• DPRD dan Pemkab Agam Tanda Tangani APBD-P 2017

    PARIWARA DPRD KABUPATEN AGAM 
    AGAM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rapat Paripurna Pendapat akhir fraksi dan kesepakatan Bersama atas Ranperda tentang  APBD-P Tahun 2017 pada hari Kamis 28 September 2017 jam 11.00 wib di aula Bappeda Agam. Rapat paripurna dipimpin oleh ketua DPRD Agam Marga Indra Putra S.Pd.,hadir wakil ketua Suharman dan seluruh anggota DPRD Agam.serta  sekretaris dprd Ir.H.Jetson beserta jajarannya.

    Di Acara Paripurna tersebut turut hadir dari Pemerintah daerah dihadiri  wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria,Sekda Drra Pariprna tersebut seluruh perwakilan fraksi menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi dan Kesepakatan Bersama atas Ranperda tentang APBD-P tahun 2017 yang s.H.Martias Wanto, asisten II Isman Imran,dan kepala-kepala OPD ,BUMN,BUMD dan Insan Pers / wartawan.

    Dalamacadisampaikan oleh Fauzi dari  fraksi Demokrat ,dari fraksi Golkar/PBB disampaikan Anton.SH.,dari fraksi PKS disampaikan Syafruddin.SS.,dari fraksi disampaikan  Partai PAN,dari fraksi PPP  disampaikan Zulham Efendi,dari fraksi Hanura Nasdem disampaikan oleh Tos Helmadi dan dari fraksi Gerindra disampaikan Gusdanur Dt Itam hingga akhir acara Paripurna Tersebut Berjalan Lancar.

    Wakil Ketua DPRD Agam, Suharman, mendukung pencanangan gerakan nagari madani yang dilakukan pemerintah setempat dalam mewujudkan kehidupan beragama dan beradat pada 82 nagari di daerah itu.

    "Dengan pencanangan itu maka kemadanian itu telah diaktifkan mulai dari tingkat nagari," katanya di Lubukbasung.Dengan telah dicanangkan nagari madani, maka nagari madani itu akan terbetuk secara otomatis.
    Karena dalam menghidupkan aura madani harus dilakukan dari tingkat nagari dan selama ini program madani hanya secara global di tingkat kabupaten.Untuk itu, seluruh komponen mulai dari tokoh adat, tokoh agama, wali nagari, bundo kanduang dan generasi muda mendukung ini agar nagari madani itu hadir ditengah masyarakat.

    Sementara Walinagari Koto Malintang, Naziruddin, siap mendukung agar gerakan nagari madani itu terwujud.Selama ini, tambahnya, Pemerintah Nagari Koto Malintang telah melakukan program subuh berjamaah.

    Dalam mewujudkan program itu, jemaah yang hadir saat Shalat Subuh itu diberi bantuan satu bibit pohon alpokat, mangga dan lainnya."Untuk tingkat pelajar kita beri uang sebesar Rp10 ribu per anak. Ini untuk menyukseskan kegiatan itu," katanya. (*)