Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 05/21/17 ~ Sorot Sumatera

Payakumbuh: David Bachri Berhasil Jadi Camat Terbaik

Payakumbuh,SS-Setelah penilaian ekpose dan wawancara, Camat Lamposi Tigo Nagori (Latina) kota Payakumbuh, David Bachri, SSTP, M.Si masuk nominasi 6 besar dalam lomba kompetensi Camat tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2017. Untuk itu, tim penilai yang terdiri atas Drs. Sultani Wirman, Febri Erizon, SH, MM, dan Drs. O.S. Jerli Asir melakukan kunjungan lapangan ke Payakumbuh, Selasa (16/5).


Kedatangan tiga orang tim penilai yang dipimpin Drs. Sultani Wirman itu disambut meriah dengan tari pasambahan, dalam acara yang bertempat di halaman kantor Kecamatan Latina. Para tim penilai juga disuguhkan dengan persembahan yang rancak bana dari MAN 1 Payakumbuh, tari Piriang Togeh Badorai.


Tampak hadir diantara ratusan masyarakat yang datang: Staf Ahli Walikota bidang pemerintahan, hukum, dan politik, Dafrul Pasi, anggota DPRD kota Payakumbuh, Syafrizal, Forkompimda, kepala perangkat daerah, Camat se-kota Payakumbuh, Ketua KAN, Ketua LKAAM, Ketua LPM, Bundo Kanduang, dan berbagai organisasi kemasayarakatan lainnya se-kecamatan Latina.


Sultani Wirman menuturkan, kedatangan timnya ke Payakumbuh adalah untuk melihat secara nyata keberhasilan Camat Latina, David Bachri, dalam mengelola pemerintahan kecamatan sesuai peraturan yang berlaku dan memperhatikan potensi kecamatan. Sedikitnya terdapat tiga bidang yang menjadi kategori penilaian, yaitu pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan pelayanan publik.


Sementara itu, Staf Ahli Dafrul Pasi yang mewakili Walikota Payakumbuh, mengatakan, “David Bachri adalah seorang Camat yang mampu menjabarkan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat ataupun pemerintah kota Payakumbuh dengan baik. Disamping itu, David Bachri juga tak lupa melakukan evaluasi dari setiap program dan kegiatan yang dijalankan, sebagai perbaikan ke depan, ”sebut Dafrul.


“Karenanya, meski baru berusia 8 tahun, Latina sudah bisa sejajar dengan kecamatan lainnya di kota Payakumbuh yang sudah lebih dahulu berdiri. Kini, Latina bisa duduak samo randah, tagak samo tinggi dengan kecamatan lainnya. Selain karena kemampuan Camatnya, swadaya masyarakat yang tergolong tinggi menjadi nilai plus bagi kemajuan Latina”, ujar Dafrul.


Tokoh masyarakat Latina yang juga Anggota DPRD kota Payakumbuh, Syafrizal, menilai, “Camat  David Bachri sangat gigih dan bekerja keras mendorong dan menggerakan masyarakat untuk bekerja bersama  demi kemajuan Latina di berbagai bidang, ” kata Syafrizal. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: Arsip Memiliki Peranan Yang Sangat Penting Dalam Organisasi

Payakumbuh,SS-Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petugas pengelola arsip pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar kegiatan sosialisasi  dan penyuluhan kearsipan di Bakinco Resto, kelurahan Koto Tangah Kec. Payakumbuh Barat, Selasa (16/5).

Agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini dihadiri oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Iqbal Bermawi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Besri Rahmat, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Zulinda Kamal, OPD, staf pengelola arsip, dan undangan lainnya.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ST, MT diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Iqbal Bermawi dalam sambutannya menyampaikan, “kearsipan memiliki peranan yang sangat penting dalam organisasi, ibarat urat nadi manusia yang kebutuhannya sangat penting ketika aliran darah tidak lancar dan mengganggu kesehatan, ” sebut Iqbal.

“Arsip memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan organisasi, baik untuk perencanaan, pelaksanaan, pengambilan keputusan dan pertanggung jawaban kegiatan organisasi. Peranan kearsipan dalam organisasi baik pemerintah maupun swasta, ibarat urat nadi pada tubuh manusia yang kebutuhannya sangat dirasakan ketika aliran darah itu tidak lancar dan mengganggu kesehatan,” katanya.
Tidak ada kegiatan organisasi yang tidak menghasilkan arsip dan tidak ada organisasi yang tidak memerlukan arsip. Oleh karena itu, arsip harus diselamatkan dan dikelola secara profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” terang Iqbal.

Diakhir sambutannya, Iqbal berharap, “Melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang kearsipan diharapkan bisa meningkatkan SDM pengelolaan kearsipan di masing-masing OPD agar pengelolaannya dapat berjalan sesuai dengan ketentuan arsip nasional Republik Indonesia,” jelas Iqbal.


Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Zulinda Kamal mengatakan,“Pelatihan ini berlangsung selama 4 hari hingga 19 Mei mendatang dengan narasumber dari Besri Rahmat dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri,” sebut Zulinda Kamal. (Bayu)
Share:

Payobasung Wakili Sumbar Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional

Payakumbuh,SS-Kelurahan Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh mewakili Provinsi Sumatera Barat, dinilai Tim Penilai Nasional diketuai Endang Trimurti pada Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional, di kelurahan setempat, Selasa (16/5).

Walikota Payakumbuh Riza Falepi ST, MT diwakili Sekda Benni Warlis, dalam sepatah katanya mengatakan, Pemerintah kota Payakumbuh sangat terbantu dengan kehadiran PKK di kota ini. ”Kegiatan Pemko Payakumbuh sangat terbantu dengan adanya PKK. Banyak kegiatan OPD di Kota Payakumbuh yang menyentuh masyarakat banyak, dibantu pelaksanaannya oleh PKK,” kata Benni.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh, Henny Riza Falepi, dalam sambutannya menguraikan, “prioritas utama kegiatan PKK Kota Payakumbuh antara lain Dasawisma, Posyandu, dan PHBS. Di samping kegiatan lain seperti KWT dan Pemberian Makanan Tambahan kepada bayi dan Balita,” ungkap Henny.

“Untuk kegiatan Dasawisma, Payakumbuh menjadi percontohan dalam kegiatan Bulan Bhakti Dasawisma yang dilaksanakan setiap bulan Maret tiap tahun. Tahun ini merupakan tahun ke empat dilaksanakannya kegiatan tersebut. Keaktifan Dasawisma Kota Payakumbuh telah menghasilkan prestasi sebagai Juara I Tingkat Sumbar sebanyak tiga kali dan Juara II sebanyak dua kali,” sebut Henny.

Henny mengatakan, ” tim Penggerak PKK Kota payakumbuh bersama jajarannya, dibantu OPD terkait sedang fokus dalam program Payakumbuh Bebas Jamban. Setelah sebelumnya Program Kegiatan Payakumbuh Menanam, dan selanjutnya Payakumbuh Memilah. Kami berharap setiap kegiatan tersebut dapat didukung semua pihak,” kata Henny.

Sementara itu, Endang Trimurti, selaku Ketua Tim Penilai, menyebutkan, terpilihnya Kota payakumbuh mewakili Provinsi Sumatera barat untuk dinilai Tim Penilai Nasional, setelah melalui penilaian berjenjang. ”Kami bersama tim hari ini tidak lagi menilai, tapi melakukan verifikasi lapangan. Karena penilaian telah dilakukan sebelumnya di Jakarta. Kami berharap kegiatan lomba ini dapat dijadikan momentum dalam pembangunan masyarakat, terutama keluarga. Bagaimana keluarga dapat menjalan delapan fungsinya dengan baik. Kerjasama semua pihak, sangat diharapkan,” kata Endang.

Acara ditutup dengan Makan Bajamba, setelah mendengarkan ekpos Ketua TP PKK Kelurahan Payobasung, Dr. Silvi Rosja Irwan. Selain Lurah Payobasung, Irwan Suwandi, juga dihadiri sejumlah Kepala OPD Pemko Payakumbuh. (Bayu)
 
Share:

Mundurnya Pejabat Eselon II, Riza Falepi Bantah Tudingan Bungkam Wartawan

Payakumbuh,SS-Terkait dengan pemberitaan salah satu media online yang menuding Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, membungkam wartawan Luak Limopuluah dengan studi komparatif ke Pekanbaru, Riza dengan tegas membantah hal tersebut. Apalagi studi komparatif tersebut dikaitkan dengan mundurnya pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh yang mengakui kesalahannya dalam hal keuangan.

Melalui pesan Whatapsnya ke media ini, Selasa (16/05) lalu, Riza menyampaikan bahwa tidak ada sangkut pautnya studi komparatif wartawan ke Pekanbaru dengan pengunduran diri pejabat di Pemko Payakumbuh. “Perlu diketahui, biaya studi komparatif ini dianggarkan tahun lalu. Ini dianggarkan lebih kepada apresiasi Pemko kepada wartawan yang telah bekerja dengan baik menyebarkan berita secara objektif.   Sehingga Pemko Payakumbuh merasa terbantu ketika berita tersebut diketahui masyarakat,” ujar Riza.

 Sehubungan dengan pengunduran diri pejabat eselon dua, Riza mengatakan langkah itu harus diambil walaupun pejabat tersebut dikenal dekat dengan Walikota. "Urusan kepala dinas ini sudah begitu terbuka. Bawahannya yang merupakan bendahara dinas, memakai dana untuk keperluan di luar kantor sehingga tekor dan bahkan tidak bayar pajak di akhir tahun.  Walaupun pelakunya staff golongan dua, saya apresiasi eselon dua atau kepala dinas maupun badan yang merasa bertanggung jawab sebagai pengguna anggaran," tukuk Riza.

Riza menambahkan dimana logikanya kegiatan yang dianggarkan tahun lalu tapi sudah diniatkan untuk membungkam wartawan terkait mundurnya pejabat yang kejadiannya baru tahun ini. "Mudah-mudahan ke depan kita lebih menghadirkan berita berimbang agar tidak terperangkap subjektivitas apalagi memfitnah orang," pungkas Riza.

 Sebelumnya, Jumat (12/05) sore, puluhan wartawan yang tergabung dalam Balai Wartawan (BW) Luhak Limopuluah sudah melaporkan media online tersebut ke Polsek Kota Payakumbuh dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Wakil Ketua BW Marjohan, melaporkan media online yang ditenggarai telah membuat berita sepihak serta tandensius hingga berujung fitnah dengan nomor LP/K/68/V/2017/ Sekta atas pencemaran nama baik terhadap seluruh anggota Balai Wartawan.

Menurut Marjohan, terkait isi pemberitaan dari salah satu media online tersebut disitu ditenggarai menyebutkan bahwa pihak Kominfo kota Payakumbuh berhasil bungkam 50 orang wartawan Luhak Limopuluh,dengan pelesiran yang dikemas apik dengan Study Koperatif ke Kota Pekanbaru 9-10 Mai 2017 dengan pencairan dana APBD sebesar 120. Juta Rupiah.

“keberangkatan 50 orang wartawan Luhak Limopuluah menurut isi pemberitaan media online tersebut, sudah menjurus ke fitnah dan tidak berdasar tuduhan yang dialamatkan ke anggota BW, ” sebut Marjohan.

Hal senada juga dikatakan Meldy Sulhendri, Sekretaris BW, menurutnya, pemberitaan yang dilakukan oleh media online soal anggota balai wartawan Luhak Limopuluah adalah sepihak, tandensius, dan menjurus fitnah.

Kepergian 50 anggota BW dalam kegiatan studi Koperatif ke kota Pekanbaru, pada 9-10 Mei 2017 yang lalu, telah jauh jauh hari direncanakan.” Kegiatan ini sudah sejak tahun 2016 lalu direncanakan dan jauh sebelum pilkada. Oknum wartawan yang membuat berita di media online tersebut, tidak pernah melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada pengurus BW terkait pemberitaan yang dikeluarkan, ” sebut Meldy Sulhendri wartawan harian Rakyat Sumbar.

Tak kalah meradang, Dodi Sastra, wartawan senior dari harian Koran Padang, mengatakan, “Kalau dia benar- benar paham dengan kode etik jurnalistik tolong buktikan dimana kami terkesan bungkam dan dianggap secara tandensius telah diam karena diberi jatah jalan jalan,” sebut Dodi. (***)



Share:

Payakumbuh: Pemko Sosialisasikan UU Nomor 30 Tahun 2014

Payakumbuh,SS-Sekretaris Daerah, Benni Warlis membuka acara sosialisasi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan yang diadakan bagian Hukum Setdako Payakumbuh di Aula Balaikota Bukik Sibaluik, Rabu (17/5).

Kegiatan ini digelar dalam rangka, membangun kesamaan persepsi dan meningkatkan kualitas penyelenggara pemerintah mengenai keberadaan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dalam penyelenggaraan pemerintahan ini diikuti oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Payakumbuh.

Benni Warlis, mengatakan, “UU ini memiliki tujuan agar pemerintahan berjalan dengan baik, tertib dan tidak terjadi penyimpangan, untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta agar mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan sungguh-sungguh agar tidak ada lagi kekhawatiran jika berurusan dengan penegak hukum,” harap Benni.
 
“Kebijakan-kebijakan apa yang diambil dalam pelaksanaan pemerintahan bisa dipertanyakan kepada narasumber dalam sosialisasi ini. Undang-undang ini tidak hanya berlaku untuk OPD namun juga menjamin bagaimana OPD memberikan pelayanan kepada masyarakat. OPD harus memiliki akuntabilitas, sehingga mampu mencegah terjadinya penyelewengan,” ujar Benni.

Sementara itu, kepala bagian hukum Aznizenti menyampaikan, “Kegiatan dalam bentuk sosialisasi ini diadakan selama 3 hari dengan tema berbeda dimulai hari ini hingga 18 mei 2017. Untuk hari pertama berupa sosialisasi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dengan peserta kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Payakumbuh. 

Hari kedua sosialisasi ditujukan kepada masyarakat, lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) dan pengusaha-pengusaha se-kota Payakumbuh mengenai standar operasional prosedur (SOP) perizinan online serta pencegahan dan penindakan perizinan. Sedangkan untuk hari ketiga akan dilaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah No 25 Tahun 2016 tentang Pelestarian dan Pengembangan Adat di Nagari kepada seluruh niniak mamak di Kota Payakumbuh,” kata Aznizenti.

Untuk sosialisasi pada hari pertama dan kedua dilaksanakan di Aula Balaikota Lantai III. Sedangkan pada hari terakhir akan diadakan di Aula SMKN 2 Payakumbuh. Narasumber pada hari pertama didatangkan dari dosen Universitas Andalas, Dr. Yuslim, M.H. Sedangkan untuk hari kedua dan ketiga yaitu dari kejaksaan negeri (Kejari) dan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kota Payakumbuh. (Bayu)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.