Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 02/15/17 ~ Sorot Sumatera

Kepala Pelatihan Pusat Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Widi Harjono, MSC, Tanam Padi Bersama Di Tanah Datar

TANAH DATAR- “ Kepala Pelatihan Pusat Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Widi Harjono, MSC, Minggu (12/2) mencanangkan Penanaman Padi Serentak di sawah Kelompok Tani Sawah Baruah di Jorong Padang Data Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas.

Acara tersebut juga dihadiri Wabup Zuldafri Darma, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Ir. Candra, Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Ir. Daryanto Sabir dan beberapa pejabat eselon III di lingkungan Pemda Tanah Datar.

Dalam sambutannya  Wabup Zuldafri Darma menyampaikan, penambahan lahan melalui pencetakan sawah baru adalah bagian dari solusi mendukung ketahanan pangan, khususnya di  Tanah Datar  dan Indonesia pada umumnya, Indonesia dikenal sebagai negara agraris dan memiliki lahan luas serta subur, namun dari tahun ke tahun selalu mendatangkan beras import dari Vietnam, Thailand bahkan India kata Wabup.

Salah satu penyebab Indonesia mengimport beras karena petani di Indonesia pada umumnya kurang maksimal dalam pemanfaatan dan pengolahan lahan pertanian, Lahan pertanian di negara yang mengeksport beras ke Indonesia lebih kecil, namun negara-negara tersebut lebih maksimal dalam pengolahan, ungkapnya.

Menurut Wabup, hal lucu lainnya yang terjadi saat ini yaitu petani yang tinggal di kampung malah membeli sayuran, rempah dan kebutuhan pokok lainnya pada penjual keliling dan kemudian dibawa ke kebun, Kalau kita manfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan dan perkebunan, akan mengurangi pengeluaran belanja rumah tangga dan itu bisa ditabung untuk membiayai sekolah anak anak kita, tambahnya.

Di akhir sambutannya, Wabup meminta kepada Kepala Pelatihan Pusat Kementan RI untuk membantu berbagai permasalahan pertanian yang terjadi di Tanah Datar,

Melalui forum ini kami menyampaikan kepada Bapak Widi untuk memberikan perhatian lebih pada kami, agar kami bisa mencapai swasembada pangan seperti yang kita harapkan”, pungkas Wabup.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Ir. Daryanto Sabir menyebutkan, Luas areal sawah di Kabupaten Tanah Datar mencapai 22.945 ha, sementara itu target panen per tahun 55.900 ha, namun sampai hari ini target itu baru bisa kita capai sebesar sekitar 26%. Kita cuma menargetkan panen 2 kali dalam setahun, hal ini dikarenakan rata-rata sawah yang ada merupakan sawah tadah hujan” ungkapnya.

Sementara itu Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Ir. Candra mengungkapkan gerakan tanam padi serentak ini dilakukan tidak di Tanah Datar namun juga di seluruh wilayah Indonesia, hal ini kita lakukan karena selama ini target panen kita belum pernah terpenuhi. Kondisi ini banyak diakibatkan karena curah hujan yang tidak memadai untuk kebutuhan air sawah tambah Candra.

Kita juga telah mencoba mengarahkan petani kita untuk beralih menanam jagung, namun karena pengolahan tanaman jagung jauh lebih sederhana dibanding padi maka saat para petani akan beralih lagi menanam padi maka prosesnya cukup menyulitkan bagi mereka, pungkas Candra.

Pada kesempatan yang sama Kepala Pelatihan Pusat Kementan RI Dr. Ir. Widi Harjono, MSC, menyanggupi apa yang disampaikan oleh Wabup Zuldafri Darma. Pada prinsipnya pemerintah RI melalui instutuisinya akan selalu siap membantu permasalahan yang ada di daerah termasuk di Kabupaten Tanah Datar ini.(hp)
Share:

Keluarga Miskin Di Padang Pariaman Sangat Butuh Perhatian Pemerintah Setempat

PARITMALINTANG - Karena kemiskinan setelah ditinggal suami, sebuah keluarga di kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, terpaksa tinggal di sela pohon kelapa. Pondok reot seukuran satu kali dua meter, dijadikan rumah tempat tinggal mereka.

Asnimar, beserta tujuh orang anaknya bertahan hidup, setelah empat bulan ditinggal mati suaminya, tinggal di gubuk reot yang dibuat dari terpal dikenagarian Balah Aia, kecamatan Tujuh Koto Sungai Sariak kabupaten Padang Pariaman. Dari tujuh anaknya, dua diantaranya dinyatakan menderita gizi buruk oleh puskesmas setempat.

Dia dan anaknya terpaksa makan dari belas kasihan orang lain, atau mengumpulkan makanan dari warga yang habis berpesta. Makanan tersebut dimasak berulang kali, yang sudah tidak layak lagi dikonsumsi. Mereka makan hanya berlauk-kan garam saja, untuk mengganjal perut dari kelaparan.

Menjelang malam Asnimar mendirikan kembali, pondok reotnya yang kecil berdindingkan terpal lusuh beratap seadanya. Sedangkan anak-anaknya tidur diatas becak yang ditutupi terpal dan beratapkan langit. Jika hujan datang Asnimar terpaksa mengungsi kerumah temannya, untuk terhindar dari dinginnya malam.

Tak mudah memang hidup seperti ini. Tapi apa daya, Asnimar tetap berusaha meski hanya jadi pemulung, dengan penghasilan tak menentu.

''Hidup kami sudah miskin dan susah, apalagi sejak ditinggal suami, kami hanya berharap belas kasihan dari orang lain, dua anak saya kata orang puskesmas menderita gizi buruk,'' ucap Asnimar Rabu (1/2/2017).

Asnimar sangat berharap bantuan dari masarakat lainnya, agar bisa mendapatkan kehidupan yang layak untuk dia dan anaknya . Karena pihak pemerintah hanya sekedar mendata dirinya , sementara bantuan yang diharapkan tak kunjung datang. Sumber Go Sumbar. (*)
Share:

Kecamatan Nanggalo Fokus Usaha Mikro Kecil Menengah

PADANG - Pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk salah satu fokus pembangunan di Kecamatan Nanggalo, disamping peningkatan infrastruktur jalan dan pembenahan drainase. Fokus pembangunan tersebut didasari potensi dan usulan partisipatif warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan untuk 2017 dan 2018.

Walikota Padang diwakili Staf Ahli Bambang Sutrisno pada Musrenbang Kecamatan Nanggalo, Selasa (14/2/2017) mengatakan, pembinaan UMKM diperlukan guna mendorong pariwisata Kota Padang.

"Disamping pembenahan fisik, diperlukan pembinaan UMKM untuk penumbuhan ekonomi masyarakat dan mendorong pariwisata, "kata Bambang di sela pembukaan Musrenbang yang berlangsung di aula kantor camat setempat.

Menurutnya, wilayah kecamatan Nanggalo merupakan penyangga pariwisata Kota Padang. Dengan berkembangnya UMKM bisa dijadikan sentra-sentra produk kerajinan untuk cendramata bagi wisatawan.

"Nanggalo bisa jadi sentra UMKM yang mendukung pariwisata Kota Padang, "ujarnya.
Pengentasan Banjir

Untuk pembangunan drainase dan normalisasi sungai untuk pengentasan banjir di Kecamatan Nanggalo, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Yuliarman menyebut, dana pendampingan provinsi untuk 2016 dan 2017 sudah dialokasikan. Diantaranya, penguatan tebing sungai Rp 1 milyar, Banda Luruih Rp 28 milyar sedangkan untuk penuntasannya butuh sekitar Rp80 milyar.

"Penganggaran juga termasuk pembangunan jembatan Kurao di 2016 dengan dana pendamping dari APBD provinsi, "katanya.

Sementara itu, pada Musrenbang yang dihadiri oleh anggota DPRD Kota Padang, Osman Ayub dan Azirwan ini juga mengapungkan masalah sosial dan penanganan penyakit masyarakat. Permasalahan tersebut diantaranya kasus anak "ngelem" dan tawuran pelajar.

Hadiah Musrenbang Kelurahan Terbaik

Tahun ini Kecamatan Nanggalo memberikan hadiah pelaksanaan Musrenbang Kelurahan terbaik.
Menurut Camat Nanggalo Teddy Antonius, indikator penilaian adalah kesesuaian pedoman pelaksanaan yang dikeluarkan Bappeda dan kesesuaian laporan, tepat waktu dan tepat sasaran
"Kita berikan penghargaan bagi kelurahan yang pelaksanaan Musrenbang terbaik," kata Teddy.

Terbaik I Kelurahan Tabing Banda Gadang, terbaik II Kelurahan Kampung Olo dan terbaik III Kelurahan Kurao Pagang. Hadiahnya berupa peralatan kantor

Kendati pelaksanaan Musrenbang hanya di aula kantor camat tidak di hotel seperti halnya beberapa kecamatan lain, namun antusias masyarakat tinggi dan tidak mengurangi makna dari musyawarah untuk pembangunan. Sumber Online Group. (*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.