Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ May 2017 ~ Sorot Sumatera

Dinas Kesehatan Adakan Senam Sehat dan Pemeriksaan Kesehatan Secara Gratis

Payakumbuh,SS-Hipertensi merupakan penyakit yang sangat berbahaya, di Payakumbuh penyakit Hipertensi menempati urutan ketiga terbanyak diderita masyarakat dan menjadi penyebab kematian tertinggi di tahun 2016 lalu. 


Mengantisipasi penyakit tidak menular (PTM) khususnya Hipertensi di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Padang Karambia, sebuah puskesmas Terakreditasi Madya pertama kali di pulau Sumatera tahun 2016 lalu, yang juga memperoleh predikat TOP 99 Inovasi Layanan Publik di 20 Mei 2017 lalu mengadakan  kegiatan senam sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis secara rutin di halaman Balaikota Payakumbuh di Bukik Sibaluik, Jumat (19/05) lalu.

Sebagai perwujudan keseriusan Pemko dalam hal ini, pada hari selanjutnya, Dinas Kesehatan bersama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Payakumbuh juga kembali mengadakan kegiatan Gebyar Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintahan Payakumbuh di Poliko, Sabtu (20/5) pagi.

Gebyar Prolanis ini mengangkat tema “Sehatkan Gaya Hidup, Hidupkan Gaya Hidup Sehat” diawali dengan acara senam sehat bersama serta kembali dilakukan pemeriksaan kesehatan penyakit tergolong prolanis yaitu hipertensi, gula, asma, PPOK-penyakit paru-paru kronis, diabetes mellitus, Kegiatan ini juga berlangsung cukup meriah dihadiri para ASN dan kelompok Prolanis dari masing-masing kecamatan.



Kegiatan ini didahului dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh sejumlah pimpinan OPD dan jajaran ASN di lingkungan Sekretariat Daerah dan dinas lainnya, berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan. 

Kegiatan ini dilakukan atas anjuran dari Walikota Payakumbuh, Riza Falepi kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan rutin para ASN setiap bulannya. Harapannya, dengan pemeriksaan ini para ASN dapat dicegah secara dini, resiko bahaya hipertensi pada aparatur pemerintah, sehingga pelayanan masyarakat dapat terus dijaga. Walikota yang konsern dengan kesehatan para aparatur daerah ini terbilang beberapa kali menganjurkan kegiatan pemeriksaan kesehatan aparatur semasa pemerintahannya, seperti pemeriksaan darah, periksa urine sampai dengan himbauan GSB (Gerakan Subuh Berjamaah) yang sangat bermanfaat secara spiritual juga menjaga kebugaran aparatur di setiap pagi.



Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan, Elzadaswarman, SKM.MPPM ,saat dihubungi SS menyampaikan, “Kegiatan pemeriksaan ini didukung oleh BPJS Kota Payakumbuh, dan tidak hanya senam sehat namun sejumlah pemeriksaan kesehatan lainnya juga ada. Selain pemeriksaan tensi darah, juga dilakukan pemeriksaan lain diantaranya cek darah, cek kadar karbon dalam darah (smoke analizer) khusus bagi para perokok, pemberian terapi berhenti merokok, sosialisasi IVA, dan penyuluhan kesehatan. 

Disisi lain, upaya dalam menjaga kondisi ASN terhindar dari Hipertensi, strategi yang paling jitu adalah melalui slogan  CERDIK. CERDIK adalah slogan kesehatan yang setiap hurufnya mempunyai makna yaitu; C=Cek kesehatan secara berkala, E=Enyahkan asap rokok, R=Rajin aktifitas fisik, D=Diet sehat dengan kalori seimbang, I=Istirahat cukup dan K= Kelola stress. Perilaku CERDIK ini dapat diterapkan melalui kegiatan Posbindu PTM (penyakit Tidak Menular) yang acapkali digelar oleh Puskesmas se-Payakumbuh rutin tiap bulan,” jelas Eldaswarman. (Bayu)
Share:

Payakumbuh; Pemko Monitoring Gas LPG 3Kg

Payakumbuh,SS–Pemko Payakumbuh melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah melaksanakan monitoring lokasi serta distribusi Gas/LPG Tabung 3 Kg bersubsidi ke sejumlah pangkalan di sekitar kota Payakumbuh. Sebagaimana yang diinformasikan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah kota Payakumbuh, Julfiter, di ruang kerjanya di Balaikota, Rabu (24/5) lalu, pemko Payakumbuh telah menurunkan tim monitoring ke sejumlah pangkalan. Masalah pasokan dari agen ke pangkalan dan harga eceran menjadi perhatian khusus dari tim monitoring.


“Kita sudah menurunkan tim yang langsung melakukan monitoring ke sejumlah pangkalan di 5 (lima) kecamatan, yaitu Kecamatan Payakumbuh Barat, Payakumbuh Timur dan Payakumbuh Selatan, Payakumbuh Utara dan Latina,” ungkap Julfiter.


Diturunkannya tim monitoring ke pangkalan-pangakalan tersebut adalah untuk memberikan pembinaan dan evaluasi terhadap ketentuan yang harus dipenuhi pangkalan LPG.


“Pembinaan dan evaluasi yang dilakukan diantaranya memantau kelengkapan persyaratan izin usaha, papan nama pangkalan, kelayakan gudang, alat keamanan berupa tabung racun api, rambu petunjuk larangan. Dan masalah yang cukup menjadi perhatian adalah mengenai pasokan serta harga eceran”, sebut Kabag Perekonomian Julfiter.


“Sebab antara pangkalan dan agen sebenarnya ada sebuah perjanjian kontrak tentang jumlah pasokan yang harus tersedia. Pada prinsipnya distribusi tidak boleh terganggu agar masyarakat tidak resah. Sedangkan masalah harga telah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 95 Tahun 2014 tentang Harga Eceran Tertinggi yaitu sebesar Rp. 17.000 dan Peraturan Walikota Nomor 17 Tahun 2015 tentang harga eceran tertinggi Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kg di tingkat Pangkalan dalam Kota Payakumbuh,” sebut Julfiter.


“Secara umum setiap pangkalan belum lengkap persyaratannya baik itu dari segi izin usaha dan kelengkapan lainnya seperti yang telah disampaikan. Namun apapun hasilnya dari hasil monitoring ini akan kita teruskan kepada agen dari setiap pangkalan untuk ditindak lanjuti,” pungkas Julfiter. (Bayu)
Share:

Bupati Irfendi Arbi Berikan Paket Sembako

Limapuluh Kota,SS–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Limapuluh Kota, membagikan paket sembako kepada Mustahik yang ada di 8 kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota. Pembagian paket sembako ini dilakukan di aula rumah dinas Bupati, Labuah Basilang, Kota Payakumbuh, Kamis (25/5) pagi.

Hadir Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, Ketua PKK, Monalisa, Kepala Bagian Kesejahtaraan Rakyat Sekretariat Daerah, Arwital, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah, Armen, pengurus Baznas setempat, beserta ratusan Mustahik di Delapan Kecamatan.

Ketua Baznas Limapuluh Kota, Desembri Caniago dalam kesempatan itu, mengatakan, Penerima Baznas ini terdiri dari 5 orang dari masing-masing Nagari yang tersebar di 8 kecamatan. Delapan Kecamatan itu, yakni, Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Luak,Lareh Sago Halaban, Mungka, Harau, Akabiluru, Situjuah Limo Nagari, dan Kecamatan Guguak.

"Kali ini, kita memberikan sedikitnya ratusan paket sembako untuk 400 orang warga di Limapuluh Kota. Mudah-mudahan dengan adanya pemberian paket sembako ini dapat membantu warga untuk mencukupi keperluan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Sebelumnya, kita juga sudah memberikan bantuan sembako kepada Lima Kecamatan di Kabupaten ini," sebutnya.

Dikatakannya, masing-masing penerima sembako, mendapatkan 10 Kg Beras, 2 Kg Minyak, 2 Kg Gula, dan 2 Kardus telur beserta uang transportasi. " Total bantuan sembako ini secara keseluruhan mecapai 100 Juta Rupiah, ditambah dengan uang transport sebanyak 20 Juta," ungkapnya.

Selain pemberian paket sembako, pihaknya juga telah menyiapkan Paket Ramadhan dan paket Pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu, yang sedang membutuhkan biaya Pendidikan.

"Untuk itu, kami dari Baznas Limapuluh Kota meminta kepada masing-masing Nagari untuk mengirimkan Lima orang Mustahiknya untuk mendapatkan bantuan. Selain itu,untuk pengembangan dakwah di Limapuluh Kota Baznaz juga memberikan bantuan senilai 500 ribu kepada Majelis Ulama di Kabupaten ini" sebutnya.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya bantuan dari pihak Baznas ini sangat membantu masyarakat penerima bantuan. Untuk itu, selaku pemerintah daerah pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pengurus Baznas Kabupaten Limapuluh Kota.

"Selaku pemerintah daerah saya mengucapkan terimakasih kepada Baznas yang telah melakukan hal yang baik untuk masyarakat Limapuluh Kota," ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menghimbau kepada perangkat Nagari dan masyarakat untuk memperhatikan lingkungan tempat tinggalnya agar melihat dan meninjau kembali masyarakat yang membutuhkan bantuan yang masih belum tersentuh oleh Baznas untuk segera didata.

"Jika masih ada masyarakat yang benar-benar memerlukan bantuan, silahkan lapor ke Nagari dan Baznas, mudah-mudahan dengan laporan itu masyarakat penerima bantuan terbantu melalui badan amil Zakat ini,"ulas bupati Irfendi Arbi. (Bayu)
Share:

Wali Nagari Diminta Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Limapuluh Kota,SS–Walinagari se kabupaten Limapuluh Kota, gelar Rapat Kerja (Raker), dengan tema pembahasan Identifikasi dan Inventarisasi kewenangan Nagari, bertempat di ruang sidang 3 Politani, Tanjuang Pati. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Selasa-Rabu, (23-24/5) kemarin.

Pada Kesempatan itu, ikut hadir bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (DPMD/N), Kasman Kasim, seluruh Camat setempat, Tim Kelompok kerja penyusunan Perbub tentang kewenangan Nagari dan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat kabupaten Limapuluh Kota.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menambah khasanah wawasan, pengetahuan dan pengalaman perangkat nagari untuk diaplikasikan pada dunia kerja.

"Diharapkan dapat menfasilitasi salah satu aspek dalam  peningkatan wawasan bagi Wali Nagari dan Camat dalam mensinergikan seluruh pelaksanaan tugas pokok, yakni untuk menyelenggarakan seluruh tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang menjadi tanggung jawab," sebut Bupati.

Menurutnya, dengan kewanangan ini diyakini akan menjadi penyangga bagi kemandirian Nagari, yaitu Nagari yang berdaulat dan bertanggung jawab penuh atas aset-aset yang dimilikinya untuk memenuhi hak-hak dasar dan penghidupan nagari secara berkelanjutan. "Untuk itu, Nagari harus mengembangkan kelembagaan dan pelembagaan perencanaan nagari yang inklusif, berkualitas dan tegas," ujarnya.

Peraturan Perundang-undangan yang bersifat pokok dan serta peraturan pelaksanaanya yang mengatur tentang Nagari maupun pemerintahan Nagari termasuk dengan kegiatan pengadministrasian dan keuangan Nagari, khususnya dalam penetapan kewenangan nagari perlu segera dirumuskan dan diundangkan.

Untuk itu, Bupati meminta hal ini dipahami dan dilaksanakan secara tertib, karena peraturan perundang-undangan tersebut yang akan membantu dalam menyelenggarakan pemerintahan Nagari.

"Apabila dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan nagari tidak sesuai dengan peraturan, maka dapat dikatakan kita tidak patuh pada peraturan, dan disisi lainnya kita juga telah tidak tertib asas pemerintahan, akibatnya yang mengalami kerugian tidak saja kita selaku penyelenggara pemerintah, akan tetapi masyarakat Nagari juga mengalami krisis kepercayaan terhadap pemerintah. Akibatnya, adanya penilaian negatif dari masyarakat terhadap kita yang tidak patuh dan melanggar peraturan," sebutnya.

Guna menghindari hal itu, Bupati meminta Wali Nagari dalam menyelenggarakan pemerintahan dan menyusun anggaran Nagari mengembangkan sikap terbuka dan transparansi baik kepada masyarakat maupun kepada Badan Permusyawaratan (Bamus) Nagari.

"Karena pada setiap akhir tahun wali Nagari berkewajiban menyampaikan LKPJ kepada bamus. Untuk itu, saya harap mulai sekarang anggaran dan pendapatan belanja Nagari Harus mulai disusun dan dilaksanakan secara tertib. Apabila masuk akhir tahun anggaran, laporan keterangan pertanggung jawaban Wali Nagari juga sudah mulai disusun dan dilaksanakan dalam bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat,"jelasnya.

Sementara itu, hasil pembahasan raker yang disampaikan Kepala DPMD/N, Kasman Kasim melalui Kabid Pemerintahan Nagari, Anharme,n mengatakan, diperlukannya komitmen dan kepemimpinan kepala daerah agar alur pengakuan dan kewenangan Nagari di tingkat Kabupaten berjalan lancar.

Selain itu,diperlukannya penetapan Peraturan Bupati (Perbub) tentang kewenangan Nagari, hal ini harus menjadi perioritas Kepala Daerah agar segera ada kepastian hukum dan kejelasan kewenangan kabupaten dan dan Nagari dalam mengurus urusan nagari.

"Keberadaan Perbub ini memberikan landasan hukum bagi Nagari untuk menyusun kebijakan Nagari, perencanaan program, kegiatan dan penganggaran Nagari. Hirarki regulasi tentang kewenangan Nagari yang konsisten dan harmonis dari tingkat pusat sampai Nagari, kan memberikan kepastian dan kejelasan hukum bagi nagari untuk mengatur dan mengurus nagari,"ujarnya. (Bayu)
Share:

Ribuan Pelajar Antusias Sambut Pesantren Ramadhan

Payakumbuh,SS–Apel akbar Pesentren Ramadhan tahun 2017, dimeriahkan dengan pelepasan balon oleh Sekda Kota Payakumbuh Beni Warlis, sebagai tanda Pesantren Ramadhan dibuka secara resmi. Ribuan pelajar pun antusias sambut pesantren Ramadhan dan mengerumuni pelepasan balon sambil bersorak-sorai gembira. Marhaban Ya Ramadhan!

“Tahun 2017 ini, kita akan mendengar kembali lantunan ayat suci Al-Quran di berbagai penjuru kota, dan ramainya masjid dipenuhi pelajar di bulan Ramadhan, bakal menyemarakkan kembali kota Payakumbuh,” ujar Beni Warlis ketika membuka pesantren ramadhan di lapangan Kubu Gadang, Rabu (24/5).

Apel akbar juga dihadiri Asisten, Staff Ahli, Kepala Kemenag, Kepala Dinas Pendidikan, Dewan Pembina Pesantren Ramadhan, Kepala SD dan SMP se Kota Payakumbuh serta ribuan siswa-siswi SD dan SMP sebagai peserta program Pesantren Ramadhan. 

Dalam sambutannya Beni Warlis menyampaikan melalui program pesantren Ramadhan diharapkan dapat meningkatkan keyakinan dan kecintaan para pelajar kepada Allah SWT. Benni Warlis berharap pesantren Ramadhan dapat menjadi sarana untuk menanamkan tauhid di kalangan pelajar sehingga mampu menjadi embrio menuju masyarakat Payakumbuh yang relijius.

Menyampaikan pesan Walikota Riza Falepi, Beni mengucapkan selamat menunaikan ibadah Ramadhan kepada seluruh masyarakat Payakumbuh. "Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan sebaik mungkin. Semoga kita maksimal beramal kita  bulan Ramadhan sehingga berbuah manis bagi kita,"ujar Beni. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan, A. H. Agustion, menyampaikan, pesantren Ramadhan merupakan pengalihan proses belajar mengajar dari sekolah ke masjid. Ada 76 masjid se Kota Payakumbuh yang akan menjadi lokasi pelaksanaan pesantren Ramadhan berdasarkan kelurahan sebelum penggabungan.

Pesantren Ramadhan berlangsung selama 10 hari mulai 11 Juni sampai 20 Juni 2017, diikuti oleh siswa SD dan SMP. Instruktur tetap memberdayakan guru-guru agama baik dari SD maupun SMP. "Semoga syiar Islam tetap jaya di Kota kita ini apalagi di bulan Ramadhan. Mudah-mudahan pelaksanaan program pesantren Ramadhan dapat lebih meningkat dari tahun ke tahun," ujar Agustion. (Bayu)
Share:

Perantau Dukung Penuh Pacu Kuda Lebaran Cup

Payakumbuh,SS–Perantau Luak Limopuluah (Payakumbuh-Lima Puluh Kota) yang berada di Bandung, Manado, Kalimantan, Jakarta, Bogor, Pekanbaru, Batam dan lain sebagainya, diyakini bakal mensukseskan dan meramaikan pacu kuda Lebaran Cup, Minggu-Senin (2-3/7) mendatang.

Demikian dikatakan ketua pelaksana pacu kuda Lebaran Cup Arif Malano, sekretaris Wal Asri, bendahara W. Dt. Rajo Muntiko Alam, anggota Yon Alnis, dan Aspon Dedi di Balai Wartawan (BW) Luak Limopuluah, ketika jumpa Pers, Kamis (25/5).

Sukses alek pacu kuda di kota Payakumbuh setiap tahunnya, anak nagari Koto nan Gadang Payakumbuh Utara dan anak nagari Tiakar, kecamatan Payakumbuh Timur, mendapat tantangan dari Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, untuk dilaksanakan kembali usai lebaran.


Dijelaskan Arif Malano, rencana pacu kuda Lebaran Cup ini, Insya Allah akan digelar Minggu-Senen (2-3) bulan Juli mendatang. Kepanitian Lebaran Cup ini, tidak hanya semata dilaksanakan anak nagari Koto nan gadang dan Tiakar, akan tetapi melibatkan anak nagari lainnya, termasuk juga membawa ikut serta para pewarta daerah ini.


“Sehubungan pacu kuda Lebaran Cup ini, sudah mendapat dukungan penuh dari dua kepala daerah. Ternyata pihak Pordasi Sumbar dan Pordasi Payakumbuh lebih merespon lagi dan memberi motivasi yang sangat tinggi kepada kami,” ujar putra asli Koto nan Gadang itu.


Harapan dari kedua kepala daerah dan Pordasi, dalam areal (gelanggang.Red) pacu kuda dilarang keras kepada para penggalas untuk tidak berjualan. Karena dengan banyaknya para pedagang yang berjualan dan memasang tenda serta payung ditengah lapangan, tentunya merusak pemandangan para penonton.  


“Sebetulnya, apa yang diharapkan oleh Walikota dan Bupati itu, sangat terasa sekali bagi kita bersama. Kita tidak akan mengusur pedagang, akan tetapi. akan menyuburkannya dengan solusi berjualan disepanjang pinggir lapangan. Dalam penertiban pedagang ini, panitia sudah menyiapkan 150 orang anggota,” jelas Arif.

Sementara itu, sekretaris panitia pacu kuda Lebaran Cup, Wal Asri, menyebutkan, harapan dari dua kepala daerah itu tidak hanya menertibkan pedagang, akan tetapi, juga dilarang keras berjudi, karena pacu kuda zaman sekarang tidak lagi identeik dengan judi, akan tetapi merupakan hiburan rakyat.

Disamping hiburan rakyat, juga dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan, utamanya para pedagang dan tukang parkir. Selama ini, kita melihat setiap pacu kuda dihelat, jelas saja masyarakat yang datang berbondong-bondong menghabiskan uang digelanggang. Itupun mereka datang bersama keluarga.

“Berkat bantuan dan dukungan semua pihak, mudah-mudahan pacu kuda Lebaran Cup ini sukses, dan bembawa arti bagi selruh lapisan masyarakat, kita yakin para perantau akan antusias berkunjung ke gelanggang pacuan kuda, kebanggan warga Luak Limopuluah ini,” harap Wal Asri.

Disisi lain, salah seorang wartawan senior Ali Rahman yang kini menulis di SKM Rakyat Sumbar, berharap kepada panitia, agar pacu kuda Lebaran Cup ini, diselinggi dengan acara hiburan lainnya, seperti talempong, para layang dan lainnya. Lebih bernuansa lagi tentu lebih meriah, harapnya. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: Pemko Geledah Gudang Makanan

Payakumbuh,SS-Sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Payakumbuh seperti Koperindag, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Penanam Modal dan Pelayanan satu Pintu, serta Diskominfo dan didampingi Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) Provinsi Sumatera Barat, dipimpin langsung Kepala BPOM Sumbar, Zulkifli, melakukan razia di sejumlah pergudangan bahan makanan di Kota Payakumbuh, Selasa (23/5).

Di gudang bahan pokok di kawasan Jalan Tan Malaka Kota Payakumbuh, BPOM menjumpai sejumlah gula dan melakukan penyegelan terhadap timbunan karung gula yang diduga tidak memiliki izin edar dari BPOM. Maraknya peredaran gula yang telah berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia), namun tidak memiliki izin edar, merupakan satu sasaran yang dirazia.

“Sekarang banyak beredar gula rafinasi yang diperutukkan bagi insdustri makanan, diduga tidak memiliki izin edar. “Menjelang puasa ini gula sangat rawan sekali. Setiap gula yang beredar harus ada punya izin edar BPOM. Walaupun sudah ber-SNI, tapi tidak memiliki izin edar BPOM, harus dipertanyakan. Karenanya kita minta pemilik  gudang dapat menanyakan langsung ke pabrik. Karena bisa saja keteledorannya di pabrik. Punya SNI di karungnya, tapi pihak pabrik tidak mencantumkan izin edar BPOM-nya,” kata Zulkifli di sela-sela razia.

Ditambahkan Zulkifli, gula rafinasi kembali dikemas untuk dijual. Padahal gula rafinasi tidak boleh untuk perorangan. Gula rafinasi hanya untuk industri pangan. “Gula yang memiliki label SNI, peredarannya wajib mencantumkan izin edar dari BPOM,” tambah Zulkifli.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari pemeriksaan keamanan pangan menjelang bulan puasa. “Kita mengamati, nanti bila ada ditemui permasalahan dalam kegiatan razia ini, akan kita tindak lanjuti,” kata Elzadaswarman. (Bayu)
Share:

Disdukcapil Gandeng RT Untuk Program Tertib Administrasi Kependudukan

Payakumbuh,SS-Rapat Koordinasi Nasional  (Rakornas)  Kependudukan dan Pencatatan Sipil dilaksanakan pada 18-19 Mei 2017 yang lalu di Gorontalo, diikuti juga oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Payakumbuh Yunida Fatwa bersama Kepala Biro/Dinas Dukcapil se Indonesia.


Rakornas  dengan mengangkat tema “Pemutakhiran Kartu Keluarga Menuju Database Kependudukan Yang Akurat untuk Mensukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilihan Umum 2019”.

Rakornas yang bertujuan untuk memantapkan persiapan penyiapan dan  penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4)  dalam rangka mendukung suksesnya  penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 sehingga menghasilkan database kependudukan yang akurat dan mutakhir melelui pemutakhiran Kartu Keluarga.


Menurut Kadisdukcapil Yunida Fatwa, yang ikut menandatangani fakta Integritas dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri bahwa seluruh daerah harus melakukan  kontrak kinerja dengan menghasilkan sejumlah komitmen.

“Diantara komitmen tersebut yaitu rekam data KTP-el ( KTP Elektronik) tuntas 100 % pada akhir Oktober 2017, bagi  anak  yang berumur  mulai 0 s/d 18 tahun harus memiliki akta kelahiran dengan  target 85 % pada 31 Desember 2017,”  ujar Yunida Fatwa.


Dibagian lain Yunida juga meminta pada seluruh pengurus RT yang ada di Kota Payakumbuh untuk mendukung program tertib administrasi kependudukan.


“Dukungan dari setiap RT akan sangat berarti bagi tercapainya komitmen tersebut, misalnya bagi warga yang meninggal dunia harus melaporkan ke Disdukcapil Kota Payakumbuh untuk diterbitkan akta kematiannya.


Hal ini dimaksudkan agar datanya bisa dihapus sehingga tidak muncul  lagi nama yang bersangkutan pada data tersebut sehingga  pemerintah mendapatkan data akurat,” simpul Yunida Fatwa. (Bayu)
Share:

Peringati Harkitnas Ke 109, Suwandel Muchtar Menjadi Irup

Payakumbuh,SS-Wakil Walikota Payakumbuh Suwandel Muchtar bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) sekaligus membacakan amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-109 di halaman kantor Balaikota Payakumbuh di Bukik Sibaluik, Senin (22/5).

Upacara pengibaran bendera merah putih tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda diantaranya Wakil Ketua DPRD, Suparman, Wakapolres Kompol Edisra, Kepala Kejaksaan Negeri, Hasbih, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) AKBP Firdaus ZN, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Dahidin, pelajar dan pramuka.

Dalam amanat Menteri Kominfo RI yang dibacakan Wawako Suwandel Muchtar menyampaikan bahwa dengan berbagai kendala yang dihadapi, semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar sejak 109 tahun yang lalu, bahkan justru semakin menunjukkan urgensinya bagi kehidupan berbangsa saat sekarang ini.


“Betapa sulitnya para pendahulu merajut angan keindonesiaan saat itu dengan segala keterbatasan mulai dari infrastruktur transportasi dan komunikasi, sumber daya insani yang belum mumpuni, acuan untuk memperkokoh dasar-dasar kesamaan suku bangsa dan adat yang belum mengakar kuat, serta masyarakat yang masih terkungkung dalam ketakutan akan kekejaman kolonialis yang selalu siaga memberangus setiap pemikiran yang memantik hasrat lepas dari belenggu penjajahan.
Semangat kebangkitan tersebut tidak pernah pudar dan semakin menunjukkan urgensinya bagi kehidupan berbangsa saat ini sejak 109 tahun silam,” kata Wawako Suwandel dengan lantang.

Ditambahkan Suwandel, Presiden Joko Widodo pada awal tahun ini telah mencanangkan penekanan khusus pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan. Bukan berarti sebelumnya kita abai terhadap aspek ini. Malah sejak awal, dalam program Nawacita yang disusun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, aspek pemerataan mendapat porsi perhatian yang sangat tinggi.

Pemerataan pembangunan antar wilayah hendaknya diwujudkan dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” ujar Wawako.

Tema yang diusung pada penyelenggaraan peringatan Harkitnas tahun ini adalah "Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan sebagai Wujud Kebangkitan Nasional". Bertindak selaku perwira upacara Kepala Dinas Kominfo, Elvi Jaya. Kemudian, upacara di tutup dengan penyerahan penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kepada Puskesmas Padang Karambia Kec. Payakumbuh Selatan. (Bayu)
Share:

Kesenjangan Distribusi Pendapatan Dan Kekayaan Penduduk Masih Kurang 60 Persen

Payakumbuh,SS-Ukuran kesenjangan distribusi pendapatan dan kekayaan penduduk, masih sekitar 40 persen, koefisien Nisbah Gini atau Gini Ratio tahun 2017 angkanya membaik dibanding tahun sebelumnya.

“Persoalan pemerataan hampir merupakan masalah semua bangsa. Bahkan negara-negara maju pun berkutat dengan isu kesenjangan yang sama. Bahkan, beberapa negara mencatatkan indeks yang lebih tinggi, lebih senjang, dibanding Indonesia,” kata Wakil Walikota Payakumbuh, Suwandel Muchtar, membacakan sambutan Menkominfo Rudiantara, sewaktu menjadi Inspektur Upacara, Hari Kebangkitan Nasional ke-109, di kantor Walikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik, Senin (22/5).

Selanjutnya dikatakan, berlatarbelakang pemikiran tersebut, tema “Pemerataan Pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai Wujud Kebangkitan Nasional” , menjadi pesan yang tepat dan seyogyanya diwujudkan melalui strategi, kebijakan, dan implementasi dalam pelayanan kepada masyarakat dan bangsa.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor. Misalnya di sektor kelistrikan, telah dilaksanakan di 2.500 desa yang belum mendapat aliran listrik. Kebijakan pemerataan dilakukan melalui subsidi listrik yang difokuskan kepada masyarakat menengah ke bawah. Sehingga bisa dialukan relokasi subsidi listrik tahun 2016 sebesar Rp. 12 triliun, dialihkan menunjang sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur diperlukan untuk meningkatkan pemerataan ekonomi. Salah satunya infrastruktur jalan raya. Baru-baru ini Presiden Republik Indonesia Jokowi, berkenan menjajal langsung jalan Trans-Papua yang sudah hampir selesai dibangun. Dari 4.300 kilometer jalan raya Trans-Papua, 3.800 kilometer di antaranya telah dibuka.

“Dalam bidang agraria, juga telah diluncurkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi (KPE) yang bertumpu pada lahan, kesempatan, dan SDM. Di sektor Kominfo, pemerintah juga melakukan pemerataan melalui program Palapa Ring, berupa proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional untuk menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, sehingga keberadaan internet berkecepatan tinggi dapat dinikmati secara luas,” ungkap Suwandel

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Walikota Suwandel Muchtar, menyerahkan Piagam Penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur kepada UPTD Puskesmas Padang Karambia atas inovasi Klinik Berhenti Merokok sebagai Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017. (Bayu)
Share:

BNN Persempit Ruang Gerak Narkoba Di Kota Payakumbuh

Payakumbuh,SS-BNN kota Payakumbuh sosialisasikan sinergitas pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) kepada Dinas Koperasi dan UKM kota Payakumbuh, khususnya pekerja bidang pasar, di aula hotel Flamboyan Payakumbuh, Kamis (18/5).


Kepala Dinas Koperasi dan UKM kota Payakumbuh, H. Dahler, SH, mengapresiasi kegiatan ini, “terima kasih terhadap BNN kota Payakumbuh beserta jajarannya yang telah menggelar P4GN pada petugas pasar, mungkin juga kita sudah mendapatkan informasi setiap hari dari medsos dan media media lainnya mengenai narkoba yang sudah benar – benar merasuk ke Indonesia khususnya kota Payakumbuh. Karena kota Payakumbuh mendekati peringkat kedua di Sumatera Barat. Seperti kemaren kiriman beberapa kilogram ganja ke kota Payakumbuh yang berasal dari Aceh.


“Untuk itu pada momen yang baik ini, kami minta apa yang disampaikan oleh BNN benar – benar dipahami oleh petugas di bidang pasar khususnya Trantib Pasar. kalau tidak mengerti tolong ditanyakan, termasuk akibat hukum dari pemakai narkoba ini. Perlu saya tegaskan tidak ada ampun, kalau sudah terlibat narkoba dan seandainya menyangkut dengan tugas akan langsung diberhentikan secara tidak hormat. Ini perlu digaris bawahi, jangan sekali – kali main – main dengan narkoba, apalagi mendekatinya, ” pungkas Dahler.


Sementara itu, Kepala BNN kota Payakumbuh, AKBP. Firdaus ZN, S.Pd, M.Si, saat mempresentasikan P4GN, “perlu kita tekankan peran Trantib Pasar agar program P4GN ini sukses di kota Payakumbuh, minimal untuk diri sendiri dan di lingkungan pasar disamping menertibkan dan mengelola kawasan pasar, ” kata Firdaus.(Bayu)
Share:

Irfendi Arbi : Lima Puluh Kota Kedepan Tampil Lebih Religius

LIMA PULUH KOTA,SS-Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengapresiasi tindakan Satpol PP dalam menegakkan peraturan daerah (Perda) dan memerangi penyakit masyarakat (Pekat), serta memerangi bahaya Narkotika dan obat-obat terlarang (Narkoba), terhadap generasi penerus dan lingkungannya, kenyamanan masyarakat perlu kita lindungi.

“Tindakan Satpol PP dalam memerangi Pekat, seperti menangkap PSK beberapa hari lalu di jalan raya Ulua Aia, kecamatan Harau dan sebagainya. Yang terpenting bagaimana daerah ini nyaman dan aman. Kita berharap daerah ini bebas dari Pekat dan tampil menjadi daerah yang lebih religius. Apalagi tidak lama lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan,” ujar bupati Irfendi Arbi kepada sejumlah wartawan, baru-baru ini.

Lebih lanjut Irfendi mengajak komitmen berbagai elemen masyarakat untuk memberantas Pekat hingga ke akar-akarnya. Ia meminta Satpol PP terus memantau tempat-tempat yang diduga melakukan praktek maksiat dan jika kedapatan harus dilakukan tindakan tegas.

“Tidak saja Satpol PP dan aparat keamanan lainnya, kita mengajak seluruh masyarakat agar mau menjadi mitra aparat dalam mewujudkan masyarakat yang bebas dari penyakit masyarakat,” ulang Irfendi.

"Seperti kita ketahui, Narkoba sudah menjadi ancaman serius bagi Negara, dia ada dimana-mana. Untuk itu, marilah kita bersama-sama membrantas dan membasmi penyakit ini, demi menjaga generasi-generasi kita," sebut Bupati.

Menjauhi hal-hal itu, menurutnya perlu dilakukan perencanaan yang matang didalam keluarga salah satunya dengan program kampung Keluarga Berencana yang telah dicanangkan Dinas Pengendalian Penduduk Keluaraga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-P3A), beberapa hari di nagari Andiang, kecamatan Suliki.

"Marilah kita bersama-sama melakukan hal-hal yang positif mewujudkan program-program nawa cita pemerintah. "Manfaatkan dana di masing-masing OPD sebaik-baiknya, buatlah program-program yang menyentuh kepada masyarakat, termasuk pembinaan terhadap perempuan dan anak,"papar Bupati

Selain itu, Bupati juga meminta walinagari yang ada menjalankan anggarannya menyentuh masyarakat, apalagi anggaran dana nagari yang ditrerima saat ini sudah cukup banyak, sehingga permasalahan dinagari bisa langsung ditangani oleh nagari.
.
Terpisah, Kasat Pol PP kabupaten Lima Puluh Kota Iriyanis kepada sejumlah watawan di ruang kerjanya, kemarin, mengatakan, pihaknya seiap melaksanakan tugas sesuai dengan aturan. Apalagi, dalam rangka menyambut bulan puasa, lokasi-lokasi yang sering menjadi sorotan masyarakat sudah kami pantau, dan akan menangkapnya dalam beberapa hari ini, tegasnya. (Bayu)
Share:

Kurangi Resiko Bencana, BPBD Bakal Luncurkan Inovasi Baru

Lima Puluh Kota,SS-Nyaris setiap tahun, tingginya curah hujan tak hanya merendam pemukiman warga dan meluapnya sungai, terbanya jalan, tidak hanya itu, tebing dan perbukitan longsor. Tragisnya, sampai menelan korban jiwa dan gedung sekolah tak luput terendam air.

“Tak ingin menanggung risiko lebih banyak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Lima Puluh Kota, mulai mempersiapkan anak-anak tanggap bencana sejak dini dan luncurkan Sekolah Tangguh Bencana (STB), “ujar kepala pelaksana (Kalak) BPBD Lima Puluh Kota Nasriyanto kepada sejumlah wartawan di ruang piket BPBD, Sabtu (20/5).

Dijelaskan Nasriyanto, STB yang dirancang BPBD ini sudah dilakukan uji coba beberapa hari lalu, tepatnya di SMPN 4 Ampalu. Berikutnya, beberapa sekolah pun telah dipersiapkan menjadi STB dalam menghadapi risiko perubahan iklim dan bencana alam, termasuk banjir.

STB ini merupakan inovasi baru di jajaran BPBD. Tujuan STB ini untuk memberikan perlindungan kepada siswa, guru dan warga sekolah. Sebagai langkah awal untuk merealisasikan program ini, BPBD menggelar prasimulasi bencana di SMPN 4 dan akan dilanjutkan ke seluruh sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SLTP dan SLTA. Kegiatan inipun merupakan kerjasama antara BPBD bersama dinas Pendidikan.

Tergeraknya, untuk mencitpakan inovasi baru beruapa STB ini, karena Lima Puluh Kota memiliki topografi wilayah yang berbukit ditunjang pembangunan pemukiman yang tidak sesuai peruntukan, mengakibatkan wilayah ini rawan bencana.

Bukan itu saja, perambahan kawasan konservasi menjadi pemukiman turut menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan, yang berdampak pada bencana banjir dan tanah longsor. Sebagai upaya mengurangi resiko bencana itulah, maka BPBD Lima Puluh Kota membentuk STB.

”Bencana banjir dan tanah longsor di awal bulan Maret tahun 2017 kemaren, membuat kami berupaya untuk menanggulanggi resiko bencana, salah satunya adalah dengan membentuk STB. Untuk itu, koordinasi intensif terus dibangun pihaknya dengan seluruh sekolah tingkat SLTP dan SLTA, terlebih sekolah yang sering terkena dampak banjir dan tanah longsor.

”Mitigasi bencana harus diberikan kepada para siswa sekolah, apalagi di sekolah yang dijadikan pilot project yang ketika hujan selalu terkena dampak banjir maupun longsor. Dari masing-masing sekolah, akan dipilih 100 siswa untuk dilatih tentang penanggulangan resiko bencana, baik melalui teori maupun praktek hingga simulasi, “tegas Nasriyanto.

Nantinya para siswa akan dilatih tim dari Basarnas, TNI dan Polri, Tagana, BMKG, dan BPBD, terkait bagaimana upaya penanggulangan benacana. Selain menerapkan latihan yang diterimanya di sekolah, para siswa juga diharapkan mampu tampil dalam masyarakat karena memiliki dasar tentang mitigasi bencana.

Mengingat, selama ini mitigasi bencana hanya diberikan kepada orang dewasa atau relawan yang dibentuk pada tiap kecamatan. Untuk materi pelatihan, ketika terjadi bencana para siswa dapat mengetahui bagaimana upaya penanggulangan yang dimulai dari proses evakuasi, menolong sampai dengan mengobati siswa lain.

Langkah ini, tambahnya, sebagai upaya untuk menyiapkan para siswa sejak dini, guna mengatasi bencana. ”Kita targetkan bulan Juni mendatang relawan siaga bencana ini sudah dibentuk dan diberdayakan di beberapa sekolah yang ditunjuk,”terang Nasriyanto.

Terpisah, Kepala dinas Pendidikan kabupaten Lima Puluh Kota, Radimas ketika hal ini dikonfirmasikan, dia menyebutkan, apresiasi untuk BPBD, selama ini sudah terpikir bagi kami, ternyata, niat dan harapan kami terwujud juga. Dengan berdirinya STB tingkat SLTP dan SLTA, tentunya menjadi harapan baru dan inovasi baru bagi kita semua.

Menurutnya, dengan program tersebut diharapkan dapat membangun budaya siaga aman dan pengurangan resiko banjir. “Kita harapkan kedepan ketika terjadi bencana, para siswa dapat mengetahui bagaimana upaya penanggulangan yang dimulai dari proses evakuasi, menolong sampai mengobati siswa lain saat bencana terjadi. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat mampu tampil dimasyarakat karena memiliki skil tambahan tentang penanggulangan bencana,”terangnya.


Mudah-mudahan niat baik BPBD untuk mendirikan STB ini didukung oleh semua pihak. Yang jelas, bagi dinas Pendidikan menyambut degan baik, semoga STB ini berjalan dengan baik dan cepat. Sebaliknya kepada pihak sekolah, mulai dari tingkat SLTP dan SLTA agar kiranya memfasilitasi pihak BPBD sebaik-baiknya.

Sebelum pihak BPBD melaunching STB ini, Radimas meminta seluruh pihak untuk peduli terhadap lingkungan, dan meminta agar anak-anak sejak dini menjaga lingkungan. “Mari kita tanam pohon dan perangi sampah sejak dini. pepohonan yang ditanam memiliki peran penting dalam kehidupan.

“Selain dapat mengurangi resiko bencana banjir, pohon-pohon ini memiliki peran penting. Pohon dapat mengeluarkan oksigen yang kita hirup setiap saat. Jadi jaga lingkungan dan alam kita, jangan pernah dirusak,”ujarnya. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: RTLH Peroleh Bantuan Perumahan Swadaya

Payakumbuh,SS-317 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Payakumbuh, mendapatkan program bantuan perumahan swadaya dari pemerintah. Pemberian bantuan yang diserahkan Walikota Riza Falepi secara simbolis di Aula Kantor Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Sabtu (20/5).

Dalam sambutannya Walikota Riza Falepi mengapresiasi atas kinerja Dinas PRKP dan bersyukur atas terwujudnya acara penyerahan bantuan. “Kami sangat apresiasi atas program dari Dinas PRKP dan bersyukur akhirnya penyerahan bantuan dapat terlaksana untuk saat ini,” kata Riza.

“Peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama dari kalangan ekonomi lemah sangat diutamakan, banyak program yang telah dan sedang kita laksanakan, salah satunya adalah  bantuan peningkatan kualitas hunian masyarakat. Karena masih banyak rumah yang belum masuk kategori layak, dan berkualitas. Perlunya pembenahan dan perbaikan dari berbagai sisi, baik itu konstruksi atau lantainya, dinding, langit-langit, atap, dan sebagainya. Dan kita akan berusaha untuk menurunkan secara signifikan jumlah RTLH dalam beberapa tahun mendatang,” terang Riza.

Diakhir sambutannya Walikota menghimbau supaya pemanfaatan bantuan ini dipergunakan dengan sebaik-baiknya. “Mari kita manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya agar rumah dan hunian kita menjadi baik dan berkuliatas,” harap Riza.

Sementara itu Kadis PRKP Marta Minanda didampingi Kabid Perumahan Tegra S, menginformasikan, Payakumbuh adalah salah satu dari 5 (lima) daerah yang mendapatkan bantuan rumah swadaya di propinsi Sumatera Barat dari pemerintah pusat.

“Sumatera Barat hanya 5 (lima) Kabupaten dan Kota yang mendapatkan bantuan, antara lain Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Solok, Kota Pariaman dan Payakumbuh sendiri,” ungkap Marta.

Ditambahkan Marta, keberhasilan Payakumbuh mendapatkan bantuan ini dikarenakan adanya faktor keseriusan pemerintah daerah dalam menangani permasalahan pengentasan kemiskinan dari segi kelayakan hunian masyarakatnya. “Dan program ini merupakan stimulus kepada masyarakat untuk bersama-sama secara gotong royong untuk meningkatkan kualitas huniannya,” sebut Marta.

Selanjutnya Marta mengatakan, di Payakumbuh masih terdapat kurang lebih 2660 unit rumah tidak layak huni atau sebesar 9,3% dari total 28.436 unit rumah yang ada.

“Berkat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah, 317 RTLH yang tersebar di Payakumbuh mendapatkan bantuan peningkatan kualitas fisik rumah dan hunian masyarakat. Ke 317 unit rumah tersebut tersebar di 3 (tiga) kecamatan yaitu, Latina mendapatkan 89 unit, Kecamatan Payakumbuh Timur 98 unit dan 130 unit di kecamatan Payakumbuh Selatan,” jelas Marta Minanda. (Bayu)

Share:

Payakumbuh: David Bachri Berhasil Jadi Camat Terbaik

Payakumbuh,SS-Setelah penilaian ekpose dan wawancara, Camat Lamposi Tigo Nagori (Latina) kota Payakumbuh, David Bachri, SSTP, M.Si masuk nominasi 6 besar dalam lomba kompetensi Camat tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2017. Untuk itu, tim penilai yang terdiri atas Drs. Sultani Wirman, Febri Erizon, SH, MM, dan Drs. O.S. Jerli Asir melakukan kunjungan lapangan ke Payakumbuh, Selasa (16/5).


Kedatangan tiga orang tim penilai yang dipimpin Drs. Sultani Wirman itu disambut meriah dengan tari pasambahan, dalam acara yang bertempat di halaman kantor Kecamatan Latina. Para tim penilai juga disuguhkan dengan persembahan yang rancak bana dari MAN 1 Payakumbuh, tari Piriang Togeh Badorai.


Tampak hadir diantara ratusan masyarakat yang datang: Staf Ahli Walikota bidang pemerintahan, hukum, dan politik, Dafrul Pasi, anggota DPRD kota Payakumbuh, Syafrizal, Forkompimda, kepala perangkat daerah, Camat se-kota Payakumbuh, Ketua KAN, Ketua LKAAM, Ketua LPM, Bundo Kanduang, dan berbagai organisasi kemasayarakatan lainnya se-kecamatan Latina.


Sultani Wirman menuturkan, kedatangan timnya ke Payakumbuh adalah untuk melihat secara nyata keberhasilan Camat Latina, David Bachri, dalam mengelola pemerintahan kecamatan sesuai peraturan yang berlaku dan memperhatikan potensi kecamatan. Sedikitnya terdapat tiga bidang yang menjadi kategori penilaian, yaitu pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan pelayanan publik.


Sementara itu, Staf Ahli Dafrul Pasi yang mewakili Walikota Payakumbuh, mengatakan, “David Bachri adalah seorang Camat yang mampu menjabarkan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat ataupun pemerintah kota Payakumbuh dengan baik. Disamping itu, David Bachri juga tak lupa melakukan evaluasi dari setiap program dan kegiatan yang dijalankan, sebagai perbaikan ke depan, ”sebut Dafrul.


“Karenanya, meski baru berusia 8 tahun, Latina sudah bisa sejajar dengan kecamatan lainnya di kota Payakumbuh yang sudah lebih dahulu berdiri. Kini, Latina bisa duduak samo randah, tagak samo tinggi dengan kecamatan lainnya. Selain karena kemampuan Camatnya, swadaya masyarakat yang tergolong tinggi menjadi nilai plus bagi kemajuan Latina”, ujar Dafrul.


Tokoh masyarakat Latina yang juga Anggota DPRD kota Payakumbuh, Syafrizal, menilai, “Camat  David Bachri sangat gigih dan bekerja keras mendorong dan menggerakan masyarakat untuk bekerja bersama  demi kemajuan Latina di berbagai bidang, ” kata Syafrizal. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: Arsip Memiliki Peranan Yang Sangat Penting Dalam Organisasi

Payakumbuh,SS-Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petugas pengelola arsip pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar kegiatan sosialisasi  dan penyuluhan kearsipan di Bakinco Resto, kelurahan Koto Tangah Kec. Payakumbuh Barat, Selasa (16/5).

Agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini dihadiri oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Iqbal Bermawi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Besri Rahmat, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Zulinda Kamal, OPD, staf pengelola arsip, dan undangan lainnya.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ST, MT diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Iqbal Bermawi dalam sambutannya menyampaikan, “kearsipan memiliki peranan yang sangat penting dalam organisasi, ibarat urat nadi manusia yang kebutuhannya sangat penting ketika aliran darah tidak lancar dan mengganggu kesehatan, ” sebut Iqbal.

“Arsip memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan organisasi, baik untuk perencanaan, pelaksanaan, pengambilan keputusan dan pertanggung jawaban kegiatan organisasi. Peranan kearsipan dalam organisasi baik pemerintah maupun swasta, ibarat urat nadi pada tubuh manusia yang kebutuhannya sangat dirasakan ketika aliran darah itu tidak lancar dan mengganggu kesehatan,” katanya.
Tidak ada kegiatan organisasi yang tidak menghasilkan arsip dan tidak ada organisasi yang tidak memerlukan arsip. Oleh karena itu, arsip harus diselamatkan dan dikelola secara profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” terang Iqbal.

Diakhir sambutannya, Iqbal berharap, “Melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang kearsipan diharapkan bisa meningkatkan SDM pengelolaan kearsipan di masing-masing OPD agar pengelolaannya dapat berjalan sesuai dengan ketentuan arsip nasional Republik Indonesia,” jelas Iqbal.


Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Zulinda Kamal mengatakan,“Pelatihan ini berlangsung selama 4 hari hingga 19 Mei mendatang dengan narasumber dari Besri Rahmat dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri,” sebut Zulinda Kamal. (Bayu)
Share:

Payobasung Wakili Sumbar Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional

Payakumbuh,SS-Kelurahan Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh mewakili Provinsi Sumatera Barat, dinilai Tim Penilai Nasional diketuai Endang Trimurti pada Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional, di kelurahan setempat, Selasa (16/5).

Walikota Payakumbuh Riza Falepi ST, MT diwakili Sekda Benni Warlis, dalam sepatah katanya mengatakan, Pemerintah kota Payakumbuh sangat terbantu dengan kehadiran PKK di kota ini. ”Kegiatan Pemko Payakumbuh sangat terbantu dengan adanya PKK. Banyak kegiatan OPD di Kota Payakumbuh yang menyentuh masyarakat banyak, dibantu pelaksanaannya oleh PKK,” kata Benni.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh, Henny Riza Falepi, dalam sambutannya menguraikan, “prioritas utama kegiatan PKK Kota Payakumbuh antara lain Dasawisma, Posyandu, dan PHBS. Di samping kegiatan lain seperti KWT dan Pemberian Makanan Tambahan kepada bayi dan Balita,” ungkap Henny.

“Untuk kegiatan Dasawisma, Payakumbuh menjadi percontohan dalam kegiatan Bulan Bhakti Dasawisma yang dilaksanakan setiap bulan Maret tiap tahun. Tahun ini merupakan tahun ke empat dilaksanakannya kegiatan tersebut. Keaktifan Dasawisma Kota Payakumbuh telah menghasilkan prestasi sebagai Juara I Tingkat Sumbar sebanyak tiga kali dan Juara II sebanyak dua kali,” sebut Henny.

Henny mengatakan, ” tim Penggerak PKK Kota payakumbuh bersama jajarannya, dibantu OPD terkait sedang fokus dalam program Payakumbuh Bebas Jamban. Setelah sebelumnya Program Kegiatan Payakumbuh Menanam, dan selanjutnya Payakumbuh Memilah. Kami berharap setiap kegiatan tersebut dapat didukung semua pihak,” kata Henny.

Sementara itu, Endang Trimurti, selaku Ketua Tim Penilai, menyebutkan, terpilihnya Kota payakumbuh mewakili Provinsi Sumatera barat untuk dinilai Tim Penilai Nasional, setelah melalui penilaian berjenjang. ”Kami bersama tim hari ini tidak lagi menilai, tapi melakukan verifikasi lapangan. Karena penilaian telah dilakukan sebelumnya di Jakarta. Kami berharap kegiatan lomba ini dapat dijadikan momentum dalam pembangunan masyarakat, terutama keluarga. Bagaimana keluarga dapat menjalan delapan fungsinya dengan baik. Kerjasama semua pihak, sangat diharapkan,” kata Endang.

Acara ditutup dengan Makan Bajamba, setelah mendengarkan ekpos Ketua TP PKK Kelurahan Payobasung, Dr. Silvi Rosja Irwan. Selain Lurah Payobasung, Irwan Suwandi, juga dihadiri sejumlah Kepala OPD Pemko Payakumbuh. (Bayu)
 
Share:

Mundurnya Pejabat Eselon II, Riza Falepi Bantah Tudingan Bungkam Wartawan

Payakumbuh,SS-Terkait dengan pemberitaan salah satu media online yang menuding Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, membungkam wartawan Luak Limopuluah dengan studi komparatif ke Pekanbaru, Riza dengan tegas membantah hal tersebut. Apalagi studi komparatif tersebut dikaitkan dengan mundurnya pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh yang mengakui kesalahannya dalam hal keuangan.

Melalui pesan Whatapsnya ke media ini, Selasa (16/05) lalu, Riza menyampaikan bahwa tidak ada sangkut pautnya studi komparatif wartawan ke Pekanbaru dengan pengunduran diri pejabat di Pemko Payakumbuh. “Perlu diketahui, biaya studi komparatif ini dianggarkan tahun lalu. Ini dianggarkan lebih kepada apresiasi Pemko kepada wartawan yang telah bekerja dengan baik menyebarkan berita secara objektif.   Sehingga Pemko Payakumbuh merasa terbantu ketika berita tersebut diketahui masyarakat,” ujar Riza.

 Sehubungan dengan pengunduran diri pejabat eselon dua, Riza mengatakan langkah itu harus diambil walaupun pejabat tersebut dikenal dekat dengan Walikota. "Urusan kepala dinas ini sudah begitu terbuka. Bawahannya yang merupakan bendahara dinas, memakai dana untuk keperluan di luar kantor sehingga tekor dan bahkan tidak bayar pajak di akhir tahun.  Walaupun pelakunya staff golongan dua, saya apresiasi eselon dua atau kepala dinas maupun badan yang merasa bertanggung jawab sebagai pengguna anggaran," tukuk Riza.

Riza menambahkan dimana logikanya kegiatan yang dianggarkan tahun lalu tapi sudah diniatkan untuk membungkam wartawan terkait mundurnya pejabat yang kejadiannya baru tahun ini. "Mudah-mudahan ke depan kita lebih menghadirkan berita berimbang agar tidak terperangkap subjektivitas apalagi memfitnah orang," pungkas Riza.

 Sebelumnya, Jumat (12/05) sore, puluhan wartawan yang tergabung dalam Balai Wartawan (BW) Luhak Limopuluah sudah melaporkan media online tersebut ke Polsek Kota Payakumbuh dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Wakil Ketua BW Marjohan, melaporkan media online yang ditenggarai telah membuat berita sepihak serta tandensius hingga berujung fitnah dengan nomor LP/K/68/V/2017/ Sekta atas pencemaran nama baik terhadap seluruh anggota Balai Wartawan.

Menurut Marjohan, terkait isi pemberitaan dari salah satu media online tersebut disitu ditenggarai menyebutkan bahwa pihak Kominfo kota Payakumbuh berhasil bungkam 50 orang wartawan Luhak Limopuluh,dengan pelesiran yang dikemas apik dengan Study Koperatif ke Kota Pekanbaru 9-10 Mai 2017 dengan pencairan dana APBD sebesar 120. Juta Rupiah.

“keberangkatan 50 orang wartawan Luhak Limopuluah menurut isi pemberitaan media online tersebut, sudah menjurus ke fitnah dan tidak berdasar tuduhan yang dialamatkan ke anggota BW, ” sebut Marjohan.

Hal senada juga dikatakan Meldy Sulhendri, Sekretaris BW, menurutnya, pemberitaan yang dilakukan oleh media online soal anggota balai wartawan Luhak Limopuluah adalah sepihak, tandensius, dan menjurus fitnah.

Kepergian 50 anggota BW dalam kegiatan studi Koperatif ke kota Pekanbaru, pada 9-10 Mei 2017 yang lalu, telah jauh jauh hari direncanakan.” Kegiatan ini sudah sejak tahun 2016 lalu direncanakan dan jauh sebelum pilkada. Oknum wartawan yang membuat berita di media online tersebut, tidak pernah melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada pengurus BW terkait pemberitaan yang dikeluarkan, ” sebut Meldy Sulhendri wartawan harian Rakyat Sumbar.

Tak kalah meradang, Dodi Sastra, wartawan senior dari harian Koran Padang, mengatakan, “Kalau dia benar- benar paham dengan kode etik jurnalistik tolong buktikan dimana kami terkesan bungkam dan dianggap secara tandensius telah diam karena diberi jatah jalan jalan,” sebut Dodi. (***)



Share:

Payakumbuh: Pemko Sosialisasikan UU Nomor 30 Tahun 2014

Payakumbuh,SS-Sekretaris Daerah, Benni Warlis membuka acara sosialisasi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan yang diadakan bagian Hukum Setdako Payakumbuh di Aula Balaikota Bukik Sibaluik, Rabu (17/5).

Kegiatan ini digelar dalam rangka, membangun kesamaan persepsi dan meningkatkan kualitas penyelenggara pemerintah mengenai keberadaan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dalam penyelenggaraan pemerintahan ini diikuti oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Payakumbuh.

Benni Warlis, mengatakan, “UU ini memiliki tujuan agar pemerintahan berjalan dengan baik, tertib dan tidak terjadi penyimpangan, untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta agar mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan sungguh-sungguh agar tidak ada lagi kekhawatiran jika berurusan dengan penegak hukum,” harap Benni.
 
“Kebijakan-kebijakan apa yang diambil dalam pelaksanaan pemerintahan bisa dipertanyakan kepada narasumber dalam sosialisasi ini. Undang-undang ini tidak hanya berlaku untuk OPD namun juga menjamin bagaimana OPD memberikan pelayanan kepada masyarakat. OPD harus memiliki akuntabilitas, sehingga mampu mencegah terjadinya penyelewengan,” ujar Benni.

Sementara itu, kepala bagian hukum Aznizenti menyampaikan, “Kegiatan dalam bentuk sosialisasi ini diadakan selama 3 hari dengan tema berbeda dimulai hari ini hingga 18 mei 2017. Untuk hari pertama berupa sosialisasi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dengan peserta kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Payakumbuh. 

Hari kedua sosialisasi ditujukan kepada masyarakat, lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) dan pengusaha-pengusaha se-kota Payakumbuh mengenai standar operasional prosedur (SOP) perizinan online serta pencegahan dan penindakan perizinan. Sedangkan untuk hari ketiga akan dilaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah No 25 Tahun 2016 tentang Pelestarian dan Pengembangan Adat di Nagari kepada seluruh niniak mamak di Kota Payakumbuh,” kata Aznizenti.

Untuk sosialisasi pada hari pertama dan kedua dilaksanakan di Aula Balaikota Lantai III. Sedangkan pada hari terakhir akan diadakan di Aula SMKN 2 Payakumbuh. Narasumber pada hari pertama didatangkan dari dosen Universitas Andalas, Dr. Yuslim, M.H. Sedangkan untuk hari kedua dan ketiga yaitu dari kejaksaan negeri (Kejari) dan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kota Payakumbuh. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: Pasar Pabukoan Tahun Ini di Halaman Kantor Walikota

Payakumbuh,SS-Pemko Payakumbuh  melalui rapat persiapan memasuki bulan Ramadhan 1438 H di Balaikota Bukik Sibaluik, Jumat (12/5) lalu, Lokasi Pasa Pabukoan tahun ini ditetapkan di halaman kantor Balaikota baru, ex lapangan Poliko Payakumbuh.

Sebelumnya dalam rapat tersebut, Assiten II Amriul Dt.Karayiang mengharapkan, “dengan ditetapkan lokasi pasa pabukoan di halaman Kantor Walikota yang baru itu, akan berjalan dengan baik mudah-mudahan pedagang akan lebih nyaman dan aktifitas lalulintas di pusat pertokoan payakumbuh tidak terganggu,” kata Amriul.


Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM kota Payakumbuh,  H. Dahler, SH, mengatakan, kepada SS di ruang kerjanya, Rabu (17/5), “berbeda dari tahun – tahun sebelumnya Pasa Pabukoan kali ini kita adakan di ex lapangan Poliko Payakumbuh. Hal ini diharapkan tidak akan mengganggu aktifitas di jalan raya dan masyarakat pun nyaman saat berkunjung ke Pasar Pabukoan kota Payakumbuh nantinya,” kata Dahler.


“Mulai dari simpang Kasda, Jalan Sudirman sampai simpang Benteng, baik dari sisi kiri dan kanan tidak diperbolehkan berjualan pabukoan. Dan bagi pedagang dadakan baik siang maupun malam akan ditampung di jalan Soetan Usman,” pungkas Dahler.

Dahler juga mengatakan, “lokasinya strategis dan mudah dijangkau pengunjung dari berbagi sisi. Pemilihan lokasi tersebut sudah dengan pertimbangan beberapa unsur terkait, diantaranya Sekdako Payakumbuh Benni Warlis diwakili Asisten II Amriul Dt. Karayiang, Dishub, Satlantas, TNI, Satpol PP  dan SOPD lainnya, ”tutur Dahler.

Sementara itu, salah seorang pedagang tahu di pasar  Ibuh Payakumbuh, Junedi (26) mengatakan, “pasar Pabukoan ini memang rutin setiap tahunnya di bulan Ramadhan. Pembeli tentu akan puas jika yang dibeli itu ditempat yang nyaman, aman dan bersih. Namun, jika lokasinya tidak menarik dan bersih percuma saja,” sebut Junedi. (Bayu)
Share:

Dr. Silvia Rosja Irwan : Siap Berlaga Tingkat Nasional

Payakumbuh,SS–“Satu kegiatan untuk mencapai tujuan dari Gerakan PKK adalah Program Terpadu Tim Penggerak  PKK dengan Keluarga Berencana dan Kesehatan serta Pemberdayaan Masyarakat yaitu Kesatuan Gerak PKK KKBPK dan Kesehatan yang bertujuan untuk peningkatan peranan wanita dalam pembangunan dengan upaya mengembangkan dan mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan bahagia,” kata Ketua TP - PKK Kelurahan Payobasung Dr. Silvia Rosja Irwan, disela kesibukkannya mempersiapkan kelurahan binaannya menyambut Penilaian Tingkat Nasional, di kantor lurah setempat, Senin (15/5).


Mendampingi, Lurah Irwan, Silvi mengatakan, untuk tahun ini Kelurahan Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, kota Payakumbuh terpilih mewakili Provinsi Sumatera Barat untuk berlaga di tingkat nasional.”Besok, Selasa (hari ini,Red), kita akan dikunjungi oleh Tim Penilai Tingkat Nasional. Karenanya kita mempersiapkan segala sesuatunya  dengan sebaik mungkin,” Silvi menambahkan.

Ada tiga program unggulan yang ditampilkan Kelurahan Payobasung, yakni KB, Posyandu, dan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Seperti untuk hasil capaian Peserta KB Baru dan Peserta KB Aktif. Untuk Posyandu, kegiatan yang telah dilakukan adalah memantapkan kualitas dan kuantitas melalui penyelenggaraan  kegiatan setiap Minggu II. Selain menimbang bayi dan balita, bersama bidan dan paramedis juga melayani pengobatan sederhana. Di samping memberikan makanan tambahan  bagi bayi dan balita yang sumbernya berasal dari swadaya masyarakat dan donatur. Sementara itu, untuk PHBS telah dilaksanakan kegiatan Senam jantung Sehat setiap Rabu yang dihadiri lansia, PKK RW, PKK RT dan kelompok Dasawisma, sebut Silvi.


“Berkat kerjasama semua pihak, khususnya bimbingan dari TP PKK Kota Payakumbuh dan Badan Penyantun PKK, kami telah dapat meningkatkan derajat kesehatan, menunjang perbaikan dan taraf ekonomi masyarakat Kelurahan Payobasung. Kita siap berlaga di tingkat nasional,” pungkas Silvi. (Bayu)

Share:

Payakumbuh: DPM – PTSP Terobos Aplikasi Cerdas Layanan Publik

Payakumbuh,SS–Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM-PTSP) kota Payakumbuh meluncurkan Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan untuk Publik “Si Cantik”.
Acara peluncuran dilaksanakan secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Benni Warlis, Rabu (10/5) lalu, di halaman kantor DPM PTSP Kota Payakumbuh. Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Suparman, Kapolres AKBP Kuswoto, Kajari Hasbih, Perwakilan Kodim 0306/50 Kota Hariadi, Pimpinan BUMD dan Perbankan, pimpinan organisasi perangkat daerah, Camat, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekdako Benni Warlis menyampaikan bahwa pelayanan pemerintahan Kota Payakumbuh sedang menuju penerapan sistem yang terintegrasi.
“Saat ini, sejumlah aplikasi masih berjalan sendiri-sendiri, dan inilah yang akan kita satukan secara terintegrasi. Kita berharap melalui Dinas Kominfo, Insyaallah ini akan terwujud dan tertangani secara professional," ungkap Sekda Benni.
Sekda juga mengharapkan agar seluruh masalah perizinan yang ada di OPD segera diserahkan ke Pelayanan Satu Pintu. "Kedepan kita berharap seluruh  bentuk pelayanan perizinan benar-benar berada di satu tempat, terpadu dan terintegrasi pelayanannya," harap Sekdako Benni.

Sementara itu Kepala DPM PTSP, Harmayunis, dalam laporannya menyampaikan bahwa “Si Cantik” adalah salah satu wujud dari kominten DPM PTSP dalam meningkatkan pelayanan perizinan kepada masyarakat.
"Dan juga merupakan langkah nyata DPM PTSP dalam mendukung kebijakan pemerintah.

Serta merupakan upaya DPM PTSP dalam menjalankan komitmen bersama Komisi Pemberantasan Korupsi dalam pertemuan di Sidoarjo, 2016 lalu.
Dimana seluruh pelayanan harus memakai aplikasi yang dapat diakses secara online, serta upaya dalam mendukung Rencana Aksi Daerah dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi," pungkas Harmayunis.

Di penghujung acara peluncuran aplikasi tersebut, Kasubid Perizinan Bidang ekonomi, Wenti Zahrati, disaksikan Sekda Benni beserta seluruh undangan, mensimulasikan proses pengurusan izin melalui “Si Cantik” yang dapat diakses melalui website dpmptsp.payakumbuhkota. go.id.

Saat ini dari 75 perizinan yang sudah didelegasikan ke DPM PTSP, baru 6 (enam) perizinan yang telah bisa diurus melalui aplikasi “Si Cantik”, yaitu Izin Gangguan (HO), Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Tanda Daftar Industri (TDI) dan Tanda Daftar Gudang (TDG). Sementara untuk perizinan yang lain akan segera menyusul seiring pengembangan aplikasi yang akan terus dilakukan oleh DPM PTSP.

Dengan hadirnya Si Cantik yang akan terus dipercantik, maka pengurusan izin di Kota Payakumbuh menjadi semudah me-klik, karena  dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, selagi pemohon terhubung ke jaringan internet. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: TP – PKK Berjuang Rahi Yang Terbaik

Payakumbuh,SS-TP - PKK kota Payakumbuh tengah berjuang menjadi yang terbaik dalam lomba gerak PKK tingkat Propinsi mendapat kunjungan dari Tim Penilai propinsi Sumatera Barat, Selasa (17/5). Tim penilai yang langsung dipimpin oleh Ketua TP-PKK Propinsi Sumatera Barat, Hj. Nevi Zuairina bersama rombongan mengunjungi lima titik penilaian yang tersebar di sejumlah kelurahan pada lima kecamatan di kota Payakumbuh.
Sementara itu Ketua TP PKK Propinsi Sumbar Hj. Nevi Zuairina berkunjung ke Kelurahan Sawah Padang Aur Kuning Payakumbuh Selatan, kelurahan ini dinilai dalam bidang administrasi PKK

Ketua TP PKK Hj. Nevi Zuairina dalam sambutannya mengatakan, Lomba Gerak PKK tahun 2017 tingkat Propinsi Sumatera Barat adalah dalam rangka pembinaan program kegiatan yang dilaksanakan oleh TP-PKK kabupaten dan kota.
“Terkait dengan penilaian lomba bidang administarsi PKK, tim akan menilai sejauh mana program kegiatan yang dilaksanakan tersebut dicatat dengan baik. Karena administrasi yang tercatat dengan baik dan rapi adalah sebagai bukti bahwa kegiatan tersebut benar-benar dilaksanakan," sebut Nevi Zuairina.

Selanjutnya Ketua TP PKK Provinsi Nevi Zuairina mengharapkan Payakumbuh berhasil menjadi yang terbaik di tahun ini. "Kita berharap dari hasil penilaian nanti Payakumbuh mampu menjadi yang terbaik di 2017 dan mewakili provinsi Sumbar di pentas Nasional dalam lomba Gerak PKK di tahun berikutnya," harap Nevi.
Diakatakan Nevi keberhasilan dari setiap program kegiatan yang dilakukan oleh TP- PKK di kelurahan juga ditentukan oleh dukungan dari semua pihak.
"Setiap keberhasilan perlu dukungan dari semua pihak, termasuk juga TP-PKK keluarahan," pungkas Nevi Zuairina.

Sementara itu Ketua TP-PKK kota Payakumbuh, Ny. Hj. Henny Yusnita mengatakan, Lomba Gerak PKK tahun 2017 tingkat propinsi Sumatera Barat, Payakumbuh diwakili oleh 5 (lima) kelurahan yang memiliki keunggulan di masing-masing bidang lomba.

"Kelima kelurahan tersebut adalah Sawah Padang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, bidang administrasi, Kelurahan Payobasuang Kecamatan Payakumbuh Timur bidang kesehatan yaitu pelaksanaan Inspeksi Visual Asam Asesat (IVA) test,  kemudian Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) diwakili Kelurahan Tigo Koto Diate, Kec. Payakumbuh Utara.

Selanjutnya bidang Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK diwakili oleh Kelurahan Koto Tangah, Kec. Payakumbuh Barat dan kelurahan Kelurahan Koto Panjang Padang, Kec. Lamposi Tigo Nagari pada bidang Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK,” jelas Hj. Henny. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: Pemko Fokus Tingkatkan Pendidikan Kepariwisataan

Payakumbuh,SS-Setelah berhasil diklat tahun 2016, pemko Payakumbuh bersama Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid, Jakarta kembali menggelar diklat kepariwisataan. Kedua belah pihak sepakat untuk kembali melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan di bidang manajemen perhotelan dan pariwisata dalam program beasiswa pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan SDM. Setelah sebelumnya, Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Ketua STP Sahid Jakarta Ir. Kusmayadi, MM menandatangani MoU pada bulan Februari yang lalu.

Untuk tahun ini, sebanyak 30 orang siswa akan mengikuti pelatihan bersama Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Jakarta selama 85 hari. Pelatihan ini dimulai secara simbolis oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili Staf Ahli Ruslayetti bersama Direktur Training STP Sahid Nicko G Saputra dan Dosen Senior Bambang MP di Aula SMK N 3 Payakumbuh, Selasa (9/5) lalu.


Dikatakan Ruslayetti, “pelatihan angkatan ke II ini merupakan buah keberhasilan diklat yang telah dilakukan tahun 2016 yang lalu. Terbukti dengan telah dikirimnya peserta diklat ke Malaysia, Thailand dan Jakarta untuk melakukan magang. Untuk angkatan ke II ini, kita telah menyeleksi para peserta yang mendaftar ke dinas Tenaga Kerja dan Industri. Ada 30 orang yang dinyatakan lolos dan akan mengikuti diklat selama 83 hari ke depan” ungkap Kusmayadi.

Sebagai informasi, sebanyak 14 (empat belas) orang telah diberangkatkan untuk mengikuti magang ke negeri jiran Malaysia selama 6 bulan. Menurut jadwal dari pihak STP Sahid, untuk gelombang pertama diberangkatkan 6 (enam) orang peserta pada  22 Februari yang lalu.

“Pemko memang fokus untuk meningkatkan pendidikan dibidang kepariwisataan. Terlebih lagi dengan telah diberangkatkannya para peserta diklat yang telah memenuhi persyaratan untuk magang ke negara-negara ASEAN. Semoga, dengan diklat ini, bisa memberikan lapangan kerja baru bagi yang ingin berkarir dibidang pariwisata dan perhotelan,” ujar Ruslayetti. (Bayu)
Share:

Payakumbuh: Care Center Terobosan Baru BPJS Kesehatan Tingkatkan Mutu Pelayanan

Payakumbuh,SS–BPJS Kesehatan mengembangkan strategi kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau menginginkan kemudahan dalam mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS. Khusus untuk pendaftaran calon peserta kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/peserta mandiri dan peserta kategori Bukan Pekerja (BP), BPJS Kesehatan memperluas kanal – kanal pendaftaran yang telah ada, salah satunya melalui mekanisme pendaftaran melalui telepon yaitu lewat BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.

Direktur Kepesertaan dan Pemasaran, Andayani diwakili Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer (MPKP) Asfurina, saat konferensi pers perluasan kanal Pendaftaran Peserta JKN-KIS dan kanal pemberian informasi di Aula cabang  BPJS Kesehatan kota Payakumbuh, Senin (15/5), menyampaikan, kini calon peserta tidak perlu mengantri panjang di kantor BPJS Kesehatan, cukup dengan menghubungi 1500-400, calon peserta kategori PBPU atau peserta mandiri bisa melakukan pendaftaran via telepon ke BPJS Kesehatan Care Center atau Virtual Service. BPJS Kesehatan Care Center yang sebelumnya terdapat fungsi pemberian informasi, penanganan pengaduan, tanya dokter dan pengelolaan media sosial maka saat ini dikembangkan fungsinya, sebut Asfurina.

“Salah satunya adalah pendaftaran peserta PBPU atau peserta mandiri dan peserta Bukan Pekerja. Peserta juga dapat melakukan perbaikan atau perubahan data kepesertaan untuk nama, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nomor KK, NIK, alamat, Email, nomor telepon, kelas rawat dan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Namun ini masih untuk peserta PBPU atau peserta mandiri. Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepuasan kepada peserta yang juga menjadi salah satu fokus utama BPJS Kesehatan di tahun 2017. BPJS Kesehatan terus mengembangkan berbagai terobosan dan inovasi serta meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan, ”kata Asfurina.

Lebih lanjut, Asfurina, menjelaskan, hal yang harus dipersiapkan calon peserta sebelum mendaftar via telepon Care Center 1500-400, antara lain beberapa informasi yang akan ditanyakan oleh petugas Care Center seperti nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor rekening tabungan (BRI/BNI/Mandiri), nomor handphone, alamat domisili tempat tinggal (untuk pengiriman kartu) dan alamat email. Setelah syarat tersebut selesai, calon peserta bisa menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Calon peserta akan dilayani oleh agent Care Center, rekaman pembiacaraan anatara calon peserta dengan agent akan menjadi bukti pendaftaran.

Setelah agent Care Center menyatakan pendaftaran via telepon selesai, nomor Virtual Account (VA) akan dikirim ke nomor ponsel atau email calon peserta. Setelah mendapatkan nomor VA, peserta diwajibkan untuk membayar iuran pertama yang harus dibayarkan paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari setelah VA diterbitkan. Peserta yang mendaftar via care Center wajib melakukan pembayaran pertama ke bank dan dengan mekanisme autodebet untuk pembayaran selanjutnya. Sejak pembayaran pertama tersebut kartu peserta telah aktif, BPJS Kesehatan akan mengirim kartu peserta JKN-KIS ke alamat yang telah diinformasikan pada saat mendaftar.

Sementara itu, Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan (MPKR), Rosma Dewi, menambahkan, di BPJS Kesehatan Care Center 1500-400, juga disediakan layanan tanya dokter melalui metode teleconsulting dimana peserta JKN-KIS dapat melakukan konsultasi kesehatan kepada Dokter Umum yang siap memberikan informasi kesehatan yang dibutuhkan.

BPJS Kesehatan juga melakukan upaya perluasan kanal pemberian informasi dan penanganan pengaduan diantaranya melalui Website BPJS Kesehatan pada menu Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) serta integrasi pemberian informasi dan penanganan pengaduan melalui Hotline Service dialihkan secara langsung ke BPJS Kesehatan Care Center 1500-400 sehingga masyarakat cukup menghubungi BPJS Kesehatan Care Center saja, sebut Rosma.

“Tahun 2016, kepuasan peserta sudah cukup tinggi di angka 78,6% dan di tahun ini, BPJS Kesehatan menargetkan angka kepuasan bisa mencapai 80%. Oleh karenanya, berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut. Selain pendaftaran melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400, BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui sistem Dropbox di kantor Cabang BPJS Kesehatan,”kata Rosma.

Pendaftaran melalui mitra kerja juga dilakukan dengan membuka sistem Dropbox di kantor Pos Payakumbuh, tidak menutup kemungkinan kerja sama dengan institusi lainnya. Untuk meningkatkan dan memberikan kemudahan pendaftaran bagi Badan Usaha / Perusahaan BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui portal pendaftaran bersama Program Jaminan Sosial Nasional www.bpjs.go.id

Ditambahkan Staf Kepatuhan BPJS Kesehatan cabang Payakumbuh, Rahmat, mengatakan, “Sebagai informasi, sampai dengan saat ini sudah terdapat kanal – kanal pendaftaran peserta diantaranya, pendaftaran langsung di kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor Layanan Operasional Kabupaten/Kota (KLOK) dan Liaison Office (LO), pendaftaran melalui aplikasi New e-DABU untuk kategori peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dan pendaftran online melalui website www.bpjs-kesehatan.go.id serta pendaftran melalui bank yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan (BNI, BRI, Mandiri),”simpul Rahmat.
 

Hingga 5 Mei 2017, jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 176.982.157 jiwa. BPJS Kesehatan juga telah bekerjasama dengan kurang lebih 20.766 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas  9.825 Puskesmas, 5.279 Klinik Pratama, 4.504 Dokter Prakter Perorangan, 1.143 Dokter Gigi Praktik Perorangan dan 15 RS Tipe D Pratama. Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah bermitra dengan 5.337 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang mencakup 2.135 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya Klinik Utama), 2.216 Apotek dan 986 Optik yang tersebar di seluruh Indonesia, pungkas Rahmat. (Bayu)
Share:

Diskominfo Dan Balai Wartawan Studi Koperatif ke pemko Pekanbaru

Payakumbuh-Ss–Wartawan diberbagai media terbitan sumbar yang tergabung dalam Balai Wartawan Luak Limopuluah, bersama Diskominfo kota Payakumbuh, studi koperatif ke pemko Pekanbaru. Di pekanbaru, rombongan langsung diterima Diskominfo kota Pekanbaru dan langsung dibawa ke ruang pertemuan media centre Balaikota Pekanbaru dan tamu dari kota Batiah ini juga disambut ketua Forum Wartawan Pekanbaru (Fortaru), Rabu (9/5). Rombongan yang berjumlah 72 orang itu dimpimpin langsung Kadis Kominfo kota Payakumbuh, Elvi Jaya ST dan Balai Wartawan Luak Limo Puluah dipimpin Mardjohan.


Dalam suasana yang penuh kehangatan ini, Elvi Jaya, mengatakan, “sengaja hari ini kami bersilaturrahmi dengan jajaran Diskominfo dan Protokoler Pekanbaru, bagaimana kita melihat hubungan antara Diskominfo dengan Media di kota Pekanbaru ini, saat ini peranan media masa dalam aspek pembangunan sangatlah dibutuhkan. Karena itu, menjadi sebuah keharusan bagi pemerintah, menjalin sinergisitas dengan media untuk terus menggali potensi informasi demi tercapainya pembangunan daerah kedepan yang lebih baik, ”kata Elvi Jaya di ruang media centre pemko Pekanbaru.


Studi kooperatif yang kita gelar ini tentunya tidak hanya melihat program pembangunan yang telah berhasil diraih kota Pekanbaru, namun kami ingin belajar bagaimana pemerintah kota Pekanbaru membangun sinergisitas dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk media sebagai pewarta informasi ke tengah-tengah masyarakat, sebut Elvi Jaya.


Kedatangan tamu dari kota Batiah ini diapresiasi Kadis Kominfo kota Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra, mengatakan, “Bak gayung disambut kata dijawab, selamat datang di kota Pekanbaru, disini saya akan memperkenalkan kota Pekanbaru, karena tak kenal maka tak sayang, kota Pekanbaru dipimpin oleh Walikota Firdaus MT dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi yang juga terpilih saat pilkada serentak kemarin, sama persis nasib beliau dengan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi ST. MT, ”tuturnya.


Dijelaskan Firmansyah, “kota Pekanbaru adalah ibu kota dan kota terbesar di provinsi Riau, Indonesia. Kota ini merupakan salah satu sentra ekonomi terbesar di bagian timur Pulau Sumatera, dan termasuk sebagai kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi dan urbanisasi yang tinggi dengan luas 632 kilometer persegi. Saat diberlakukan MEA pintu gerbang masuknya adalah kota Pekanbaru. Propinsi Riau tekenal akan sumber daya alamnya yang menghasilkan minyak, tetapi kota Pekanbaru sebagai ibukota Propinsi tidak memiliki potensi menghasilkan minyak. Jadi, PAD yang diperoleh kota ini adalah dari 3 sektor yaitu, perdagangan, jasa dan industri, ”katanya.


Untuk mengembangkan kota ini sesuai dengan visi Walikota Pekanbaru, “terwujudnya Pekanbaru sebagai  kota Metropolitan yang madani dan memanfaatkan kondisi sosial kemasyarakatan yang agamis. Dan misi kita adalah mewujudkan kota pekan baru sebagai smart city atau kota pintar dengan tata kelola yang modern dan madani, lebih murah dan lebih baik serta pelayanan publik dengan mempergunakan semua teknologi yang ada, ” jelasnya.


Dalam mewujudkan kota Pekanbaru yang smart city ini, Diskomnifo berada di garda terdepan, ujung tombak dalam percepatan perkembangan kota pekanbaru kedepan. Semua pengembangan harus berbasis IT, seperti menciptakan budaya digital terhadap masyarakat, informasi publik dengan media, pelayanan yang terkait dengan telekomunikasi dan infrastruktur pelayanan telekomunikasi.


Anggaran kominfo kota Pekanbaru tidak begitu besar untuk bermitra dengan media, untuk itu kami berpikir bagaimana melakukan verifikasi anggaran yang sudah mengecil ini. Sesuai dengan Kepres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang / jasa pemerintah, pengadaan barang / jasa pemerintah yang efisien, terbuka dan kompetitif sangat diperlukan bagi ketersediaan barang/jasa yang terjangkau dan berkualitas, sehingga akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik, untuk mewujudkan pengadaan barang/jasa pemerintah perlu pengaturan mengenai tata cara pengadaan barang/jasa yang sederhana, jelas dan komprehensif, sesuai dengan tata kelola yang baik, sehingga dapat menjadi pengaturan yang efektif bagi para pihak yang terkait dengan pengadaan barang/jasa pemerintah dan perlu menetapkan peraturan Presiden tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, jelas Firmansyah.


Untuk itu kami adakan verifikasi dan seleksi media karena keterbatasan anggaran, karena media ini termasuk belanja barang dan jasa yang mesti melalui mekanisme pengadaan. Idealnya kita ingin bekerjasama dengan semua media di kota Pekanbaru tetapi dengan anggaran yang terbatas, tidak memungkinkan kita melakukan kerjasama dengan semua media. Untuk itu kita lakukan seleksi, sehingga nanti media yang lulus seleksi ini adalah media yang beruntung. Hal ini bukan berarti mereka yang lulus seleksi ini lebih baik daripada yang tidak lulus seleksi. Seleksi adalah penyesuaian terhadap anggaran yang terbatas, tuturnya.


“Untuk itu, pemko Pekanbaru melalui Diskominfo kota Pekanbaru, mempunyai kewajiban dengan melakukan pembinaan verifikasi terhadap jurnalistik media yang professional dan salah satu mitra strategis pemerintah mewujudkan pembangunan adalah media, karena kita butuh peran serta dan partisispasi masyarakat dalam mendukung program – program pemerintah melalui media, ”terang Firmansyah.

Kunjungan Diskominfo kota Payakumbuh dan Balai Wartawan Luak Limo Puluah diakhiri dengan pertukaran cendramata dengan Diskominfo kota Pekanbaru. (Bayu)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.