Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 04/19/17 ~ Sorot Sumatera

Bersama Tim 7 Satpol PP Payakumbuh Aktif Menggelar Razia Setiap Hari

Payakumbuh,SS–Razia minuman keras (Miras) dan Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar Tim 7 Kota Payakumbuh, Minggu (16/4) kemarin membuahkan hasil. Setidaknya Tim 7 yang di pimpin langsung oleh Kasat Pol PP Devitra telah mengamankan barang bukti 4 dregen isi 30 liter minuman tuak beserta teko botol minuman di kedai tersangka yang berinisial Ed, penjual Tuak di pinggir Batang Agam Pasar Ibuh Payakumbuh, yang mana barang ini akan dikirim ke seberang air gadut untuk dijual. Kepada yang bersangkutan diberikan surat peringatan karena kedai tersebut sebelumnya juga pernah digerebek tim 7, namun pemilik kedai berbeda.


Disamping melakukan razia di kedai tuak, malam itu tim 7 juga mengamankan 9 orang (3 perempuan dan 6 laki-laki) remaja yang masih berkeliaran dan nongkrong di simpang jalan by pass ngalau dan jl soekarno Hatta pada jam 03.00 wib dini hari, sebut Devitra.


Mereka di amankan ke mako Pol PP dan dipanggil pihak keluarganya. 
Diantara mereka ada salah satu pelajar perempuan yang tinggal di kos-kosan. Maka pada subuh hari itu petugas Satpol PP mengantarkan mereka ke rumah kos di Padang Tangah Pakan Salasa  Payakumbuh Timur, kata Devitra.Kepada Pemilik rumah kos-kosan, Kasatpol PP meminta agar tidak membiarkan anak kosnya keluar sampai larut malam dan membuat aturan dan sanksi yg ketat.



Kepada orang tua dan keluarga yang menjemput, Kasat Pol PP juga menyampaikan agar lebih ekstra disiplin dan memberi bimbingan kepada anak-anaknya, karena diantara anak-anak meminta izin keluar rumah malam hari dengan berbagai alasan padahal itu hanyalah alasan bagi mereka untuk bisa keluar rumah apalagi pada malam minggu, pungkas Devitra. (Bayu)
Share:

Tim Satgas Saber Pungli Payakumbuh Siapkan Pemantapan Program Kerja Tim Untuk Tahun 2017

Payakumbuh,SS–Usai dilantik Walikota Payakumbuh pada Januari silam, tim Satuan tugas sapu bersih pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) gelar rapat konsolidasi tentang persiapan program kerja di tahun 2017 ini. Senin (17/4) di Ruang Rapat Walikota Lt. 2 di Bukik Sibaluik,.


Selain dihadiri Walikota, seluruh unsur pimpinan Forkompimda juga turut hadir kemudian Sekretaris Daerah Benni Warlis, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Yoherman, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan seluruh anggota tim Satgas Saber Pungli.


Dalam sambutannya Walikota Riza Falepi memberikan apresasi yang tinggi dan berterimakasih dengan telah dibentuknya tim Satgas Saber Pungli serta berharap dengan adanya tim ini kinerja pimpinan daerah dapat terbantu dalam hal pengawasan.


"Saya pribadi sangat berterima kasih sekali dan memberikan apresiasi yang tinggi dengan terbentuknya tim Satgas Saber Pungli ini. Apalagi kinerja sebuah pemerintahan akan sangat terbantu dalam hal pengawasan jalannya roda pemerintahan, sebagaimana tujuan dan misi dari dibentuknya tim ini," sebut Riza Falepi.


Walikota dari sekian banyak tugas dan pekerjaan yang telah dan akan dijalankannya, tidak seluruhnya terawasi dengan baik.
"Justru, Saya merasa masih ada pekerjaan yang terkadang tidak terawasi dengan baik. Sehingga masih banyak pelayanan-pelayanan yang belum maksimal ke masyarakat", ungkap Walikota Riza.
“Saya berharap, dengan adanya Satgas Saber Pungli mampu membuat peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.


"Cukup banyak titik lemah dari pelayanan publik yang mesti kami perbaiki dan tingkatkan lagi. Saya dan seluruh pimpinan yang ada akan selalu berusaha dan berupaya untuk memperbaikinya dari waktu ke waktu dan kontinyu", kata Riza Falepi.


Dan kepada dinas terkait, dalam upaya mendukung tugas dan fungsi tim Satgas Saber Pungli ini, perlu dipersiapkan segala sesuatunya baik sarana dan prasarana, serta fasilitas yang diperlukan dalam melaksanakan misi yang diembannya, pungkas Riza.


"Pemko Payakumbuh berusaha dan siap untuk mendukung misi dari Satgas Saber Pungli ini, baik dukungan sarana dan prasarana serta fasilitas lainnya", sebut Riza. 


Sementara itu Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli yang juga Wakapolres kota Payakumbuh, Kompol. Eddisra mengatakan, rapat kali ini akan membicarakan tentang persiapan serta pemantapan program kerja tim untuk tahun 2017.


"Saat ini kita akan merembukkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan tim Satgas Saber Pungli di tahun 2017. Di antaranya mengenai perancangan standar operasional prosedur (SOP), kantor sekretariat, call center, program sosialisasi dan hal lain yang dirasa perlu", ungkap Eddisra.


Saat ini tim Satgas Saber Pungli untuk tahap awal akan lebih memfokuskan pada kegiatan perancangan dan pembuatan SOP serta sosialisasi ke seluruh stakeholder dan masyarakat, sebut Eddisra.


"Dan untuk tahap awal Satgas Saber Pungli kota Payakumbuh akan lebih menitik beratkan pada fungsi pencegahan yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat", pungkas Eddisra. (Bayu)

Share:

Arsip Masing-masing OPD Sering Masuk Karung, DPK Gelar Bimtek JRA Substantif

Limapuluh Kota,SS-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), selaku institusi yang bertugas dalam pembangunan kearsipan, diharapkan semakin giat bekerja keras, mewujudkan tata kelola kearsipan yang baik di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Hal tersebut disampaikan bupati kabupaten Lima Puluh Kota diwakili kepada dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat Syahrial Amri, ketika membuka Bimibingan Teknis (Bimtek)Jadwal Retensi Arsip (JRA) Substantif, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, bertempat di aula Sago Bungsu Tanjung Pati, Selasa (18/4).

Dijelaskan Syahrial, pengelolaan arisp yang benar dan tertib itu, mulai dari tata cara pengelolaan, penataan, penyelamatan dan penyusutan arsip. Oleh karena itu harus ada pendekatan yang persuasif, agar masing masing OPD dapat  mengelola arsip dengan baik dan mau menyerahkan arsip-arsip penting dan arsip statis mereka ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lima Puluh Kota untuk disimpan dan diselamatkan.

Untuk itu harus segera disusun pedoman yang akan dijadikan acuan dalam penentuan jangka waktu simpan arsip dan menentukan arsip yang akan jadi permanen atau yang akan dimusnahkan.

Kita juga menyadari, ada beberapa kendala yang masih kita hadapi bersama dalam penataan kearsipan dan penyimpanan arsip pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, terutama  untuk menampung arsip-arsip yang berasal dari OPD atau dari lembaga-lembaga lainnya.

Kita sangat membutuhkan depo arsip yang representatif dan dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC), sehingga arsip-arsip penting tersebut dapat diselamatkan dengan baik, untuk jangka waktu yang sangat panjang. Selain itu peralatan untuk keamanan dan kenyamanan petugas juga sangat  terbatas.

Mudah mudahan kedepan secara bertahap persoalan tersebut dapat kita atasi dengan kerjasama dari kita semua. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai lembaga kearsipan daerah kabupaten diharapkan terus berusaha melakukan pembenahan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan terus melakukan kerjasama dalam penyelenggaraan kearsipan daerah.

Tujuan dilaksanakannya Bimtek ini adalah untuk memberikan pemahaman dan menambah pengetahuan serta wawasan kita semua terutama OPD tentang bagaimana cara pengelolaan arsip yang benar sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku serta dalam menentukan jangka waktu simpan suatu arsip untuk mengurangi terjadinya penumpukan arsip di OPD masing-masing.


Permasalahan yang pada umumnya dialami olehs etiap pencipta/pengelola arsip di Instansi Pemerintah adalah menghadapi jumlah arsip yang bertambah secara terus menerus hingga terjadi penumpukan arsip yang mengganggu suasana ruang kerja maupun memenuhi gudang penyimpanan arsip.

Namun pada saat akan melakukan pengurangan arsip terasa tidak semudah yang dipikirkan, semua arsip seolah-olah memiliki informasi yang penting. Hal ini disebabkan belum atau tidak adanya pedoman dalam penyusutan arsip yang menyebabkan dilemma bagi pengelola arsip, di satu sisi terjadi penumpukan arsip yang tidak terkendali, disisi lain takut resiko bila dilakukan pemusnahan tanpa pertanggungjawaban yang jelas dan sah secara hukum.

Untuk itu, diharap agar semua peserta dapat sungguh-sungguh mengikuti Bimtek JRA Substantif ini, sehingga dapat melaksanakan tata kelola kearsipan dan penentuan jangka waktu simpan arsip yang tepat pada OPD masing masing.

Kita tidak ingin lagi setelah mengikuti bimbingan teknis ini, OPD masih memiliki permasalahan dalam menghadapi jumlah arsip yang bertambah terus dan melakukan penumpukan arsip di dalam karung. Pengelolaan arsip harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.


“Arsip yang tak tertib dan tidak teratur akan merugikan kita semua serta dapat mendatangkan masalah dikemudian hari. Oleh sebab itu, pengelolaan arsip yang tertib dan rapi sangat penting dan sangat diperlukan, “jelas Syahrial.

Sebelumnya, Kabid Pembinaan dan Pengawasan dinas Perpustakaan dan Kearsipan Refrison Dt. Rajo nan Panjang selaku ketua pelaksana,  mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan ini, Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan.

Kemudian Peraturan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017. Peraturan Bupati Lima Puluh Kota Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Arsip Dinamis Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota.

Setelah itu juga mengacu kepada Peraturan Bupati Lima Puluh Kota Nomor 120 Tahun 2016 Tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017. Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun Anggaran 2017 pada kegiatan Sosialisasi/ Penyuluhan Kearsipan di Lingkungan Instansi Pemerintah /Swasta.

Kegiatan Bimtek JRA Substantif ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 18-20 April  2017. Peserta yang mengikuti berasal dari OPD sebanyak 32  orang. Materi Bimtek terdiri dari 9 urusan yaitu Urusan Pendidikan dan Kebudayaan, Urusan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan. Urusan Perdagangan, Koperasi dan UKM.

“Kemudian Urusan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Urusan Perikanan, Penanggulangan Bencana, Urusan Hukum, Urusan Perpustakaan dan Kearsipan dan  Urusan Perencanaan Pembangunan dan Instruktur/Narasumber berasal dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Jakarta, “papar Refrison. (Bayu)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.