharmasraya siap memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada LKAAM Dharmasraya untuk menjalankan tugas dan fungsi organisasi, tambah dia.



Sementara, Ketua LKAAM Sumatera Barat, M Sayuti meminta pengurus segera merumuskan kebijakan nyata untuk penyempurnaan organisasi guna diimplementasikan dalam program kerja lima tahun ke depan.



"Sehingga terjalin komunikasi yang efektif antar pengurus untuk mewujudkan organisasi yang solid dan mampu menjadi pengayom bagi seluruh pemangku adat di Dharmasraya," katanya.



Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan pemasangan kalung sangsako kehormatan LKAAM Sumbar oleh Ketua LKAAM M Sayuti kepada Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
Share:

Bupati Agam Indra Catri sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ)


Lubuk Basung​— Bupati Agam Indra Catri sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2017 dalam Rapat Paripurna, di aula utama DPRD Agam, Kamis (29/3).
Rapat tersebut dibuka  wakil ketua DPRD Agam Suharman didampingi wakil ketua Taslim. Pada kesempatan itu juga dihadiri oleh asisten I Sekab. Agam Rahman, Sekretaris DPRD Indra, anggota dewan dan kepala OPD di lingkungan pemerintahan kabupaten Agam.
Bupati Agam menyampaikan, sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa LKPJ merupakan salah satu dari tiga kewajiban kepala daerah yang harus disampaikan setiap akhir tahun anggaran.
“Dimana yang pertama yaitu, laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) kepada menteri dalam negeri melalui gubernur. Kedua, ringkasan LPPD kepada masyarakat bersamaan dengan penyampaian laporan yan ada di daerah, dan yang ketiga yaitu, LKPJ kepada DPRD sebagai bahan pembahasan untuk rekomendasi perbaikan penyelenggara pemda,” kata Indra Catri.
Dijelaskan, ruang lingkup materi LKPJ akhir tahun 2017 ini, secara garis besar terbagi atas dua materi pokok yaitu, laporan tentang capian kinerja keuangan daerah selama tahun 2017, dan laporan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan yang disampaikan berdasarkan capaian prioritas pembangunan daerah sesuai urusan dan tugas-tugas umum pemerintahan selama tahun 2017.
“Terkait dengan keuangan daerah, dimana pada pendapatan daerah Kabupaten Agam tahun 2017 ditetapkan sebesar Rp. 1,409 triliun  lebih, dengan realisasi sebesar Rp. 1,379 triliun lebih atau mencapai 97,86 persen. Pendapatan tersebut bersumber dari PAD, dana perimbangan, dan pendapatan yang sah lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, belanja daerah, dijelaskan bupati pada tahun 2017 berjumlah Rp. 1,398 triliun lebih atau 93,96 persen dari rencana Rp. 1,488 triliun lebih.
 Hal itu terdiri dari belanja tidak langsung dengan realisasi 93,97 persen dari Rp. 851 miliar lebih, dan belanja langsung dengan realisasi sebesar 95,95 persen dari rencana Rp. 636 miliar lebih.
Lebih lanjut Indra Catri menjelaskan, capaian prioritas pembangunan daerah Kabupaten Agam tahun 2017 seperti, memperkuat pemahaman dan pengalaman nilai-nilai ke Islaman serta pelestarian adat dan budaya salingka nagari, penguatan tata kelola pemerintah dan reformasi bierokrasi, pembangunan sumber daya manusia, dan lain sebagainya sesuai dengan 9 program prioritas Kabupaten Agam.
“Beberapa indikator pada prioritas pembangunan yang masih belum memenuhi target, maka ini akan menjadi perhatian kita untuk dicapai pada beberapa tahun mendatang dengan mengoptimalkan pembinaan, fasilitasi kegiatan-kegiatan yang berkaitan langsung dengan peningkatan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Share:

DPRD Agam gelar coffee morning bersama insan pers

 Agam — Untuk mempererat silaturahmi DPRD Agam gelar coffee morning bersama insan pers yang bertugas di daerah tersebut, baik dari media cetak, elekronik dan online.
Pertemuan tersebut disambut langsung oleh ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, di ruangannya, Senin (26/3).
Pada kesempatan itu, dihadiri anggota DPRD Agam Helmon Dt. Hitam, Sekretaris DPRD Indra, Kabag Umum Boy Vetris, Kabag Hukum dan Persidangan Desnawati, Kabag Anggaran dan Pengawasan Nasrial.
Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, menyampaikan pertemauan ini dilaksanakan selain dalam rangka mempererat silaturahm, juga untuk memperlancar komunikasi serta memperkuat kemitraan antara DPRD Agam dengan awak media.
“Kita berharap kedepannya komunikasi antara DPRD dengan insan pers dapat terus berjalan lancar, dan dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan bisa memperkuat kemitraan antara DPRD dengan insan pers, karena kehadiran insan pers sangat penting dalam memberikan informasi terkait dengan kinerja anggota Dewan kepada masyarakat,” ungkap Marga Indra Putra
Pertemuan tersebut juga untuk mempererat hubungan antara awak media dan unsur DPRD Agam khususnya dengan sekretaris DPRD, Indra, yang baru 4 bulan bertugas di DPRD Agam.
“Tujuan kami mengundang rekan- rekan media, supaya lebih terjalin kerjasama yang baik agar semakin terjalin kedekatan dengan jajaran DPRD Agam khususnya pertemuan insan pers dengan pak Indra, yang baru 4 bulan bertugas menjadi Sekwan DPRD Agam” kata politikus partai Demokrat tersebut.
Tidak hanya itu, karena saat ini telah masuk tahun politik, Marga Indra Putra, mengingatkan agar legislator kabupaten Agam untuk meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat, supaya kembali terpilih saat pada pemilihan legislatif 2019.
“Pertemuan itu untuk menjemput aspirasi dari masyarakat seperti pembangunan jalan, jembatan, sarana ibadah dan lainnya harus diperjuangkan di APBD. Dengan begitu, akses transportasi masyarakat menjadi normal untuk membawa hasil pertanian, perkebunan dan lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, bila hal tersebut terwujud maka akses transportasi akan lancar, sehingga masyarakat tidak membutuhkan biaya untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan mereka. “Kalau ini terlaksana, maka masyarakat akan memberikan suara saat pemilihan legislatif pada 2019, sehingga bisa kembali terpilih menjadi anggota DPRD setempat,” ujarnya.
Salah seorang anggota DPRD Agam, Helmon mengatakan, pihaknya terus melakukan silaturahmi sebelum dan saat menjadi anggota dewan. Ia juga menyebut silaturahmi sangat perlu dilakukan dalam menjemput aspirasi masyarakat.
“Semua aspirasi tersebut telah diperjuangkan sesuai dengan fungsi dewan,” tegasnya.
Saat ini, anggota DPRD Agam sebanyak 45 orang yang berasal dari enam daerah pemilihan (Dapil) yang terdiri dari Partai Demokrat sebanyak sembilan orang, Golkar tujuh orang, PKS enam orang, PAN enam orang, Gerindra empat orang, PPP empat orang, NasDem empat orang, PBB dua orang dan Hanura tiga orang.
Terkait dengan tim Save Maninjau yang telah dibentuk, Marga Indra Putra memberikan apresiasi kepada pemerintah karena telah membentuk tim tersebut. Ia berharap Pemkab.Agam untuk bekerja secara maksimal dalam menyelamatkan Danau Maninjau dari pencemaran limbah sisa pakan ikan dan rumah tangga
Saat ini air Danau Maninjau dengan kondisi eutrofik berat atau dangkal dan kaya akan kandungan makanan, karena fitoplankton atau alga sangat produktif. Untuk itu, Pemkab Agam harus mendukung sarana untuk membersihkan danau seperti, perahu, alat penyedot danlainnya.
Selain itu, bupati harus tegas dalam membatasi jumlah keramba jaring apung dari 17.226 petak menjadi 6.000 petak.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah No 5 tahun 2014 tentang Pengolahan Kelestarian Danau Maninjau.
“Apabila tidak diatasi secepatnya, maka kondisi air menjadi hypereutrofik atau sangat subur mengakibatkan ikan dan biota lain akan mati. Kita juga meminta kepedulian dari masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas budidaya ikan untuk sementara waktu sampai kondisi danau membaik,” harap Ketua DPRD Agam dua periode tersebut.
Sementara itu, anggota DPRD Agam, Helmon, berharap pemerintah setempat belajar ke Pemprov Sumatera Utara dalam mengatur jumlah keramba jaring apung di Danau Toba, sehingga danau itu menjadi bersih dan jumlah keramba jaring apung hanya sedikit.
Sebelumnya, Danau Toba terdapat ribuan unit keramba jaring apung dan pemerintah setempat bisa mengurangi keramba jaring apung.
“Setidaknya kita bisa mencontoh apa yang dilakukan Pemprov Sumut dan melaksanakannya di kabupaten Agam ini,” tegasnya.
Share:

dua atlet biliar Dharmasraya menang ronde pertama Pra-porprov,


Pulau Punjung- Dua Atlet Biliar Kabupaten Dharmasraya menang pada ronde pertama dalam ajang pertandingan kualifikasi atau pra jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) yang di gelar Teebox Biliar Padang.

"Alhamdulillah dua atlet kita menang di nomor bola 9 putra dan bola 15 putra," kata Ketua Persatuan Olahraga Biliar Dharmasraya (Pobsi) Kabupaten Dharmasraya, Ezik Muallimin saat dihubungi di Pulau Punjung, Senin.

Ia mengatakan atlet yang menang yakni Tomi Kumara yang bertanding pada nomor bola 9 putra menang menyakinkan atas Kota Sawahlunto dengan skor 6-0.

Untuk nomor bola 15 putra dengan pebeliar Rio S menang setelah mengalahkan Kabupaten Agam dengan skor 6-2, lanjutnya.

"Dua nomor yang kita menangkan hari ini akan memudahkan langkah atlet untuk lolos mengikuti Porprov di padang Pariaman mendatang," katanya.

Pobsi Dharmasraya optimistis lolos mengikuti ajang Porprov di Padang Pariaman melihat penampilan baik para atlet pada pertandingan pertama, kata dia.

"Kami yakin cabang olahraga biliard ikut dalam ajang Porprov tahun ini setelah absen di Kota Padang lalu," katanya.

Ia berpesan untuk atlet agar bertanding dengan rilek dengan tidak memikirkan hasil, yang penting mengeluarkan kemampuan terbaik.

Sementara, Pebeliar Tomi Kumara cukup puas dengan penampilannya di ronde pertama. Menurutnya meski sempat mengalami kesalahan namum masih dapat diatasi.

"Ada beberapa catatan saat saya menyelesaikan pertadingan yang perlu saya perbaiki pada penampilan besok," ujarnya. (*)
Share:

Pengurus LKAAM Dharmasraya Resmi Dilantik dan Dikukuhkan


Pengurus LKAAM Dharmasraya Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

Dharmasraya- Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Dharmasraya masa bhakti 2018-2023, resmi dilantik dan dikukuhkan, di GPU Sungai Dareh, Selasa (26/03). Pati Ambalau Pengurus LKAAM Dharmasraya yang dipimpin oleh Abdul Haris Tuanku Sati itu dilakukan oleh Pucuk Pimpinan LKAAM Provinsi Sumatera Barat, M Sayuti Dt Rajo Panghulu, dan lanjut dikukuhkan oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada ketua dan pengurus LKAAM Kabupaten Dharmasraya yang baru saja dilantik dan dikukuhkan.
"Semoga organisasi LKAAM di Kabupaten Dharmasraya dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik di tengah-tengah masyarakat, dengan memelihara adat istiadat dan budaya. Serta tetap menjadi mitra kerja pemerintah dalam mewujudkan pembangunan," ujar bupati.
Hari ini, sebut bupati, peran ninik mamak harus bisa berjalan seiring dengan zaman, agar bisa memahami lingkungan yang terus terbawa oleh pengaruh global.
"Kami ingin para anak kemenakan dan mamak kembali mengingat pituah Minang yang mengatakan bahwa 'kamanakan barajo ka mamak, mamak barajo ka pangulu, pangulu barajo ka nan bana, bana barajo ka mufakat," tutur bupati.
Maka dari itu, selaku pemerintah daerah, bupati berharap kedepan peran ninik mamak melalui LKAAM kembali menempati posisi yang strategis dan berpengaruh signifikan terhadap pembangunan nilai-nilai adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Dharmasraya.
"Dan in syaa Allah, Pemerintah Daerah akan berupaya memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada LKAAM secara optimal," pungkas bupati.
Sementara itu, Ketua LKAAM Provinsi Sumatera Barat, dalam kesempatan yang sama menyampaikan, setelah acara Pati Ambalau dan pengukuhan ini, Pengurus LKAAM Kabupaten Dharmasraya dapat segera merumuskan kebijakan kongkrit untuk penyempurnaan organisasi, guna diimplementasikan untuk program kerja 5 tahun kedepan.
"Sehingga terjalin komunikasi yang efektif demi mewujudkan LKAAM Dharmasraya yang lebih kuat dan mampu menjadi pengayom bagi seluruh pemangku adat di Kabupaten Dharmasraya.
Dalam kesempatan itu, juga dilaksanakan pemasangan kalung sang sako kehormatan LKAAM Sumbar oleh Ketua LKAAM Sumatera Barat kepada Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. (***)
Share:

Pra-Porprov POBSI Dharmasraya Kirim Empat Atlet Pra-Porprov


Pulau Punjung, - Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Kabupaten Dharmasraya, mengirimkan empat atlet untuk mengikuti pertandingan kualifikasi atau pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada 26 Maret sampai 1 April di Padang.

"Semua atlet sudah di Padang hari ini, dan siap bertanding besok," kata Ketua Pobsi Dharmasraya, Ezik Muallimin di Pulau Punjung, Minggu.

Ia mengatakan atlet Dharmasraya akan turun di nomor pertandingan Bola 8 Putra Singel, Bola 9 Putra Singel, Bola 10 Putra Singel,dan bola 15 Singel Putra.

Pobsi Dharmasraya optimistis dapat meraih hasil maksimal dalam ajang Pra-Porpov sehingga dapat ikut serta dalam perhelatan Porprov VX di Padang Pariaman, kata dia.

"Meskipun persiapan kami sedikit namun targetnya seluruh atlet yang dikirim hari ini memperoleh nomor dan ikut serta dalam Porprov mendatang," katanya.

Menurutnya keikutsertaan Pobsi Dharmasraya dalam Pra-Porprov untuk melihat keseriusan dan mengukur kemampuan atlet dalam bertanding.

Di samping itu juga sebagai upaya mengefisiensikan anggaran, karena akan terlihatatlet yang layak lolos kualifikasi dan berkualitas untuk perhelatan Porprov.

"Jadi nanti tidak ada lagi atlet yang dikirim ke Porprov sebagai ajang atlet untuk coba-coba, kalau tidak lolos pra tidak ikut Porprov," ujarnya.

Ia berharap atlet dapat bertanding dengan semangat tinggi dan menampilkan kemampuan terbaik selama pertandingan sehingga memperoleh hasil maksimal.

Salah seorang atllet, Tomi Gumara optimistis untuk memperoleh nomor dalam ajang Pra-Porprov dengan persiapan latihan sejak tiga bulan terakhir.Tomi akan turun di nomor pertandingan Bola 8 Putra Singel, Bola 9 Singel Putra.

"Saya optimistis dapat memperoleh nomor dengan persiapan selama ini," ujarnya.*
Share:

Dinkes : Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Dengan Berita Yang Berbedar Luas


DharmasRaya - Municipality Kabupaten Dharmasraya
Pulau Punjung,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat memastikan ikan kaleng mengandung cacing tidak beredar di daerah itu seperti ditemukan di provinsi lain.

"Ini berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan ke sejumlah minimarket dan toko," kata Kepala Dinas Kesehatan setempat, Rahmadian S di Pulau Punjung, Kamis.

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan dari Senin (26/3) hingga Rabu (29/3) oleh tim Dinas Kesehatan tidak ditemukan ikan kaleng mengadung cacing, jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan berita yang berbedar luas.

Menurut dia adanya temuan cacing dalam produk Markarel membuat Pemkab Dharmasraya melakukan pemantauan di lapangan untuk memeriksa apakah produk tersebut beredar di pasaran.

Ia menyebutkan jika dalam pantauan didapatkan ada yang menjual, maka oknum yang memperjualbelikan ikan kaleng itu akan ditindak tegas.

"Akan dilakukan penarikan produk-produk makanan ikan kaleng yang mengandung cacing. Penindakan dilakukan bersama instansi terkait dan pihak kepolisian juga, namum tidak ditemukan," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap teliti dalam membeli produk-produk makanan kemasan, terutama sarden yang diduga mengandung cacing.

Selalu mengecek kemasan, label, izin edar, dan kedaluarsa (KLIK) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan, lanjutnya.

"Masyarakat diimbau tidak resah terkait temuan produk pangan sarden kaleng yang diduga bermasalah dalam proses produksinya, karena sampai hari ini di Dharmasraya tidak ditemukan," tambahnya.

Sementara masyarakat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah melakukan pengawasan terhadap ikan kalengan mengandung cacing untuk melindungi konsumen.

"Namun kita berharap pengawasa ini dilakukan setiap saat, agar tidak ada beredar produk kedaluarsa, rusak dan mengandung zat berbahaya," kata seorang masyarakat Kecamatan Pulau Punjung, Zainal (42). (Suber:sumbar.antaranews.com)
Share:

DPRD Agam Pererat Silahturahmi Dengan Pers Dengan Cara Gelar Cofee Morning



Lubukbasung — DPRD Agam kembali gelar helat silaturrahmi untuk mempererat kebersamaan yang selama ini sudah dijalin. Tradisi “minum kopi pagi” alias coffee morning kembali diaktifkan pimpinan DPRD Agam dan sekretariat dewan bersama kalangan Pers yang bertugas di kabupaten Agam, Senin,(26/3).
Coffee morning yang dipandu langsung ketua DPRD Agam Marga Indra Putra dan sekretaris DPRD Agam Indra Dt.Baradai menjadi salah satu agenda khusus yang sejak lama dibangun DPRD Agam dalam mengkomunikasikan berbagai hal pada kalangan Pers di kabupaten Agam, termasuk menyampaikan hasil kegiatan DPRD Agam tahun sebelumnya.
Agenda coffee morning Senin, terlihat special, karena menjadi ajang silaturrahmi “perdana” bagi sekretaris DPRD Agam Indra Dt.Baradai yang secara formal belum berdiskusi dengan para wartawan yang bertugas di DPRD Agam dalam forum minum kopi pagi tersebut.
Menurut Hasneril Adji, Kasubag.Humas-Protokal secretariat DPRD Agam, coffee morning yang digelar Senin pagi tersebut, merupakan agenda khusus yang disiapkan ketua DPRD Agam bersama sekretaris dewan dengan para wartawan untuk menyampaikan beberapa hal terkait dengan agenda dan kegiatan DPRD Agam.
“ Kita mencoba mendorong hal itu menjadi agenda rutin bagi DPRD Agam, sehingga berbagai informasi, masukan dan saran untuk bahan evaluasi bersama bisa dibedah sekaligus menjadi ajang silaturrahmi, “ sebut Hasneril.
Share:

DPRD Agam perkuat kemitraan dengan awak media

 Agam — Untuk mempererat silaturahmi DPRD Agam gelar coffee morning bersama insan pers yang bertugas di daerah tersebut, baik dari media cetak, elekronik dan online.
Pertemuan tersebut disambut langsung oleh ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, di ruangannya, Senin (26/3).
Pada kesempatan itu, dihadiri anggota DPRD Agam Helmon Dt. Hitam, Sekretaris DPRD Indra, Kabag Umum Boy Vetris, Kabag Hukum dan Persidangan Desnawati, Kabag Anggaran dan Pengawasan Nasrial.
Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, menyampaikan pertemauan ini dilaksanakan selain dalam rangka mempererat silaturahm, juga untuk memperlancar komunikasi serta memperkuat kemitraan antara DPRD Agam dengan awak media.
“Kita berharap kedepannya komunikasi antara DPRD dengan insan pers dapat terus berjalan lancar, dan dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan bisa memperkuat kemitraan antara DPRD dengan insan pers, karena kehadiran insan pers sangat penting dalam memberikan informasi terkait dengan kinerja anggota Dewan kepada masyarakat,” ungkap Marga Indra Putra
Pertemuan tersebut juga untuk mempererat hubungan antara awak media dan unsur DPRD Agam khususnya dengan sekretaris DPRD, Indra, yang baru 4 bulan bertugas di DPRD Agam.
“Tujuan kami mengundang rekan- rekan media, supaya lebih terjalin kerjasama yang baik agar semakin terjalin kedekatan dengan jajaran DPRD Agam khususnya pertemuan insan pers dengan pak Indra, yang baru 4 bulan bertugas menjadi Sekwan DPRD Agam” kata politikus partai Demokrat tersebut.
Tidak hanya itu, karena saat ini telah masuk tahun politik, Marga Indra Putra, mengingatkan agar legislator kabupaten Agam untuk meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat, supaya kembali terpilih saat pada pemilihan legislatif 2019.
“Pertemuan itu untuk menjemput aspirasi dari masyarakat seperti pembangunan jalan, jembatan, sarana ibadah dan lainnya harus diperjuangkan di APBD. Dengan begitu, akses transportasi masyarakat menjadi normal untuk membawa hasil pertanian, perkebunan dan lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, bila hal tersebut terwujud maka akses transportasi akan lancar, sehingga masyarakat tidak membutuhkan biaya untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan mereka. “Kalau ini terlaksana, maka masyarakat akan memberikan suara saat pemilihan legislatif pada 2019, sehingga bisa kembali terpilih menjadi anggota DPRD setempat,” ujarnya.
Salah seorang anggota DPRD Agam, Helmon mengatakan, pihaknya terus melakukan silaturahmi sebelum dan saat menjadi anggota dewan. Ia juga menyebut silaturahmi sangat perlu dilakukan dalam menjemput aspirasi masyarakat.
“Semua aspirasi tersebut telah diperjuangkan sesuai dengan fungsi dewan,” tegasnya.
Saat ini, anggota DPRD Agam sebanyak 45 orang yang berasal dari enam daerah pemilihan (Dapil) yang terdiri dari Partai Demokrat sebanyak sembilan orang, Golkar tujuh orang, PKS enam orang, PAN enam orang, Gerindra empat orang, PPP empat orang, NasDem empat orang, PBB dua orang dan Hanura tiga orang.
Terkait dengan tim Save Maninjau yang telah dibentuk, Marga Indra Putra memberikan apresiasi kepada pemerintah karena telah membentuk tim tersebut. Ia berharap Pemkab.Agam untuk bekerja secara maksimal dalam menyelamatkan Danau Maninjau dari pencemaran limbah sisa pakan ikan dan rumah tangga.
Saat ini air Danau Maninjau dengan kondisi eutrofik berat atau dangkal dan kaya akan kandungan makanan, karena fitoplankton atau alga sangat produktif. Untuk itu, Pemkab Agam harus mendukung sarana untuk membersihkan danau seperti, perahu, alat penyedot dan lainnya.
Selain itu, bupati harus tegas dalam membatasi jumlah keramba jaring apung dari 17.226 petak menjadi 6.000 petak.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah No 5 tahun 2014 tentang Pengolahan Kelestarian Danau Maninjau.
“Apabila tidak diatasi secepatnya, maka kondisi air menjadi hypereutrofik atau sangat subur mengakibatkan ikan dan biota lain akan mati. Kita juga meminta kepedulian dari masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas budidaya ikan untuk sementara waktu sampai kondisi danau membaik,” harap Ketua DPRD Agam dua periode tersebut.
Sementara itu, anggota DPRD Agam, Helmon, berharap pemerintah setempat belajar ke Pemprov Sumatera Utara dalam mengatur jumlah keramba jaring apung di Danau Toba, sehingga danau itu menjadi bersih dan jumlah keramba jaring apung hanya sedikit.
Sebelumnya, Danau Toba terdapat ribuan unit keramba jaring apung dan pemerintah setempat bisa mengurangi keramba jaring apung.
“Setidaknya kita bisa mencontoh apa yang dilakukan Pemprov Sumut dan melaksanakannya di kabupaten Agam ini,” tegasnya.
Share:

Pemkab Dharmasraya bentuk kelompok informasi masyarakat


Pulau Punjung,- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) akan membentuk lima Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di lima kecamatan daerah itu pada 2018.

"Pembentukan ini guna memudahkan akses informasi tentang pembangunan di daerah," kata Sekretaris Diskominfo setempat, Hendri di Pulau Punjung, Jumat.

Ia mengatakan pembentukan KIM merupakan program lanjutan dari tahun sebelumnya. Dimana tahun ini akan ditentukan nagari (desa adat) yang siap secara sumber daya manusia dan fasilitas jaringan internet di masing-masing kecamatan.

Lima Kecamatan yang akan dibentuk itu adalah Kecamatan Koto Baru, Kecamatan Padang Laweh, Kecamatan IX Koto, Kecamatan Asam Jujuhan, dan Kecamatan Tiumang.

"Tahun ini ditargetkan seluruh kecamatan ini sudah terbentuk KIM-nya, tahun sebelumnya telah terbentuk kelompok informasi masyarakat di enam kecamatan dari 11 kecamatan di Dharmasraya," katanya.

Pemerintah setempat juga menargetkan dalam jangka panjang 52 nagari di Dharmasraya terbentuk KIM, dan sebagai tahap awal satu nagari di setiap kecamatan sudah memiliki KIM.

Ia menjelaskan KIM sebagai komunitas yang tumbuh di tengah masyarakat diyakini mampu menyediakan informasi yang akurat.

Dengan terbentuknya KIM dapat memberikan transparansi, keterbukaan dan penjelasan yang lebih terperinci kepada masyarakat terkait segala kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah.

Masyarakat yang tergabung dalam KIM, katanya berkewajiban menerima dan mencari informasi terkait perkembangan pembangunan di daerah mereka sendiri, tambah dia.

"Kami optimistis jika sudah terbentuk manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya, kelompok-kelompok lain akan tumbuh dengan sendirinya," katanya. (*)
Share:

Kalangan legistator DPRD Agam diminta untuk menjalin silaturrahmi dengan seluruh elemen masyarakat


 

Agam— Kalangan legistator DPRD Agam diminta untuk menjalin silaturrahmi dengan seluruh elemen masyarakat karena hal itu penting dalam upaya mendorong optimalnya tuigas dan tanggungjawab DPRD Agam sebagai pembawa aspirasi masyarakat dalam kemajuan daerah.
Hal itu disebutkan ketua DPRD Agam Marga Indra Putra kepada wartawan termasuk kaba12.com, saat coffee morning bersama para wartawan yang bertugas di kabupaten Agam, Senin,(26/3).
Marga Indra Putra menegaskan, bahwa silaturrahmi dengan masyarakat adalah kunci sukses bagi kalangan DPRD Agam dalam menjabarkan tugas pokok dan fungsi anggota dewan, tidak hanya dalam konteks sebagai wakil rakyat, tapi juga dalam menjabarkan aspirasi pembangunan yang menjadi tanggungjawab anggota dewan.
Apalagi saat ini, menjelang memasuki tahun politik, pemilu legislayif 2019 mendatang, silaturrahmi dan menjalin kebersamaan dengan seluruh masyarakat, khususnya konstituen menjadi kunci penting dalam proses pemilihan itu sendiri, sehingga bisa kembali dipilih dan diberi amanah kembali oleh masyarakat.
“ Jika tidak bersilaturrahmi dan berkomunikasi dengan baik bersama masyarakat yang memberi amanah, tugas yang diemban takkan berhasil, bahkan masyarakat yang semakin cerdas saat ini, akan secara tegas tidak akan menjatuhkan pilihannya kembali, tidak para anggota dewan yang sebelumnya dipilih, jika tidak bisa sehati dan bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” tegas ketua DPRD Agam itu.
Marga Indra Putra menyebutkan, bahwa media dan moment yang bisa dimanfaatkan para anggota dewan untuk bisa langsung berkomunikasi dan bersilaturrahmi dengan para pemilihnya, tidak hanya membaur dengan ragam aktivitas masyarakat secara langsung, jika moment reses perseorangan di daerah pemilihan masing-masing bisa menjadi kesempatan untuk memperkokoh silaturrahmi.
“Pertemuan seperti reses perseorangan itu untuk menjemput aspirasi dari masyarakat  baik pembangunan jalan, jembatan, sarana ibadah, masalah sosial dan kesejahteraan masyarakat yang harus diperjuangkan di APBD, hal itu sangat penting, tidak hanya dalam lancarnya akses ekonomi warga jika berbagai sarana pembangunan memadai, tapi juga, akses transportasi masyarakat menjadi normal untuk membawa hasil pertanian, perkebunan dan lainnya, anggota dewan harus berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,”tegas ketua DPRD Agam itu lagi.
Share:

Sekretariat DPRD Kota Padang,Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Ponorogo

Suara Parlemen-Komisi A DPRD Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur study banding ke DPRD Kota Padang tentang Peraturan Daerah Minuman Beralkohol. Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi  A, Gufron Ridloi dan diterima Sekretaris DPRD Kota Padang, Syahrul di ruang konsultasi DPRD Kota Padang, Rabu (23/3/2018).

Sejak tanggal 16 April 2015, minuman beralkohol (minol) atau minuman keras (miras) dilarang  dijual pada minimarket-minimarket di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 6 tahun 2015 mengenai Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Menurut Sekwan, pengawasan peredaran miras di Kota Padang sudah dilakukan dengan adanya Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 08 Tahun 2012 tentang pengawasan, pengendalian dan pelarangan minuman beralkohol. Dengan Perwako, pembentukan badan pengawas juga sudah dilakukan.

"Badan Pengawas yang terbentuk tersebut juga sudah melakukan pengawasan ke beberapa mall dan hotel, serta berkoordinasi dengan pihak Provinsi supaya lebih memaksimalkan pengawasan dan pengendalian dari minuman beralkohol," kata Syahrul pada tamu dari Ponorogo.

Syahrul menambahkan, pengawasan yang dilakukan intensif ini, sekaligus menjadi gerakan untuk pelarangan minuman keras dijual di ritel, apalagi di warung - warung biasa. Sehingga gerakan ini menjadi suatu bentuk implementasi dari Permendag tersebut secara intensif dan masif.

Kemudian untuk tindak lanjut dari Permendag Nomor 6 tahun 2015, perlu ada penyesuaian karena mengatur tentang larangan penjualan minuman beralkohol golongan A atau dengan kadar alkohol 5 persen di ritel atau minimarket.

"Perda kita yang sudah dikeluarkan 2012 akan menyesuaikan dengan Permendag yang baru ini, sehingga apa yang menjadi ketentuan darinya akan dapat terakomodir," imbuhnya.

Sekwan mengungkapkan, pengawasan yang dilakukan masih tahapan sosialisasi sambil memberikan waktu 3 bulan kepada minimart dan distributor untuk membersihkan stok - stok yang ada. Setelah itu, akan dilakukan penindakan bagi pihak - pihak yang melanggar. "Kita sudah surati toko - toko, minimarket, mal dan hotel agar mengindahkan peraturan yang sudah dikeluarkan pemerintah. Setelah itu jika masih melanggar, akan diberikan tindakan," ujarnya.

Menurutnya, Kementerian Perdagangan punya kewajiban untuk melindungi konsumen, yaitu menjaga keamanan dan kesehatan konsumen. Sedangkan penjualan miras saat ini masih dinilai terlampau bebas, sehingga menimbulkan kekhawatiran terciderainya hak konsumen karena pemerintah tidak menjalankan kewajiban sesuai amanat undang - undang.

"Sebelumnya, peraturan membatasi penjualan minuman beralkohohol sampai 5 persen dan minuman beralkohol tidak boleh dibeli dibawah umur 21 tahun. Tapi banyak yang melanggar, oleh karena itu, aturan baru, daripada cuma 5 persen lemah, lebih baik ditiadakan sekalian di sektor minimarket," tukasnya.
Share:

Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra Belasunkawa Korban Pohon Tumbang

Agam — Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra turut belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Jonaldi (37), warga Kampung Caniago Tangah, jorong Balai Badak, nagari Batukambing, kecamatan Ampek Nagari, akibat pohon tumbang yang menimpa rumahnya, Selasa (20/03) pagi.
Tak hanya mengalami luka dan kerugian materil, anak bungsu Jonaldi yang masih berusia 4 bulan Azka, meninggal dunia setelah sebelumnya dilarikan ke RSUD Lubukbasung untuk mendapati pengobatan dari tim medis. Namun, sang khalik berkata lain, Azka dipanggil oleh Yang Maha Kuasa karena mengalami luka cukup serius di bagian pangkal pahanya.
” Saya selaku ketua DPRD beserta anggota kami turut belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Junaidi di Batukambing, anaknya masih balita menjadi korban dan meninggal semoga Azka diterima disisi Allah, untuk keluarga yang ditinggalkan sabar karena ajal itu rahasiia Allah dan kita harus terima dengan ikhlas, bagi keluarga yang mengalami luka kita doakan semoga lekas sembuh. Kami turut berduka dan prihatin, mudahan ini kedepan tidak terjadi lagi bagi masyarakat lainnya,” ujar Marga.
Ditambahkan, Agam merupakan salah satu daerah yang banyak kejadian bencana, bahkan termasuk 2 daerah tertinggi di Sumbar tingkat kerawanannya.
Untuk itu dia menghimbau masyarakat untuk terus waspada dan berhati-hati terhadap musibah yang akan terjadi.
“Kita minta masyarakat lebih waspada, apalagi beberapa hari belakangan cuaca mulai ekstrem, hujan lebat dan angin badai, kita harus jeli dalam melihat tanda-tanda alam yang akan terjadi. Jika tampak ada pohon yang sudah tua dan dikhawatirkan akan menimbulkan masalah segera diantisipasi,” sebutnya.
Tidak hanya itu, politisi partai Demokrat itu juga meminta agar OPD terkait dapat lebih meningkatkan perhatiannya terhadap kondisi daerah terutama terhadap bencana yang dikhawatirkan akan timbul terjadi di kawasan pemukiman warga, ” tolong perhatian dan antisipasinya ditingkatkan,” ulasnya.
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.