Header Ads

  • Breaking News

    DPRD Agam Menandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2018

    Lubukbasung, sorotsumatera.com - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bersama pemerintah setempat menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2018.

    Penandatanganan itu dilakukan Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, tiga Wakil DPRD Agam atas nama Lazuardi Erman, Suharman dan Taslim, di Lubukbasung, Jumat.

    "Penandatanganan nota kesepakatan itu setelah dilakukan pembahasan bersama mitra terkait beberapa waktu lalu," kata Wakil Ketua DPRD Agam, Lazuardi Erman setelah paripurna nota persetujuan bersama terkait KUA-PPAS APBD 2017 di Lubukbasung.

    Penyusunan dokumen rancangan KUA-PPAS APBD merupakan salah satu tahapan dari proses penyusunan APBD sebagai pedoman dalam menentukan arah kebijakan anggaran dalam satu tahun yang akan datang.

    Ini berdasarkanpertimbangan dan evaluasi tahun lalu dan anggaran yang sedang berjalan.

    Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menambahkan, KUA PPAS APBD 2018 yang telah disepakati ini merupakan pedoman bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menyusun rencana APBD tahun anggaran 2018.

    "Sesuai dengan aturan, prioritas plafon anggaran sementara tahun 2018 masih berpedoman pada pagu tahun anggaran 2017 dan akan mengalami perubahan sesuai dengan kapastian alokasi dana perimbangan dari pemerintah nantinya," katanya.

    Dari plafon anggaran sementara, tambahnya penerimaan pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,34 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp49,46 miliar atau sebesar 3,55 persen dibandingkan pendapatan daerah pada APBD tahun anggaran 2017 sebesar Rp1,46 triliun.

    Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat sebesar 2,69 persen dari sebelumnya sebesar Rp101,34 miliar menjadi Rp103,75 miliar.

    Dana perimbangan turun sebesar 3,88 persen dari tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp1,15 triliun menjadi Rp1,11 triliun.

    "Penurunan ini karena pada tahun anggaran 2017 kita menerima kekurangan pembayaran dana alokasi umum tahun anggaran 2016," katanya. (*)

    OLAHRAGA

    Post Bottom Ad

    ad728