• DPRD Agam Dukung Beli Alkes RSUD Lubuk Basung


    Lubukbasung, - Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Agam, mendukung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubukbasung, untuk membeli alat kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kepada pasien yang berobat.

    "Kita mendukung RSUD Lubukbasung untuk membeli alat kesehatan karena laporan yang kami dapat alat kesehatan di rumah sakit itu sudah berusia sekitar 30 tahun," kata anggota DPRD Agam Fauzi di Lubukbasung.

    Dengan kondisi alat seperti ini, maka pasien tidak terlayani dengan maksimal sehingga mereka dirujuk ke rumah sakit lain.

    Namun apabila alat kesehatan dilengkapi dan diperbaharui, maka tidak ada lagi pasien yang dirujuk.

    Sementara anggota DPRD lainnya, Noveri Edios menambahkan, dengan lengkapnya alat kesehatan maka dapat menambah pendapatan rumah sakit itu.

    "Pemerintah harus mencarikan dana untuk pengadaan alat kesehatan ini dan setelah alat ini lengkap baru membangun fisiknya," tambahnya.

    Direktur RSUD Lubukbasung, Nurmalis, mengakui bahwa alat kesehatan di rumah sakit sudah berusia 30 tahun dan ada yang rusak.

    "Alat kesehatan ini dibeli semenjak RSUD itu didirikan dan tidak ada peremajaan," katanya.

    Untuk membeli alat kesehatan ini, RSUD Lubukbasung membutuhkan dana sebesar Rp54 miliar yang akan digunakan untuk pengadaan alat ronsen, Ultrasonografi (USG), alat operasi mata, alat pencuci darah, telingga dan lainnya.

    Pada anggaran perubahan 2017, RSUD Lubukbasung menganggarkan dana sekitar Rp1,7 miliar untuk pengadaan alat ronsen dan USG pada anggaran perubahan RSUD Lubukbasung 2017, karena sistim keuangan RSUD tersebut berupa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga bisa melakukan pengadaan alat kesehatan sesuai kebutuhan, setelah mendapat izin dari kepala daerah.

    "Pengadaan ini akan kita lakukan menjelang akhir 2017 dan berharap beberapa tahun kedepan seluruh alat kesehatan sudah lenkap dengan kondisi baru," katanya.

    Saat ini, RSUD Lubukbasung memiliki dokter spesialis sebanyak 21 orang, dokter umum sebanyak sembilan orang, bidan sebanyak 25 orang dan perawat sebanyak 96 orang. (*)