Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ June 2017 ~ Sorot Sumatera

Pengunjung Wisata ke Kota Padang Terus Menambah

Padang, Terobos-Objek wisata Pantai Padang mulai ramai dikunjungi wisatawan. Peningkatan arus kunjungan terjadi dua hari setelah lebaran Idul Fitri 1438 H.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Medi Iswandi ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini terjadi lonjakan arus kunjungan wisatawan di Pantai Padang.

"Lonjakan terjadi pada H+2 lebaran," sebut Medi, Selasa (27/6).

Lebih jauh dikatakan Medi bahwa jumlah kunjungan ke Pantai Padang meningkat sekitar 30 persen dari hari sebelumnya.

"Sekitar 30 persen. Hampir serupa dengan libur lebaran tahun lalu," kata Medi.

Medi memprediksi jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Padang akan terus bertambah. Apalagi libur lebaran kali ini cukup lama dan panjang.

"Puncaknya diperkirakan pada Kamis, Jumat, dan Sabtu. Pada ketiga hari itu Pantai Padang akan sesak," tukas Medi.

Medi juga mengatakan bahwa kebiasaan wisatawan saat liburan di Padang adalah bertamasya ke pulau-pulau yang ada pada pagi hingga menjelang sore. Setelah itu pada sore harinya para wisatawan bergerak ke Pantai Padang.(tf/ch)
Share:

Objek Wisata Kota Padang Ramai Dikunjungi Para Perantau

Padang, Terobos-Ada kebiasaan yang sudah mentradisi di kalangan masyarakat pada setiap libur lebaran. Mengunjungi objek wisata bersama keluarga sudah seperti keharusan. Tak ayal, tempat-tempat wisata selalu dijubeli pengunjung.

Untuk bisa mencapai tempat tujuan, wisatawan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kendaraan jenis apapun dibawa, tak perlu kendaraan usang atau pun baru, yang penting bisa dibawa ke tempat objek wisata yang ingin dikunjungi. Bahkan mereka yang tak punya, harus mencarter kendaraan agar bisa sampai ke lokasi.

Pada libur lebaran, sering dijumpai kendaraan roda dua dan empat berbagai merek dan tahun produksi. Bisa dikata, tidak ada kendaraan yang ngetem di rumah saat lebaran. Itu sebabnya, bengkel kendaraan penuh menjelang lebaran tiba.

Libur lebaran kali ini, cukup banyak kendaraan menuju objek wisata di Kota Padang. Salah satunya ke Pantai Air Manis. Meski jalur menuju lokasi ini cukup terjal, penuh tanjakan dan turunan, tetapi tidak menyurutkan niat wisatawan menuju lokasi wisata yang dikenal dengan legenda Malin Kundang itu.

Sabtu (1/7) kemarin, kendaraan roda dua dan empat 'berkepusu' ke Pantai Air Manis. Ramainya objek wisata satu ini membuat Satpol PP Kota Padang dan Satlinmas terus bersiaga.

Beragam yang datang ke Pantai Air Manis. Ada yang membawa istri dan anak. Bahkan ada pula yang harus membonceng istri dan tiga anaknya. Akibatnya, motor pun tak sanggup mendaki. Beban berat tak mampu dibawa motor matic yang hanya berkekuatan 110cc.

Seperti yang dialami seorang pengendara motor matic berwarna merah. Motor miliknya tak mampu mendaki karena beban yang cukup berat. Baru setengah tanjakan, motor maticnya berhenti setelah meraung-raung. Akhirnya pemilik motor tersebut menurunkan istri dan kedua anaknya.

Melihat kondisi itu, seorang personil Satlinmas Kota Padang datang membantu. Dua anak yang masih balita itu kemudian digendongnya di sisi kiri dan kanan bahunya. Sedangkan si ibu berjalan mengikuti dari belakang. Motor yang dikendarai bapak tadi terus berjalan hingga ke puncak pendakian.

Cukup jauh juga personil Satlinmas tadi menggendong kedua anak tersebut. Tak nampak letih di wajahnya. Saat sampai di puncak pendakian, kedua anak dan ibu tadi kembali naik motor ayahnya yang telah menunggu sedari tadi.

"Terimakasih banyak ya Pak, sudah menolong kami," ucap pemilik motor kepada personil Satlinmas tadi.

"Iya Pak, hati-hati bawa kendaraannya ya Pak, jalan terjal dan berbahaya," pesan personil Satlinmas itu.

Jalur menuju Pantai Air Manis memang dikenal cukup berbahaya. Banyak pendakian dan turunan. Jika tak pintar-pintar membawa kendaraan di sini bisa membawa maut.

Siang itu saja cukup banyak kendaraan yang harus berhenti di tengah jalan karena tak sanggup membawa beban berat. Tak jarang ditemui kendaraan roda dua yang harus didorong hingga ke puncak pendakian. Personil Satpol PP pun ikut membantu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang Dian Fakri menyebut bahwa sebenarnya seluruh personilnya tidak saja memiliki sifat tegas dan keras, akan tetapi juga memiliki jiwa menolong sesama. Ketika dihadapkan dengan pelanggar Perda, personilnya tidak kenal kompromi. Begitu juga sebaliknya.(tf/ch)
Share:

Walikota Padang Inginkan Kinerja PNS Dilingkupnya Maksimal

Padang,Terbos-Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo ingin kinerja pegawai di lingkup kerjanya maksimal. Tak terganggu oleh berbagai masalah, seperti keluarga dan lainnya. Karena itu, Walikota Padang memberikan solusi bernas agar ASN dapat bertugas optimal.

“Setelah kita lakukan evaluasi, ternyata cukup banyak hambatan ASN saat bertugas, seperti faktor anak, dan lainnya,” sebut Mahyeldi usai inspeksi mendadak ke Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Pertanahan Kota Padang, Selasa (4/7).

Disebutkan Mahyeldi, solusi agar tidak terganggunya kinerja pegawai yakni disediakannya Tempat Penitipan Anak (TPA) di masing-masing kantor. Sehingga anak dapat terpantau dan terperhatikan saat orangtua bekerja.

“Saat ini kita bicara tentang anak yang akan menjadi penerus bangsa. Karena itu anak harus diberi perhatian yang baik dari sekarang,” ungkap walikota.

Walikota melihat bahwa di sekitar Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Pertanahan terdapat dua kantor lainnya yang cukup berdekatan. Yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta BPMPTSP.

“Kita akan buat Tempat Penitipan Anak bagi pegawai di sini,” ujar Mahyeldi.

Saat itu Walikota melihat langsung kondisi kantor Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Pertanahan. Di sini Mahyeldi mendapati ruangan yang dapat digunakan sebagai TPA. Walikota mengatakan pihaknya akan menyiapkan ruangan tersebut dan kelengkapan lainnya.

“Termasuk sarana dan prasarana serta tenaga kesehatan. Karena anak butuh perhatian lebih. Tidak baik ditinggalkan di rumah dengan pembantu atau orang lain yang tidak paham dengan anak,” cecar Mahyeldi.

Apalagi, kata Mahyeldi, jika anak ditinggal di rumah akan memakan waktu bagi orangtua untuk pulang ke rumah. Pekerjaan pun akan terbengkalai di kantor.

“Bayangkan, seorang ibu harus pulang ke rumah untuk menyusui anak. Jika ada TPA tentu akan memudahkan,” tukas Mahyeldi.

Mahyeldi mengimbau kepada seluruh instansi kerja yang ada di Padang untuk menyiapkan TPA bagi anak. Sehingga pekerjaan dapat maksimal.(tf/ch/yz/du)
Share:

Walikota Padang Ditengah Keramaian Pengunjung Pantai Padang


Padang,Terobos-Pantai Padang penuh sesak oleh pengunjung pada penghujung libur lebaran ini. Kendaraan mesti merayap pelan. Di pasir pantai, ribuan wisatawan bermain lepas, menikmati libur panjang.Puncak keramaian di Pantai Padang terjadi pada H+4 hingga H+7 lebaran. Jumat (30/6) sore tadi, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo berada di tengah keramaian pengunjung Pantai Padang. Mengenakan setelan olahraga berkaos merah dan training putih, Mahyeldi memantau perkembangan Pantai Padang saat libur lebaran.


Begitu tiba, Walikota Padang mendatangi posko BPBD dan PMI. Mahyeldi mengecek kesiapan masing-masing tim.Tidak itu saja, Walikota juga sempat mengingatkan pedagang yang berjualan di Pantai Padang untuk tetap menjaga kebersihan. Tidak membuang sampah sembarangan.


Menjelang masuk waktu salat maghrib, Walikota menuju menara pengawas Pantai Padang berlantai lima di Lapau Panjang Cimpago (LPC). Dari atas tempat ini Walikota melihat aktivitas pengunjung pantai. Semua terlihat asyik bermain menikmati keindahan pantai.


Begitu tiba waktu azan maghrib, Walikota kemudian mengambil corong mic yang biasa digunakan pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk menyampaikan pemberitahuan kepada pengunjung. Lewat pengeras suara, Walikota Padang melakukan azan sebagai pertanda sudah masuknya waktu salat maghrib. Walikota mengingatkan pengunjung untuk sejenak melupakan hiruk pikuk dunia dan menghadap Allah.


Tak lama, sejumlah pengunjung Pantai Padang nampak bergegas menuju musala yang berada di LPC itu untuk melaksanakan salat. Walikota pun kemudian salat berjamaah dengan staf dan perangkat kerjanya.


Setelah melaksanakan salat maghrib, Walikota menemui relawan "Padang Baywatch". Di menara pengawas Pantai Padang, Walikota memberikan motivasi dan inspirasi kepada puluhan relawan. Mahyeldi mengajak seluruh relawan bekerja dengan sungguh-sungguh."Hari Sabtu dan Minggu besok merupakan puncak kunjungan ke Pantai Padang, jangan lengah di hati terakhir dan tetap jaga kesehatan," ajak Mahyeldi dengan penuh semangat.(Charlie)
Share:

Walikota Padang Tingkatkan Disiplin ASN

Padang,Terobos-Untuk memastikan tingkat kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) pasca libur panjang lebaran, di hari pertama masuk kerja, Senin (3/7/2017) dilakukan inspeksi mendadak (sidak). Sebagaimana diketahui, Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah (Sekda) serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serentak melakukan sidak ke masing-masing OPD termasuk di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Seperti halnya bagi ASN di lingkungan sekretariat dan beberapa OPD di komplek perkantoran Balaikota Padang. Sidak pun dimulai dari pemeriksaan absensi yang kemudian dilanjutkan peninjauan ke ruangan kantor masing-masing. Sekda Asnel didampingi Asisten III Corri Saidan dan beberapa pimpinan OPD terlihat melakukan sidak ke semua ruangan masing-masing OPD.

Sekda mengatakan, sesuai aturan dari Menpan-RB bahwasanya setelah cuti bersama pasca libur lebaran harus dilakukan sidak.

“Maka itu, pagi ini kita menyidak ke setiap ruangan untuk meninjau kebenaran absensi kehadiran ASN. Alhamdulillah, 100 persen semuanya hadir dan  berada di ruangan,” sebut Asnel sembari mengingatkan waktu kerja kembali seperti biasa, masuk pukul 07.30 wib dan pulang kerja pukul 16.00 wib.

Kemudian, Asnel pun juga mengimbau agar para ASN dapat memanfaatkan momentum awal kerja di bulan Syawal sebagai pelecut semangat untuk bekerja lebih baik lagi.

"Kita sudah diuji selama bulan Ramadan. Semoga pasca lebaran dan masih di bulan Syawal ini kita menjadikannya motivasi untuk bekerja lebih baik lagi tentunya,” imbuh Asnel sambil berjabat tangan dan saling bermaaafan dengan setiap ASN yang ditemui. (tf/dv)
Share:

Pantai Padang Macet Oleh Pengunjung Luar dan Dalam Kota Padang

Padang,Terobos-Ramainya pengunjung yang datang ke Pantai Padang tak menjamin kawasan wisata itu bersih dari sampah. Justru sebaliknya, sampah berserakan karena rendahnya kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan.

Pantauan Humas Kota Padang pada H+3 Idul Fitri 1438 H, arus pengunjung di Pantai Padang cukup tinggi. Macet tak dapat terelakkan. Pengunjung yang berjalan kaki nampak asyik menikmati keindahan pantai.

Di kawasan tugu IORA, Pantai Cimpago, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi bersama personilnya nampak memungut sampah yang berserakkan. Sampah tersebut dimasukkan ke dalam tong sampah yang berada di depan tugu itu.

Sementara itu, di dekat Medi Iswandi, pengunjung nampak lalu-lalang. Tak menghiraukan sampah yang terserak di depan mereka.

Medi sangat menyayangkan sikap pengunjung yang tidak menjaga kebersihan dan keindahan Pantai Padang.

“Sangat kita sayangkan, masih terlihat pengunjung yang membuang sampah sembarangan, terlebih pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi yang membuang sampah dari dalam mobilnya. Kita mohon untuk kesadarannya,” ujar Medi, Rabu (28/6) siang.

Dituturkan Medi Iswandi, pengunjung yang membuang sampah  sembarangan di Pantai Padang akan terpantau oleh kamera CCTV yang telah dipasang.

Medi menyebut bahwa pihaknya akan menindak tegas pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Sesuai dengan Perda nomor 21 tahun 2012, masyarakat yang membuang sampah sembarangan dikenakan denda sebesar Rp 5 juta atau kurungan selama tigs bulan.(tf/ch)
Share:

Pemerintah Kota Padang Beri Perhatian Lebih Semua Jalan di Padang

Padang,Terobos-Pemerintah Kota Padang memberi perhatian lebih terhadap jalan lingkungan di Kota Padang. Jika dihitung, hingga akhir tahun 2016 lalu, sudah 76 persen jalan lingkungan di Padang yang telah diaspal beton.

Pengerjaan jalan lingkungan ternyata tidak saja sampai di situ. Pemko Padang akan menata lagi jalan yang telah dibetonisasi sehingga lingkungan menjadi asri.

“Pada 2018 nanti kita berencana mencetak drainase yang ada di pinggir jalan beton dengan ‘breakcast’, sehingga ada resapan air dan lingkungan menjadi rapi,” ungkap Mahyeldi.

Selain itu, kata Mahyeldi, kiri dan kanan jalan betonisasi tak boleh tersisa. Tidak boleh dibeton. Mahyeldi menyebut, ke depan di sisi jalan beton akan dipasang paving block. Paving block akan dibuat oleh masyarakat di kecamatan maupun kelurahan sebagai UMKM.

“Itu nanti akan jadi standar kita,” terangnya.

Betonisasi yang saat ini dikerjakan Pemko Padang berada di Dinas PUPR serta di Dinas Perumahan Rakyat. Dinas PUPR mengelola betonisasi bagi jalan yang lebarnya di atas tujuh meter. Sedangkan Dinas Perumahan Rakyat mengelola betonisasi bagi jalan dengan lebar di bawah tujuh meter.(tf/ch)
Share:

Walikota Padang Tegakkan Disiplin Kerja Pada ASN

Padang,Terobos-Apel masuk kerja hari kedua setelah liburan Idul Fitri 1438 H tahun 2017, Selasa (4/7) dipimpin Kepala Dinas Sosial Kota Padang Amasrul, SH, didampingi kepala Satpol PP Dian Fakhri. Hal ini sekaligus dalam rangka menegakkan disiplin ASN  di lingkungan  Pemko Padang,  sesuai PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Disiplin Pegawai Negeri Sipil adalah kesanggupan Pegawai Negeri Sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin.

Dari laporan  Dinas Kominfo, Kesbangpol, Bagian Pemerintahan, Bagian Kerja Sama, Bagian Hukum menyampaikan kehadiran para ASN lengkap. Pada kesempatan  Apel pagi hari kedua masuk kerja tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Amasrul, SH menyampaikan, tanamkan dalam hati untuk berdisiplin kerja. Jangan hanya hanya, hari ini dan esok saja. Itu cara kerja yang kurang baik. Ikutilah sesuai dengan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Sejalan dengan itu, Amasrul juga menyampaikan, bahwa Pemko Padang akan ada Iven berskala international, yakni P”Pertemuan Ulama dan Da’i tingakat Asia Tenggara, dan Eropa pada 10-20 Juli 2017.

 “Untuk mari secara bersama mendukung kegiatan tersebut. Mari kita ciptakan bersama pelayanan yang menyenangkan bagi tamu yang datang ke kota tercinta ini. Tujuannya supaya mereka mempunyai kesan yang baik dan menyenangkan pula selama berada di Kota Padang. Kesan  baik dan menyenangkan yang mereka peroleh menjadi  buah cerita yang akan disampaikan kepada kerabatnya di negara-negara masing,” Demikian diingatkan Amasrul (tf/ir).
Share:

Pemko Padang Akan Menata Lagi Jalan Yang Telah Dibetonisasi Sehingga Lingkungan Menjadi Asri

Padang, Terobos-Pemerintah Kota Padang memberi perhatian lebih terhadap jalan lingkungan di Kota Padang. Jika dihitung, hingga akhir tahun 2016 lalu, sudah 76 persen jalan lingkungan di Padang yang telah diaspal beton.

Pengerjaan jalan lingkungan ternyata tidak saja sampai di situ. Pemko Padang akan menata lagi jalan yang telah dibetonisasi sehingga lingkungan menjadi asri.

“Pada 2018 nanti kita berencana mencetak drainase yang ada di pinggir jalan beton dengan ‘breakcast’, sehingga ada resapan air dan lingkungan menjadi rapi,” ungkap Mahyeldi.

Selain itu, kata Mahyeldi, kiri dan kanan jalan betonisasi tak boleh tersisa. Tidak boleh dibeton. Mahyeldi menyebut, ke depan di sisi jalan beton akan dipasang paving block. Paving block akan dibuat oleh masyarakat di kecamatan maupun kelurahan sebagai UMKM.

“Itu nanti akan jadi standar kita,” terangnya.

Betonisasi yang saat ini dikerjakan Pemko Padang berada di Dinas PUPR serta di Dinas Perumahan Rakyat. Dinas PUPR mengelola betonisasi bagi jalan yang lebarnya di atas tujuh meter. Sedangkan Dinas Perumahan Rakyat mengelola betonisasi bagi jalan dengan lebar di bawah tujuh meter.(tf/ch)
Share:

Kota Padang Dikenal Juga Dengan Pusat Budaya

Padang, Terbos-Selaku ibukota Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang juga dikenal sebagai daerah pusat budaya, pariwisata dan pendidikan. Sehingga, tak ayal kota tersebut sering dijadikan tujuan dari kunjungan kerja ataupun objek penelitian berbagai instansi. Kali ini, Selasa (4/7), rombongan Jenderal dan Perwira Menengah, baik dari Indonesia maupun negara-negara sahabat yang menyambangi. Wakil Wali Kota Emzalmi beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Asnel dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Medi Iswandi menjamu kunjungan dari peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LVI Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI tahun 2017 itu.

Selaku pimpinan rombongan Laksda TNI Yuhastihar menyampaikan, adapun tujuan utama kunjungan tersebut yaitu dalam rangka untuk menambah pengetahuan serta pemahaman kepada peserta PPRA LVI Lemhanas 2017 sekaitan pengenalan budaya lokal di Indonesia. Sebagaimana juga diharapkan, peserta juga bisa berkontribusi terhadap pengembangan potensi budaya beserta infrastruktur bagi daerah yang dikunjungi ke depan.

“Materi program pengenalan budaya lokal di Indonesia ini merupakan materi wajib yang harus diikuti oleh siswa Lemhanas, khususnya yang berasal dari luar negeri,” sebutnya sewaktu berdialog bersama di kediaman resmi Walikota.

Ia melanjutkan, sementara untuk sasaran kegiatan tersebut antara lain, untuk memperoleh gambaran baik konsep maupun produk budaya lokal yang dimiliki setiap daerah melalui pemerintah daerah dan daerah wisata. Kemudian selain itu, juga ingin mendapatkan pengalaman secara langsung dari aktifitas masyarakat dalam tatanan kehidupan sosial budaya sambil meningkatkan hubungan kerjasama antara negara sahabat dengan Republik Indonesia.

“Kegiatan ini kita laksanakan mulai Senin hingga Jumat (3-7/7). Semoga saling memberikan kebaikan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota H. Emzalmi mengatakan, atas nama jajaran Pemerintah Kota Padang sangat menyambut positif kunjungan rombongan peserta PPRA LVI Lemhanas tersebut.

“Alhamdulillah, kunjungan ini diketahui berdasarkan informasi yang mereka terima. Yaitunya sekaitan cukup bagusnya upaya pengembangan serta pelestarian adat dan budaya lokal di sini. Dimana ada hal yang begitu spesifik yaitunya terkait sistem kekerabatan dalam kehidupan bermasyarakat di Minangkabau,” pungkas Emzalmi.

Emzalmi menambahkan, ia pun berharap hasil studi ini menjadi sinyal positif bagi kemajuan di bidang kebudayaan dan pariwisata Kota Padang ke depan. Hal itu pun juga diperkuat dari ketertarikan yang diutarakan masing-masing peserta PPRA LVI Lemhanas tersebut.

“Semoga ini menjadi  ajang promosi khususnya bagi Kota Padang ke depan. Sehingga kebudayaan dan pariwisata kita lebih maju dan berkembang lagi,” imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak saling berdialog tanya jawab. Terlihat, Wakil Walikota Emzalmi yang kemudian ditambah Kepala Disbudpar Medi Iswandi mempresentasikan seputar potensi dan kondisi perkembangan kebudayaan dan pariwisata di Kota Padang. Sementara, seperti diketahui, selain dengan jajaran Pemerintah Kota Padang, rombongan peserta dari mancanegara diantaranya Vietnam, Pakistan, Kamboja, Arab Saudi dan lainnya itu juga melakukan pertemuan dengan beberapa instansi disertai peninjauan lapangan ke sejumlah lokasi pusat budaya maupun destinasi wisata yang populer di bumi “Ranah Minang. (tf/dv)
Share:

DPRD Kota Padang, Komisi III Bahas Banjir Bersama PUPR

 PARIWARA DPRD KOTA PADANG

PADANG – Menyikapi permasalahan banjir yang sering terjadi di Kota Padang, Komisi III DPRD Padang bidang pembangunan dan lingkungan hidup melakukan hearing dengan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang, Jum’at (2/6) di lantai II gedung DPRD Padang Jalan Sawahan No.50 Kecamatan Padang Timur.Hearing dipimpin Ketua Komisi III, Zulhardi Zakaria Latif dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra selaku Koordinator Komisi III serta Kadis PUPR, Kabid SDA, Kabid Pembangunan dan Tata Ruang dan beberapa staf PUPR Padang.

Pada kesempatan itu, Wahyu Iramana Putra mempertanyakan kinerja Dinas PUPR Kota Padang yang dinilainya masih lamban dalam penanganan drainase di Kota Padang. Parahnya, perbaikan drainase sudah dianggarkan dan dilaksanakan, namun tetap saja banjir melanda beberapa titik di Kota Padang.
“Dinas PUPR dalam mengambil keputusan jangan hanya percaya dengan hasil konsultan atau rekanan saja. Kita minta kondisi rill di lapangan. Sementara, untuk banjir ini apa permasalahannya tentu juga diketahui oleh masyarakat setempat dimana kendalanya, dimana aliran yang tersumbat tentu masyarakat juga lebih tahu,” ujarnya.

Selaku Wakil Ketua DPRD Padang dan sebagai warga di Gunung Pangilun, Wahyu menyatakan sudah merasakan sendiri bagaimana banjir terjadi. Padahal sudah dikucurkan anggaran sebesar Rp500 juta untuk perbaikan drainase, namun kenyataannya sejak drainase diperbaiki, banjir kian menjadi di sana. Hal itu menandakan perbaikan drainase tak sesuai dengan kondisi yang diinginkan warga.“Saya juga mengkritik penunjukan rekanan. Bahkan, saya melihat di sini seakan sudah dikondisikan. Saya berharap, ke depan ini bisa diperbaiki,” kata Wahyu.

Dalam hearing itu diketahui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang membutuhkan dana sekira Rp40 miliar untuk perbaikan drainase, selama ini anggaran hanya sebesar Rp12 milliar.Menanggapi permintaan Dinas PUPR tersebut, Ketua Komisi III Zulhardi Zakaria Latif menegaskan, pihaknya siap pasang badan untuk memperjuangkan anggaran tersebut. Apalagi, sebagian besar anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang duduk di Komisi III. Hanya saja, ia menyayangkan Dinas PUPR tidak pernah membicarakan selama ini. Dana sebesar Rp40 miliar itu, kata Zulhardi, tidak terlalu besar.

“Kalau untuk menganggarkan dana sebesar itu, kami butuh rencana detail penggunaannya untuk perbaikan drainase kota ini. Apakah PUPR meminta anggaran penambahan anggaran itu sudah melalui kajian? Nanti kita anggarkan, dilakukan pekerjaan, namun Kota Padang masih tetap saja banjir. Itu kan aneh,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Fatriarman Noer usai hearing kepada padangmedia.com mengatakan, setelah dilakukan pertemuan dengan Komisi III DPRD Padang, Pemko Padang melalui PUPR berharap bisa bersinergi dalam mengatasi permasalahan banjir ini. Menurutnya, permasalahan banjir sebenarnya permasalahan klasik, seperti perilaku masyarakat itu sendiri, saluran drainase yang tak tercukupi dan masalah keterbatasan anggaran. Namun, dalam pertemuan dengan Komisi III, kata Fatriarman, Komisi III telah berkomitmen untuk membantu dari segi anggaran dalam mengatasi banjir.

“Kita juga akan mengadakan pertemuan-pertemuan dengan Balai Sungai di bawah Kementerian PUPR dan PSDA provinsi supaya program – program yang ada di masing-masing dinas dapat disinergikan dengan PUPR Padang. Saat ini kita juga sudah dapat membuat pemetaan dimana titik titik banjir, dengan demikian kita bisa lebih fokus dalam menangani permasalahan banjir ini,” katanya.

Sementara, terkait banjir di Jundul Rawang Padang Selatan yang sudah cukup lama seperti diungkapkan anggota Komisi III, Amril Amin, ia berjanji akan menyelesaikan tahun ini. Begitu halnya dengan banjir di Gunung Pangilan. Meski demikian, ia tak memastikan Kota Padang serta merta dapat terbebas banjir begitu saja. Karena, banjir bisa terjadi karena faktor curah hujan dengan debit yang cukup tinggi. Seperti hujan yang terjadi baru – baru ini dari data BMKG curah hujan dengan debit air 300 mm, sementara rata – rata curah hujan hanya 100 mm.“Jadi, dalam hal ini terjadi peningkatan debit air tiga kali lipat. Sementara saluran drainase kita saat ini mungkin belum tercukupi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Padang, Fadel mengatakan, untuk permasalahan banjir, memang saat ini butuh peningkatan saluran dan pemasangan beberapa pompa yang direncanakan ada di sembilan titik. Pompa yang akan dipasang rencananya di Muara Danau Cimpago, Muara Saluran Drainase Banda Kampung Sabalah, Muara Saluran Kalimati, Muara Saluran Drainase Banda Pepaya, Muara Saluran Drainase Pasar Pagi, Muara Saluran Samping Hotel Pangeran Beach, Muara saluran drainase Jalan Sumatera Ulak Karang, Muara saluran drainase sepanjang rel Jalan Joni Anwar. Satunya lagi tahun ini sedang dikerjakan oleh BWS Sumatera V, lokasinya di Muara saluran drainase belakang PU PSDA Provinsi.“Jadi, satu dari sembilan yang direncanakan sedang dikerjakan,” ujarnya.

Fadel menjelaskan, pompa berguna saat curah hujan tinggi dan air laut sedang pasang naik, maka air drainase tidak akan bisa mengalir ke sungai/pantai. Maka terjadilah genangan. Nah, jika sudah terpasang pompa, saat kejadian pasang ini, pintu saluran ditutup agar air sungai atau laut tidak masuk ke saluran dan air drainase dipompakan ke sungai atau laut.“Mungkin itu salah satu solusi yang kita rencanakan untuk mengatasi genangan air,” ungkapnya.(*)
Share:

Payakumbuh: Zikra Amaliah Lolos Passing Grade OSN 2017

Payakumbuh,SS-Lagi pelajar kota Payakumbuh kembali mengharumkan nama daerahnya, ZikraAmaliah (14), siswa SMP Islam Raudhatul Jannah kelas VIII, lolos sebagai terbaik pertama Passing Grade Sumatera Barat dalam Olimpiade Sains tingkat Nasional (OSN) 2017.Anak kedua dari pasangan Ana Karina (ibu) dan WalAsri (Ayah) yang juga Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pemko Payakumbuh ini, telah memberikan kebahagian kepada kedua orang tuanya sebagaimana dikatakanWal Asri di ruang kerjanya, Selasa (30/5).

Dikatakan Wal Asri, Zikra Amaliah yang kesehariannya dipanggil dengan Zikraini, lolos mewakili Propinsi Sumatera Barat dalam lomba OSN 2017 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).“Zikra menyisihkan kontestan dari kabupaten dan kota se Sumatera Barat di Padang dalam lomba OSN 2017 pada mata pelajaran IPA pada awal Mei lalu,” sebutWalAsri
 
Menurut Wal Asri lagi, Zikra selanjutnya akan bertarung di tingkat Nasional pada bulan Juli mendatang. “Di tingkat Nasional mendatang, Zikra akan bersaing dengan utusan dari seluruh Indonesia untuk menjadi yang terbaik. Kabarnya, kota Pekan Baru Propinsi Riau akan menjadi tuan rumah lomba OSN 2017 pada 7-9 Juli mendatang,” kata WalAsri.

“Untuk kemudahan Zikra Amaliah dalam perjuangannya nanti di PekanBaru, Riau, kami mohonkan dukungan dan doa dari masyarakat Payakumbuh serta Sumatera Barat, dengan harapan Zikra bias meraih prestasi terbaik hingga mengharumkan nama daerahnya di tingkat Nasional nanti,” pungkasWal Asri. (Bayu)
Share:

Pemko Pantau Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Tradisional

Payakumbuh,SS-Harga barang-barang kebutuhan pokok, strategis dalam pecan pertama di bulan Ramadhan 1438H di Kota Payakumbuh relatif stabil.
Sebagaimana yang diungkapkan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Julfiter, di ruang kerjanya, Selasa (30/5).

Dikatakan Julfiter, sehari sebelumnya, Senin (29/5) Pemerintah kota Payakumbuh telah menurunkan tim untuk melakukan monitoring perkembangan harga barangs trategis tersebut bersama instansi lainnya ke Pasar Ibuah.“Kita bersama tim monitoring telah melakukan pemantauan kelapangan terutama ke Pasar Ibuah bersama dinas terkait dan didampingi Bulog serta BPS,” sebutJulfiter.
 
Menurut Julfiter, “Selain harga yang relative stabil, terlihat di lapangan keadaan stok barang juga masih  mencukupi. Diantara barang strategis tersebut adalah beras, gula pasir, minyak goreng, tepung, daging, telur serta cabe dan bawang. Dan kita berharap kestabilan harga seperti saat ini hingga sampai hari raya nanti,” pungkasJulfiter.
 
Tim monitoring yang dipimpin oleh Asisten II Amriul Dt. Karayiang didampingi Staf Ahli Edvidel Arda ini, beranggotakan dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UKM, Bappeda dan Bag. Protokoler dan Dokumentasi.

 Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM H. Dahler, SH di ruang kerjanya, mengatakan, “secara umum harga kebutuhan pokok masih stabil seperti hari sebelumnya dan belum ada perubahan atau kenaikan secara signifikan. Monitoring tersebut akan menjadi patokan tim untuk mengetahui apakah ada lonjakan signifikan terhadap harga sembako selama ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1438 Hijriah,” sebut Dahler. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: ASN Harus Memiliki Tubuh Yang Sehat

Payakumbuh,SS-Sebagai pelayan masyarakat, aparatur sipil negara (ASN) mesti melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Untuk itu, salah satu factor penunjang terlaksananya pemerintahan yang baik, ASN harus memiliki tubuh yang sehat sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara optimal.

Hal ini seperti yang diungkapkan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi dalam sambutannya pada kegiatan penandatanganan komitmen pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dengan Dinas Kesehatan di Aula Lantai III Balaikota di Bukik Sibaluik, Senin (29/5).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, Benni Warlis, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yoherman, Staf Ahli, seluruh pimpinan OPD, camat, dan undangan lainnya.“Dalam menyikapi kegiatan ini biasanya ada yang senang dan ada yang malah takut. Senang dan bersyukur karena ada yang mengurus tensi setiap bulan melalui program jemput bola dari Dinas Kesehatan. Namun sayangnya ada juga yang mungkin takut menghadapinya. Takut untuk memeriksakan kesehatan dan mengetahui jika ada penyakit yang diderita,” ujarRiza.

“Sikapilah hal ini dengan tindakan positif. Jangan takut memeriksa kesehatan sendiri. ASN mesti sehat. Lebih cepat kita mengetahui ada penyakit di dalam tubuh tentu hal ini akan lebih baik. Sehingga mampu mengurangi resiko yang berujung kematian. Mari sama-sama kita cegah, baik untuk diri sendiri maupun keluarga,” SebutRiza.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Elzadaswarman menyampaikan, melalui proyek perubahan ini merupakan pendekatan awal dari proses pencegahan ancaman PTM dan resikonyapada ASN, keluarga, dan masyarakat.“Hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi yang memiliki resiko penyakit tidak menular. Melalui kegiatan ini merupakan pendekatan awal dari proses pencegahan ancaman PTM dan resikonya pada ASN, keluarga dan masyarakat,” ujarElzadaswarman.

“Kesempurnaan dari tujuan kegiatan ini akan didapat atas kesediaan pimpinan OPD untuk mendukungnya melaui penandatangan komitmen kesepakatan,” tambah Elzadaswarman.Kegiatan kedepannya, akan dilaksanakan berupa control kesehatan masing-masing ASN. Pimpinan akan menfasilitasi untuk pemeriksaan tekanan darah pada ASN di masing-masing OPD sebanyak 1 (satu) kali setiap bulannya yang jadwalnya ditentukan oleh OPD terkait. 


Petugas kesehatan akan mengunjungi OPD masing-masing sesuai jadwal yang sudah ditetapkan tersebut. Jika terdapat factor resiko terhadap “vital sign” tekanan darah tinggi, maka ASN yang bersangkutan akan dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) wilayah kerja badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) kesehatan setempat. (Bayu)
Share:

Walikota Serahkan SK CPNS Bidan PTT Kota Payakumbuh

 Payakumbuh,SS-46 orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan RI Tahun 2017 di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh menerimasurat keputusan (SK) pengangkatan CPNS (calonpegawainegerisipil) dari Walikota Payakumbuh, dalam sebuah acara usai apel pagi di halaman Kantor Balaikota di BukikSibaluik, Senin (29/5).

Penyerahan SK secara simbolis diberikan Walikota Riza Falepi kepada Novi Ostia dan Dwi Nurianti Utami yang mewakili ke-46 orang CPNS  yang diangkat dalam jabatan calon bidan pelaksana, dihadapan Sekretaris Daerah BenniWarlis, Asisten I,II, III, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lainnya.

Dalam sambutannya Walikota Riza Falepi,“Syukur Alhamdulillah, Saya ucapkan selamat kepada bidan yang baru saja menerima SK pengangkatan CPNS, yang sebelumnya adalah pegawai tidak tetap. Anda adalah orang-orang yang beruntung untuk meraih kesempatan ini,” sebut Riza.

“Selamat bekerja dan laksanakanlah tugas serta fungsi yang telah diamanahkan dengan sebaik-baiknya,” harapRiza.

Menurut Riza, “pengangkatan tenaga bidan dari PTT Kementerian Kesehatan ini menjadi CPNS merupakan kebijakan Nasional dalam rangka memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Pengangkatan ini telah melalui proses sesuai aturan dan transparan melalui surat keputusan Menteri PAN-RB Nomor R/87/S.SM. 01.00/2017 tentang penyampaian hasil seleksi kompetensi dasar yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh Kementerian Kesehatan,” terangRiza.

“Kembali saya tekankan bekerjalah dengan sebaik-baiknya, tunjukkanlah dengan pengabdian yang ikhlas di tempat tugas masing-masing. Karena kedisiplinan dan kinerja yang baik akan menjadi modal untuk proses selanjutnya diangkat menjadi PNS,” pungkasRiza. (Bayu)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.