Header Ads

  • Breaking News

    Elzadaswarman Ajak Kaum Hawa Deteksi Kanker Serviks Sejak Dini

    Payakumbuh,SS-Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah salah satu penyakit tidak menular yang sangat berbahaya, penyakit yang menyerang organ reproduksi kaum hawa ini bisa membuat korbannya sekarat hingga meninggal dunia. Apalagi saat ini, ditengah-tengah masyarakat kasus Kanker Serviks masih tinggi dikalangan kaum wanita Indonesia.


    Untuk itu pemerintah kota Payakumbuh bersama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) cabang kota setempat, mengadakan kegiatan sosialisasi dan deteksi dini penyakit Kanker Serviks gratis dengan metode pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA).


    Acara pembukaan yang dilangsungkan di Balai Adat Kenagarian Payobasuang, Kelurahan Payobasuang, Payakumbuh Timur, Sabtu (22/4) pagi itu, dihadiri oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Elzadaswarman.


    Selain itu dihadiri pula oleh Kepala Bagian Kesra, Ipendi Muis, Camat Payakumbuh Timur Kefrinaldi, Kepala BPJS Payakumbuh, Dahidin, Sekretaris Diskominfo Deldi, Kabid Kesehatan Masyarakat Hefi Suryani, Lurah Payobasuang Irwan Suwandi, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Nela Fatma, petugas kesehatan dari puskesmas Tiaka dan Aia Tabik, dan ibu-ibu peserta acara pemeriksaan pagi itu.


    Kadis Kesehatan Elzadaswarman, dalam pidato sambutannya memberikan apresiasi kepada BPJS atas terlaksananya acara ini.


    "Pemko Payakumbuh sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi sesuai dengan visi dan misi Walikota, bahwa masalah kesehatan merupakan prioritas utama pembangunan yang menjadi perhatian. Apalagi menurut undang-undang semua masyarakat terjamin pemeliharaan kesehatannya oleh Negara dengan sebuah sistem BPJS/JKN ini", ungkap Elzadaswarman.


    Dikatakan Elzadaswarman, bahwa upaya pencegahan dari segala bentuk penyakit adalah tindakan yang sangat penting, sebab apabila sudah terlambat, upaya pengobatan dan penyembuhan memerlukan pembiayaan yang sangat besar baik dari segi biaya dan waktunya.


    “Dinas kesehatan kota Payakumbuh dalam menjalankan tugas dan fungsinya berupaya agar warga kota dapat hidup dengan taraf kualitas kesehatan yang baik. Untuk itu upaya memelihara kesehatan, dan pencegahan terhadap serangan bibit penyakit perlu diprioritaskan sebelum terkena penyakit.


    Sebab upaya pencegahan akan lebih baik dari pada pengobatan, sebab hal ini tidak akan menjadi beban bagi siapa saja.  Adakalanya kalau sudah terkena penyakit, begitu banyak biaya yang dikeluarkan bahkan seseorang yang kaya rayapun bisa jatuh miskin.


    Melalui kegiatan yang diprakarsai oleh Lurah Payobasuang bersama TP-PKK keluarahannya ini, akan kita duplikasi ke kelurahan lainnya, bahwa upaya pencegahan terhadap serangan penyakit sangat bermanfaat seperti halnya pemeriksaan terhadap kanker serviks ini”, ungkap Kadis Kesehatan.


    Kemudian Elzadaswarman menambahkan bahwa program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program pemerintah yang harus kita dukung, dengan mengajak warga masyarakat yang belum bergabung dengan BPJS untuk segera mendaftarkan keluarganya.


    “Kami mengajak kepada warga masyarakat Payakumbuh untuk segera bergabung dengan BPJS, karena ini merupakan jaminan kesehatan bagi siapa saja. Apalagi dengan bergabungnya kita dengan jaminan kesehatan BPJS, akan memudahkan siapa saja dalam mengurangi beban biaya saat berobat”, ujar Elzadaswarman.  


    Senada dengan Kadis Kesehatan, Kepala BPJS Payakumbuh, Dahidin, mengatakan bahwa kegiatan JKN ini merupakan program Nasional. “Menurut undang-undang negara harus berupaya memberikan layanan kesehatan yang baik dan layak kepada seluruh masyarakat, seperti halnya BPJS kesehatan ini“, jelas Dahidin.


    Sehubungan dengan kegiatan hari ini, sosialisasi dan pemeriksaan serta deteksi terhadap kanker serviks tersebut, dikatakan Dahidin, juga merupakan bahagian dari program BPJS secara nasional dan diberikan dengan cuma-cuma.


    "Kegiatan pemeriksaan dan deteksi dini kanker serviks merupakan bagian dari program BPJS secara nasional dan tanpa dipungut biaya sama sekali, hal ini dilakukan adalah sebagai upaya preventif. Agar kita dapat mengetahui sedari awal tentang gejala penyakit yang menyerang leher rahim", ungkap Dahidin.


    Dan Dahidin mengucapkan terimakasih serta kerjasama dengan pemerintah daerah kota Payakumbuh, terkhusus kelurahan Payobasung atas dukungannya dalam acara ini.


    "BPJS sangat berterima kasih atas dukungan dari pemerintah kota Payakumbuh secara umum terutama Dinas Kesehatan dan Kelurahan Payobasuang atas terlaksananya acara ini", pungkas Dahidin.


    Sementara itu Lurah Payobasuang, Irwan Suwandi yang merupakan salah satu lurah terbaik kota Batiah, menginformasikan, bahwa kegiatan ini sebenarnya adalah gagasan pihaknya dalam rangka memberikan informasi dan pengetahuan kepada warga tentang kesehatan terutama Ibu dan kaum wanita.


    “Selain digagas oleh pihak Kelurahan, sosialisasi dan pemeriksaan ini digawangi juga oleh  TP-PKK Kelurahan Payobasuang yang dipimpin dr Silvi. Dan untuk untuk acara sosialisasi, BPJS mendatangkan narasumber seorang dokter ahli kandung, dr Nike Sp.OG. Dengan target peserta yaitu sejumlah 200 orang kaum ibu di kelurahan ini, kata Irwan Suwandi, finalis lurah terbaik tahun ini. (Bayu)

    OLAHRAGA

    Post Bottom Ad

    ad728