• Ketua DPRD Agam Harapkan Penindakan Tambang Galian C Ilegal

    Agam ,sorotSumatera.com -  Adanya pelaku usaha galian c tampa izin merupakan perbuatan sangat merugikan masyarakat karena dengan aktivitas penambangan ini bisa merusak lingkungan sekitar daerah itu, Ketua DPRD Kabupaten Agam,  Marga Indra Putra, meminta pihak berwajib untuk menindak tegas pelaku usaha galian C tanpa izin tersebut.

    "Berikan yang sesuai aturan yang ada sehingga menjadi efek jera kepada mereka yang melakukan penambangan ilegal itu," katanya Senin.(9/10) yang diliput dari antara sumbar.

    Sehinga DPRD akan melakukan rapat kerja dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait ini dalam waktu dekat.

    "Kita akan mengudang Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT), Dinas Lingkungan Hidup dan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Agam," katanya.

    Menyangkut  tidak adanya izin galian C di derah tersebut , Ketua DPC Partai Demokrat Agam . Diharapkan KPMPT dapat mempermudah pengajuan pengurusan izin galian c  ke Pemprov Sumbar

    Selain itu , hasil galian C tersebut seperti pasir, batu dan lainnya sangat dibutuhkan untuk pembangunan dan dirapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. 

    "Kalau syarat pengurusan izin itu terkendala dengan aturan, maka Perda itu bisa direvisi," katanya.

    Sementara menurut Kepala KPMPT Agam, Fatimah, untuk perpanjangan izin galian C itu terkendala dengan Perda No 13 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Agam 2010-2030. Dalam Perda itu, seluruh sungai di daerah itu berada di dalam kawasan lindung.

    "Selain terkendala Perda, pengurusan izin ini juga terkendala biaya pengurusan analisa dampaknya sekitar Rp300 juta," katanya.

    Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu Muhammad Reza mengatakan, Polres Agam telah melimpahkan satu berkas penambangan ilegal ke Kejaksaan Negeri Agam pada bulan September 2017 ,Sementara satu kasus penambangan ilegal lainnya sedang proses penyelidikan.

    "Menyangkut masalah tambang ilegal
    kita tidak main-main terhadap kasus penambangan ilegal itu," Tambah Nya lagi  (*)