Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ Padang, Polisi Pamong Praja Punya Khusus Beri Pelaku Efek Jerah ~ Sorot Sumatera

Padang, Polisi Pamong Praja Punya Khusus Beri Pelaku Efek Jerah

Padang-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang memiliki trik khusus untuk memberi efek jera kepada pelaku maksiat. Diantaranya yakni tes HIV / AIDS dan diantar pulang ke rumah dengan mobil patroli."Ya, terhitung 1 April 2017 nanti, setiap pelaku maksiat yang terjaring razia akan diberi sanksi yakni tes HIV / AIDS dan diantar pulang dengan mobil patroli kita," ungkap Kepala Satpol PP Kota Padang, Dian Fakri, Rabu (29/3).

Dian mengaku, trik ini dilakukan agar pelaku maksiat merasa malu dengan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Dikatakannya lagi, pelaku maksiat yang sudah sering terjaring atau positif terjangkit HIV / AIDS akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dibina.
"Kita tidak ingin ada yang berbuat maksiat di manapun di Padang ini," tegas Kasatpol PP.
Dian berharap perhatian, dukungan dan pembinaan dari orangtua, guru, dan seluruh elemen masyarakat kepada generasi muda Padang saat ini. Sebab, Satpol PP selama ini hanya membina mereka yang menyimpang selama 1 x 24 jam saja.

"Kita hanya punya waktu 1 x 24 jam untuk membina mereka. Sebelumnya tentu kita mengharapkan perhatian dari lingkungan terdekat seperti orangtua dan lainnya agar anak kemenakan kita tidak berbuat maksiat,"

 harapnya.Dian mengimbau kepada seluruh generasi muda Kota Padang agar terjauh dari perbuatan menyimpang dan melanggar. Remaja di Kota Padang diharapkan menjadi pionir perubahan.
"Sekarang tidak zamannya lagi bermaksiat ria. Berkaryalah, malulah. Yang lain sudah bicara jihad, kebangkitan Islam, kita masih juga memikirkan melakukan yang haram, malulah," tukasnya.

Sementara, Dian Fakri menegaskan bahwa kawasan Bukit Lampu sudah tidak lagi "gelap" dan digunakan sebagai lokasi maksiat. Sejak dilakukan razia besar-besaran oleh Satpol PP Kota Padang beberapa waktu lalu, tak ada lagi pondok baremoh tempat memadu kasih."Sekitar 134 pondok sudah kita bongkar. Sekarang kawasan itu sudah tidak lagi jadi tempat maksiat," tukuknya. Sumber Online Group. (*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.