Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ April 2017 ~ Sorot Sumatera

Karang Taruna Kejora 85 Gelar Open Road Race Dengan Total Hadiah Rp 50 Juta

Payakumbuh,SS-Mendengar Karang Taruna Kejora 85 kelurahan Bulakan Balai Kandi gelar ajang Open Road Race Championship di sirkuit terminal Koto Nan Ompek Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Minggu 30 April 2017, ratusan pembalap Sumbar, Riau dan Jambi serbu sekretariat road race Payakumbuh, mendaftarkan diri sebagai pembalap yang akan ikut berlomba, Sabtu (29/4).


Romi Afriandi wakil ketua panitia Kejora 85 Open Road Race, mengatakan, “Road Race ini kita selenggarakan lebih besar dan meriah , kita juga menargetkan ada peserta yang berasal dari Sumatera Barat, " katanya.


Lanjut, kejuaraan Road Race ini diselenggarakan Minggu 30 April 2017 di Sirkuit Terminal Koto Nan Ompek kelurahan Bulakan Balai Kandi kota Payakumbuh dan ada 15 kelas yang akan di perlombakan dengan total hadiah Rp 50 juta. Dan jika peserta kelas kurang dari 15 orang, pendaftaran dikembalikan setelah brifing, ” tutur Romi.


“Road race yang akan kita selenggarakan ini sebagai bentuk kepedulian untuk memajukan kegiatan olahraga Road Race di Sumatera Barat atas dukungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Barat, " pungkas Romi.


Kegiatan ini terbuka untuk umum dengan ketentuan memiliki SIM C dan telah memiliki Kartu Izin Star (KIS) yang dikeluarkan oleh PP IMI atau Pengda IMI setempat dan masih berlaku pada saat perlombaan, sesuai dengan jenis kategorinya, jelas Romi.


Sementara itu, Mukhrizal Ketua Karang Taruna Kejora 85 kelurahan Bulakan Balai Kandi mengatakan,  “kegiatan ini juga merupakan wadah bagi pecinta balap motor dan juga sebagai peran Karang Taruna Kejora 85 membangun generasi muda, " tutur Mukhrizal.


Terpisah, Wulan Denura Anggota DPRD kota Payakumbuh mengatakan via selulernya, “Saya juga resah dengan maraknya balapan liar yang kerap menjadi keluhan masyarakat kota Payakumbuh, dengan adanya agenda kejuaraan daerah Road Race kali ini agar para pembalap liar yang kerap adu gas pol di jalan umum agar berprestasilah di sirkuit yang resmi,"jelas Wulan Denura.


“Kita juga jadikan kejuaraan ini sebagai pembelajaran kepada para anak muda yang kerap terlibat balap liar, sehingga mereka terpacu dengan adanya kejuaraan ini mereka bisa mengikuti apa yang telah dibuat para pembalap, karena jalan raya bukanlah tempat balapan," tutur Wulan. (Bayu)

Share:

Tiga Perda Disetujui Dan Disahkan DPRD Kota Payakumbuh

Payakumbuh,SS-Setelah melalui sejumlah tahapan dan pembahasan yang cukup panjang, akhirnya 3 (tiga) buah peraturan daerah (perda) baru saja disetujui dan disahkan DPRD kota Payakumbuh. Melalui rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Gedung DPRD, Kamis (27/4).


Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam dan  anggota dan Forkopimda itu berjalan dengan hikmat. Sementara Walikota Payakumbuh Riza Falepi hadir berserta seluruh jajaran diantaranya Sekretaris Daerah Benni Warlis, Asisten II Amriul, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, ninik mamak, alim ulama dan undangan lainya.


Ketiga ranperda yang digagas oleh sejumlah OPD teknis tersebut adalah tentang penyelenggaraan pendidikan, pengelolaan barang milik daerah, dan ranperda perubahan atas peraturan daerah nomor 19 Tahun 2011 tentang retribusi jasa umum.


Dalam sambutannya Walikota Riza Falepi mengatakan, dengan adanya tiga buah perda baru ini tentunya dapat membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan otonomi daerah.
“Dengan telah disetujuinya 3 buah Ranperda tersebut menjadi Perda diharapkan mampu membantu Pemerintah Daerah dalam melaksanakan otonomi daerah serta tugas perbantuan. Serta dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government) dan memperoleh kepastian hukum,” harap Riza Falepi.


Dikatakan Walikota, dengan diperdakannya tentang penyelenggaraan pendidikan diharapkan pula penyelenggaraan pendidikan di kota Payakumbuh semakin lebih baik dan lebih maju untuk masa mendatang.


“Sehingga fungsi pendidikan nasional untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai di kota Payakumbuh,” kata Riza.

Mengenai penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif dan efisien perlu tata kelola yang baik pula, sebagaimana dikatakan Walikota, bahwa pengelolalaan barang milik daerah adalah upaya yang sungguh-sungguh sesuai dengan perkembangan kondisi yang ada.


“Pengelolaan barang milik daerah dilaksanakan berdasarkan asas fungsi, kepastian hukum, transparansi, efesiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai. Dengan ruang lingkupnya dari perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemafaatan, pengamanan dan pemeliharaan, hingga pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan, pengawasan serta pengendalian.


Pada prinsipnya perda Pengelolaan Barang Milik daerah ini dapat terlaksana lebih efektif serta amanat peraturan perundang-undangan yang lainnya telah dilaksanakan Pemerintah Kota Payakumbuh,” ungkap Walikota.


Sedangkan perda tentang perubahan retribusi jasa umum, dikatakan Walikota adalah dalam upaya menyesuaikan dengan peraturan yang lebih tinggi.


“Ranperda tentang perubahan restribusi jasa umum adalah dalam rangka penyesuaian tarif dengan aturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Maka pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutur Riza.


Dipenghujung sambutannya, Walikota Riza Falepi mengucapkan apresiasi atas  disetujuinya ranperda ini menjadi perda kepada DPRD kota Payakumbuh.


“Izinkanlah kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah bekerja keras dalam proses melahirkan perda tersebut,” sebut Riza. (Bayu)

Share:

Dengan Membabat Gratifikasi Korupsi Akan Tumbang

Payakumbuh,SS–Korupsi adalah kejahatan luar biasa, makanya harus diberantas dengan cara yang luar biasa. Sedikitnya terdapat 30 delik korupsi. Gratifikasi adalah salah satunya. Bahkan jika korupsi diibaratkan sebuah pohon, gratifikasi merupakan akarnya. Dengan membabat abis akarnya, diharapkan pohon korupsi akan tumbang. Dengan memberantas gratifikasi, diharapkan 29 delik korupsi lainnya bisa hilang.


Demikian penjelasan Uding Juharudin dari Tim Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai narasumber dalam acara sosialisasi pencegahan dan pengendalian Gratifikasi di Aula Lantai 3 Balaikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik, Jumat (28/4). Kegiatan bertajuk “Mari Budayakan Sikap Anti Gratifikasi” itu diikuti oleh seluruh jajaran Pemko Payakumbuh, mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten 1,2,3 Setdako, Staf Ahli, Kepala perangkat daerah beserta sekretaris, Kabag, Camat, Kepala ULP, dan seluruh tim Unit Pengendalian Gratifikasi kota Payakumbuh.


Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, yang membuka acara tersebut menaruh harapan besar, pemahaman tentang korupsi dan gratifikasi yang diberikan KPK itu dapat diserap dengan baik dan diimplementasikan oleh seluruh peserta. Apalagi, tambah Riza, dititik-titik yang rawan dengan tindakan gratifikasi harus kita bangun budaya anti gratifikasi tersebut.


“Mudah-mudahan kita terhindar dari semua itu. Makanya, kita harus memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai aturan. Kita harus mengetahui dan mematuhi standar aturan dan arahan dari pemerintah pusat. Dengarkan kegiatan ini dari awal sampai akhir. Serap ilmunya. Serap wejangan-wejangannya. Sehingga, kedepan, tampak hasilnya, terjadi perubahan-perubahan,” ujarnya.


Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 disebutkan gratifikasi adalah semua pemberian yang diterima oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara. Tidak semua gratifikasi menjadi hal yang dilarang atau sesuatu yang salah. Dalam batasan nilai tertentu, dan dalam kondisi khusus terdapat batasan nilai wajar gratifikasi yang dapat diterima sehingga tidak perlu dilaporkan kepada KPK. Seperti hadiah dalam penyelenggaraan pesta pernikahan, kelahiran, aqiqah, khitanan, dan semacamnya, dengan batasan paling banyak satu Juta Rupiah.


Tindakan tepat yang harus dilakukan pegawai negeri atau penyelenggara negara saat berhadapan dengan pemberian gratifikasi adalah menolakya. Jika pada kondisi tertentu pegawai negeri atau penyelenggara tidak dapat menolaknya, misalkan demi menjaga hubungan baik dengan pemberi, maka pegawai negeri atau penyelenggara  negara wajib melaporkannya kepada KPK dalam waktu maksimal 30 hari kerja sejak tanggal penerimaan. (Bayu)    
Share:

Payakumbuh, Akuntabilitas Kinerja Sangat Penting Daripada Absen

Payakumbuh,SS–Menteri PANRB Asman Abnur menegaskan, kedepan Indonesia tidak lagi membutuhkan pegawai ASN yang datang hanya karena takut dengan absen, tanpa kinerja yang jelas. Sebab akuntabilitas kinerja sangat penting. "Alhamdullilah Payakumbuh mendapat B. Artinya sudah mulai melakaksanakan akuntabilitas yang terukur" ujar Menteri saat temu ramah (audiensi) dengan Walikota dan ASN Pemkot Payakumbuh, Sabtu (29/4).


Menteri membandingkan dengan perusahaan swasta. Rahmat Gobel, karyawannya 40 ribu orang. Tak satupun yg keliaran saat jam kerja. Adakah PNS yg keluaran saat jam kerja. "Kalau cara kerja ASN seperti swasta, saya yakin Indonesia akan maju," ujarnya.


Dengan nilai B, dan ditargetkan raih nilai A, maka semua program efisien dan efektif. Mengutip Presiden, Menteri mengatakan ada proyek pembangunan waduk, tapi irigasinya tidak ada. "Berarti program tidak nyambung, akuntabilitas kinerjanya  rendah," imbuh Asman.


Menteri menyarankan agar Payakumbuh membuat program prioritas, dan tidak perlu banyak-banyak. Misalnya fokus ke pertanian, maka dinas lain juga ikut mendukung. Hilangkan ego sektoral. "Di Banyuwangi, yang mendapat nilai A, tidak ada istilah anggaran SKPD," tegas Menteri. seraya menambahkan agar ASN menilik jiwa hospitality dan entrepreneurship.


Menteri mengapresiasi Kota Payakumbuh yang sudah meraih nilai B, dan ada inovasi yang masuk Top 99 inovasi pelayanan publik 2017.


Dalam kesempatan itu, Walikota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan ada  PTSP  yang memberikan pelayanan cepat, di bawah tiga jam dan pernah mendapat penghargaan tingkat nasional kategori kota kecil. "Besok Selasa kami juga akan ke Kementerian PANRB untuk presentasi invasi dari salah satu Puskesmas yang masuk Top 99," sebut Riza.(Bayu)

Share:

Kementerian PAN-RB Lakukan Perbaikan Kinerja Instansi Pemerintah

Payakumbuh,SS–Kunjungan Menpan yang mengikutsertakan Staf Ahli Menpan, Shadiq Pasadigoe dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Guspardi Gaus, disambut Walikota Payakumbuh, H. Riza Falepi, Sekretaris Daerah Benni Warlis, Asisten I, II, III, seluruh pimpinan OPD serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Riza Falepi mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menpan beserta rombongannya ke Payakumbuh.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Menteri yang telah bersedia hadir dan berkunjung ke Payakumbuh,” sambut Walikota Riza.
Selanjutnya Walikota menyampaikan bahwa Payakumbuh adalah kota yang saat ini terus berbenah dan berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam berjalannya waktu Payakumbuh terus berbenah dalam berbagai aspek, terutama dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Hal itu saat ini, terbukti dengan diraihnya predikat B atas Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) Kota Payakumbuh, pada tahun 2016 lalu," sebut Walikota.

Dan untuk selanjutnya kami ingin meraih prestasi lebih baik lagi. “Kami berharap tahun ini dan seterusnya dapat meraih predikat A, untuk itu kami mohon petunjuk dari Bapak Menteri tentang kiat bagaimana  kami dapat meningkatkan lagi pelayanan terhadap masyarakat Kota Payakumbuh," harap Wako Riza

Sementara itu, Menpan Asman Abnur dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal terkait pelayanan publik, efisiensi penggunaan anggaran, efektifitas penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penerapan sistim e-Government untuk mendukung kinerja pemerintahan.

Menurut Menpan, ASN tidak lagi dilayani oleh masyarakat namun sebaliknya. “ASN adalah pelayan bagi masyarakat, tidak zamannya lagi ASN itu dilayani masyarakat dan bersikap arogan.

ASN nantinya adalah motor dan sekaligus orang yang menentukan maju atau tidaknya bangsa ini. Untuk itu penempatan ASN harus sesuai dengan keahlian dan kemampuannya serta memiliki kinerja yang baik.

Untuk itu Kementerian PAN-RB fokus dalam melakukan perbaikan performance atas laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah,” terang Menpan-RB Asman Abnur.

Ditambahkan Asman Abnur maju mundurnya sebuah negara itu sangat ditentukan oleh kinerja dari ASN itu sendiri. “Negara tetangga kita seperti Singapura, Australia, dan Jepang maju karena kinerja ASN mereka sangat baik kinerjanya dan berfikir inovasi.

Untuk itu akuntabilitas sangat penting, makanya setiap OPD itu harus punya program yang jelas dan target yang benar-benar terukur”,ujar Asman Abnur.

Menpan menginformasikan bahwa tahun lalu, ada tiga Kementerian, tiga Provinsi dan dua Kota yang memperoleh predikat A dalam pelayanan publik. Kota Payakumbuh hanya butuh dua langkah lagi, dari predikat B ke BB menuju predikat A, predikat pelayanan publik terbaik di Indonesia.

Selain terkait masalah efisiensi anggaran, Menpan menegaskan agar pemerintah daerah fokus dalam mengelola antara program dan kegiatan. “Dalam melaksanakan program dan kegiatan perlu diperhatikan agar efisiensi anggaran dapat dicapai sehingga kinerja dapat diukur, dan tidak ada lagi program kegiatan yang berjalan tanpa capaian hasil yang jelas.

Dan Saya yakin bila Payakumbuh mampu menciptakan program prioritas dan melaksanakan efesiensi serta serapan anggaran yang jelas dan terukur maka kota ini akan mampu berprestasi dan bersanding dengan kabupaten kota yang meraih predikat A”, jelas Menpan Asman Abnur.

Dipenghujung sambutannya Asman Abnur memberikan selamat kepada Payakumbuh yang berhasil masuk 99 Top Pelayanan Publik Nasional. “Selamat untuk Payakumbuh yang berhasil masuk 99 Top Pelayanan Publik Nasional dan Saya mendoakan Payakumbuh berhasil masuk pula menuju 40 besar Top Pelayanan Publik tahun ini”, pungkas Menpan.

Diakhir acara Walikota Payakumbuh Riza Falepi menyerahkan cenderamata kepada Menteri PAN-RB Asman Abnur dan foto bersama. (Bayu)
Share:

PDAM Kota Padang, 44 Orang Pejabat Dikukuhkan Guna Mengisi SOTK Baru Yang Lebih Kuat

PARIWARA PDAM KOTA PADANG

44 Orang Pejabat Perusahan Air Minum Daerah (PDAM) Kota Padang kembali melakukan terobosan baru dalam mewujudkan percepatan pelayanan. Sebanyak 44 orang pejabat dilantik dan dikukuhkan guna mengisi SOTK baru yang lebih kuat. Mereka terdiri dari 11 orang kepala bagian, 33 Kasubag.Dari jumlah tersebut sebanyak 50 persen adalah menduduki jabatan yang sama. Sisanya di rolling. Jumlah ini juga termasuk penambahan sub bagian baru yakni  sub bagian Hukum dan Sekretaris Perusahaan (Sekper).

Dirut PDAM Kota Padang, Muswendri didampingi direktur Umum, Hendra Pebrizal mengatakan SOTK baru ini dalam rangka peningkatan kinerja terutama di wilayah yang banyak pelanggannya. Disamping itu juga dalam rangka percepatan pelayanan, pencapaian target pen-dapatan karena masih banyak tunggakan. 


“Dengan adanya tenaga baru ini kita harapkan muncul semangat baru yang lebih besar dalam bekerja. Rata-rata pejabat yang ada di wilayah kita rotasi,” sebut Muswendri dan Hendra. Hadir pula pada pelantikan ini, Dirtek, Andri Satria dan  dewan pengawas.


SOTK baru ini juga dalam rangka mengisi jabatan yang kosong karena ada pejabat yang pensiun. 
Saat ini terang Hendra, pelanggan PDAM Padang sudah mencapai 107.000 pelanggan. Target penambahan pelanggan tahun 2017 ini adalah sebanyak 3.600 pelanggan. (*)

Share:

KPK Berikan Pemahaman Tentang Gratifikasi Di Payakumbuh

Payakumbuh,SS–Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi ST. MT buka acara sosialiasi pencegahan dan pengendalian gratifikasi yang digelar di aula kantor Balaikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik, Jumat pagi (28/4). Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dari Sekda, Asisten, Staff Ahli, Kepala dan Sekretaris OPD, Kepala Bagian dan seterusnya tampak hadir menyimak dengan seksama jalannya acara sosialisasi.

Dalam sambutannya Riza merasa berbahagia dengan kehadiran pihak KPK untuk memberikan pemahaman tentang gratifikasi di Payakumbuh. “Kita ingin segala sesuatu berjalan sesuai dengan aturan. Walaupun APBD Kota Payakumbuh tidak besar, namun integritas dan akuntabilitas harus tetap terjaga. Jangan sampai kita terjerumus terhadap hal-hal yang tidak kita inginkan,” sebut Riza.

Riza mengatakan, ada beberapa titik di pemerintahan yang sangat berpeluang untuk melakukan gratifikasi seperti kantor pelayanan satu pintu, kelurahan, dan seterusnya. Riza bercerita bagaimana ia membuat proses perizinan menjadi singkat, efektif, dan efisien sehingga Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Payakumbuh juara pertama nasional. Lalu ada Investment Award dari pusat karena mengganggap Pemko Payakumbuh punya komitmen yang tinggi dalam mengelola investasi dan perizinan, kata Riza.

“Dengan baiknya perizinan, itu berarti membuka idle capacity yang memicu pertumbuhan ekonomi. Alhamdulillah Payakumbuh menjadi kota yang paling tinggi pertumbuhan ekonominya di Sumatera Barat. Tahun 2012 income per kapita Payakumbuh 2300 USD, sekarang sudah 3400 USD sama dengan rata-rata nasional,” tutur Riza.

Dalam acara sosialisasi tersebut, hadir sebagai narasumber dari KPK, Direktorat Gratifikasi Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Uding Juharudin. Dalam materinya Uding banyak menyelipkan nasihat-nasihat keagamaan karena korupsi maupun gratifikasi sangat efektif diberantas kalau yang bersangkutan merasa diawasi oleh Allah SWT. “Kalau kami sebagai penegak hukum, bisa saja dikibuli. Tapi kalau Allah, tentu tak bisa didustai. Kesadaran selalu diawasi oleh Sang Pencipta perlu terus dibangun. Mari selalu ingat tujuan kita hidup di dunia ini yakni selamat dunia akhirat dan terhindar dari azab neraka,” ujar Uding.

Dalam mencari kekayaan, tidak akan ada habisnya. Gaji akan selalu kurang. Oleh karena itu Uding mengajak mari menauladani Bung Hatta yang selalu hidup dalam kesederhanaan tapi tidak berkurang kemuliaannya. Uding juga mengutip Baharudin Lopa yang mengatakan hadiah/gratifikasi  harusnya untuk orang susah.

Uding mengatakan gratifikasi adalah akar dari korupsi. Dengan diberantasnya gratifikasi maka akan terbangun transparansi, akuntabilitas dan integritas. Pada prinsipnya setiap ASN atau penyelenggara negara harus menolak gratifikasi. Jika sudah terlanjur menerima bisa melapor ke inspektorat, Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), atau ke KPK paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja sejak menerima gratifikasi. Uding memberi contoh Jokowi yang melaporkan menerima gratifikasi berupa Gitar Metalica ketika ia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. (Bayu)
Share:

Tabligh Akbar Dan Penggalangan Dana Untuk Palestina Akan Digencarkan Di Bulan Ramadhan

Payakumbuh,SS–Kepedulian dan advokasi yang diberikan Walikota Payakumbuh Riza Falepi selama ini terhadap korban krisis kemanusiaan di Palestina ternyata mendapatkan apresiasi dari syaikh asal Palestina. Riza yang rutin mendukung tabligh akbar dan penggalangan dana untuk Palestina terutama pada bulan Ramadhan di Payakumbuh mendapatkan kunjungan silaturrahim dari Dr. Ahmad Ali Yusuf Jaradat, seorang syaikh dari Palestina.

 Dalam pertemuan yang digelar di rumah dinas Walikota Payakumbuh,  Kamis malam (27/4), Riza menyampaikan sudah seharusnya rakyat Indonesia membantu korban krisis kemanusiaan di Palestina yang sampai saat ini masih dijajah oleh Israel.

 "Selain Palestina sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia, mereka adalah saudara kita sesama Muslim yang wajib kita tolong. Ibarat satu tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan ikut susah tidur atau merasakan demam," ujar Riza.

 Sementara itu Syaikh Ahmad mengucapkan terima kasih kepada Riza karena telah menerima kehadiran dan menjamunya di Payakumbuh. Insya Allah, Ramadhan yang tak beberapa lama lagi menghampiri, tabligh akbar dan penggalangan dana untuk Palestina akan digencarkan lagi.

 Turut hadir dalam pertemuan tersebut pengurus Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sumbar seperti Ust. Irsyad Syafar, Ust Arman Husni, Ust. Hamdi Agus, dan Ust. Zul Aidi. (Bayu)


Share:

Payakumbuh, Tinjau Lokasi Longsor BPBD Kerahkan Tim Reaksi Cepat

Payakumbuh,SS–Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Regional Kapalo Koto, Ampangan, Kota Payakumbuh, yang melayani sampah dari daerah Tanah Datar, Bukittinggi, Agam, mengalami longsor, menimbun beberapa petak dan areal pertanian sekitar, Kamis (27/4).

Sekretaris BPBD Kota Payakumbuh, Ir. Hendri Evizal, saat menerima laporan warga, langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Payakumbuh untuk meninjau lokasi dan berkoordinasi dengan intansi lain guna antisipasi longsor susulan dan memberikan bantuan yang diperlukan.

“Dari pengamatan kawan-kawan di lapangan, terlihat beberapa retakan tanah pada bagian atas lokasi TPA dan dikhawatikan bisa menimbulkan longsor susulan. Kita berharap agar warga setempat tetap waspada, ” ujar Hendri.

Berdasarkan informasi terakhir di lapangan, petugas provinsi yang berkompeten menangani dan membawahi operasional TPA sudah melakukan peninjauan serta melakukan penelitian penyebab terjadinya peristiwa ini, sebut Hendri. (Bayu)
Share:

Puluhan Rubicon Berjejer Parkir Di Rumah Dinas Walikota Payakumbuh


Payakumbuh,SS-Walikota Payakumbuh Riza Falepi menggelar silaturrahim bersama puluhan anggota dari komunitas Jeep Adventure Club (JAC) Kota Batam di aula rumah dinas Walikota Payakumbuh, Kamis (27/4).

Dalam silaturrahim tersebut Riza menyampaikan rasa terima kasihnya kepada JAC Batam yang sudah sudi singgah menikmati wisata dan kuliner Kota Payakumbuh. Sebab semakin banyak orang yang berkunjung ke Payakumbuh, maka akan semakin banyak peluang income bagi masyarakat. 

Riza pun bercerita bagaimana pengalamannya pada masa kampanye pilkada 2017 lalu juga sempat memakai mobil Rubicon sebagai sarana transportasi untuk berkampanye. "Tapi itu bukan mobil saya. Tapi dipinjamkan oleh Eri Garuda, juragan ayam di Kota Payakumbuh ini," ujar Riza disambut tawa para hadirin. 

Mewakili  JAC Batam, Nur menyampaikan terima kasih atas jamuan dari Walikota Payakumbuh. Turing merupakan agenda tahunan JAC. Ini merupakan tahun keenam JAC mengadakan kegiatan yang seperti ini. Disamping wisata dan bakti sosial, tentu hal ini akan memberikan pembelajaran kepada anak-anak karena peserta turing ini berangkat bersama keluarganya masing-masing.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut pengurus dan anggota Sinamar Adventure Cub (SAC) dimana Riza Falepi sebagai pembinanya. Selama JAC berwisata dan turing di Luak Limo Puluah, SAC senantiasa menemani dan menjadi guide bagi JAC. (Bayu)


Share:

Raih Prestasi Pada Penilaian LAKIP Tahun 2016, Kota Payakumbuh Dikunjungi Pemko Sawah Lunto

Payakumbuh,SS–Keberhasilan kota Payakumbuh memperoleh nilai B pada penilaian Laporan Akuntasi Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2016, mengundang Pemerintah Kota Sawahlunto untuk datang dan  melakukan studi banding ke kota Payakumbuh, Kamis (27/4). Rombongan Pemko Sawahlunto yang dipimpin Asisten III Setdako Sawahlunto, Irzam K, berjumlah 10 orang. Masing-masing berasal dari unit kerja yang berbeda, diantaranya Inspektorat, DPPKAD, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Bappeda, Bagian Organisasi, dan Bagian Humas.

Rombongan dimaksud diterima langsung oleh Sekretaris Daerah kota Payakumbuh, Benni Warlis, didampingi Asisten II Setdako, Amriul Dt. Karayiang, dan Kepala Bagian Organisasi, Yazrizal,  di ruang rapat lantai 2 Balaikota Payakumbuh.

Sekdako, Benni Warlis menerangkan, keberhasilan kota Payakumbuh meraih penghargaan LAKIP 2016 tak lepas dari pemakaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah berbasis elektronik (e-SAKIP). Dan untuk memulai semua itu, diperlukan komitmen dari Kepala Daerah kota Payakumbuh serta komitmen pimpinan seluruh perangkat daerah.

“Sebelum-sebelumnya nilai LAKIP Payakumbuh C. Karena kita ingin meningkatkan akuntabilitas kinerja makanya kita mencoba mengembangkan kebijakan berbasis elektronik atau e-SAKIP itu. Langkah pertamanya adalah membangun komitmen dengan pimpinan daerah, begitu juga dengan komitmen seluruh pimpinan OPD. Setelah itu, kami berkonsultasi langsung ke KemenPAN RB di Jakarta. Kami jalankan sesuai petunjuk, dengan kerja keras semua perangkat daerah juga tentunya. Alhamdulillah jadi B”, jelas Sekdako.

Asisten III Sawahlunto, Irzam K, tak menampik, kedatangan rombongannya ke kota Payakumbuh, bukan saja karena nilai B yang diperoleh kota Payakumbuh dalam penilaian LAKIP tetapi juga karena penerapan e-SAKIP yang sudah dilakukan kota Payakumbuh.

Lebih jauh tentang teknis pelaksanaan SAKIP di kota Payakumbuh, dijelaskan oleh Kepala Bagian Organisasi, Yasrizal, dan Kasubag Tata Laksana, Fitria Nazmi. (Bayu)
Share:

Bagian Protokoler Dan Dokumentasi Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh Berduka

Payakumbuh,SS–Erwendi, orang tua laki-laki dari Kasubag Protokoler, Megi Efriater, dipanggil Yang Maha Kuasa pada Rabu, (26/4) malam, pada pukul 20.00 waktu setempat.

Sebagaimana yang diinformasikan pihak keluarga di rumah duka di Balai Rupih, Simalanggang, Limapuluh Kota, Kamis (27/4), Almarhum, Erwendi, meninggal ditengah perjalanan saat akan dibawa berobat ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina, dalam usia 61 tahun, meninggalkan seorang istri dan 3 (tiga) orang putera.

Wakil Walikota, Suwandel Muchtar yang hadir di rumah duka, menyampaikan turut berduka atas kejadian ini.
"Kami atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh turut berduka dan berbelasung kawa atas berpulangnya orang tua laki-laki dari Megi.

 Semoga Allah ‘Azawajalla mengampuni dosa-dosa beliau, diterima semua amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dijauhkan dari siksa kubur dan api neraka serta ditempatkan di surga-Nya kelak.

 Dan bagi keluarga serta ahlul bait yang ditinggalkan, untuk melepas almarhum dengan ikhlas dan sabar, "pungkas Wawako Suwandel.

Sementara itu, menurut Megi, sebelum meninggal, almarhum dalam kondisi sakit yang cukup berat. "Beliau (Papa-red) sebelumnya mengidap penyakit gula, jantung, dan stroke ringan yang cukup lama diderita", sebut Megi Efriater.

 Ditambahkan, Megi, dalam kesempatan tersebut mengatakan atas nama keluarga meminta maaf atas kesalahan almarhum semasa hidupnya."Kami atas nama almarhum dan keluarga menyampaikan permohonan maaf beliau jika semasa hidup beliau ada kesalahan kepada kaum muslimin", pinta Megi. (Bayu)
 
Share:

Perkembangan Kota Payakumbuh Menarik Perhatian Dunia

Payakumbuh,SS–Kota Payakumbuh beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang begitu pesat. Perkembangan itu menarik perhatian para peneliti baik dari universitas maupun lembaga penelitian untuk mempelajari lebih dalam tentang Kota Payakumbuh.

Kali ini Lembaga Riset asal Belanda KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde) atau dalam bahasa Indonesia Lembaga Ilmu Bahasa, Negara dan Antropologi Kerajaan Belanda bekerjasama dengan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) melakukan wawancara dengan Walikota Payakumbuh Riza Falepi terkait dengan pertumbuhan, perkembangan dan kehidupan sehari-hari Payakumbuh di Kantor Balaikota Bukik Sibaluik, Rabu (26/4).

Dalam wawancara tersebut Riza bercerita tentang kinerjanya selama menjabat Walikota Payakumbuh sejak tahun 2012. Mulai dari kinerja di bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, ekonomi, sampai bidang infrastruktur.

“Semua yang saya lakukan tidak lepas dari dua hal yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu sudah menjadi tugas pemimpin maupun kepala daerah di negara ini,” ujar Riza.

Ketika ditanya tentang prioritas kerja di periode kedua, Riza menjawab akan menyiapkan kondisi perekonomian Payakumbuh yang siap berkembang. Harapannya pertumbuhan ekonomi bisa mencapai angka dua digit serta income per kapita melebihi rata-rata nasional. Berkaitan dengan itu, ada tiga factor penentu agar sebuah daerah cepat berkembang yakni faktor accessibility, excellent center, dan industrialisasi, kata Riza.

Sementara itu peneliti senior KITLV Dr. Fridus Steijlen, mengatakan, pemilihan Kota Payakumbuh sebagai objek penelitian karena Payakumbuh adalah kota yang pesat perkembangannya dan memiliki potensi besar untuk percepatan kemajuan. Studi tentang perkembangan dan pertumbuhan Payakumbuh akan menjadi sumbangsih penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pria jangkung asal Belanda tersebut juga tertarik untuk menggali lebih dalam budaya Minang seperti merantau, adat basandi syara’, dan falsafah Minang lainnya yang mendukung kemajuan nagari.

Terkait dengan lembaganya, Dr. Fridus mengatakan, KITLV adalah sebuah lembaga ilmiah yang didirikan pada tahun 1851. Tujuan utamanya ialah penelitian ilmu antropologi, ilmu bahasa, ilmu sosial, dan ilmu sejarah untuk wilayah Asia Tenggara, Oseania danKaribia. Perpustakaan KITLV di Leiden, Belanda memiliki koleksi lengkap buku-buku, naskah-naskah manuskrip, dan bentuk dokumentasi lainnya. (Bayu)
 
Share:

SMP N 4 Payakumbuh, Guru dan Murid Berhamburan Keluar Kelas

Payakumbuh,SS–Ratusan murid dan majelis guru berhamburan lari keluar kelas. Terdengar sirine gempa berbunyi sangat kencang. Semua panik. Ada sejumlah siswa yang tertimpa plafon atap yang jatuh di kelas mereka. Sejumlah murid yang memiliki keterbatasan fisik, ditolong teman-temannya untuk keluar dari ruangan kelas dan riuh terdengar suara takbir dari mulut siswa dan majelis guru.


Kegiatan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Tingkat Kota Payakumbuh di atas, dibuka Walikota Payakumbuh, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Yoherman, di SMP 4 Kota Payakumbuh, Rabu (26/04-2017). Tampak juga hadir Kepala BPBD Kota Payakumbuh Yufnani Away, Kadinas Pendidikan diwakili Tavril Syamri, dan Kepala SMP 4 Payakumbuh Defi Marlitra dan sejumlah pejabat Pemko Payakumbuh lainnya.


Diskenariokan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh, dibantu anggota Pramuka dan Tim UKS sekolah, bahu mambahu menolong korban dan langsung membuat Posko Bencana, mendata korban dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan korban gempa selanjutnya.


“Kalau dulu penanganan bencana bersifat responsif, kini menjadi preventif. Walaupun Kota Payakumbuh termasuk daerah aman, bukan berarti kita tidak siaga. Simulasi ini adalah bentuk kegiatatan preventif dari kesiapsiagaan bencana. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada SMP 4 Payakumbuh bersama jajarannya yang telah bersedia menjadi tempat kegiatan. Karena kegiatan ini divideokan dan dilombakan, kami berharap kita semua dapat mengikutinya dengan serius,” harap Yufnani.


Asisten I Yoherman, saat membuka kegiatan mengatakan, ada 514 daerah yang juga sedang melaksanakan hal yang sama dengan Payakumbuh. Kegiatan simulasi ini akan divideokan. Videonya akan dinilai di pusat. “Untuk Kota Payakumbuh diwakili SMP 4. Mudah-mudahan dengan partisipasi dan keseriusan kita bersama, SMP 4 Payakumbuh dapat masuk nominasi di tingkat nasional,” sambungnya.


Di akhir arahannya, Yoherman mengatakan, Pemerintah Kota Payakumbuh memberikan apresiasi yang tinggi kepada SMP 4 Payakumbuh. Dan mengajak seluruh siswa untuk serius mengikuti simulasi ini. (Bayu)

Share:

Rencana Masa Depan Untuk Mensinergikan Luak Limo Puluah, Ferizal Ridwan Kunjungi Walikota Payakumbuh

 

Payakumbuh,SS-Kekeluargaan begitu terlihat  ketika Walikota Payakumbuh Riza Falepi bertemu dengan Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan di Balaikota Bukik Sibaluik, Selasa siang (25/04). Riza dan Ferizal terlihat asyik berdiskusi tentang rencana masa depan untuk mensinergikan kedua daerah ini melalui program pemba­ngunan yang dicanangkan. Diskusi pun berlanjut sambil bersantap siang di OR Pongek Situjuah.


Walikota Payakumbuh Riza Falepi mengapresiasi kunjungan Wakil Bupati Limapuluh Kota. Riza mengatakan, menjalin komunikasi antara dua kepala daerah bertetangga merupakan sesuatu yang lumrah terjadi dalam setiap pemerintahan daerah. Terlebih lagi dua daerah tersebut ibarat saudara kandung yang saling berhubungan dan saling membutuhkan.


"Semangat untuk duduk semeja terutama berkaitan dengan program kerja dan tata kelola yang menyangkut kebutuhan masyarakat kedua daerah ini sangat diperlukan," ujar Riza.


Senada dengan apa yang disampaikan Riza, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan mengatakan, secara teritorial administratif pemerintahan, memang ada batas kewenangan daerah masing-masing. Namun seca­ra sosial kultural kedua daerah ini saling berhubungan.


"Oleh karena itu sudah semestinya kita duduk semeja, tak hanya dalam pertemuan-pertemuan formal, namun juga dalam pertemuan non formal," sebut Ferizal.


Sementara itu, pengusaha muda Payakumbuh yang turut serta dalam pertemuan tersebut, Tito Idroes mengapresiasi pertemuan dua kepala daerah di Luak Limo Puluah ini. Tito mendorong kedua kepala daerah berkomunikasi lebih intensif demi meningkatkan sinergi untuk menangani setiap persoalan yang muncul di daerah yang terkenal dengan "aianyo janiah, ikannyo jinak."


"Selain menghimpun aspirasi-aspirasi yang muncul seiring bergulirnya roda peme­rin­tahan, tentu akan ada kesepakatan dan kesepa­haman bersama untuk percepatan pembangunan kedua daerah ke a­rah yang lebih baik," sebut Tito Idroes. (Bayu)
Share:

Elzadaswarman Ajak Kaum Hawa Deteksi Kanker Serviks Sejak Dini

Payakumbuh,SS-Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah salah satu penyakit tidak menular yang sangat berbahaya, penyakit yang menyerang organ reproduksi kaum hawa ini bisa membuat korbannya sekarat hingga meninggal dunia. Apalagi saat ini, ditengah-tengah masyarakat kasus Kanker Serviks masih tinggi dikalangan kaum wanita Indonesia.


Untuk itu pemerintah kota Payakumbuh bersama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) cabang kota setempat, mengadakan kegiatan sosialisasi dan deteksi dini penyakit Kanker Serviks gratis dengan metode pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA).


Acara pembukaan yang dilangsungkan di Balai Adat Kenagarian Payobasuang, Kelurahan Payobasuang, Payakumbuh Timur, Sabtu (22/4) pagi itu, dihadiri oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Elzadaswarman.


Selain itu dihadiri pula oleh Kepala Bagian Kesra, Ipendi Muis, Camat Payakumbuh Timur Kefrinaldi, Kepala BPJS Payakumbuh, Dahidin, Sekretaris Diskominfo Deldi, Kabid Kesehatan Masyarakat Hefi Suryani, Lurah Payobasuang Irwan Suwandi, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Nela Fatma, petugas kesehatan dari puskesmas Tiaka dan Aia Tabik, dan ibu-ibu peserta acara pemeriksaan pagi itu.


Kadis Kesehatan Elzadaswarman, dalam pidato sambutannya memberikan apresiasi kepada BPJS atas terlaksananya acara ini.


"Pemko Payakumbuh sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi sesuai dengan visi dan misi Walikota, bahwa masalah kesehatan merupakan prioritas utama pembangunan yang menjadi perhatian. Apalagi menurut undang-undang semua masyarakat terjamin pemeliharaan kesehatannya oleh Negara dengan sebuah sistem BPJS/JKN ini", ungkap Elzadaswarman.


Dikatakan Elzadaswarman, bahwa upaya pencegahan dari segala bentuk penyakit adalah tindakan yang sangat penting, sebab apabila sudah terlambat, upaya pengobatan dan penyembuhan memerlukan pembiayaan yang sangat besar baik dari segi biaya dan waktunya.


“Dinas kesehatan kota Payakumbuh dalam menjalankan tugas dan fungsinya berupaya agar warga kota dapat hidup dengan taraf kualitas kesehatan yang baik. Untuk itu upaya memelihara kesehatan, dan pencegahan terhadap serangan bibit penyakit perlu diprioritaskan sebelum terkena penyakit.


Sebab upaya pencegahan akan lebih baik dari pada pengobatan, sebab hal ini tidak akan menjadi beban bagi siapa saja.  Adakalanya kalau sudah terkena penyakit, begitu banyak biaya yang dikeluarkan bahkan seseorang yang kaya rayapun bisa jatuh miskin.


Melalui kegiatan yang diprakarsai oleh Lurah Payobasuang bersama TP-PKK keluarahannya ini, akan kita duplikasi ke kelurahan lainnya, bahwa upaya pencegahan terhadap serangan penyakit sangat bermanfaat seperti halnya pemeriksaan terhadap kanker serviks ini”, ungkap Kadis Kesehatan.


Kemudian Elzadaswarman menambahkan bahwa program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program pemerintah yang harus kita dukung, dengan mengajak warga masyarakat yang belum bergabung dengan BPJS untuk segera mendaftarkan keluarganya.


“Kami mengajak kepada warga masyarakat Payakumbuh untuk segera bergabung dengan BPJS, karena ini merupakan jaminan kesehatan bagi siapa saja. Apalagi dengan bergabungnya kita dengan jaminan kesehatan BPJS, akan memudahkan siapa saja dalam mengurangi beban biaya saat berobat”, ujar Elzadaswarman.  


Senada dengan Kadis Kesehatan, Kepala BPJS Payakumbuh, Dahidin, mengatakan bahwa kegiatan JKN ini merupakan program Nasional. “Menurut undang-undang negara harus berupaya memberikan layanan kesehatan yang baik dan layak kepada seluruh masyarakat, seperti halnya BPJS kesehatan ini“, jelas Dahidin.


Sehubungan dengan kegiatan hari ini, sosialisasi dan pemeriksaan serta deteksi terhadap kanker serviks tersebut, dikatakan Dahidin, juga merupakan bahagian dari program BPJS secara nasional dan diberikan dengan cuma-cuma.


"Kegiatan pemeriksaan dan deteksi dini kanker serviks merupakan bagian dari program BPJS secara nasional dan tanpa dipungut biaya sama sekali, hal ini dilakukan adalah sebagai upaya preventif. Agar kita dapat mengetahui sedari awal tentang gejala penyakit yang menyerang leher rahim", ungkap Dahidin.


Dan Dahidin mengucapkan terimakasih serta kerjasama dengan pemerintah daerah kota Payakumbuh, terkhusus kelurahan Payobasung atas dukungannya dalam acara ini.


"BPJS sangat berterima kasih atas dukungan dari pemerintah kota Payakumbuh secara umum terutama Dinas Kesehatan dan Kelurahan Payobasuang atas terlaksananya acara ini", pungkas Dahidin.


Sementara itu Lurah Payobasuang, Irwan Suwandi yang merupakan salah satu lurah terbaik kota Batiah, menginformasikan, bahwa kegiatan ini sebenarnya adalah gagasan pihaknya dalam rangka memberikan informasi dan pengetahuan kepada warga tentang kesehatan terutama Ibu dan kaum wanita.


“Selain digagas oleh pihak Kelurahan, sosialisasi dan pemeriksaan ini digawangi juga oleh  TP-PKK Kelurahan Payobasuang yang dipimpin dr Silvi. Dan untuk untuk acara sosialisasi, BPJS mendatangkan narasumber seorang dokter ahli kandung, dr Nike Sp.OG. Dengan target peserta yaitu sejumlah 200 orang kaum ibu di kelurahan ini, kata Irwan Suwandi, finalis lurah terbaik tahun ini. (Bayu)
Share:

Menghadapi Ancaman Bencana Longsor dan Banjir BNPB Gelar Rapat Persiapan Kontinjensi

Limapuluh Kota,SS-Perhatian semua pihak, utamanya pemerintah pusat, terhadap kabupaten Lima Puluh Kota dalam menghadapi penanggulangan bencana melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) cukup tinggi.


“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui BNPB yang telah memberi kepercayaan dan mendampingi kami dalam tanggap darurat bencana banjir dan longsor, awal bulan maret 2017 kemaren,”ujar Bupati Lima Puluh Kota diwakili Sekdakab H. Yendri Tomas ketika pembukaan rapat prersiapan penyusunan rencana kontinjensi menghadapi ancaman bencana banjir dan longsor Lima Puluh Kota, di aula dinas Kesehatan, Selasa (25/4).


Dijelaskan H. Yendri Tomas, perhatian pemerintah pusat kepada Lima Puluh Kota pada momen ini, kami menyadari, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana,  BPBD adalah Garda terdepan dalam penggulangan bencana. 


Ditambah lagi, kondisi geografis kabupaten Lima Puluh Kota, terdiri dari bukit dan lembah yang rentan terhadap bencana banjir, longsor dan angin puting beliung.



UU Nomor 24 tahun 2007, tentang penanggulangan bencana, telah mengamanatkan, bahwa pemerintah, baik pusat maupun daerah, memegang tanggung jawab utama penyediaan bantuan kemanusiaan kepada orang yang membutuhkan, di dukung oleh masyarakat nasional dan internasional.


Kontijensi, suatu proses sama pentingnya dengan rencana, karna hasil dari kontinjensi yang berfaedah itu datang dari proses. Proses perencanaan yang baik akan menghasilkan rencana yang baik.


Perencanaan kontijensi harus mencakup proses pengaturan awal, sehingga bisa membuat strategi dan prosedur dalam menanggapi potensi krisis kedaruratan yang akan terjadi adalah skenario, tanggung jawab, data,  informasi, pengaturan dan kebutuhan.


Dalam kesiapsiagaan perlu perencanaan kontijensi untuk setiap jenis bencana, berpedoman pada bencana yang ada di kabupaten Lima Puluh Kota, maka kontijensi bencana dan bahaya yang mengancam seperti banjir dan longsor.


Pentingnya kontijensi adalah untuk meminimalisir dambak bencana dan sebagai acuan dalam mengambil keputusan. Sehingga dalam keadaan darurat, tindakan cepat dan efektif dapat terwujud apabila sudah tersedia sebelum bencana terjadi secara terkoordinasi dan berkelanjutan untuk kedaruratan.


“Harapan kami semoga rencana kontijensi di kabupaten Lima Puluh Kota bersama unsur terkait, baik vertical-horizontal dan lintas sektoral dapat terlaksana dengan baik dan lancar sebagaimana dalam tindakan dan pengambilan keputusan untuk Lima Puluh Kota masa yang akan datang, “ujar Yendri Tomas yang juga selaku kepala BPBD Lima Puluh Kota.


Pada kesempatan yang sama kepala pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lima Puluh Kota, Nasriyanto, mengatakan, rapat ini merupakan kegiatan dari BNPB yang dilaksanakan di kabupaten Lima Puluh Kota, dengan mengikutsertakan beberapa OPD terkait, Polres Lima Puluh Kota, Kodim 0306 dan dengan nara sumber dari pihak BMKG diwakili Kasi Obeservasi BMKG Staklim Padang Pariaman  Rody Yunus.


Sedangkan unsur pengarah dari pihak BNPB dihadiri Dr. Fuad Darwis. MPH, fasilitator kebencanaan direktorat kesiapsiagaan BNPB Nanag Suharto dan staf direktorat kesiapsiagaan BNPB dihadiri Kastelia Medina.


Kegiatan yang digelar secara bersama-sama  dengan OPD dan lembaga terkait, serta Ormas ini, salah satu instrumen perencanaan untuk memastikan masa depan yang lebih baik, dalam menghadapi berbagai risiko bencana apa yang disebut dengan perencanaan kontinjensi (contingency planning).


Berbagai ahli yang bergerak dalam isu perubahan iklim, memprediksikan, dengan adanya fenomena perubahan iklim risiko terjadinya bencana akan semakin meningkat ke depannya. Perencanaan pada hakikatnya adalah alat yang digunakan untuk memastikan masa depan yang lebih baik.


“Masa depan yang lebih baik, dicirikan dengan kesiapan untuk menghadapi bencana, kemampuan untuk meminimalisir dampak bencana, dan kemampuan pulih dengan baik, baik itu bagi entitas sosial atau pun sebuah sistem. Semoga rapat ini membuahkan hasil maksimal, “harap Nasriyanto. (Bayu) 

Share:

Dinas Koperasi UMKM Payakumbuh Gelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi Dan KUD

Payakumbuh,SS–Kepala Dinas Koperasi dan UMKM kota Payakumbuh Hj. Dahler. SH dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini di gelar selama tiga hari, dimulai Selasa 25-04-2017 sampai Jumat 28-04-2017. Penyelengaraan pelatihan manajemen koperasi merupakan prinsip yang penting dalam meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan anggota dan memperkuat solidaritas dalam mewujudkan tujuan koperasi, kata Dahler.

“Pelatihan ini dilakukan secara rutin setiap tahunnya, yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan pengurus atau pengelola koperasi dalam mengelola koperasi, dapat menjalankan koperasi dengan baik, dapat meningkatkan kemampuan administrasi dengan tertib dan dapat membuat laporan pertanggung jawaban setiap tahunnya sehingga RAT dapat dilaksanakan tepat waktu," jelas Dahler.

Sementara itu, Kabid Koperasi Ezi Elfiwaty, mengatakan, “pelatihan manajemen pengelolaan koperasi serta KUD menjadi salah satu faktor utama dalam pembinaan dan pengembangan koperasi, karena keberhasilan atau kegagalan koperasi banyak bergantung pada tingkat pendidikan yang dampaknya akan meningkatkan kesadaran dan partisipasi anggota,” sebutnya.

“Karena itu pelatihan ini sangat diperlukan untuk memberikan bekal yang memadai kepada anggota agar anggota dapat berperan secara aktif dan dinamis, ” kata Ezi.  

Doni Ubany SE. MM selaku narasumber dari Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Barat, mengatakan, untuk hari ini kita jelaskan mengenai usaha simpan pinjam, karena koperasi pada umumnya bergerak di usaha simpan pinjam, usaha simpan pinjam koperasi harus memperoleh izin usaha dari pemerintah. Dan untuk memperoleh izin usaha simpan pinjam, koperasi simpan pinjam harus memenuhi persyaratan tertentu, sebut Doni.

Kegiatan usaha pinjam koperasi meliputi penghimpun dana, pemberian pinjaman anggota, calon anggota, koperasi lain dan anggotanya. Koperasi simpan pinjam dilarang melakukan investasi usaha pada sektor rill, jelas Doni.  (Bayu)
Share:

Riza Falepi Silaturahim Dengan Perantau Minang YMBI

Payakumbuh,SS-Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, ST. MT gelar silaturahim bersama perantau yang tergabung dalam Yayasan Minang Bandung Indonesia (YMBI) di pandopo Rumah Dinas Walikota Payakumbuh, Senin (24/4). Dalam suasana yang penuh keakraban dan kekeluargaan itu, Riza bersama puluhan pengurus dan anggota YMBI nampak bernyanyi dan bergembira bersama. 



Ketua YMBI Hendry Harmen mengatakan, YMBI awalnya adalah sekumpulan alumni minang yang dulu kuliah di Bandung. Sebagian besar adalah alumni ITB. Aktifitas YMBI meliputi pemberian bea siswa, bantuan bencana, hingga promosi wisata Sumbar. Terakhir YMBI bekerjasama dengan Pemprov Sumbar menggelar Minangpreneur Festival 2017 untuk mencari 13 orang calon pengusaha muda asal Minangkabau untuk dicarikan investor demi mengembangkan usaha mereka.



"Riza Falepi adalah salah satu warga kebanggaan MB (Minang Bandung). Sudah banyak bukti dan prestasi yang telah ditorehkan.  Kami dukung terus pak Riza untuk bekerja memberikan yang terbaik bagi Payakumbuh," ujar Hendry Harmen. 



Dalam sambutannya Riza mengaku selama ini merasa sangat terbantu oleh jejaring Alumni ITB  yang berada posisi-posisi strategis kementerian. "Jadi bagus juga Alumni ITB banyak menjabat di pemerintahan dan menjadi kepala daerah. Karena kita sudah terbiasa dengan spirit dan etos kerja yang menurut kita biasa dan sudah menjadi standar kita, namun bagi bawahan dan masyarakat itu sudah begitu luar biasa," ujar Riza. 



Terakhir, Riza Falepi menyampaikan terima kasih terhadap dukungan moril rekan-rekan YMBI yang sudah sudi hadir di Payakumbuh. "Ini tentu menjadi dukungan moril bagi kami untuk berbuat yang terbaik untuk negeri kita. Semoga kedepan kita bisa bersinergi. Doakan saya agar selalu diberkahi Allah dalam bekerja," pungkas Riza. (Bayu)
Share:

Lomba Malamang, Meriahkan Hari Jadi Pessel Ke 69 Tahun

PARIWARA PEMKAB PESSEL

PESSEL-Pesisir Selatan Baralek Gadang, Festival Langkisau salah satu acara yang sangat meriah dimerihakan dengan bermacam-macam perlombaan salah satunya tradisi malamang, dalam acara Festival Langkisau tersebut diperkirakan Sebanyak 30 ribu pengunjung menyaksikan Festival Langkisau yang digelar mulai 16 April  2017. Agenda tahunan pariwisata itu telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Irwan Prayitno diwakili Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian, Minggu (16/4) di Pantai Carocok Painan.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pessel yang juga selaku Panitia Pelaksana, Zefnihan mengungkapkan, pihaknya memperkirakan sebanyak 30 ribu pengunjung akan menyaksikan Festival Langkisau 2017. Para pengunjung tidak hanya datang dari dalam, tetapi juga luar provinsi seperti Riau, Jambi, Bengkulu dan lainnya.

Ia menambahkan, Festival Langkisau merupakan salah satu bentuk kegiatan Pemkab Pessel dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya, sekaligus berdampak postifi terhadap perekonomian masyarakat.Kepala Dinas Pariwisata Sumbar,  Oni Yulfian dalam kesempatan itu mengapresiasi pelaksanaan Festival Langkisau yang rutin digelar setiap tahunnya. Itu merupakan bukti keseriusan Pemkab dalam mengembangkan potensi wisata dan budaya yang ada."Kita semua tahu,  Pesisir Selatan sangat dikenal dengan keindahan alam dan budayanya. Untuk itu kita berharap agar Festival Langkisau yang menampilkan berbagai potensi daerah, seni dan budaya tetap digelar setip tahun," pintanya.

Sementara Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni  menyatakan, Festival Langkisau merupakan agenda penting dalam rangka mengembangkan potensi wisata dan budaya, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan baik dalam maupun luar negeri."Saya atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan atas kelangsungan kegiatan ini. Semoga event ini berdampak positif bagi kemajuan pariwisata Pesisir Selatan kedepan," ulasnya.

Dalam acara Festival Langkisau tersebut Sebanyak 20  nagari di kecamatan IV Jurai Pessel melaksanakan kegiatan malamang bersama dalam memeriahkan Hari Jadi Pessel ke 69, kegiatan malamang tersebut dilaksanakan di lapangan voly Rangeh Gadang Sago kecamatan IV Jurai Pessel,Kamis (20/4).

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni merespon positif kegiatan malamang yang dilakukan oleh perangkat nagari IV Jurai tersebut, bahkan mengajak masyarakat agar  budaya malamang sebagai  warisan orang tua perlu dilestarikan di setiap nagari,kemudian  bupati memberikan apresiasi  kepada camat IV Jurai Pessel  Salman Alfarisi yang telah mampu  merangkul nagari melakukan kegiatan  malamang basamo dalam mengisi  alek gadang ulang tahun daerah Pessel Selatan 2017 ini .

Menurutnya, Pada tahun 2018 mendatang, kegiatan malamang dapat diperlombakan  dengan peserta antar kecamatan di Pessel, Kita berharap nanti Pessel bisa mendapatkan rekor Muri, malamang terpanjang dan terbanyak, jenis masakan ini  selain untuk komsumsi keluarga juga mempertahankan warisan orang  tua agar tidak hilang ditelan masa dan terus untuk dikembangkan.

Setiap peserta  menampilkan 20 batang  sampai 40  batang lamang yang dimasak bersama oleh perangkat nagari dalam satu hamparan, lamang merupakan jenis makanan yang terbuat dari beras ketan yang telah diberi bumbu masak serta  air santan kelapa, bahan makanan ini dimasukan kedalam buluh bambu yang di dalamnya sudah dilapiskan dengan daun pisang, beras ketan yang sudah diberikan bumbu masak tersebut dimasak dengan cara dipanaskan dengan  bara api sampai matang .

Salah seorang peserta dari Nagari Sago-Salido Pessel Warni merasa banga, melalui kegiatan malamang bersama ini, setidaknya juga akan dapat berbagai pengalaman dan pengetahuan tentang cara membuat lamang yang enak,selama ini tradisi malamang biasanya dilakukan oleh masyarakat ketika  menyambut hari besar islam,acara kematian  dan lainnya, masakan ini  digunakan  sebagai bahan makanan dengan rasanya yang gurih dan enak,bahan makanan ini  salah satu jenis makanan yang disukai oleh masyarakat.(*)
Share:

Puskesmas Padang Karambia Inovasi Layanan Klinik Berhenti Merokok

Payakumbuh,SS–Kemajuan sebuah pemerintahan sebagai aparat layanan masyarakat, salah satunya dapat diukur dengan lahirnya inovasi-inovasi yang berlian dalam layanan publik. Hal ini kembali ditunjukkan oleh Walikota Payakumbuh, Riza Falepi dalam ajang Lomba Inovasi Layanan Publik yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan RI) di Jakarta. 


Giliran Puskesmas Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan unjuk gigi di antara lebih dari 3054 institusi layanan yang ikut dalam ajang inovasi layanan publik tingkat Nasional ini. Penilaian sudah dimulai sejak tahun 2016 lalu dengan diawali kunjungan Tim Penilai dari biro Organisasi Gubernur Sumbar, tim Oombudsman, dan PWI yang ditunjuk oleh Menpan RI.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Elzadaswarman saat dihubungi SS via selulernya, inovasi layanan publik yang diusung Puskesmas Padang Karambia ke tingkat Nasional adalah layanan Klinik Berhenti Merokok (KBM). Terbilang sudah 16 orang di tahun 2017 ini yang telah berhasil berhenti dari kecanduan akibat rokok. Klinik ini buka setiap hari Selasa dan Kamis pada jam pelayanan puskesmas, sebutnya. 


Dan Alhamdullillah, upaya ini membuahkan hasil positif, dari 3054 proposal unit pelayanan daerah yang dikirim oleh masing-masing Kabupaten/Kota se-Indonesia, layanan Klinik Berhenti Merokok Puskesmas Padang Karambia masuk dalam TOP 99 unit terpilih yang diunggulkan bertarung di tingkat Nasional, sesuai dengan Keputusan Menpan dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 tahun 2017, jelas Elzadaswarman. 


Dijadwalkan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, didampingi Dinas Kesehatan, Elzadaswarman, SKM.MPPM, dan Kepala Puskesmas Padang Karambia, Liza Hanafiah, SKM akan melakukan expose di hadapan tim penilai Nasional Inovasi Layanan Publik pada 2 Mei 2017 di Gedung Kemenpan RI, Jl Sudirman sekitar area Blok M Jakarta. 


Dijelaskan Elzadaswarman, layanan Klinik Berhenti Merokok di Puskesmas Padang Karambia ini sudah mulai berjalan sejak tahun 2015 yang lalu, klinik ini juga tersedia di 7 Puskesmas lain di Payakumbuh. Giliran puskesmas ini yang akan mewakili puskesmas se-Payakumbuh sekaligus mewakili Sumatera Barat di ajang tingkat Nasional ini. "Semoga saja layanan inovatif Kota Payakumbuh ini dapat menjadi pembelajaran yang bermanfaat pula bagi puskesmas lainnya di Indonesia,” sebutnya.


" Klinik Berhenti Merokok, akan menjadi alternatif solusi yang terbaik bagi para ahli  hisap olahan tembakau yang sulit berhenti. Kuncinya hanya kemauan keras dari perokok untuk berhenti,” pungkas Elzadaswarman. 


Liza Hanafiah, kepala Puskesmas Padang Karambia saat dihubungi juga menyampaikan bahwa " layanan KBM ini syarat dengan kunjungan pasien, layanan yang dikelola oleh Marsiswati, AmD Keb, salah seorang bidan puskesmas ini buka setiap hari Selasa dan Kamis dengan sistem kunjungan rujukan dari Klinik PTM (Penyakit Tidak Menular),” pungkasnya. (Bayu) 
Share:

Payakumbuh, Ambulance Gratis Antar Jemput Puskesmas Lamapsi

Payakumbuh,SS–Perempuan memiliki hak mendapat layanan persalinan berkualitas dan layak diperjuangkan. Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada perempuan, bertepatan dengan Hari Kartini, dr Harika Putra, Kepala Puskesmas Lampasi launching program baru yang diberi nama "ANJALI" di halaman Puskesmas, Sungai Durian Lamposi Tigo Nagari, Jumat, (21/4).

ANJALI adalah layanan antar jemput persalinan yang disiapkan Puskesmas Lampasi untuk memudahkan akses masyarakat terutama para ibu yang akan melahirkan untuk mendapatkan layanan tanggap bersalin oleh petugas. Puskesmas Lampasi menyiapkan siaga Ambulance yang akan menjemput ibu bersalin langsung ke rumahnya, jelas Harika Putra. 

Untuk mendapatkan layanan ini, cukup menghubungi HP Call Center Puskesmas Lampasi, 0852 6571 2515 yang akan siaga selama 24 jam. Layanan ANJALI diberikan untuk masyarakat secara cuma-cuma, alias gratis, sebut Harika. 

Bukan hanya penjemputan dari rumah pasien saja, namun setelah persalinan selesai, ANJALI juga siaga untuk mengantar pasien bersama buah hatinya kembali ke rumah tinggal mereka. "Mudah-mudahan program baru ini bisa memberikan semangat baru bagi kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat", harap dr Harika.

Sementara itu, Sefni (42) warga Sungai Durian mengatakan, “semoga program Anjali benar – benar difungsikan sebagai layanan antar jemput persalinan dan jangan sampai masyarakat dikecewakan,” simpulnya. (Bayu)  
Share:

GSB Payakumbuh Kali Ini Diisi Dengan Taklim Qur’an

Payakumbuh,SS-Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) telah diprogramkan pemerintah kota Payakumbuh masih berjalan dengan baik. Buktinya tim 1 yang dipimpin Walikota Payakumbuh bersama kepala Kankemenag, Jum’at (21/4) kunjungi Masjid Al Makmur Kelurahan Nunang Daya Bangun Kec. Payakumbuh Barat. 

Berbeda dari biasanya, usai sholat Subuh berjamaah, biasanya dilaksanakan tausiyah oleh tim GSB, namun pagi ini agak berbeda, karena diisi dengan taklim Qur’an. Hal ini karena tim GSB mengikuti jadwal rutin masjid setempat yang telah tersusun rapi.

Tampak hadir dalam kegiatan di Shubuh itu, Walikota Payakumbuh diwakili staf ahli Advidel Arda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mediar Indra, Kepala Bagian Protokoler dan Dokumentasi, Firdaus, unsur kementerian agama serta jamaah masjid.

Taklim yang dipimpin seorang jamaah yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang di pasar Payakumbuh, yaitu H. Parwin yang mengambil tema Persiapan Jelang Ramadhan dengan Peningkatan iman dan taqwa.

"Taklim ini telah berjalan selama satu bulan belakangan dan kita mengkaji ayat per ayat dari kita suci ini (Al Quran- red). Dan sedangkan jadwalnya tergantung kesepakatan jamaah yang ada di masjid iji", ungkap Parwin di depan Walikota dan jamaah pagi itu.


“Allah menilai syirik sebagai dosa besar yang tempatnya neraka jahanam, kelak. Hindari jimat-jimat. Berbakti kepada kedua orangtua walaupun mereka sudah meninggal dunia, jasa orangtua tidak bisa terbalas oleh anak. Dan celakalah seorang anak yang durhaka kepada kedua orangtuanya. Allah Maha pemberi rezeki, jadi jangan kwatir takut miskin kalau melahirkan keturunan, karena itu adalah amanah Allah," terang H. Parwin. 

Edvidel Arda yang pagi itu didaulat mewakili Walikota Payakumbuh menyambut baik dan apresiasi kegiatan rutin yang dilaksanakan jamaah Masjid Al Makmur.

“Sejak tahun 2016 hingga saat ini, Tim Gerakan Subuh Berjamaah yang didalamnya sudah kami siapkan pentausiyah dari kankemenag, baru kali ini kunjungan kami disuguhi Taklim Quran, membedah isi dan makna ayat Al quran secara mendalam, ”kata Edvidel. 

Menyaksikan kegiatan positif ini, disamping shalat subuh berjamaah, kita juga mendapatkan peningkatan pemahaman ilmu Quran. Pertahankan dan kita lestarikan kegiatan ini”, kata Edvidel dalam sambutannya. (Bayu) 

Share:

Wulan Denura : Dukungan Moral Anis-Sandi Berbuah Sukses

Payakumbuh,SS-Dukungan moral dan loyalitas anggota DPRD kota Payakumbuh, khususnya dari Partai Gerindra terhadap pasangan Gubernur DKI Anis Rasyid-Sandiaga Salahudin Uno nomor urut 3, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada), Rabu (19/4) kemarin, tidak sia-sia.

Salah seorang anggota DPRD kota Payakumbuh dari Partai Gerindra Wulan Denura, S.ST kepada sejumlah wartawan di Payakumbuh, Sabtu (22/4), mengatakan, pasangan Anis-Sandi didukung oleh beberapa elit partai diantaranya Partai Gerindra. Kemenangan yang diraup pasangan Anis-Sandi untuk 5 tahun ke depan Insya Allah akan memberikan harapan baru untuk warga DKI.
  
Kedatangan seluruh anggota DPRD dari Partai Gerindra ke Jakarta, yang berjumlah lebih kurang 2000 orang, dalam rangka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan ikut berpartisipasi dalam bentuk mengajak warga minang untuk memilih pasangan Anis-Sandi, Alhamdulillah sukses, akhirnya warga DKI memiliki pemimpin baru dengan semangat baru.

Dijelaskan bendaharawa DPC Partai Gerindra kota Payakumbuh itu, sebagai kader partai kita harus loyal kepada aturan dan perintah partai, makanya seluruh anggota DPRD kota/kabupaten dan propinsi kompak memadati ibu kota Indonesia sebelum hari H dan sesudah Pilkada.

Berbicara soal Pilkada DKI, tentu ada kaitannya dengan kota Payakumbuh, salah satu contoh, program yang diusung pasangan Anis-Sandi yakni masalah pembiayaan perumahan rakyat. Persoalan tersebut perlu kita jadikan cermin. Jika program tersebut sukses, tentunya perlu pula kita terapkan di Payakumbuh dan banyak lagi program-program Anis-Sandi yang dapat ditiru warga Payakumbuh.

Selama proses Pilkada, dari awal hingga penghitungan suara, kami melihat kerja keras ketua umum Partai Gerindra, bapak Prabowo Subianto bersama tim pemenangannya terus meningkat hingga ke tingkat puncak, dengan membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Ternyata pasangan yang diusung Gerindra bersama koalisinya menang.
                                                            
“Untuk itu, kami dari Partai Gerindra kota Payakumbuh mengucapkan selamat kepada pasangan Anis-Sandi dan terima kasih kepada warga minang yang berada di DKI yang telah ikut berpartisipasi mensukseskan Pilkada DKI, “ujar Wulan.

Terpisah, ketua DPC Partai Gerindra H. Nusirwan yang juga ikut berpartisipasi memberikan dukungan moral kapada pasangan Anis-Sandi ke Jakarta, kepada sejumlah wartawan via telepon genggamnya, Sabtu (22/4), mengatakan, buah kesuksesan yang dipetik pasangan Anis-Sandi dalam Pilkada DKI merupakan motivasi bagi anggota DPRD kota Payakumbuh, utamanya dari partai Gerindra.

“Harapan kita kepada anggota DPRD kota Payakumbuh dari partai Gerindra untuk terus meningkatkan kinerjanya, memperjuangkan nasib rakyat dan terus menyikapi aspirasi masyarakat, “harapnya. (Bayu)
Share:

Kelurahan Payobasung Wujudkan Program Gerakan Seribu Jamkeskel

Payakumbuh,SS–Lurah Payobasung, Irwan Suwandi. SN, S.IP, saat ditemui SS di kantornya,  Kamis (20/4) menjelaskan, dengan luas wilayah 427,9 Ha dan jumlah penduduk 2.213, Kelurahan Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh berupaya untuk mewujudkan visinya menjadikan Masyarakat Kelurahan Payobasung yang Sehat, Cerdas, Beriman, dan Bertaqwa Menuju Kelurahan Payobasung yang Mandiri, Maju, dan Sejahtera, sebut Irwan.


Satu inovasi unggulan yang sedang dan telah dilakukan di Payobasung untuk mewujudkan masyarakat yang sehat tersebut, yaitu Gerakan Seribu (Gebu) Payobasung/Jamkeskel. Program ini dimaksudkan untuk menanggulangi beban biaya kesehatan masyarakat, khususnya masyarakat tidak mampu yang tidak memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah. Bagi masyarakat yang kurang mampu dan belum memiliki kartu jaminan kesehatan, didaftarkan secara mandiri ke kantor BPJS dengan biaya pendaftaran ditanggung sebagian oleh pihak Kelurahan dan masyarakat mampu yang ada di kelurahan tersebut maupun dari para perantau Payobasung yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, jelas Irwan.


“Selain memungut seribu rupiah per keluarga per bulan, saat ini kita lebih mengandalkan bantuan dari penduduk Payobasung yang mampu secara ekonomi yang tinggal di kampung. Mereka tidak lagi terpaku membantu seribu rupiah setiap bulan, namun lebih dari itu. Di samping bantuan dari perantau Payobasung yang banyak tersebar di berbagai daerah,” pungkas Irwan.


Jumlah penduduk miskin yang tidak memperoleh kartu jaminan kesehatan dari pemerintah dan dimasukan dalam Program Gebu Payobasung/Jaminan Kesehatan Kelurahan (Jamkeskel) sebanyak 40 (empat puluh) jiwa. “Inovasi ini terwujud berkat kerjasama Pemerintahan Kelurahan Payobasung dengan LPM, RW, RT, PKK, tokoh masyarakat Payobasung, baik yang di kampung, maupun yang dirantau. Mudah-mudahan program ini tetap lancar dan lestari,” harapnya. (Bayu)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.