Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 01/05/17 ~ Sorot Sumatera

605 Orang Pejabat Eselon II, III dan IV Dilantik

Sijunjung,Ss-Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo melantik 605 pejabat eselon II, III dan IV, di gedung Pancasila, Jumat (30/12).

Pelantikan pejabat yang dihadiri Wakil Bupati H. Arrival Boy, wakil ketua DPRD Walbardi, unsur Forkopinda dan para undangan, adalah untuk memenuhi Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

Selain sudah memenuhi persyaratan secara administrasi, ke-605 pejabat yang dilantik itu juga tidak mengkonsumsi/menggunakan narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dari unit pelayanan kesehatan pemerintah (Labkesda Kabupaten Sijunjung).

Surat keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkoba dari Labkesda Kabupaten Sijunjung harus dimiliki oleh seluruh calon pejabat, karena Bupati Yuswir Arifin menegaskan tidak akan melantik pejabat yang mengkonsumsi/menggunakan narkoba, meski calon pejabat itu memenuhi persyaratan secara administrasi serta memiliki kemampuan dan loyalitas.

Strategi ini dilakukan, sebagaimana sering disampaikan bupati, pemerintah daerah bertekat membebaskan Kabupaten Sijunjung dari penyalahgunaan narkoba, karena bahaya penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak, tapi juga menghancurkan kehidupan.

Dari 605 pejabat yang dilantik, rinciannya eselon II 30 orang (Sekdakab, staf ahli, asisten, inspektur daerah serta kepala badan dan kepala dinas), eselon III 132 orang (Kabag, camat, sekretaris dan Kabid),  eselon IV 443 orang (Kasi, Kasubid serta Kasubag keuangan dan Kasubag umum kecamatan).

Sebanyak 30 orang eselon II, 20 dilantik melalui pengukuhan. Artinya yang 20 itu sebelumnya juga telah menjabat eselon II, sehingga dalam pelantikan ini ada yang tetap pada jabatan semula ada juga yang bergeser dan tukar tempat. Sedangkan yang 10 lagi, dilantik melalui lelang jabatan, dengan kata lain promosi jabatan dari eselon III ke eselon II.

Bupati mengatakan, mutasi dan rotasi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), sudah merupakan hal biasa dan lumrah terjadi, apa lagi pelantikan dan mutasi kali ini adalah untuk memenuhi OPD sesuai PP Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

Dalam mutasi ini ada yang senang ada yang tidak. Namun yang jelas semua itu sudah didahului dengan pertimbangan secara sematang, karena  disamping memenuhi OPD, mutasi dan rotasi yang dilaksanakan juga untuk kemajuan Kabupaten Sijunjung.

Justru itu, kepada pejabat yang dilantik ditekankan supaya meningkatkan kemampuan, menguasai tugas dan tanggungjawab serta menjalin komunikasi dengan segala pihak, terutama dengan rekan sekerja.

Selain itu, kepada pejabat yang dilantik, bupati juga menekankan supaya melaksanakan tugas yang diemban dengan segenap kemampuan  dan kesanggupan, karena amanah dan kepercayaan yang diterima tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan pimpinanan, tapi juga terhadap Allah SWT.

“Jabatan tidak merupakan hak bagi pegawai, hanya amanah dan kepercayaan dari pimpinan. Justru itu, jalankan amanah dan kepercayaan ini dengan segenap kemampuan  dan kesanggupan, karena pertanggungjawabannya tidak saja kepada masyarakat dan pimpinanan, tapi juga terhadap Allah SWT. Artinya, sumpah jangan hanya sekedar diucapkan, tapi dihayati, dipahami dan dilaksanakan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab,” pesan Bupati Yuswir Arifin.(nas).
Share:

Hendrajoni,Semua Rumah Tak Layak Huni Akan Dibantu

Painan,Ss-Gerakan Bedah Rumah Kab.Pesisir Selatan " Dunsanak Membantu dunsanak" dikenagarian Bukik Siayah Lumpo Kec.IV Jurai diresmikan oleh Bupati Hendrajoni, Rabu (04/01).

Bupati Hendrajoni, program dunsanak membantu dunsanak akan kita kembangkan diPesisir Selatan, jika perlu semua rumah tidak layak huni dapat kita bantu.

Pada peresmian ini Bupati Hendrajoni sengaja mengajak Kepala SKPD, Muspika, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Painan, agar dapat melihat sejauh mana kebutuhan RTLH diPesisir Selatan, serta kami dari Pemkab juga ucapkan terimakasih kepada Pihak Konstruksi Radi dan Al Radit.

Ketua TP.PKK Pesisir Selatan Ny.Lisda Hendrajoni, rumah merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh keluarga, karena kita sangat prihatin ketika melihat satu keluarga yang tinggal bercampur begitu saja.

Ini merupakan pembangunan rumah yang ke 40 yang dilakukan dalam program dunsanak membantu dunsanak, target kita pada bulan Januari ini 200 rumah dalam 1 bulan, dengan biaya sekitar Rp. 3 milyar.

Tentu tidak mudah untuk mendapatkan biaya yang sebanyak itu, namun kita harus berupaya mencari bantuan dari pihak ketiga yang akan memberikan sedikit rezekinya untuk membantu masyarakat Pesisir Selatan, harapan Lisda.

Pada Program Dunsanak membantu dunsanak tersebut keluarga Hasan Basri, ucapakan terimakasih pada Ketua TP.PKK Pesisir Selatan "alah rancak rumah awak buk", katanya.

Bedah Rumah dikenagarian Bukik Siayah Lumpo ini merupakan rumah yang tahan gempa serta terbuat dari bahan Calvanis yang anti karat dengan biaya Rp.15 juta dengan Tipe 38. (01).
Share:

Kurang Pengawasan Water Boom Maluluang Makan Korban

Solsel,Ss-Pemandian Hot Water Boom (HWB) di Sapan Maluluang, Kabupaten  Solok Selatan (Solsel) memakan korban. Seorang bocah perempuan bernama Sofiatul Azizah (7,5) meninggal kaena tenggelam, Minggu (1/1) pukul 16.00 WIB.



"Kejadian bermula sewaktu korban mandi di kolam pemandian HWB (kolom ukuran besar) namun tidak sepengetahuan atau pengawasan dari orangtua. Korban terpisah lebih kurang lima menit dan korban ditemukan sudah tenggelam dan tidak bernyawa,"kata Kapolres Solsel, AKBP Ahmad Basahil.



Sementara, Kabid Pariwisata Solsel, Asniati mengatakan jika korban merupakan warga Gaduang Surian, Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok.



"Awalnya korban mandi di pemandian anak-anak dengan kedalaman setengah meter dan dalam pengawasan orangtuanya. Namun, berselang sekejap saja korban telah ditemukan tenggelam di kolam pemandian orang dewasa dengan kedalaman 120 centimeter,"katanya.



Ia mengatakan, korban pergi menikmati libur pergantian tahun bersama kedua orangtuanya beserta kakaknya.



"Tapi, yang namanya malang tidak kuasa kita. Kami juga selaku dinas terkait mewakili Pemkab Solsel ikut berduka atas musibah ini dan telah mengantarkan korban kerumah orangtuanya di Surian. Pihak keluarga telah merelakan kepergian putrinya yang dikarenakan musibah yang tak dapat terelakkan,"tambahnya.



Menurutnya, HWB selama libur pergantian tahun baru 2017, pada Minggu (1/1) mencapai puncak kunjungan sekitar 800 orang dengan enam kolam pemandian.



"Untuk antisipasi korban, kami selalu berikan imbauan menggunakan pengeras suara kepada pengunjung agar mengawasi anak-anak mereka sehingga korban bisa dihindari. Kami selalu ingatkan para orangtua yang membawa anak kecil untuk mengawasi,"tutupnya.(Web)

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.