Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 03/04/17 ~ Sorot Sumatera

Chandra Setipon Ketua Komisi B DPRD Mengatakan, Kota Payakumbuh Juga Mengalami Banjir

PAYAKUMBUH, SS- Mewakili masyarakat setempat, Chandra Setipon ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh via selulernya, mengatakan Sabtu (4/3), banjir yang terjadi di Limapuluh Kota sudah merambat masuk ke Kota Payakumbuh.

Seperti banjir di kelurahan Tanjung Anau, Talawi dan Balai Batuang. Akibatnya beberapa sawah dan ladang rusak. Sumber banjir ini berasal dari daerah Padang Rantang Kabupaten Limapuluh Kota, sama persis dengan banjir Februari 2016 lalu, sebutnya.

“Untuk mengatasi bencana tersebut, hendaknya PU Kota Payakumbuh bekerja sama dengan PU Kabupaten Limapuluh Kota, untuk mendam air sungai Batang Sinamar, kalau tidak diatasi, akan terjadi banjir setiap tahunnya," harap Chandra Setipon. (Bayu Denura)

Share:

Pagi ini Sejumlah Daerah Sudah Datang ke Posko Bencana Berikan Bantuan Untuk Korban

LIMAPULUH KOTA,SS- Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Nasriyanto, didampingi
Sekretarisnya Nur Akmal di posko bencana mengatakan, Sabtu (4/3), saat ini beberapa daerah sudah datang ke posko bencana, mendatangkan bantuan, baik itu berupa personil maupun berbentuk logistik. Buktinya Dinas Kesehatan Provinsi dibawah pimpinan kadis Merry Yuliesday menyumbangkan logistik dan obat - obatan.


Begitu juga dari pemko Payakumbuh dipimpin Sekdako Benny Warlis menyerahkan bantuan berupa air bersih, makan siap saji dan sebagainya. Sebelumnya pada malam TRC, tim pusdaops dari propinsi, Agam, Batusangkar dan daerah lain sudah datang membawa berbagai peralatannya, seperti perahu karet, mobil dapur umum dan lainnya, jelas Nur Akmal.

Dan setelah ini, pihaknya bersama instansi lainnya langsung menuju ke lokasi yang terdampak banjir menyalurkan bantuan logistik. Selain itu, posko pengungsian, dapur umum dan peralatan perlengkapan bencana juga dikirimkan ke lokasi banjir.

Diharapkan, masyarakat selalu waspada. Sebab, ancaman banjir susulan, menurut dia, masih ada mengingat potensi curah hujan yang tinggi.

"Para orangtua diimbau selalu mengawasi anak-anak yang bermain di tempat banjir. Korban hanyut terjadi saat bermain di lokasi banjir. Listrik hendaknya juga dimatikan. Lakukan langkah-langkah antisipasi menghadapi banjir," harap Nur Akmal. (Bayu Denura)
Share:

Banjir dan Lonsor Menimpa Limapuluh Kota

LIMPULUH KOTA, SS- Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah tempat di
Kabupaten Limapuluh Kota kembali ditimpa bencana. Beberapa nagari di Kecamatan Pangkalan, Kapur IX,
Suliki, Mungka, Harau dan Lareh Sago Halaban tergenang banjir, Jumat (3/3). 
 
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Lima Puluh Kota Nasriyanto, kepada sorotsumatera.com, laporan yang kami terima dari Kelompok Siaga Bencana (KSB) nagari yangberjumlah 30 orang per nagari, menyampaikan, bencana longsor terjadi 7 titikdan banjir 10 lokasi. Sebanyak 7 titikyang terjadi longsor itu diantaranya nagari Koto Alam, 


Kecamatan Pangkalan 3titik, jalan nagari Maek kecamatan Bukik Barisan 3 titik dan nagari Aia Putiah,kecamatan Harau 1 titik. Sedangkan yang mengalamai banjir diantaranya nagari Sopang, Pangkalan, Gunung Malintang. Kemudian dikecamatan Kapur IX juga terjadi banjir besar, sehingga menganggu arus lalulintas Lima Puluh Kota-Riau, merendam tempat ibadah, fasilitas umum lainnya.

 
Setelah itu, juga terjadi banjir di Limbanang Baruah, kecamatan Suliki dan dinagari Mungka, nagari Subarang Air, kecamatan Lareh Sago Halaban, nagari Taram,nagari Batu Balang dan jorong Buluh Kasok, nagari Sarilamak, kecamatan Harau.

 
Saat ini, timkabupaten Lima Puluh Kota yang terdiri dari BPBD, dinas PU, dinas Kesehatan,dinas Sosial, dinas Tanaman Pangan Holtikulutra Perkebunan, dinas Damkar, RumahSakit, Puskesmas TNI/Polri dan tim Basarnas Provinsi sudah melakukan evakuasiterhadap bencana tersebut.

 
Banjir terparah terjadi di Kecamatan Pangkalan. Ratusan rumah penduduk , sekolah – sekolah dan rumah ibadah terendam hingga kedalaman 2 meter. Begitu juga mesjid Raya Pangkalan, nyaris tertutup genangan dan hanya tampak atapnya saja karena terendam air sungai Batang Maek yang meluap.

 
“Untuk memudahkan mendapatkan informasi, tim BPBD dan dinas Damkar sudah mendirikan posko siaga Idi halaman kantor BPBD Lima Puluh Kota, tepatnya di jalan Soedirman Payakumbuh. Berapa jumlah kerusakan yang dinilai dengan materi, hingga sekarang belum bisa dihitung,karena BPBD menunggu laporan dari masing-masing nagari, “ujar Nasriyanto.

 
Bupati Kabupaten Lima puluh Kota via telepon genggamnya mengatakan, dia masih berada di lokasi banjir dan longsor dinagari Pangkalan dan sekitarnya. Saya sudah perintahkan BPBD dan OPD terkait, agar menangani bencana ini secepatnya.Pastikan keselamatan masyarakat kita. Terutama balita, anak-anak, lansia,penyandang disabilitas dan ibu hamil. Segera dirikan posko kedaruratan dan siapkan kebutuhan logistik. Kami juga meminta bantuan kepada PT PLN, terutama pengelola Waduk PLTA Koto Panjang, agardapat membuka pintu waduk secara perlahan-lahan. Untuk mengantisipasi meluasnya banjir di Pangkalan yang dapat menutup akses jalan Sumbar-Riau. Kepada kawan kawan yang sudah turun ke lapangan, saya minta terus berkoordinasi dengan timKepolisian, TNI, serta Forum Tiga Pilar lainnya.

Bupati mengajak para pengguna jalan ruas Sumbar - Riau mencari jalur alternatif sebab saat ini jalur Pangkalan banyak tertutup longsor dan rawan bencana,"ujar bupati Irfendi di lokasi yang saat itu diguyur hujan lebat. (Bayu Denura)

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.