Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 03/15/17 ~ Sorot Sumatera

Anggota DPRD Padang Amril Amin: Pembentukan Sanggar Tradisi Generasi Muda Bisa Salurkan Hobi dan Bakatnya

PADANG, SS - Anggota DPRD Padang Amril Amin menggagas pembentukan sanggar seni tradisi di kawasan Kecamatan Padang Selatan. Sanggar itu rencananya akan melatih generasi muda dalam seni tradisi randai.

Amril Amin menyatakan dengan adanya sanggar ini, "kita berharap generasi muda bisa menyalurkan hobi dan bakat mereka ke arah yang lebih positif. Hal tersebut karena prihatin melihat perilaku generasi muda saat ini yang banyak terlibat narkoba, kenakalan remaja bahkan tawuran serta untuk meminimalisir kenakalan remaja, "ujarv Ketua BK DPRD Padang itu, Selasa (14/3).

Disampaikan saat ini sudah ada sekitar 50 orang generasi muda yang akan bergabung dengan sanggar ini, yang rencananya akan melaksanakan latihan di halaman Kantor Camat Padang Selatan. Pembentukan sanggar seni tradisi ini dengan mengandeng karang taruna di Kecamatan Padang selatan.

Dengan adanya sanggar ini, dia juga berharap agar orang tua menjadi lebih tenang, karena anak-anaknya memiliki kegiatan yang positif.

"Makanya kita berharap agar para orang tua bisa mendukung rencana kegiatan ini. Dengan adanya sanggar ini, dia juga berharap agar orang tua menjadi lebih tenang, karena anak-anaknya memiliki kegiatan yang positif, " kata Amril Amin yang akrab dipanggil Aciak itu.

Camat Padang Selatan Fuji Astomi menyambut baik rencana pembentukan sanggar seni tradisi itu. "Dia mengatakan, pihak sebagai unsur pemerintah, pasti akan mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan di wilayahnya. Apalagi Padang selatan merupakan wilayah inti dari kawasan wisata terpadu (KWT). Dengan adanha sanggar seni ini, tentu akan semakin mendukung kegiatan pariwisata di Padang secara umum," katanya. (*)
Share:

Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra: Terima Perwakilan Forum Nagari Tigo Sandiang

PADANG, SS - Meski tak jadi lakukan aksi di Kantor DPRD Padang,namun perwakilan Forum Nagari Tigo Sandiang datang menyampaikan aspirasi ke DPRD Padang yang diterima langsung Wakil Ketua DPRD Wahyu Iramana Putra, Selasa (14/3).

Itu tidak benar (klaim kepemilikan tanah-red) Sebab, ada aktanya kok, peristiwa kan tahun 1931 dimana terjadi nasionalisasi aset untuk diserahkan ke pemerintah. Aksi damai ini pun sambungnya, merupakan langkah awal untuk mencabut angka sita 2010-2016, kekuatan atau legal standing atas ahli waris Maboet dalam hal ini Lehar atas klaim tanah seluas 765 Ha. Maka, kami akan terus berjuang dan tak akan mundur. Hal itu disampaikan Syofyan Wakil Ketua I bidang hukum atau advokasi Forum Nagari Tigo Sandiang.

Disampaikan meskipun tuntutan masyarakat Koto Tangah, Nanggalo dan Kuranji, yang tergabung dalam Forum Nagari Tigo Sandiang dipenuhi oleh Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Padang, yakni akan membuka jalur jalan dan tanah yang telah diserabot oleh ahli waris Maboet dalam waktu dua bulan ke depan. Namun, proses tersebut menunggu arahan dan kebijakan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional setelah nantinya BPN menyurati pihak kementerian.

"Dia menyatakan pihaknya akan terus mengawal hal ini. Apapun caranya akan ditempuh asalkan persoalan ini bisa selesai dengan baik. Bahkan, tak secara hukum juga akan dilalui. Kondisi ini adalah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak, sebab akan banyak yang menjadi korban.

Lebihlanjut disampaikan, kami lega ketika pihak BPN telah memberikan respon tersebut dan kami juga akan terus melakukan upaya terkait persoalan yang tidak logis ini dengan wakil rakyat, tentunya lewat dialog untuk menuntaskan persoalan ini," kata Sofyan didampingi Zailis Usman, saat di DPRD Padang

Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra didampingi tokoh masyarakat Kuranji Zulhardi Z. Latif menyampaikan, kondisi seperti ini, sama halnya menggugat Pemko dan masyarakat terdampak atas gugatan dari ahli waris. Sudah barang tentu, dewan akan turut mengawalnya. Bersamaan dengan proses permintaan ke pusat yakni membuka blokir tanah di empat kelurahan (Dadok Tunggul Hitam, Aia Pacah, Bungo Pasang dan Koto Panjang Ikur Koto), DPRD bakal mengundang stakeholder terkait, terutama para pakar adat. Sebab, ada 130 ribu warga terdampak atas hal ini dengan 650 Kepala Keluarga (KK).

"Kami selaku wakil rakyat akan berupaya memediasikan hal ini, sehingga ada kejelasan. Sebab, selain masyarakat, kantor pemerintah juga terdampak, ini merupakan persoalan serius untuk ditindaklanjuti. Tidak mungkin, masyarakat terdampak penyerabotan itu mengontrak tanah atas klaim itu," kata Wahyu.

"Menurutnya sangat menyayangkan anggota DPRD Padang berasal dari daerah pemilihan terdampak, seakan-akan membiarkan persoalan tersebut dan tidak mencarikan solusi. Tidak hanya itu, kemungkinan persoalan ini akan masuk dalam Pansus. Harusnya mereka turut andil dalam hal ini, dan tentunya kami akan bicarakan bersama-sama," pungkasnya. (*)
 
Share:

Anggota DPRD Kota Padang Elvi Amri: Turun Langsung Ketengah Masyarakat di Lurah Koto Pulai

PADANG, SS - Masa reses I tahun 2017 anggota DPRD Kota Padang Elvi Amri , Fraksi Hanura Dapil I Kecamatan Koto Tangah, laksanakan resesnya turun langsung ketengah masyarakat di Kelurahan Koto Pulai, Jum'at 10 Maret 2017.

Dalam reses I 2017 di Kelurahan Koto Pulai aspirasi yang didapat lebih fokus pada peningkatan perekonomian masyarakat, seperti penambahan modal usaha untuk usaha kecil menengah (UKM),  KJKS, Kelompok Usaha Bersama (KUB), Pembinaan Kelompok - kelompok tani masyarakat.

Sementara untuk infrastuktur sudah terealisasikan di 2017 ini, seperti perbaikan drainase melalui pokok pikiran (Pokir) dewan dengan anggaran Rp160 juta, untuk pembuatan pagar di SDN 19 Rp 200 juta, kemudian Rp 350 juta untuk renovasi ruang kelas dan pagar di SDN 47 Kelurahan Koto Pulai.

Elvi Amri Anggota DPRD Padang  menyampaikan, di Koto Tangah khususnya di Kelurahan Koto Pulai banyak kelompok - kelompok tani, seperti kelompok tani budi daya jamur tiram, kelompok tanam cabe polibeg, petani peternak itik, petani ikan darat,  serta usaha - usaha kecil rumahan.

Kita lebih fokus pada peningkatan perekonomian masyarakat dengan lakukan pembinaan, pelatihan - pelatihan terhadap kelompok - kelompok tani yang ada serta menghimbau warga agar bisa membentuk kelompok usaha bersama (KUB) yang nantinya tentu diharapkan bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah ataupun melalui pokok pikiran anggota dewan.

Selaku anggota DPRD Padang Dapil I Koto Tanggah, saya akan mengalokasikan anggaran untuk tahun 2018 di Kelurahan Koto Pulai ini sebesar Rp 500 juta agar bisa dimanfaatkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang nantinya agar bisa tercipta usaha - usaha dari masyarakat, sesuai salah satu progam unggulan Pemko Padang terkait menciptakan 10.000 wira usaha " kata Elvi Amri didampingi Alfanedi sekretriat DPRD Padang , Jum'at (10/3) disela kegiatan reses di Kelurahan Koto Pulai pada wartawan.

Namun anggaran itu tentunya tidak begitu saja dibagi - bagi pada masyarakat, harus jelas program kerjanya, kemana arahnya harus jelas. Untuk kelompok tani perikanan, peternakan itik dan lainnya untuk membuat struktur organisasi yang SK nya melalui kelurahan. (*)

Share:

Fauziah Khalida : Gadih Minang Asal Payakumbuh Menuju Super 5 Rising Star Indonesia

PAYAKUMBUH- SS - Sukses mendulang vote 88 persen dalam final super 6 Rising Star di RCTI, Senin (13/3) lalu. Fauziah Khalida yang berasal dari Kota Payakumbuh Propinsi Sumatera Barat, sukses melaju ke final super 5 Rising Star Indonesia yang akan ditayangkan langsung, Senin (20/3) mulai pukul 09.00 malam di RCTI.

Memberikan suara (vote) melalui aplikasi yang sudah disediakan di playstore untuk pengguna iOS atau di Google Play bagi pengguna android.

Setelah mendownload aplikasi tersebut, daftar menggunakan akun facebook atau Google+. Dan selama acara Rising Star berlangsung, harus check in terlebih dahulu sebelum melakukan voting dan selanjutnya pilih Yes saat penampilan Fauziah Khalida, jelas Erizal (52) ayahanda Fauziah Khalida.

Berharap kepada masyarakat Sumatera Barat untuk memberikan dukungan vote agar Fauziah Khalida bisa terus melaju ke babak - babak selanjutnya, "harapnya.

“Dukungan juga datang dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Irfendi Arbi dan juga perantau - perantau minang serta masyarakat Indonesia pada umumnya, " sebut Eri kepada SS Selasa (14/3) di kediamannya. (Bayu Denura)

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.