Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ December 2017 ~ Sorot Sumatera

Peternak Diminta Manfaatkan Kredit Pembibitan Sapi Gubernur Sumbar Luncurkan Gerakan NES ke-2 di Agam

PARIWARA BANK NAGARI

Padang-Potensi peternakan sapi di Sumbar seharusnya bisa menampung 2 juta ekor populasi sapi. Namun, kondisi saat ini yang tersedia baru sekitar separuhnya.“Sumbar berkeinginan menjadi salah satu sumber produksi sapi nasional yang utama. Atas keinginan itu, pemerintah daerah gencar membangun model-model pengembangan peternakan sapi berikut dengan infrastruktur pendukungnya dari hulu ke hilir,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat Peluncuran Program
Nagari Elok Sejahtera (NES) ke-2 di Gor Rang Agam, Kecamatan Lubuk Basung, Sabtu (16/12).

Program yang digagas Pemprov Sumbar bersama Bank Nagari, Otoritas Jasa keuangan (OJK), dan Pemkab Agam ini bertemakan integritas peternakan sapi dan perkebunan sawit.Hadir pada kesempatan itu, direksi Bank Nagari, jajaran Komisaris Utama dan Komisaris Bank Nagari, Kepala OJK Perwakilan Sumbar, Darwisman dan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Agam serta undangan.

Ia mengatakan kontribusi perbankan dan industri jasa keuangan non-bank seperti perusahaan asuransi/penjaminan, tentunya dibutuhkan untuk mendukung pengembangan peternakan sapi ini. Terutama meningkatkan akses dan kemudahan pembiayaan ke sektor peternakan sapi.
“Adanya perusahaan penjaminan kredit seperti Jamkrida Sumbar, Askrindo dan Jamkrindo tentunya menjadi partnership yang mendukung bagi perbankan untuk tidak terlalu khawatir membiayai peternakan sapi,” tutur Irwan. 

Dengan demikian semua paket telah sempurna, tinggal lagi bagaimana seluruh stakeholders peternakan terkait untuk saling bersinergi menyukseskan program pengembangan peternakan sapi di Sumbar.

“Kebijakan pemerintah dalam menyatukan skema kredit program melalui skim Kredit Usaha Rakyat (KUR) mesti dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku usaha dan masyarakat di Agam khususnya dan Sumbar umumnya,” tuturnya.

Program Nagari Elok Sejahtera (NES) ini, kata Gubernur, berbasis kemudahan dalam akses keuangan. “Dengan demikian, membantu masyarakat terutama yang bergerak di sektor ketahanan pangan yaitu pertanian, perkebunan, dan perikanan yang terkendala dengan akses pembiayaan,” sebut Irwan.
Ia juga mengapresiasi nota kesepahaman antara Bank Nagari, Minang Business School and Entrepreneur Center (MBS-EC) dan Baznas Sumbar tentang pemanfaatan zakat produktif bagi para Mustahiq. “Diharapkan dari kerjasama tersebut mampu melahirkan para wirausahawan yang nantinya akan berkembang menjadi pelaku usaha yang feasible dan bankable,” harapnya.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Fini Murfiani menyebutkan, Sumbar termasuk 10 daerah terbesar untuk kantong ternak sapi, pihaknya menghargai upaya Pemprov Sumbar, yang bakal mengembangkan integrasi sapi dengan sawit dan jagung. “Selain memudahkan untuk pakan sapi, juga menghasilkan pupuk, biogas, mengangkut tandan sawit, banyak lagi efesiensi yang akan didapat dalam integrasi tersebut,” katanya.

Dalam forum pertemuan bupati dengan perbankan, dari seluruh BPD di Indonesia pada 14 Desember lalu, Bank Nagari terpilih untuk melakukan presentasi di depan bupati, dan menteri. Alasannya, Bank Nagari telah mengimplementasikan penyaluran kredit KUR, dari Rp 277 miliar, 43 persen di antaranya disalurkan untuk peternak, sangat diapresiasi. “Mudah-mudahan Bank Nagari menjadi rujukan BPD lainnya yang ada di Indonesia,” harapnya.

Direktur Utama Bank Nagari, Dedy Ihsan, mengatakan Bank Nagari hingga November 2017 telah mengucurkan skim kredit usaha pembibitan sapi (KUPS) hingga November 2017 mencapai Rp 381 miliar. Sementara, jumlah sapi yang disalurkan pada skim KUPS itu sebanyak 26.200 ekor sapi.
“Ini sebagai wujud kami untuk meningkatkan ketersediaan sapi, dan daging potong di Sumbar. Sampai saat ini, ketersediaan daging sudah mencukupi kebutuhan,” kata Dedy Ihsan.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria mengatakan pihaknya saat ini juga sedang mengembangkan integrasi antara peternakan sapi dan jagung. “Kita berharap program NES ini untuk yang berikutnya dapat bertemakan integrasi antara peternakan sapi dan jagung. Mungkin akan kita geser sedikit ke Kecamatan Palembayan,” ungkapnya.

Selain launching Gerakan NES tersebut, juga dilakukan MoU Bank Nagari dengan Baznas Sumbar dan MBS-EC tentang Zakat Produktif bagi Mustahiq, penyerahan bantuan saprodi peternakan, CSR bedah rumah.

Kemudian, penyerahan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit KUR dan Non-KUR Bank Nagari, Penyerahan perjanjian kerja sama tabungan Simpel Bank Nagari, mesin tetas telur solar power untuk program desa mandiri, dan dana pendidikan kepada anak petani/peternak, serta penyerahan hadiah kepada pemenang kontes ternak sapi. (*)
Share:

Unit Usaha Syariah Bank Nagari, Berhasil Menyabet Penghargaan ASR 2017 Kategori Unit Syariah Bank Pembangunan Daerah.

      PARIWARA BANK NAGARI

Padang,Sorot Sumatera-Di penghujung tahun 2017, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari kembali berhasil menyabet penghargaan ASR 2017 sebagai “Bank Kinerja Terbaik” kategori Unit Syariah Bank Pembangunan Daerah.

    Ajang penghargaan yang digelar Repuplika ditujukan kepada para pelaku industry keuangan syariah yang bertajuk “Anugerah Syariah Republika (ASR) 2017” di salah satu hotel Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan itu, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hendri mewakili direksi menerima penghargaan mengatakan, bahwa penghargaan ini merupakan sebuah prestasi tersendiri bagi Bank Nagari, dan juga menjadi bukti kerja keras dari Bank Nagari terutama UUS untuk bekerja lebih baik lagi.

     
Oleh karenanya, kami ucapkan ribuan terimakasih kepada semua karyawan karyawaati, nasabah, dan seluruh masyarakat Sumatera Barat yang telah mempercayai Bank Nagari sebagai satu-satunya lembaga perbankan kebanggan Provinsi Sumatera Barat” kata Hendri.
Dikatakan Hendri, hingga November 2017, asset UUS Bank Nagari mencapai Rp. 1,368 triliun. Sementaqra itu pembiayaan Rp. 1,317 triliun dan Dana Pihak Ketiga Rp. 1,035 triliun.

     Hal senada juga disampaikan Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari Mardiah Muluk turut menambahkan, bahwa keberhasilan ini tercipta juga karena adanya tema work dari direksi bank dan jajarannya serta stakeholder ditambah dengan concern Gubernur Sumatera Barat untuk pengembangan keuangan syariah.

   
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaidi menjelaskan, konsep penghargaan perekonomian syariah ini sesungguhnya telah direncanakan sejak lama. Sebab, sejak awal berdiri, Republika memang dilahirkan untuk mendukung ekonomi syariah.

     Apalagi upaya untuk mnedorong ekonomi syariah menjadi pemain utama dalam perekonomian syariah amat berat. Bahkan, dikenal frasa jebakan lima persenan dalam industry keuangan syariah.
“nah, Award ini adalah bentuk terima kasih kepada semua stakeholder yang gigih telah mendorong ekonomi syariah menjadi pemeran utama,” kata Irfan.

 
ASR 2017 yang dipandu oleh David Chalik dan Intan Erlita itu dimulai sekitar puluk 20.00 wib dengan jumlah undang lebih kurang 400 undangan memenuhi Ballrooom Mutiara Hotel JW Mariott.ASR 2017 membagi penghargaan kedalama sejumlah kategori, financial technology (fintech), dan tokoh syariah/ keuangan syariah.

    Untuk perbankan dibagi lagi ke beberapa kategori berdasarkan Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU), asset, dan perbankan daerah dalam hal ini Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Anggota Dewan Juri ASR 2017 Adiwarman Karim menjelaskan, ASR menemukan momentum yang tepat. Sebab, acara ini digelar tak lama setelah pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo.(ril)

Share:

DPRD Agam – STIE H. Agus Salim Jalin Kerja Sama



Bukittinggi, SorotSumatera.com — DPRD Agam tanda tangani kerjasama pembuatan Naskah Akademik (NA) Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) H. Agus Salim Bukittinggi. Penandatangan kesepakatan itu dilakukan Sekretaris DPRD Agam Indra, S.Sos, MAP dengan Ketua STIE H. Agus Salim Dr. Heliyani, SE., MM. di kampus STIE Kampung Cino Bukittinggi, Rabu,(06/12).

Sekretaris DPRD Agam Indra mengatakan, sebuah peraturan harus ada pertanggungjawaban akademik serta alasan -alasan teoritis dan urgensinya dalam menghasilkan sebuah produk hukum. Serta pembuatan NA merupakan bentuk dari komitmen DPRD Agam agar menghasilkan peraturan daerah yang lebih baik.

“Naskah adalah hasil dari penelitian atau kajian hukum serta hasil penelitian lainnya terhadap suatu masalah yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah terkait peraturan dan permasalahan dalam suatu rancangan undang-undang, kita yakin NA yang dilahirkan dapat dipertanggungjawabkan secara filosofis, sosialogis dan yuridis,” ujarnya.

Sekretaris DPRD Agam itu berharap, kerjasama tersebut bisa berlajut untuk penyusunan ranperda inisiatif lainnya, “semoga ini tetap berlanjut kedepan untuk aturan hukum yang lebih baik di Agam,” harapnya.

Pihak STIE H. Agus Salim Bukittinggi menyambut baik MoU itu

Hal itu membuktikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dapat diandalkan dalam membantu lembaga legislatif dalam melahirkan peraturan daerah yang lebih baik.

Penandatanganan MoU antara DPRD dan STIE H. Agus Salim Bukittinggi disaksikan jajaran STIE serta jajaran sekretariat dan Kabag Hukum dan Persidangan DPRD Agam.

(sumber: kaba12.com)
Share:

Ade Ria Apresiasi Warga Yang Berdatangan Saat Kegiatan Resesnya

 melahirkan seorang bayi laki-laki, Ade Ria wakil rakyat perempuan yang satu-satunya duduk di bangku legislatif DPRD Agam, tak tunggu waktu lama untuk kembali beraktifitas. Bertempat dikediamannya, 
Sungai Pua,Sorotsumatera.com — Baru satu pekan pasca melahirkan seorang bayi laki-laki, Ade Ria wakil rakyat perempuan yang satu-satunya duduk di bangku legislatif DPRD Agam, tak tunggu waktu lama untuk kembali beraktifitas. Bertempat dikediamannya, jorong V Suku kecamatan Sungai Pua, Selasa (05/12), Politisi Partai Demokrat itu melakukan reses, menampung aspirasi masyarakat yang ada di daerah pemilihannya.Ade Ria mengatakan kegiatan reses ini merupakan bagian dari tanggungjawab seorang anggota DPRD kepada masyarakat. Untuk itu, meski baru pulih pasca melahirkan, ia tetap melakukan aktivitasnya sebagai wakil rakyat.
“Karena ini adalah tanggungjawab sebagai anggota dewan, untuk menjemput aspirasi masyarakat. Kita adalah tempat atau jembatan bagi masyarakat menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah melalui wakilnya yang telah mereka pilih,” ujarnya.
Ia pun telah berkomitmen untuk selalu siap menerima masukan atau kritikan dari masyarakat sepanjang itu masih wajar. Ade Ria juga tidak sungkan menerima setiap aspirasi masyarakat melalui telfon selulernya, “jangan ragu kalau ada yang perlu disampaikan bisa juga lewat HP, kita selalu terbuka,” sebutnya.
Dalam kegiatan reses tersebut, Ade Ria juga memberikan beasiswa untuk anak-anak sekolah yang orang tuanya tidak mampu, mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.
“Ini baru penyerahan beasiswa tahap I, nanti kan ada lagi beasiswa tahap II dan itu merupakan usulan dari masyarakat sebelumnya,” kata Ade Ria.
Ade Ria juga sangat mengapresiasi antusiasme warga yang berdatangan dalam kegiatan resesnya, karena dihadiri lebih dari 200 orang yang datang dari beberapa nagari di kecamatan Sungai Pua.
(sumber:kaba12.com)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.