Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 11/24/17 ~ Sorot Sumatera

Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam Jadi TujuanKunjungan Kerja Komisi II DPRD Agam

anggota komisi dua Dprd Agam dalam kunjungan kerja di Kecamatan IV Koto (24/10) lalu
Agam, Jetnews- Komisi II DPRD Agam mengadakan Kunjungan Kerja Ke Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam (24/10) lalu yang di pimpin oleh wakil ketua Komisi II Dprd Agam Zul Ikhsan ,Walinagari Balingka Armen.S.Pdi beserta perangkat Nagari menyambut kedatangan  rombongan Komisi II DPRD Agam yang dipimpin oleh wakil ketua Komisi II  Zul Ikhsan beserta anggota Komisi Djasli,Syafruddin, Gusdanur Dt Itam,dan Anton.SH.,pendamping Komisi Sri Nelfia dan Eni morita.

Dalam sambutan walinagari Balingka mengatakan objek wisata taman raya balingka ini sangat butuh investor ,dan butuh untuk pembenahan dalam pengembangan kawasan wisata serta pemeliharaan yang cukup,Walinagari sangat berharap kepada Komisi terutama anggaran terhadap jalan pertanian untuk menuju kawasan wisata sekaligus dapat menghidupkan  jalan pertanian di Balingka yang umumnya petani kentang.

Anton.SH anggota Komisi II Dprd Agam  yang juga dari daerah pemilihan Balingka mengatakan "Komisi II akan mendorong kepada Pemerintah daerah untuk mengembangkan dan memperhatikan  kawasan wisata yang ada di Agam  yaitu  di Nagari Balingka  dan ini perlu proses dan kajian yang mendalam Komisi II akan berusaha mendorong pada pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Agam dan juga permasalahan jalan usaha tani juga akan dibawa ke dalam rapat kerja dengan OPD terkait   ,kita sangat berharap perkembangan wisata di Balingka ini cepat berkembang seperti kawasan wiaata lainnya ,karena permasalahan Pariwisata adalah tugasnya Komisi IV kita akan bicarakan dilintas Komisi dalam waktu dekat  ,dengan adanya pariwisata Balingka ini  akan  menambah lancarnya perekonomin pada masyarakan sekitarnya"melalui humas Dprd Agam Hasneril (hms/nng)
Share:

Sekwan Agam Pelajari Sistem E-Notulen DPRD Surakarta


                                                               

Surakarta, Sorotsumatera.com — Jajaran sekretariat DPRD kabupaten Agam yang diketuai Sekwan Indra melakukan study banding ke DPRD kota Surakarta untuk mempelajari sistem E-Notulen (Voice To Text), Kamis (23/11).
Kedatangan Sekretaris DPRD Agam bersama Kabag Hukum dan Persidangan DPRD Desnawati, Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Kominfo Agam Joni Indra, serta Kasubag Reza Arasully diterima langsung oleh Sekretaris DPRD Surakarta yang juga Ketua Asdeksi (Asosiasi Sekretaris DPRD Kab/Kota Se Indonesia ) Tri Puguh Priyadi,SH.MM., bersama jajarannya.
Sekretaris DPRD Agam Indra mengatakan, DPRD Surakarta telah sukses mempergunakan aplikasi tentang E-Notulen (Voice To Text), program pemanfaatan teknologi dalam menginformasikan kegiatan DPRD.
“E-Notulen mempermudah Notulis dalam menyusun Notulen dan rapat-rapat DPRD, sesuai rencana untuk tahun 2018 Sekretariat DPRD Agam juga akan mempergunakan Aplikasi tentang E-Notulen (Voice To Text),” ujar Indra melalui Pj. Kasubag Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Agam pada KABA12.com, Jumat (24/11).
Indra menjelaskan, selain mempermudah kinerja sekretariat DPRD, aplikasi e-notulen juga sebagai alat kontrol bagi pembicara untuk berbicara secara sistematis dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Kita juga akan mencoba menerapkan secara bertahap aplikasi lainnya seperti e-simleg, penataan arsip, TV smartphone, simardi, web view dan berbagai aplikasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung pelaksanaan tugas sekretariat dalam meningkatkan kinerja DPRD. Semua itu telah diterapkan di DPRD Surakarta olehsebab itu kita memilih study banding kesini,” ujarnya lagi.
Dalam kesempatan itu pertemuan tersebut Indra Dt. Baradai mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris DPRD Surakarta Tri Puguh Priyadi beserta jajarannya yang telah memberi informasi, ilmu yang sejelas-jelasnya tentang e-notulen yang juga akan diterapkan di DPRD Agam pada tahun 2018 mendatang.(hms/kb)
Share:

Ketua DPRD Agam Minta Polres Agam Tegasankan Persoalan Penambangan Dibawan Tuo


Agam, Sorotsumatera.com – Mengenai persoalan penambangan Tanah Clay yang sebelumnya pernah beraktifitas di Bawan Tuo, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam kini memasuki babak baru, Sebagaimana dipemberitaan sebelumnya, bahwa dalam melakukan penambangan tersebut, diduga izin Tambangnya masih menuai pro dan kontra bagi masyarakat setempat dan saat ini, permasalahan tersebut terus diproses dan didalami oleh pihak Polres Agam.
Menurut Mardin Dt. Kayo masyarakat yang melaporkan tersebut, warga di sekitar penambangan tersebut merasa dirugikan oleh pihak tambang, terutama sekali mengenai akses jalan menuju ke lokasi tambang menjadi rusak parah. Oleh sebab itu masyarakat melapor ke Polres Agam.
” Sebelumnya pihak tambang telah berjanji kepada masyarakat setempat, kalau jalan yang rusak diakibatkan penambangan tanah clay akan di perbaiki dan diganti rugi. Namun kenyataan hingga kini belum ada kejelasannya”, ungkap juga berapa masyarakat setempat sebelumnya.
Salah satu niniak mamak di Bawan tuo tersebut, yang sebelumnya pernah menyampaikan kalau izin penambangan yang dilakukan, diduga mengantongi izin abu-abu yang dilakukan oleh CV. Citra mandiri dari Pasaman Barat bahkan, hasil penambangannya di duga telah dijual dan di beli oleh PT AMP Plantation Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Mengenai itu, Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, ketika dimintai tanggapannya oleh Palikopost.com, mengenai persoalan Penambangan diduga ilegal yang dilakukan di Bawan Tuo, Kecamatan Ampek Nagari. Ia memaparkan kalau izin penambangan di Agam memang tidak ada, Melainkan mengurus izin ke Provinsi.
” Untuk izin tambang Kabupaten Agam tidak mempunyai kewenangan. Melainkan cuma bisa mengeluar surat Rekomendasi dari Daerah ke Provinsi untuk lebih lanjutnya, dari Dinas Provinsilah yang mengeluarkannya,” jelasnya.
Oleh karena itu Sambung Ketua DPRD, sepanjang kalau memang terbukti nantinya tidak ada mengantongi izin tentu itu Ilegal. Jangan sampai Kasus itu menguap sementara Agam sudah kecolongan.
” Kita meminta sangat kepada pihak Polres Agam untuk melakukan penindakan tegas, kepada bagi yang melakukan penambangan di Agam yang tidak mengantongi Izin Tambang. Kita sangat menginginkan segala permaslahan penambangan yang tidak memiliki izin di Kabupaten Agam agar di berikan tindakan tegas”, Pungkas Ketua DPRD Agam.
Semantara itu, Kapolres Agam AKBP Ferri Suwandi mengatakan yang disampaikannya melalui KBO IPDA Ardian (23/11) diruang kerjanya, bahwa dijelaskannya mengenai izin penambangan di Bawan Tuo, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam tersebut, pihaknya sebelumnya sudah memperiksa dari pihak penambang dari CV Citra mandiri tersebut dan pihak dari PT AMP Plantation.
” Benar Kita sudah panggil yang bersangkutan, sebelumnya, untuk dimintai keterangan mengenai itu”, Kata KBO
Disampaikan juga olehnya, bahwa Polres Agam Sementara ini masih mengundang saksi ahli di bidang Pertambangan dari Dinas Provinsi Sumbar dan terus mendalaminya kasus tersebut.
” Saat ini kami masih mengundang saksi Ahli dari Dinas Provinsi, untuk dimintai penjelasan tentang Izin penambangan. Karena kewenangan izin penambangan berada di tangan Dinas Provinsi”, ucapnya.
Dikatakan Ardian kalau pihaknya komit dengan menindaklanjuti mengenai ini, kalau memang terbukti kita nanti akan melakukan penetapan Tersangka
” Kami akan terus dalami persoalan ini, karena kita pun tidak mau berlama-lama dalam memprosesnya, kalau sudah cukup bukti nanti, kita akan tetapkan Tersangka, untuk dilimpahkan kepada kejaksaan Negeri Agam”, Tambahnya(*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.