Perencanaan Dalam Penyusunan RKPD, Pemko Terapkan Sistem e-Musrenbang

Payakumbuh,SS-Walikota Payakumbuh Riza Falepi diwakili Sekdako Benni Warlis saat membuka Musrenbang RKPD Kota Payakumbuh, di Gor M. Yamin Kota Payakumbuh, Kamis (30/3) lalu, mengatakan, tahun 2018 merupakan tahun pertama dalam kepemimpinan yang baru bagi pasangan yang terpilih pada Pemilu Kepada Daerah, 15 Februari lalu. Jadi, tahun ini merupakan tahun transisi bagi pelaksanaan perencanaan pembangunan Kota Payakumbuh lima tahun mendatang. Dimana, setelah dilaksanakan pelantikan Walikota terpilih nantinya, maka baru akan dilakukan penyusunan dan penetapan RPJMD untuk lima tahun yang akan datang.“Musrenbang RKPD Kota Payakumbuh kali ini, merupakan perencanaan tahun pertama dalam pelaksanaan RPJMD Kota Payakumbuh tahun 2018 – 2022,” sebut Benni.
 


“Melalui pendekatan  perencanaan bottom up, pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun 2018, telah diawali dengan Musrenbang di empat puluh delapan Kelurahan se Kota Payakumbuh dan Musrenbang di lima Kecamatan. Kemudian dilanjutkan pemamaparan prioritas oleh masing-masing Camat dihadapan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) se Kota Payakumbuh. Hasil prioritas Kecamatan yang telah diselaraskan dengan Rencana Kerja OPD, dikomunikasikan secara mendalam, antara delegasi Kecamatan dengan OPD, melalui Forum OPD,” kata Benni.
 

Hasil Musrenbang Kota Payakumbuh, merupakan aspirasi masyarakat dan stakeholder pembangunan di Kota Payakumbuh, akan menjadi bahan untuk penyempurnaan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah, sekaligus bahan penyusunan rancangan akhir RKPD Kota Payakumbuh tahun 2018.“Selama ini, Pemerintah terus berusaha menyusun dan menyempurnakan mekanisme perencanaan pembangunan yang lebih tepat, terarah, dan terpadu agar hasil yang diperoleh dapat mengakomodir kebutuhan daerah dan masyarakat mencapai tujuan dan sasaran pembangunan,” sambungnya.
 

Guna mewujudkan transparansi perencanaan pembangunan Kota Payakumbuh, tahun ini pelaksanaan Musrenbang mulai dilaksanakan penerapan sistim e-Musrenbang. Sebuah aplikasi perencanaan berbasis website untuk mendukung upaya sinergi perencanaan dalam penyusunan RKPD. “Aplikasi ini diharapkan mendorong penerapan prinsip-prinsip govermance yang partisipatif, transparan, efektif, efisien, serta akuntabel dalam pemberian pelayanan publik,” jelas Benni.
 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Payakumbuh, YB Dt. Parmato Alam, dalam sambutannya mengatakan, agar hasil Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan dapat dipertajam  dalam Musrenbang RKPD Kota Payakumbuh. Sehingga harapan masyarakat di Kelurahan dan Kecamatan dapat terwujud.
“Untuk itu, marilah kita ikuti Musrenbang RKPD ini dengan sepenuh hati. Karena ini merupakan finalisasi hasil Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan,” ajak Dt. Parmato Alam.
 

DPRD Kota Payakumbuh yang memiliki fungsi pengawasan, fungsi anggaran, dan fungsi pembentukan Perda, akan menggunakan fungsinya ke depan untuk mengawal secara ketat hasil-hasil Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan yang menjadi skala prioritas, sebut Dt. Parmato Alam. (Bayu)