Header Ads

  • Breaking News

    Komisi IV DPRD Agam, Harapkan Pendaataan Kembali Catatan KK Miskin


    Agam, SorotSumatera.com – Komisi IV DPRD Agam mengadakan Rapat Kerja dengan Mitranya, Bersama Dinas Sosial Kabupaten Agam, untuk membahas Ranperda RAPBD TA 2018  (13/11) yang diselenggarakan di Aula III DPRD Kabupaten Agam. Dalam rapat komisi  ini, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Irfan Amran dan diiringi oleh Z Dt Pamuncak Majolelo, Guswardi, Ar yutinof, dan Noveri Edios.
    Ketika itu Komisi IV menerangkan, kalau semua kegiatan yang dianggarkan untuk tahun 2018 bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan, seperti masalah pencatatan KK miskin yang telah permanen itu perlu juga di perbaharui kembali, karena masih banyak warga kita yang belum terdata,
    ” Begitu juga dengan anggran untuk rumah tidak layak huni, yang hanya untuk 9 buah rumah satu tahun, ini juga perlu pendataan dan Verifikasi yang benar disetiap kecamatan, dan perlu juga dipikirkan kenapa hanya 9 buah rumah padahal Kecamatan dikabupaten Agam berjumlah 16 Kecamatan, dan juga anggaran untuk pembinaan dan merehap Napi harus di tambah dari 30 orang yang ada, karena ini juga sangat perlu sekali untuk di prihatinkan”, Pungkasnya
    Saat itu juga telah dibahas tentang rencana pelaksasanan program dan kegitan pada Dinas Sosial Kabupaten Agam di tahun 2018 nanti. Sebagaimna anggarannya Rp. 3.583.073.628.  dengan anggaran tersebut direncanakan akan dipergunakan, untuk memenuhi urusan wajib pelayanan dasar dengan program pelayanan Administrasi Perkantoran berupa pembayaran Air, listrik, telfon, ATK, kegiatan rapat koordinasi, honor PTT, kontrak, BBm dan operasional kantor.
    Tidak itu saja, program pemberdayaan fakir miskin, komunitas adat terpencil dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), Mengadakan keterampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial sebanyak 15 orang juga akan dilakukan dalam tahun besok.
    Bahkan juga untuk pemberian pelayanan psikologis bagi PMKS di trauma center, termasuk bagi korban bencana, yang dilaksanakan untuk 30 orang, rehap rumah taklayak huni. pelatihan untuk anak putus sekolah atau anak terlantar dengan prasarana rehabilitasi kesejahteraan sosial bagi PMKS dan kegiatan bantuan pemberian makanan untuk panti asuhan juga harus di lakukan.
    Dinas sosial juga akan melaksanakan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni untuk Keluarga Miskin sebanyak 9 unit rumah, dan kegiatan penanganan, perlindungan masalah sosial. Namun hal ini juga tidak dapat terpenuhi dengan ketersediaan anggaran tahun 2018 dan pada thun 2019 dapat di tingkatkan kwantitasnya.
    Pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan sosial berupa peningkatan jejaring kerjasama pelaku-pelaku usaha kesejahteraan sosial masyarakat sebanyak 200 Kube. peningkatan peran lembaga koordinasi kesejahteraan sosial sebanyak 300 orang.(*)

    OLAHRAGA

    Post Bottom Ad

    ad728