Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 04/18/17 ~ Sorot Sumatera

Dinas Arsip dan Pustaka Payakumbuh, Pustaka Keliling ke SDN 35 Payakumbuh

Payakumbuh,SS-Dinas Arsip dan Pustaka Payakumbuh, Pustaka Keliling ke SDN 35 Payakumbuh, Rabu (12/4).Joni Dt Indo Marajo, Kasi Pengelolaan Arsip Daerah dimintai keterangan terkait layanan pengelolaan Pustaka Keliling ini menjelaskan bahwa mekanismenya diawali dengan penyampaian rencana jadwal kunjungan pustaka keliling pada kelurahan bulan lalu, selanjutnya aparat kelurahan menyampaikan jadwal kunjungan pustaka keliling ke sekolah. 

"Umumnya semua sekolah sangat respek terhadap kegiatan ini dan pada hari yg dijadwalkan pustaka keliling melakukan kunjungan dengan didampingi pihak kelurahan ke sekolah", ujar Joni menambahkan.

Joni mengatakan untuk tahap pertama, Pustaka Keliling Payakunbuh baru bisa melayani siswa membaca di sekolah.  Namun melihat anemo siswa sangat tinggi untuk membaca, banyak siswa yang ingin minjam buku untuk di bawa pulang.

"Selanjutnya, saat ini sedang disiapkan MoU antara Dinas perpustakaan dan kearsipan dengan pihak sekolah untuk melakukan pembinaan terhadap Pustaka Sekolah dan meminjamkan buku secara berkala", pungkas Joni. 

Ir Zulinda Kamal, Kadis Arsip dan Pustaka Payakumbuh juga menyampaikan sewaktu pembukaan sosialisasi minat baca, maret lalu bahwa masih lemah dan rendahnya minat baca masyarakat dewasa ini, menjadi tantangan bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh. “Perlu dilakukan terobosan-terobosan agar dapat menarik masyarakat untuk ke perpustakaan dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang ada, seperti internet misalnya, maupun beberapa kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan ini,” ungkap Zulinda. 

“Peran perpustakaan adalah memberi informasi kepada masyarakat serta membantu dalam pencarian informasi dan membuka pikiran masyarakat. Perpustakaan adalah satu tempat sumber informasi, tempat belajar, dan merupakan agent of change (agen perubahan),” terang Zulinda. (Bayu)
Share:

Kasatpol PP Devitra : Peran Aktif Masyarakat Sangat Diharapkan Dengan Membuat Aturan Kelurahan

Payakumbuh,SS-Polisi Pamong Praja selaku institusi penegakan Perda kembali melakukan Operasi rutin, dipimpin langsung oleh Kasatpol, Devitra, S.Sos, M.Si, pada Rabu malam (12/4) dan berhasil mengamankan 4 orang remaja asal mungka dengan minuman keras di depan pondok promosi, Ngalau Indah Payakumbuh. 

Operasi tidak berhenti sampai disitu saja dan pada jam 01. 30 dini hari juga berhasil mengamankan sepasang remaja asal limbukan dan bonai payolansek, sedang pacaran dan juga  minum minuman keras. Seluruhnya dibawa ke kantor PolPP, balai kota baru ex lapangan Poliko Payakumbuh untuk didata, selanjutnya orang tua masing-masing remaja tersebut dipanggil serta menandatangani pernyataan. 

Devitra, saat dihubungi terkait upaya pencegahan meningkatnya kasus-kasus pelanggaran Perda ini menjelaskan "Upaya preventif atas pelanggaran menurut SOP Satpol PP dilakukan sudah sesuai permendagri No 54  tahun 2012 ada yang disebut dengan tindakan non yustisi" 

"Tindakan non yustisi ini dengan langkah tindakan ; pelaku membuat surat pernyataan berlaku dalam jangka waktu 15 hari, kalau masih kedapatan melanggar Perda diberikan surat teguran pertama yang berlaku 1 minggu, teguran kedua berlaku 3 hari dan teguran ketiga yang berlaku 3 hari, kemudian dilanjutkan dengan penyidikan untuk diproses dipengadilan" tambah Devitra yang juga pernah menjabat sebagai Kabag Kesra Setdako ini. 

Devitra mengatakan, agar upaya preventif ini datang pula dari masyarakat terutama kanagarian, "peran aktif masyarakat sangat diharapkan misalnya dengan membuat aturan dilingkungan Kelurahan atau lingkup nagari, sehingga di kelurahan atau nagari bisa mencegah pelanggaran sesuai kesepakatan. Namun sampai saat ini hal tersebut belum terwujud sempurna" jelas Devitra. (Bayu)

Share:

Erwin Yunaz Didaulat Menjadi Dewan Pembina Karang Taruna Kedjora 85

Payakumbuh,SS-Calon Wakil Walikota Payakumbuh , Erwin Yunaz, Selasa malam (11/4) lalu mengunjungi posko karang taruna  Kedjora 85 Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kecamatan Payakumbuh Barat, di Jalan Soekarno-Hatta Payakumbuh.

Kunjungan Cawawako terpilih tersebut dalam rangka silaturrahim disambut oleh lurah Bulakan Balai Kandi, Nazril Ardi Wiranata, S.Pi, Ketua LPM, Bakri, SPd, Ketua Karang Taruna Kedjora 88, Mukhrizal dan anggota karang taruna Kedjora 85 Bulakan Balai Kandi.Dalam sambutannya, Lurah Nazril mengucapkan terima kasih atas kunjungan Cawawako terpilih Erwin, sekaligus memberikan ucapan selamat atas telah ditetapkannya  Erwin Yunaz sebagai Wakil Walikota Payakumbuh terpilih mendampingi Riza Falepi Walikota Payakumbuh terpilih periode 2017-2022.

Dalam perbincangan hangat yang berlangsung lebih kurang selama 2 (dua) jam tersebut, Lurah Nazril mengatakan,  keinginan dari anggota karang taruna Kedjora 85 untuk mendaulat Erwin Yunaz menjadi Dewan Pembina Karang Taruna Kedjora 85 Kelurahan Bulakan Balai Kandi. Ungkapan Lurah Nazril tersebut diamini Ketua Karang Taruna Kedjora 85, Mukhrizal dan ketua LPM Bulakan Balai Kandi, Bakri,SPd.
Bak gayung bersambut, Cawawako Erwin menyambut baik dan menyanggupi keinginan karang taruna Bulakan Bulai Kandi tersebut dan menyatakan bersedia menjadi Dewan Pembina Karang Taruna Kedjora 85.

Dalam kesempatan itu, Ketua Karang Taruna Kedjora 85, Mukhrizal langsung meminta dukungaan Cawawako Erwin selaku Dewan Pembina untuk penyelenggaraan iven Road Race yang akan digelar 30 April mendatang, iven ini juga telah didaftarkan dan didukung Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Barat.

Cawawako Erwin memberikan apresiasi atas ide penyelenggaraan iven tersebut dan menyatakan akan selalu mendukung setiap iven yang diadakan, selama iven tersebut bernilai positif dan menberikan kebaikan bagi masyarakat dan bagi Kota Payakumbuh.
“Saya berharap, kedepan setiap kecamatan di Payakumbuh memiliki iven tahunan masing-masing. Seperti Pacu Itik Kecamatan Payakumbuh Selatan, Payakumbuh Utara dengan Pacu Jawi dan Payakumbuh Barat dengan iven Road Race-nya ini. Pergelaran iven tersebut nanti tentunya ikut memajukan kepariwisataan Kota Payakumbuh”, ungkap Cawawako Erwin.

Terpisah, Ketua Karang Taruna Kedjora 85,  Mukhrizal mengatakan, iven Road Race dengan tajuk Bhayangkara Kedjora 85 Road Race Championship 2017 telah mengantongi rekomendasi dari IMI Sumatera Barat dan izin dari Dinas Perhubungan kota Payakumbuh. Iven dengan skop peserta dari Sumbar, Riau dan Jambi ini akan memulai membuka pendaftaran peserta mulai tanggal 25 hingga tanggal 30 April mendatang.

“Melalui media ini, saya mengundang para pembalap yang ingin ambil bagian dalam iven Road Race tersebut, silahkan nanti mendaftarkan diri ke panitia bertempat di Sanjai 3 Saudara Jalan Imam Bonjol Kel. Bulakan Balai Kandi Payakumbuh” jelas Mukhrizal. (Bayu)

Share:

Pemkab Kubu Raya Belajar Ke Payakumbuh

Payakumbuh,SS-Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, mengunjungi kota Payakumbuh, Rabu (12/4), dalam rangka kaji terap penyelenggaraan pemerintah daerah. Rombongan berjumlah 21 orang itu, dipimpin langsung oleh  Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Odang Prasetyo. Turut hadir Asisten Pemerintahan, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Pertanahan Setdakab Kubu Raya, dan Camat se-Kabupaten Kubu Raya.

Rombongan dari jauh itu disambut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Payakumbuh, Yoherman, didampingi Staf Ahli Walikota Edvidel Arda, Kepala Dinas terkait, Kabag, dan Camat se-kota Payakumbuh di aula lantai 3 Balaikota Payakumbuh. Yoherman mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan dan memaparkan tentang profil kota Payakumbuh sebagai bentuk perkenalan.
  
Yoherman mengatakan, PATEN di kota Payakumbuh sudah dilaksanakan sejak tahun 2015. Pelaksanaan dimaksud, selain didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2010, juga didasarkan pada SK Walikota Payakumbuh Nomor 130.28/937/Wk-Pyk/2015 tentang pelimpahan sebagian kewenangan Walikota kepada Camat di kota Payakumbuh dan SK Walikota Payakumbuh Nomor 130.29/938/Wk-Pyk/2015 tentang penetapan kecamatan sebagai penyelenggara pelayanan administrasi terpadu kecamatan di kota Payakumbuh.

“Dalam rangka PATEN ini, sedikitnya 9 aspek yang terdiri dari beberapa urusan menjadi kewenangan kecamatan. Perizinan, 4 urusan. Rekomendasi, 36 urusan. Koordinasi,  20 urusan. Pembinaan, 22 urusan. Pengawasan, 17 urusan. Penerapan, 10 urusan. Fasilitasi, 11 urusan. Persiapan, 2 urusan. Dan Penyelenggaraan, 13 urusan”, sebut Yoherman.

Demikian pula dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Odang Prasetyo, juga menguraikan demografis wilayahnya dan memperkenalkan anggota rombongan. Kemudian, Odang menguraikan maksud kedatangannya ke Payakumbuh untuk belajar tentang penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN), penyelesaian batas wilayah kecamatan, dan pemekaran kecamatan. (Bayu)

Share:

Payakumbuh, Satpol PP Amankan Pemuda Penghisap Lem

Payakumbuh,SS-Patroli harian satpol pp dan Damkar Payakumbuh kembali berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan lem di RTH Batang Agam, Payakumbuh pada Rabu Siang, (12/4).Pelaku berinisial YM umur 21 tahun warga Kelurahan ibuh, sehari hari bekerja sebagai petugas parkir di pasar ibuh, diamankan sedang asyik menghisap lem, dan diketahui petugas satpol pp dan selanjutnya dibawa ke kantor pol pp, ex lapangan Poliko utk dilakukan pemeriksaan, demikian pejelasan Devitra, Kasatpol PP dan Damkar. 


Kepada petugas, YM mengaku sudah ketagihan menghisap lem sejak berusia smp, dan putus sekolah sejak kelas 2 smp. Penyidik PPNS Yoserizal yang melakukan pemeriksaan akhirnya juga memanggil orang tua YM yang sehari hari berjualan di pasar ibuh, sesuai protap atas pengamanan ini. 

Lanjut, Devitra menjelaskan bahwa untuk mengurangi bahaya penyalahgunaan lem di Kota Payakumbuh, pada tahun 2015 sudah punya Perda No 10 th 2015 tentang larangan penyalahgunaan fungsi lem."Atas dasar Perda tersebut kami selanjutnya berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan dinas sosial untuk tindakan upaya rehabilitasi pelaku", ujar Devitra 


Salah satu petugas  unit rehabilitasi Institusi penerima wajib lapor (IPWL) Generasi Muda Payakumbuh (GEMPA) yang kebetulan siang itu sedang berada di dinas sosial langsung meluncur ke satpol pp.Dua orang petugas IPWL yang bernama Ira dan Rima yang merupakan tenaga lulusan STKS yang mendapatkan SK khusus dari kementerian sosial selanjutnya berkomunikasi dengan pelaku dan orang tuanya untuk melakukan assesment.  Setelah itu diharapkan dengan kesadaran sendiri atau dibantu keluarga di rehabilitasi di IPWL Gempa yang beralamat di perumahan mutiara hati subarang batuang payakumbuh barat. 


Setelah dilakukan assesment dan pendekatan oleh Ira dan Rima, YM yang awalnya tidak mau direhabilitasi karena menyangka tempat tersebut adalah penjara, akhirnya YM kemudian bersedia untuk di rehabilitasi di IPWL GEMPA dengan persetujuan orang tuanya. 

Dengan didampingi petugas satpol pp dan staf dinas sosial, YM dibawa langsung ke lokasi IPWL GEMPA. Semoga upaya yg dilakukan berhasil dan mampu mengurangi penyalahgunaan lem di kota Payakumbuh, pungkas Devitra mengakhiri. (Bayu) 
Share:

Liga Sepak Bola SSB Kota Payakumbuh Dimulai

Payakumbuh,SS-Liga Sepak Bola SSB Kelompok Usia (KU) 12 tahun di Lapangan Perisai Parik Muko Aia dimulai dengan tendangan pertama (kick off) Kabid Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata, Doni Saputra, S.Sos, siang (14/4). 

Liga ini diikuti 16 SSB se Kota Payakumbuh di dua lapangan yaitu Lapangan Perisai dan Lapangan Porsit Sungai Durian.  " Liga SSB ini bertujuan untuk uji kemampuan SSB U15 yang telah giat berlatih di club masing masing", ujar Doni. 

Tendangan pertama yang dihentak cukup mulus ke gawang sebagai pertanda dimulainya pertandingan antara SB Perisai, Parik Muko Aia selaku tuan rumah vs SB Arafah, dilanjutkan dengan pertandingan antar kedua SB yang cukup seru siang itu. 

Kegiatan Liga SSB ini diselenggarakan tahunan dengan dana bersumber dari APBD Kota Payakumbuh ini merupakan wujud kepedulian Walikota Payakumbuh, Riza Falepi dalam mencari bibit-bibit unggul pesepakbola dari Payakumbuh serta upaya pengembangan aktifitas remaja Payakumbuh kearah positif, kata Doni.

Liga SSB kali ini berlangsung dua tahap, tahap pertama digenderang mulai Rabu siang (14/04) dan akan berlangsung selama satu bulan kedepan. Setelah itu tiap SSB dipersilahkan kembali berlatih di Club masing masing, dan selanjutnya liga putaran kedua pun dimulai pada akhir Juli sampai Agustus 2017 mendatang, setelah Idul Fitri pungkas Doni dengan penuh semangat. 

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispapora) sebagai penyelenggara ini dinahkodai Elfriza Zaharman,S.Sos atau akrab dengan panggilan Cece ini, dikenal cukup giat dalam membina SSB di Payakumbuh. Latihan-latihan rutin di 16 Club SSB Kota Payakumbuh, bertujuan selain untuk mencari pemain berbakat dan kemudian mengembangkannya, pun juga untuk menghindari remaja dari pengaruh pergaulan negatif seperti Narkoba,  bermain play station, dan lainnya yang tidak bermanfaat. (Bayu)

Share:

Riza Falepi Rider Di Ajang Jelajah Alam Paliko (JAP5)

Payakumbuh,SS–Penampilan Walikota Payakumbuh Riza Falepi semakin hari semakin energik dan gaul saja. Seperti ingin meniru seniornya Irwan Prayitno (Gubernur Sumbar) kali ini Riza juga tampil menjadi seorang Rider yang mengendarai motor trail. 

Berangkat dari rumah dinas Walikota Payakumbuh , Riza Falepi bersama Ketua DPRD Payakumbuh  Dt. Parmato Alam dan rekan-rekan Rider Luak Limo Puluah langsung start konvoi  mengendarai motor trail menuju ke lokasi acara Jelajah Alam Paliko (JAP5) di Batang Mungo, Taram Minggu pagi (16/4).

"Jelajah Alam Paliko (JAP5), Alhamdulillah bisa menikmati long weekend bersama masyarakat dan teman-teman raider di Luak Limopuluah. Potensi Wisata Sumbar yang sangat kaya, bersyukur kita miliki negeri yang indah ini," ujar Riza melalui akun FBnya. 

Sampai lokasi acara, Riza didaulat untuk membuka acara dan memberikan kata sambutan. Riza mengatakan, apapun event yang ada di Luak Limo Puluah selalu berefek positif kepada Kota Payakumbuh. "Apapun kegiatannya di Kab. 50 Kota, hotel dan kulinernya ada di Payakumbuh. Jadi hebatnya Payakumbuh selalu kecipratan kalau soal ini, untuk itu saya sampaikan terima kasih mulai kepada bapak Wali Nagari sampai bapak Bupati beserta jajarannya yang telah menyiapkan iven-iven di sini," ujar Riza. 

"Semoga Allah meridhai acara ini sehingga berjalan lancar. Semoga melalui acara-acara seperti ini semakin membangun rasa kebersamaan kita untuk membangun negeri yang kita cintai ini. Dengan mengucapkan bismillah, acara dibuka," pungkas Riza. 

Tak hanya membuka acara, Riza Falepi juga menjajal trek berlumpur menggunakan trail bersama Ketua DPRD Kota Payakumbuh dan Kapolres Payakumbuh.  (Bayu)

Share:

135 Orang Mahasiswa Kurang Mampu Terima Bantuan Pendidikan

Payakumbuh,SS–Sebanyak 135 orang mahasiswa dari keluarga kurang mampu terima bantuan pendidikan dari Baznas kota Payakumbuh. Acara penyerahan yang dilaksanakan di Mushallah Baiturrahmah Padang Datar, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu (15/4).


Acara yang dihadiri oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten II Amriul, Ketua BAZNAS kota Payakumbuh Mismardi, Kepala Bagian Kesra Ipendi Muis, Kepala Kantor Kementerian Agama yang Asra Faber, tokoh masayarakat,alaim ulama, dan jamaah dan tamu undangan lainnya. 


Ketua Baznas Mismardi mengatakan, pada tahun 2017 ini, jumlah mahasiswa yang mendapatkan bantuan adalah 155 orang yang tersebar di 5 (lima) kecamatan.“Pemberian bantuan diawali dengan permohonan dan telah melalui survey ketat ke lokasi mahasiswa bersangkutan. Dan survey ini dilakukan oleh 19 tenaga dari Baznas sendiri. 


20  mahasiswa diantaranya adalah penerima dana zakat tetap hingga tamat kulian dan tidak ikut hadir pada kesempatan hari ini. Adapun ke-135 mahasiswa kurang mampu yang akan menerima dana zakat kebagian Rp. 1 juta per orang,” jelas Mismardi.


Semenatara itu Walikota Payakumbuh diwakili Kabag Kesra Ipendi Muis, memberikan apresiasi kepada Baznas yang telah memprogramkan kegiatan yang baik ini sekaligus mengajak kepada penerima zakat hari ini untuk bertekad, kelak menjadi pemberi zakat.


“Apresiasi yang tinggi kita berikan kepada Baznas Kota Payakumbuh atas terselenggaranya acara ini. Dan mari, kepada para mahasiswa penerima zakat hari ini, satukan tekad untuk menjadi muhsinin pemberi zakat di kemudian hari,” sebut Ipendi.


Ipendi menambahkan agar masyarakat yang mampu untuk lebih peduli dengan kaum dhuafa yang ada di sekitar kita.“Kelemahan saat ini yang tampak adalah minimnya kesadaran umat untuk menyeimbangkan antara setipa ibadah yang dilakukannya. Seperti contohnya terkadang sesorang itu lebih mengejar naik haji ke Mekkah berkali-kali, sementara ada dhuafa di sekeliling mereka yang merintih kelaparan dan membutuhkan belas kasihan serta uluran tangan,” sebut Ipendi. 


Diakhir sambutannya Kabag Kesra juga mengharapkan dalam waktu dekat akan dibentuk unit-unit pengelola zakat di tiap kelurahan, “Berdasarkan hasil pertemuan beberapa waktu lalu di Gedung Gambir, pemko bersama pengurus masjid dan tokoh masyarakat di Kota Payakumbuh, dalam waktu dekat akan membentuk unit-unit pengelola zakat ditiap kelurahan dan instansi. Semoga pengumpulan dan pengelolaan zakat pada akhirnya akan lebih baik dan maksimal, “ simpulnya.

Mahasiswa kurang mampu yang menerima zakat tersebut dapat digolongkan kepada kelompok ibnu sabil, karena sedang butuh dana dalam mencapai cita-citanya. (Bayu)



Share:

Henny Yusnita Kembali Dipercaya Memimpin HIMPAUDI

Payakumbuh,SS–Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan melalui pelatihan-pelatihan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di jenjang pra sekolah dasar yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PUAD).Hal tersebut terungkap saat Henny Yusnita memberikan pidato sambutannya, setelah kembali dipercaya memimpin Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) kota Payakumbuh periode 2017-2021. Prosesi pelantikan yang dilaksanakan Ketua Himpaudi Propinsi Sumbar, Nevi Zuairina di Aula Balaikota Lantai 3 di Bukik Sibaluik, Sabtu (15/4), berlangsung dengan baik.


Henni mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk melaksanakan amanah sebagai ketua Himpaudi.
“Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan dan ini merupakan sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya”, ujar Henny yang juga menjabat sebagai Ketua TP-PKK kota Payakumbuh.Senada dengan apa yang disampaikan dengan Ketua HIMPAUDI kota Payakumbuh terpilih, Nevi Zuairina sangat mendukung program peningkatan kualitas tenaga pendidik pada jenjang PAUD tersebut.


“Usia dini merupakan usia dengan tingkat kecerdasan anak mencapai 80%. Nantinya tenaga pengajar haruslah berkualitas dan professional, dengan minimal berijazah S1. Oleh karena Hal ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas tenaga pendidik, selain itu dengan mengadakan dan mengikutsertakan mereka dalam pelatihan-pelatihan. Apabila guru PAUD sudah professional, dengan sendirinya insentif yang diberikan harus sesuai pula,” kata Nevi.
Dipenghujung sambutannya, Nevi berpesan kepada pengurus yang baru saja dilantik untuk bekerja dan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.



“Pengurus yang baru dilantik bekerjalah dengan sebaik-baiknya, lakukanlah yang terbaik untuk anak negeri ini,” pesan Nevi.Sementara itu Walikota Payakumbuh diwakili Sekretaris Daerah Benni Warlis mengatakan,“Selamat kepada Ketua dan pengurus Himpaudi yang baru saja dilantik. Dan kami berharap Himpaudi mampu melaksanakan program-program terbaiknya dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan PAUD itu sendiri,” sebut Sekdako Benni Warlis.


HIMPAUDI merupakan organisasi independen mulai dari pusat, wilayah, daerah dan cabang. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun. Melalui pendidikan sejak dini diharapkan dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, kata Benni.


“Anak-anak usia dini merupakan generasi emas yang harus dididik dengan baik untuk masa depan mereka. Sedari awal mulai diperkenalkan dasar-dasar ke-tauhidan, dikenalkan dengan Allah Ta’ala, Sang Pencipta sehingga akan tertanam dalam qalbu (hati-red). Apabila nanti mereka menginjak usia remaja dan dewasa, mereka mampu mengontrol diri mereka sendiri. Tidak tergiur dengan kesenangan dunia yang sesaat. Jadi mari kita tanamkan kerangka ini sedari awal,” pungkas Benni.


HIMPAUDI kota Payakumbuh periode 2017-2021 yang diketuai oleh Henny Riza Falepi dibantu Wakil Ketua Syahrul dan Enra Apridayati Kurniati, Sekretaris Ispaidawati dengan wakilnya Andini Agwensia, dan Bendahara Wiwik Handayani.Kemudian 4 (empat) bidang ada dibawahnya yaitu bidang organisasi dengan koordinator oleh Eroza Yenti Nazar dengan anggota Dewi Arisanti, Ramida dan Fatimah Salman. Selanjutnya bidang penelitian dan pengembangan dipimpin oleh Misrayeti dengan anggota Priska, Lisfa Yanti dan Rufid Yani.


Sedangkan untuk bidang hubungan masyarakat dan kemitraan dikoordinatori oleh Elfimon dengan anggota Wisparyani, Yusniarti, dan Deli Yusmarni. Terakhir bidang kesejahteraan dan ekonomi terpilih Ummi Kalsum sebagai koordinator dengan anggota Warni Holiza, Endri Yenni dan Heni Sartika. (Bayu)
Share:

Sekretariat Yayasan Darur Rahmah Payakumbuh Diresmikan

Payakumbuh,SS-Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten II Amriul Dt. Karayiang meresmikan kantor sekretariat Yayasan Darur Rahmah Payakumbuh di Kelurahan Padang Datar, Payakumbuh Barat. Sabtu (15/4).Acara persemian yang diawali dengan kegiatan tabligh akbar di Masjid Nurul Jihad tersebut dihadiri pula oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kota Payakumbuh yang diwakili oleh  Kasubbag TU Mustafa, Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah, Ipendi, tokoh masyarakat dan alim ulama, jamaah serta undangan lainnya


Dalam sambutannya Asisten II, Amriul meminta pengurus yayasan benar-benar professional dan amanah dalam menjalankan fungsinya masing-masing, sebagaimana Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah disepakati bersama.“Yayasan Darur Rahmah haruslah lebih baik lagi dalam memberikan pencerahan agama dan kepedulian sosial serta pendidikan kepada masyarakat. Karena di dalam kepengurusan Darur Rahmah terdapat kolaborasi berbagi latar belakang dan profesi. Jalankanlah AD/ART yang telah disepakati dengan penuh komitmen dan tanggungjawab,” sebut Amriul.


Amriul juga mengajak masyarakat agar lebih mempersiapkan diri dalam menyambut Ramadhan tahun ini.“45 hari lagi bulan suci Ramadhan tersebut datang, mari kita maksimalkan ibadah kita. Serta tingkatkan kepedulian kita terhadap kaum dhuafa apalagi sekitar 6% dari total penduduk kota Payakumbuh masih dalam kategori Dhuafa,” pungkas Amriul.  


Sementara itu, pengurus Yayasan Darur Rahmah Payakumbuh Zuldaswar mengatakan, lahirnya yayasan dakwah ini adalah inisiatif dari jamaah haji yang pernah mengikuti manasik di masjid Nurul Jihad. “Yayasan Darur Rahmah bergerak dibidang pembinaan agama dan pendidikan. Saat ini kita memiliki sebidang tanah dan mushalla yang dihibahkan hamba Allah dan akan kita maksimalkan sebagai sekretariat serta akan dikembangkan menjadi sekolah agama untuk masyarakat,” sebut Zuldaswar. (Bayu)

Share:

ASN Payakumbuh Bimtek Aplikasi Sistem Informasi Anjab

Payakumbuh,SS-Pemerintah Kota Payakumbuh, melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyususnan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) bagi pengelola kepegawaian dan admin aplikasi Sistem Informasi Analisis Jabatan di lingkungan pemerintah Kota Payakumbuh, Kamis (13/4) di aula Balai Kota Bukik Sibaluik.

Kepala Bagian Organisasi, Yasrizal mengatakan, bimtek yang diikuti 100 orang ini bertujuan agar seluruh peserta memahami tentang analisis jabatan dan beban kerja di perangkat daerah masing-masing dan dapat mengoperasikan Aplikasi Sistem Informasi Anjab dengan baik dan benar, sehingga mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efisien.

Kegiatan bimtek  ini  dibagi menjadi 2 (dua) sesi selama 3 (tiga) hari. Sesi pertama diawali dengan penyajian materi tentang Manajemen Perencanaan ASN oleh Haris Sandi, narasumber dari Kemenpan RB, dan sesi kedua selama 2 hari pelatihan pengoperasian Aplikasi Sistem Informasi Anjab oleh Agus Krisbiantoro dari PT. Geomedia Sinergi Malang.

"Peserta nantinya diharapkan mampu melakukan analisa jabatan dan beban kerja di kantor masing-masing. Serta dapat pula mengoperasikan sistem aplikasi mengenai anjab dengan baik dan benar", harap Yasrizal.

Dikatakan Yasrizal, Aplikasi Sistem Infomasi Anjab ini adalah aplikasi yang dapat mempermudah pekerjaan pengelola kepegawaian dalam menghitung kebutuhan pegawai sesuai beban kerja di perangkat daerah masing-masing.

"Aplikasi ini akan menampilkan sejumlah output, salah satunya berupa informasi jumlah kebutuhan pegawai di jabatan tertentu. Dengan adanya informasi ini, perhitungan penerimaan pegawai akan lebih efisien dan efektif", kata Yasrizal. (Bayu)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.