Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 02/14/17 ~ Sorot Sumatera

Bupati Turun Langsung Kelapangan Guna Perhatikan Gizi Buruk

PARITMALINTANG- Kadis kesehatan Dr Aspinuddin, Kadis Sosial dan Perlindungan Anak Drg. Arman beserta camat dan muspika saat cek lapangan terkait beredarnya isu warga mengalami kesulitan ekonomi atau gizi buruk.

                                                                                 
Bupati Ali Mukhni selalu Menyingkapi apa yang disampaikan oleh masyarakat dilapangan bahkan baru-baru ini adanya informasi ditemukan kasus warga mengalami kesulitan ekonomi atau gizi buruk di Kec. VII Koto,


Bupati Ali Mukhni langsung turun untuk memastikan, bersama tim terpadu yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Camat Muspika, Wali Nagari dan tokoh masyarakat setempat
"Begitu mendengar adanya pemberitaan mengenai warga mengalami kesulitan ekonomi atau gizi buruk gizi buruk, kapanpun dan dimanapun, hitungan detik saya bersama tim langsung kroscek lapangan" kata Peraih Penghargaan PWI Sumbar baru-baru ini.


Ia menghimbau supaya Masyarakat memberikan informasi kepada pemerintah daerah melalui SKPD terkait, tapi informasi diberikan harus yang betul-betul ada, agar tidak menimbulkan salah pemahaman pada masyarakat.


"Kepala SKPD harus proaktif untuk menyikapi informasi yang disampaikan, Apalagi dewasa ini kita sedang bersemangat dalam program Padang Pariaman Sehat diusulkan dalam penilaian Inovasi Publik tahun 2017 oleh Kementerian PAN dan RB" kata Alumnus Harvard Keneddy School di Amerika Serikat itu.


Sementara Kadis Kesehatan Dr. Aspinuddin yang turut langsung meninjau Lokasi mengatakan bahwa salah satu warga kita yang mengalami gizi buruk terjadi pada tahun 2014 yang lalu. Kemudian dilakukan perawatan intensif dari petugas kesehatan dan bidan desa berubah menjadi gizi baik.


"Gizi buruk itu kejadiannya sudah tiga tahun lalu. Saat ini sudah sehat dan terus kami monitor
perkembangannya saat ini" kata Mantan Direktur RSUD Parit Malintang itu.
Senada dengan Kadis Sosial dan Perlindungan Anak Drg. Arman menambahkan bahwa jika salah seorang masyarakat kita, mengalami kesulitan ekonomi atau gizi buruk kita langsung turun untuk melihatnya dan mencarikan solusi terbaik, sekarang ini kita mempunyai program penanggulangan kemiskinan.


"Hari ini bukti kita hadir kelapangan untuk masyarakat. ada informasi, Dinas sosial langsung turun cek ke lokasi" kata mantan Kepala BKKBD itu. Sumber padangpariaman.go.id. (*)
Share:

Wakil Bupati Dharmasraya Dukung Ketahanan Pangan

DHARMASRAYA - Dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Nasional, Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Datuak Rajo Medan menghadiri Pertemuan Koordinasi Percepatan

Kegiatan Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasaya Tahun 2017, Kamis (12/1), di Gedung Pertemuan Umum Sungai Rumbai.


Hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli dan asisten Bupati, Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya,
Camat Sungai Rumbai, Wali Nagari Sungai Rumbai, penyuluh pertanian, gabungan kelompok tani, KTNA Dharmasraya dan beberapa unsur masyarakat lain.


Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Darisman, S.Si. MM. mengemukakan berbagai kegiatan yang akan dilakukan di tahun 2017.


Pengembangan padi organik tetap menjadi salah satu program unggulan Dinas Pertanian, selain beberapa target capaian dari Dinas Pertanian Dharmasraya.


Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Datuak Rajo Medan, mengapresiasi semua program yang dicanangkan oleh Dinas Pertanian Dharmasraya pada tahun 2017. Pemanfaatan lahan tidur dan projek percontohan juga menjadi penekanan lain Datuak Rajo Medan di dalam sambutannya. Di sisi lain, sosialisasi program-program pertanian hingga aspek sosial ekonominya harus sampai secara maksimal kepada masyarakat.


"Dunia pertanian menjanjikan keuntungan secara ekonomi. Dorong masyarakat kita untuk bergiat di dalam bidang pertanian, tentu saja dengan pendampingan dan penyuluhan yang maksimal", ujar Wabup.


Usai pertemuan koordinasi, Wakil Bupati Dharmasraya melakukan temu ramah dan diskusi dengan peserta rakor, dan melakukan kunjungan lapangan ke beberapa perkebunan dan lahan pertanian di wilayah kecamatan Sungai Rumbai dan Koto Besar.


"Kita minta para penyuluh yang ada ini menjadi garda terdepan untuk mensukseskan program pertanian ditengah tengah masyarakat,"tandasnya. Sumber Dharmasrayakab.go.id . (*)
Share:

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Tingkatkan Swasembada Pangan

PADANG- Untuk mewujudkan swasembada pangan nasional, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah bersama TNI di jajajaran Kodim 0312/Wirabraja menggalakkan penanaman padi serentak. Kegiatan yang sejalan dengan Upsus


Swasembada Pangan nasional ini dipusatkan di Kelompok Tani Surau Gadang Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Senin (13/2).


Walikota Mahyeldi mengatakan, gerangan menanam serentak adalah upaya meningkatkan produksi padi. Dengan menanam serentak kemungkinan serangan hama terhadap tanaman padi akan berkurang sehingga hasil panen berlimpah.


"Kelompok tani yang ada harus kompak dan menanam secara serentak untuk melawan hama tanaman padi, "ujar Walikota.


Menurut Walikota Mahyeldi yang juga Sarjana Pertanian ini menyebut kebutuhan pangan khususnya untuk Kota Padang sendiri masih belum swasembada. Sekitar 30 persen masih dipasok dari daerah kabupaten/kota sekitarnya.


"Dengan program gerakan tanam serentak ini akan meningkatkan target ketahanan pangan di Kota Padang,"tutupnya


Sementara itu, Dandim Letkol. Inf. Efran Heriyanto mengungkapkan kemirisan semakin berkurangnya lahan pertanian, terutama sawah. Semakin banyak terjadinya alih fungsi lahan ini mengancam target pencapaian swasembada pangan khususnya beras.


"Kita tidak dipungkiri alih fungsi lahan jadi hambatan pencapaian swasembada pangan, " sebutnya.


Kendala lain yang ditemui, menurut Efran, belum meratanya bantuan alat pertanian ke kelompok tani. Perlu langkah untuk mengatasi keterbatasan mobilisasi pengangkutan alat tersebut agar dapat dipakai bergantian oleh kelompok tani di kecamatan berbeda di Kota Padang.


"Kami (pihak Dandim) memiliki alat pertanian yang bisa digunakan petani secara bergantian. Kendalanya adalah pengangkutan alat tersebut. Kami mohon bantuan Pemko Padang untuk alat tersebut, "katanya.


Ir. Oktaviadelri selaku Plt. Kepala Dinas Pertanian Kota Padang mengatakan, untuk percepatan peningkatan swasembada pangan pihaknya selalu bersinergi dengan TNI dan pihak lainnya.


"Kita bersinergi dengan TNI dan kelompok tani sendiri agar perceptan swasembada beras bisa dicapai, "katanya.


Penanaman serentak ditandai dengan penanaman yang dilakukan Walikota Padang, Kepala Balai Pusat Latihan Pertanian, Danlanud Sutan Syahrir, perwakilan Danlantamal Teluk Bayur dan Kapolsek setempat. Sumber Online Group. (*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.