Penerima Manfaat Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai Di Kota Payakumbuh Berkurang

Payakumbuh,SS-Dari 6.383 KK (Kepala Keluarga) di tahun 2016, maka di tahun 2017 menjadi 5.745 KK. Artinya berkurang sebanyak 10 %.Acara yang digelar Dinas Sosial Kota Payakumbuh ini, diikuti seluruh Camat dan Kasi Kesos Kecamatan serta Lurah se Kota Payakumbuh lebih kurang 63 peserta. Dengan menampilkan narasumber Tim Raskin Tingkat Propinsi, Bulog Sub Divre Bukitinggi, BPS, Dinas Sosial Kota Payakumbuh, dan Bappeda Kota Payakumbuh


Walikota Payakumbuh, diwakili Staf Ahli Ruslayeti saat membuka sosialisasi program subsidi Rastra Kota Payakumbuh, Senin (10/5) di aula Peternakan Kota Payakumbuh, “Kekurangan ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nomor500-258-2017 tentang Penetapan Pagu Keluarga Penerima Manfaat Beras Sejahtera dan Bantuan Pangan Non Tunai Per Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat,” sebutnya.


“Kita akui, ada beberapa kelemahan, baik dari segi data penerima, kualitas beras, kuantitas beras, maupun dalam pelayanan penyaluran. Hal ini disebabkan keterbatasan infrastruktur seperti gudang, timbangan, dan lain sebagainya. Tapi kami memberikan apresiasi atas seluruh upaya kita melakukan perbaikan pelayanan,” kata Ruslayeti.


Agar program ini dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan humanis.”Artinya, jangan ada masyarakat yang merasa tidak mendapatkan haknya sebagai penerima Rastra/Raskin. Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan jumlah dan kualitas beras yang tidak sesuai dari ketentuan, yakni 15 Kg/Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan harga tebus Rp. 1.600,-/Kg,” pungkas Ruslayeti.


“Kepada para peserta sosialisai dingatkan untuk mengikuti dengan sungguh-sungguh. Materi dan diskusi yang berlangsung dalam kegiatan sosialisai ini, merupakan awal dalam menyamakan persepsi dalam melayani masyarakat penerima Rastra/Raskin,” jelas Ruslayeti. (Bayu)