Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 04/28/17 ~ Sorot Sumatera

Raih Prestasi Pada Penilaian LAKIP Tahun 2016, Kota Payakumbuh Dikunjungi Pemko Sawah Lunto

Payakumbuh,SS–Keberhasilan kota Payakumbuh memperoleh nilai B pada penilaian Laporan Akuntasi Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2016, mengundang Pemerintah Kota Sawahlunto untuk datang dan  melakukan studi banding ke kota Payakumbuh, Kamis (27/4). Rombongan Pemko Sawahlunto yang dipimpin Asisten III Setdako Sawahlunto, Irzam K, berjumlah 10 orang. Masing-masing berasal dari unit kerja yang berbeda, diantaranya Inspektorat, DPPKAD, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Bappeda, Bagian Organisasi, dan Bagian Humas.

Rombongan dimaksud diterima langsung oleh Sekretaris Daerah kota Payakumbuh, Benni Warlis, didampingi Asisten II Setdako, Amriul Dt. Karayiang, dan Kepala Bagian Organisasi, Yazrizal,  di ruang rapat lantai 2 Balaikota Payakumbuh.

Sekdako, Benni Warlis menerangkan, keberhasilan kota Payakumbuh meraih penghargaan LAKIP 2016 tak lepas dari pemakaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah berbasis elektronik (e-SAKIP). Dan untuk memulai semua itu, diperlukan komitmen dari Kepala Daerah kota Payakumbuh serta komitmen pimpinan seluruh perangkat daerah.

“Sebelum-sebelumnya nilai LAKIP Payakumbuh C. Karena kita ingin meningkatkan akuntabilitas kinerja makanya kita mencoba mengembangkan kebijakan berbasis elektronik atau e-SAKIP itu. Langkah pertamanya adalah membangun komitmen dengan pimpinan daerah, begitu juga dengan komitmen seluruh pimpinan OPD. Setelah itu, kami berkonsultasi langsung ke KemenPAN RB di Jakarta. Kami jalankan sesuai petunjuk, dengan kerja keras semua perangkat daerah juga tentunya. Alhamdulillah jadi B”, jelas Sekdako.

Asisten III Sawahlunto, Irzam K, tak menampik, kedatangan rombongannya ke kota Payakumbuh, bukan saja karena nilai B yang diperoleh kota Payakumbuh dalam penilaian LAKIP tetapi juga karena penerapan e-SAKIP yang sudah dilakukan kota Payakumbuh.

Lebih jauh tentang teknis pelaksanaan SAKIP di kota Payakumbuh, dijelaskan oleh Kepala Bagian Organisasi, Yasrizal, dan Kasubag Tata Laksana, Fitria Nazmi. (Bayu)
Share:

Bagian Protokoler Dan Dokumentasi Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh Berduka

Payakumbuh,SS–Erwendi, orang tua laki-laki dari Kasubag Protokoler, Megi Efriater, dipanggil Yang Maha Kuasa pada Rabu, (26/4) malam, pada pukul 20.00 waktu setempat.

Sebagaimana yang diinformasikan pihak keluarga di rumah duka di Balai Rupih, Simalanggang, Limapuluh Kota, Kamis (27/4), Almarhum, Erwendi, meninggal ditengah perjalanan saat akan dibawa berobat ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina, dalam usia 61 tahun, meninggalkan seorang istri dan 3 (tiga) orang putera.

Wakil Walikota, Suwandel Muchtar yang hadir di rumah duka, menyampaikan turut berduka atas kejadian ini.
"Kami atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh turut berduka dan berbelasung kawa atas berpulangnya orang tua laki-laki dari Megi.

 Semoga Allah ‘Azawajalla mengampuni dosa-dosa beliau, diterima semua amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dijauhkan dari siksa kubur dan api neraka serta ditempatkan di surga-Nya kelak.

 Dan bagi keluarga serta ahlul bait yang ditinggalkan, untuk melepas almarhum dengan ikhlas dan sabar, "pungkas Wawako Suwandel.

Sementara itu, menurut Megi, sebelum meninggal, almarhum dalam kondisi sakit yang cukup berat. "Beliau (Papa-red) sebelumnya mengidap penyakit gula, jantung, dan stroke ringan yang cukup lama diderita", sebut Megi Efriater.

 Ditambahkan, Megi, dalam kesempatan tersebut mengatakan atas nama keluarga meminta maaf atas kesalahan almarhum semasa hidupnya."Kami atas nama almarhum dan keluarga menyampaikan permohonan maaf beliau jika semasa hidup beliau ada kesalahan kepada kaum muslimin", pinta Megi. (Bayu)
 
Share:

Perkembangan Kota Payakumbuh Menarik Perhatian Dunia

Payakumbuh,SS–Kota Payakumbuh beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang begitu pesat. Perkembangan itu menarik perhatian para peneliti baik dari universitas maupun lembaga penelitian untuk mempelajari lebih dalam tentang Kota Payakumbuh.

Kali ini Lembaga Riset asal Belanda KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde) atau dalam bahasa Indonesia Lembaga Ilmu Bahasa, Negara dan Antropologi Kerajaan Belanda bekerjasama dengan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) melakukan wawancara dengan Walikota Payakumbuh Riza Falepi terkait dengan pertumbuhan, perkembangan dan kehidupan sehari-hari Payakumbuh di Kantor Balaikota Bukik Sibaluik, Rabu (26/4).

Dalam wawancara tersebut Riza bercerita tentang kinerjanya selama menjabat Walikota Payakumbuh sejak tahun 2012. Mulai dari kinerja di bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, ekonomi, sampai bidang infrastruktur.

“Semua yang saya lakukan tidak lepas dari dua hal yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu sudah menjadi tugas pemimpin maupun kepala daerah di negara ini,” ujar Riza.

Ketika ditanya tentang prioritas kerja di periode kedua, Riza menjawab akan menyiapkan kondisi perekonomian Payakumbuh yang siap berkembang. Harapannya pertumbuhan ekonomi bisa mencapai angka dua digit serta income per kapita melebihi rata-rata nasional. Berkaitan dengan itu, ada tiga factor penentu agar sebuah daerah cepat berkembang yakni faktor accessibility, excellent center, dan industrialisasi, kata Riza.

Sementara itu peneliti senior KITLV Dr. Fridus Steijlen, mengatakan, pemilihan Kota Payakumbuh sebagai objek penelitian karena Payakumbuh adalah kota yang pesat perkembangannya dan memiliki potensi besar untuk percepatan kemajuan. Studi tentang perkembangan dan pertumbuhan Payakumbuh akan menjadi sumbangsih penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pria jangkung asal Belanda tersebut juga tertarik untuk menggali lebih dalam budaya Minang seperti merantau, adat basandi syara’, dan falsafah Minang lainnya yang mendukung kemajuan nagari.

Terkait dengan lembaganya, Dr. Fridus mengatakan, KITLV adalah sebuah lembaga ilmiah yang didirikan pada tahun 1851. Tujuan utamanya ialah penelitian ilmu antropologi, ilmu bahasa, ilmu sosial, dan ilmu sejarah untuk wilayah Asia Tenggara, Oseania danKaribia. Perpustakaan KITLV di Leiden, Belanda memiliki koleksi lengkap buku-buku, naskah-naskah manuskrip, dan bentuk dokumentasi lainnya. (Bayu)
 
Share:

SMP N 4 Payakumbuh, Guru dan Murid Berhamburan Keluar Kelas

Payakumbuh,SS–Ratusan murid dan majelis guru berhamburan lari keluar kelas. Terdengar sirine gempa berbunyi sangat kencang. Semua panik. Ada sejumlah siswa yang tertimpa plafon atap yang jatuh di kelas mereka. Sejumlah murid yang memiliki keterbatasan fisik, ditolong teman-temannya untuk keluar dari ruangan kelas dan riuh terdengar suara takbir dari mulut siswa dan majelis guru.


Kegiatan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Tingkat Kota Payakumbuh di atas, dibuka Walikota Payakumbuh, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Yoherman, di SMP 4 Kota Payakumbuh, Rabu (26/04-2017). Tampak juga hadir Kepala BPBD Kota Payakumbuh Yufnani Away, Kadinas Pendidikan diwakili Tavril Syamri, dan Kepala SMP 4 Payakumbuh Defi Marlitra dan sejumlah pejabat Pemko Payakumbuh lainnya.


Diskenariokan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh, dibantu anggota Pramuka dan Tim UKS sekolah, bahu mambahu menolong korban dan langsung membuat Posko Bencana, mendata korban dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan korban gempa selanjutnya.


“Kalau dulu penanganan bencana bersifat responsif, kini menjadi preventif. Walaupun Kota Payakumbuh termasuk daerah aman, bukan berarti kita tidak siaga. Simulasi ini adalah bentuk kegiatatan preventif dari kesiapsiagaan bencana. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada SMP 4 Payakumbuh bersama jajarannya yang telah bersedia menjadi tempat kegiatan. Karena kegiatan ini divideokan dan dilombakan, kami berharap kita semua dapat mengikutinya dengan serius,” harap Yufnani.


Asisten I Yoherman, saat membuka kegiatan mengatakan, ada 514 daerah yang juga sedang melaksanakan hal yang sama dengan Payakumbuh. Kegiatan simulasi ini akan divideokan. Videonya akan dinilai di pusat. “Untuk Kota Payakumbuh diwakili SMP 4. Mudah-mudahan dengan partisipasi dan keseriusan kita bersama, SMP 4 Payakumbuh dapat masuk nominasi di tingkat nasional,” sambungnya.


Di akhir arahannya, Yoherman mengatakan, Pemerintah Kota Payakumbuh memberikan apresiasi yang tinggi kepada SMP 4 Payakumbuh. Dan mengajak seluruh siswa untuk serius mengikuti simulasi ini. (Bayu)

Share:

Rencana Masa Depan Untuk Mensinergikan Luak Limo Puluah, Ferizal Ridwan Kunjungi Walikota Payakumbuh

 

Payakumbuh,SS-Kekeluargaan begitu terlihat  ketika Walikota Payakumbuh Riza Falepi bertemu dengan Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan di Balaikota Bukik Sibaluik, Selasa siang (25/04). Riza dan Ferizal terlihat asyik berdiskusi tentang rencana masa depan untuk mensinergikan kedua daerah ini melalui program pemba­ngunan yang dicanangkan. Diskusi pun berlanjut sambil bersantap siang di OR Pongek Situjuah.


Walikota Payakumbuh Riza Falepi mengapresiasi kunjungan Wakil Bupati Limapuluh Kota. Riza mengatakan, menjalin komunikasi antara dua kepala daerah bertetangga merupakan sesuatu yang lumrah terjadi dalam setiap pemerintahan daerah. Terlebih lagi dua daerah tersebut ibarat saudara kandung yang saling berhubungan dan saling membutuhkan.


"Semangat untuk duduk semeja terutama berkaitan dengan program kerja dan tata kelola yang menyangkut kebutuhan masyarakat kedua daerah ini sangat diperlukan," ujar Riza.


Senada dengan apa yang disampaikan Riza, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan mengatakan, secara teritorial administratif pemerintahan, memang ada batas kewenangan daerah masing-masing. Namun seca­ra sosial kultural kedua daerah ini saling berhubungan.


"Oleh karena itu sudah semestinya kita duduk semeja, tak hanya dalam pertemuan-pertemuan formal, namun juga dalam pertemuan non formal," sebut Ferizal.


Sementara itu, pengusaha muda Payakumbuh yang turut serta dalam pertemuan tersebut, Tito Idroes mengapresiasi pertemuan dua kepala daerah di Luak Limo Puluah ini. Tito mendorong kedua kepala daerah berkomunikasi lebih intensif demi meningkatkan sinergi untuk menangani setiap persoalan yang muncul di daerah yang terkenal dengan "aianyo janiah, ikannyo jinak."


"Selain menghimpun aspirasi-aspirasi yang muncul seiring bergulirnya roda peme­rin­tahan, tentu akan ada kesepakatan dan kesepa­haman bersama untuk percepatan pembangunan kedua daerah ke a­rah yang lebih baik," sebut Tito Idroes. (Bayu)
Share:

Elzadaswarman Ajak Kaum Hawa Deteksi Kanker Serviks Sejak Dini

Payakumbuh,SS-Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah salah satu penyakit tidak menular yang sangat berbahaya, penyakit yang menyerang organ reproduksi kaum hawa ini bisa membuat korbannya sekarat hingga meninggal dunia. Apalagi saat ini, ditengah-tengah masyarakat kasus Kanker Serviks masih tinggi dikalangan kaum wanita Indonesia.


Untuk itu pemerintah kota Payakumbuh bersama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) cabang kota setempat, mengadakan kegiatan sosialisasi dan deteksi dini penyakit Kanker Serviks gratis dengan metode pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA).


Acara pembukaan yang dilangsungkan di Balai Adat Kenagarian Payobasuang, Kelurahan Payobasuang, Payakumbuh Timur, Sabtu (22/4) pagi itu, dihadiri oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Elzadaswarman.


Selain itu dihadiri pula oleh Kepala Bagian Kesra, Ipendi Muis, Camat Payakumbuh Timur Kefrinaldi, Kepala BPJS Payakumbuh, Dahidin, Sekretaris Diskominfo Deldi, Kabid Kesehatan Masyarakat Hefi Suryani, Lurah Payobasuang Irwan Suwandi, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Nela Fatma, petugas kesehatan dari puskesmas Tiaka dan Aia Tabik, dan ibu-ibu peserta acara pemeriksaan pagi itu.


Kadis Kesehatan Elzadaswarman, dalam pidato sambutannya memberikan apresiasi kepada BPJS atas terlaksananya acara ini.


"Pemko Payakumbuh sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi sesuai dengan visi dan misi Walikota, bahwa masalah kesehatan merupakan prioritas utama pembangunan yang menjadi perhatian. Apalagi menurut undang-undang semua masyarakat terjamin pemeliharaan kesehatannya oleh Negara dengan sebuah sistem BPJS/JKN ini", ungkap Elzadaswarman.


Dikatakan Elzadaswarman, bahwa upaya pencegahan dari segala bentuk penyakit adalah tindakan yang sangat penting, sebab apabila sudah terlambat, upaya pengobatan dan penyembuhan memerlukan pembiayaan yang sangat besar baik dari segi biaya dan waktunya.


“Dinas kesehatan kota Payakumbuh dalam menjalankan tugas dan fungsinya berupaya agar warga kota dapat hidup dengan taraf kualitas kesehatan yang baik. Untuk itu upaya memelihara kesehatan, dan pencegahan terhadap serangan bibit penyakit perlu diprioritaskan sebelum terkena penyakit.


Sebab upaya pencegahan akan lebih baik dari pada pengobatan, sebab hal ini tidak akan menjadi beban bagi siapa saja.  Adakalanya kalau sudah terkena penyakit, begitu banyak biaya yang dikeluarkan bahkan seseorang yang kaya rayapun bisa jatuh miskin.


Melalui kegiatan yang diprakarsai oleh Lurah Payobasuang bersama TP-PKK keluarahannya ini, akan kita duplikasi ke kelurahan lainnya, bahwa upaya pencegahan terhadap serangan penyakit sangat bermanfaat seperti halnya pemeriksaan terhadap kanker serviks ini”, ungkap Kadis Kesehatan.


Kemudian Elzadaswarman menambahkan bahwa program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program pemerintah yang harus kita dukung, dengan mengajak warga masyarakat yang belum bergabung dengan BPJS untuk segera mendaftarkan keluarganya.


“Kami mengajak kepada warga masyarakat Payakumbuh untuk segera bergabung dengan BPJS, karena ini merupakan jaminan kesehatan bagi siapa saja. Apalagi dengan bergabungnya kita dengan jaminan kesehatan BPJS, akan memudahkan siapa saja dalam mengurangi beban biaya saat berobat”, ujar Elzadaswarman.  


Senada dengan Kadis Kesehatan, Kepala BPJS Payakumbuh, Dahidin, mengatakan bahwa kegiatan JKN ini merupakan program Nasional. “Menurut undang-undang negara harus berupaya memberikan layanan kesehatan yang baik dan layak kepada seluruh masyarakat, seperti halnya BPJS kesehatan ini“, jelas Dahidin.


Sehubungan dengan kegiatan hari ini, sosialisasi dan pemeriksaan serta deteksi terhadap kanker serviks tersebut, dikatakan Dahidin, juga merupakan bahagian dari program BPJS secara nasional dan diberikan dengan cuma-cuma.


"Kegiatan pemeriksaan dan deteksi dini kanker serviks merupakan bagian dari program BPJS secara nasional dan tanpa dipungut biaya sama sekali, hal ini dilakukan adalah sebagai upaya preventif. Agar kita dapat mengetahui sedari awal tentang gejala penyakit yang menyerang leher rahim", ungkap Dahidin.


Dan Dahidin mengucapkan terimakasih serta kerjasama dengan pemerintah daerah kota Payakumbuh, terkhusus kelurahan Payobasung atas dukungannya dalam acara ini.


"BPJS sangat berterima kasih atas dukungan dari pemerintah kota Payakumbuh secara umum terutama Dinas Kesehatan dan Kelurahan Payobasuang atas terlaksananya acara ini", pungkas Dahidin.


Sementara itu Lurah Payobasuang, Irwan Suwandi yang merupakan salah satu lurah terbaik kota Batiah, menginformasikan, bahwa kegiatan ini sebenarnya adalah gagasan pihaknya dalam rangka memberikan informasi dan pengetahuan kepada warga tentang kesehatan terutama Ibu dan kaum wanita.


“Selain digagas oleh pihak Kelurahan, sosialisasi dan pemeriksaan ini digawangi juga oleh  TP-PKK Kelurahan Payobasuang yang dipimpin dr Silvi. Dan untuk untuk acara sosialisasi, BPJS mendatangkan narasumber seorang dokter ahli kandung, dr Nike Sp.OG. Dengan target peserta yaitu sejumlah 200 orang kaum ibu di kelurahan ini, kata Irwan Suwandi, finalis lurah terbaik tahun ini. (Bayu)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.