Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ February 2017 ~ Sorot Sumatera

DPRD Kota Padang Kunjungan Lapangan Ke Dinas TRTB

PADANG,SOROTSUMATERA-Komisi III DPRD Kota Padang yang dipimpin Ketuanya, Zulhardi Z Latif dan Koordinatornya Wahyu Iramana Putra melakukan kunjungan lapangan guna meninjau secara lansung kegiatan SKPD mulai dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.

Kunjungan ini bertujuan mengetahui kegiatan memaksimalkan kinerja SKPD sebelumnya yang sekarang menjadi Perangkat Daerah. Ketertinggalan kinerja SKPD sebelumnya yang bernama Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota Padang akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2017.

Hal ini sangat berguna untuk mengevaluasi kegiatan SKPD sejauh mana penggunaan anggaran yang telah diserap dalam memfasilitasi kepentingan masyarakat Padang.

Dari Hasil Hearing dan tinjauan lapangan tersebut nantinya bakal disampaikan dalam Rekomendasi  dalam kunjungan tersebut diantaranya pembebasan tanah di kawasan Maransi Tunggul Hitam dengan tidak satunya visi Pemko dengan Bazda tentang bedah rumah, jelas Wahyu Iramana Putra. (ss)
Share:

DPRD Palembang Kunjungi DPRD Kota Padang

PADANG, SOROT SUMATERA-Kunjungan rombongan dari DPRD Kota Palembang diterima oleh Kabag Administrasi, Yuska Librafortunan mewakili Sekwan. Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, M Adiansyah dari Fraksi Golkar sebagai Koordinator Komisi IV DPRD Kota Palembang. Komisi yang membidangi pendidikan, kesehatan pariwisata dan kesra.


Melakukan berbagai persiapan serangkaian pengalihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari kabupaten/kota kepada provinsi. Salah satunya, mempercepat penuntasan proses verifikasi yang terdiri dari pendataan aset, jumlah guru dan kelengkapan lainnya. Semua proses yang berkaitan dengan administrasi berita acara tersebut dijadwalkan sudah diserahkan dari bupati/walikota.



Berdasarkan Propemperda 2017, belum ada perda terkait perpindahan kewenangan SMA dan SMK ke Pemerintah Provinsi menyangkut guru, siswa dan aset. (ss)

Share:

Ketua DPRD Kota Padang Legowo, Serahkan Pimpinan Rapat Pada Muhidi

SOROT SUMATERA, PADANG- Skors rapat paripurna DPRD Kota Padang tentang Keputusan Badan Kehormatan dicabut oleh Ketua DPRD Kota Padang, Erisman. Namun Maidestal Hari Mahesa interupsi agar rapat paripurna tersebut tidak dilanjutkan.

Pada paripurna sebelumnya dia sempat melontarkan bahwa Erisman ibaratnya seorang 'terdakwa' atau terlapor dalam sebuah pengadilan pada rapat paripurna hari  ini. Disarankan janganlah Erisman jangan sampai memimpin rapat paripurna karena yang bersangkutan merupakan terlapor dalam kasus ini. Kemudia Erisman dengan legowo menyerahkan pimpinan rapat paripurna pada Wakil Ketua  DPRD Kota Padang, Muhidi.

Muhidi pun meneruskan rapat paripurna tentang rekomendasi BK dan mengatakan rapat paripurna dilanjutkan dan skors dicabut karena rapat tidak memenuhi kuorum. Hal itu sudah mengacu pada Tata Tertib DPRD Kota Padang dan sama_sama dipahami serta secara bersama bermaksud menindaklanjuti rapat paripurna. Diminta pendapat anggota dewan sehubungan lanjutan rapat paripurna tadi.

Sampai hari ini Erisman sebagai Ketua DPRD Kota Padang secara de facto dan de yure. Saya salut juga atas kedewasaan beliau dalam berpolitik bisa memimpin rapat.
Maidestal kembali menginterupsi bahwa rapat paripurna ini dianggap tidak ada karena banyak anggota dewan yang tidak bisa hadir di sini.

Penjelasan Maidestal tersebut saya tangkap maknanya, kata Muhidi. Aturan apapun tidak ada mengatur terlapor tidak bisa memimpin rapat psripurna.
' Sesuai pasal 78 Tata Tertib DPRD Kota Padang, jika forum tidak tercapai maka kami siap diputuskan mau diteruskan atau ditutup kata Azirwan.

Kemudian Jumadi mengatakan rapat paripurna tidak bisa dilaksanakan karena anggota dewan takut kalau ada apa_apa karena gedung bundar dikelilingi oleh Polisi dan PP.
Azirwan tidak terima jika anggota dewan tidak bisa masuk.
Wahyu Iramana Putra yang mengusulkan rapat ini BK tapi anggota BK yang hadir cuma Jumadi. Saya minta rapat ini ditunda.Lagi_lagi Azirwan tidak setuju karena sudah terpenuhi isi pasal 148 Tata Tertib DPRD sudah terpenuhi dan usulan anggota dewan terdahulu tidak bisa diterima.

Muhidi selaku Pimpinan rapat paripurna mengatakan sesuai dengan Tata Tertib DPRD Kota Padang jika dua pertiga dari seluruh anggota dewan tidak hadir dalam pengambilan keputusan maka persyaratanya tidak terpenuhi maka segala rapat paripurna ditutup. Ketidakhadiran anggota dewan pada rapat paripurna ini merupakan sikap politik anggota dewan. Semua masalah sudah clear dan marilah kita mulai lagi menjalankan amanah sebagai wakil rakyat Kota Padang.Sebelumnya Fraksi Bulan Bintang walk out dari rapat paripurna ini.(ss)
Share:

Pemuda Pancasila Hadir Untuk Mengawal Paripurna Pembacaan Keputusan Badan Kehormatan

SOROT SUMATERA,PADANG- Sekretaris Pemuda Pancasila Kota Padang, Deni Darlizon menjelaskan kehadiran organisasi ini mengawal rapat paripurna DPRD Kota Padang tentang Pembacaan Keputusan Badan Kehormatan DPRD Kota Padang di Gedung Bundar ini karena merasa terpanggil dan punya hati nurani melihat situasi dan kondisi yang kurang kondusif di Sawahan Nomor 50 Padang ini.
 

Kehadiran anggota PP Kota Padang sebanyak
128 orang karena memang dibatasi karena merupakan perwakilan kecamatan untuk meninjau dan melihat situasi.
 

Mereka terpanggil untuk memantau. Ada dewan yang mempertanyakan kehadiran mereka sampai menghalangi kehadiran anggota dewan hadir pada rapat paripurna, sangat disayangkan oleh Deni.
 

' Ini gedung rakyat dan jangan sampai oknum anggota dewan sampai mengatakan kok ada Anggota PP di sini. Kehadiran ini merupakan aksi damai. Kehadirannya inisiatif melihat perkembangan suasana di DPRD tidak kondusif dan tidak berimbang. Erisman merupakan kader PP. Untuk sementara buang dulu embel_embel Erisman sebagai Ketua DPRD Kota Padang dan hal itu diatur dalam ad art PP.
 

Selaku pimpinan organisasi PP, Deni Darlizon bertindak sudah berkoordinasi dengan Ketua PP Kota Padang. Sudah bertemu dengan Ketua BK DPRD Kota Padang, Ir. H. Yendril. Dari hasil pembicaraan itu, PP menilai BK belum adil dalam menindaklanjuti kasus dan melihat ada tebang pilih di DPRD Kota Padang. Hendaknya alat kelengkapan ini berlaku adil terhadap semua anggota dewan.
 

Semua persoalan yang ada sudah didiskusikan, di bedah dan disimpulkan bahwa mereka harus mengawal rapat paripurna tersebut. (ss)
Share:

Erisman: Kagaduhan Di DPRD Kota Padang Sudah Sangat Menganggu Kinerja Dewan

SOROTSUMATERA,PADANG-Tanggapan Ketua DPRD Kota Padang, Erisman atas kasus yang dihadapinya, setelah dipikirkan dan melihat kondisi yang ada di DPRD Kota Padang sudah sangat mengganggu. 

Kami sering disibukkan oleh maslah individu dan kelompok. Akibatnya kata Erisman, tidak terpenuhi tupoksi karena bagaleboh terus. Siapa yang kuat dan memiliki posisi bargaining maka kepentingan kelompok tersebutlah yang dikemukakan.

Dibalik kegaduhan tersebut maka kelompok mereka yang menikmatinya, kata Erisman. Lebih jauh Erisman menjelaskan bahwa ada anggota dewan yang sudah posisi terdakwa namun tidak ditindaklanjuti Badan Kehormatan. 


Selain itu ada wakil rakyat berpakaian seenaknya dalam rapat paripurna, tetap saja BK tidak menanggapi. Sebagai Pimpinan DPRD Kota Padang, Erisman minta insan pers mengawasi segala tindakan wakil rakyat. Dia menyayangkan suasana DPRD kurang kondusif selama ini belum bisa merima aspirasi masyarakat secara maksimal. (ss)
Share:

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra Dilaporkan Yanty Hasadis Ke Polres Padang

SOROTSUMATERA,PADANG- Giliran Yanthy Hasadis usia 49 tahun warga Kota Tangerang melaporkan Wahyu Iramana Putra usia 50 tahun warga Kota Padang yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Padang ke Polresta Padang dugaan pencemaran nama baik didampingi oleh penasehat hukumnya sesuai LP/366/K/II/2017/SPKT/ UNIT II di Polresta Padang, Minggu tanggal 26 Februari 2017. Penasehat hukumnya terdiri dari Resman Saragih, John Hasibuan dan Amirsyah. Laporan tersebut juga ditujukan pada Yetti Herawati.
 

Mereka datang ke Polresta Padang sekitar pukul 14.00 Wib.
Kejadiannya pada hari Kamis tanggal 16 Februari 2017. Wahyu menghubungi Yanthy dalam perjalanannya menuju rumahnya di Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun. Saat itu di atas mobilnya Wahyu menghubungi lewat hp 081266390752 ke nomor hp Yanthy 081213177535, isi pembicaraannya agar Yanthy menyiapkan uang sebesar Rp. 600 juta untuk 20 orang anggota dewan. Masing_masing anggota dewan mendapatkan uang sebesar Rp. 30 juta.
 

Seandainya Yanthy tidak menyiapkan uang sebesar itu maka Wahyu akan mengagendakan rapat paripurna sebagai akibatnya untuk Erisman yang notabene Ketua DPRD Kota Padang.
Kemudian Yanthy juga melaporkan Yetti Herawati usia 40 tahun sesuai LP/340/K/II/2017/SPKT/ UNIT II di Polresta Padang dugaan pencemaran nama baik, dengan waktu kejadian sekitar bulan Desember 2016 di 
 Hotel Ibis Jalan Taman Siswa Kecamatan Padang Utara.
 

Yetti meminta Yanthy untuk mengirimkan foto_foto Yanthy bersama Erisman dan berjanji  menjamin untuk tidak memberikan pada siapapun. Namun Yetti meminta foto yang lebih vulgar dan foto_foto tersebut muncul di akun facebook milik Reza Sumbar. Laporan tersebut dilanjutkan pada Sat. Reskrim Polresta Padang.(ss)
Share:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Pilkada Payakumbuh

PAYAKUMBUH- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh melakukan Rapat Pleno terbuka hasil Pemilihan
Kepala Daerah 2017 yang baru saja usai beberapa waktu lalu. Adapun tujuan diadakannya Rapat pleno
terbuka, yakni untuk mengumpulkan hasil rekapitulasi suara tingkat kota, penetapan dan
pengumuman hasil, dari pada kandidat Calon Walikota dan Walikota Payakumbuh untuk periode
berikutnya.
 
Ketua KPU Payakumbuh M Khadafi kepada
wartawan mengatakan, sebelumnya pihak penyelenggara telah selesai melakukan rapat pleno di lima kecamatan di Kota Payakumbuh.
Pelaksanaannya sendiri berlangsung sejak tanggal 16 hingga 22 Februari lalu,dan Kamis 23 Februari 2017 di adakan rapat Pleno Terbuka Hasil Pilkada 2017.
 
Dengan adanya rapat pleno tingkat kota ini, ia berharap dapat memberikan hasil yang riil ketengah masyarakat Payakumbuh terkait pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh tahun 2017.


"Kita berharap tentunya suasana kondusif yang telah dimulai dari awal hingga akhir nanti dapat terjaga dengan baik. Para pasangan calon dan tim pendukung juga nantinya dapat menerima hasilnya," katanya.
Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh sendiri diikuti oleh tiga pasangan calon yaitu paslon nomor urut satu (1) Wendra Yunaldi-Ennaidi, paslon incumbent dua (Dua) Riza Falepi-Erwin Yunaz, dan paslon nomor urut tiga (3) Suwandel Muchtar-Fitrial Bachri.


Pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara di saksikan oleh pasangan calon dan di awasi oleh Panitia Pengawas Pemilihan Kota Payakumbuh  dengan kegiatan : a. Penjumlahan data dalam formulir Model DA1-KWK dari seluruh sejumlah 5 (Lima) Kecamatan dalam satu wilayah Kota dan dan di tuangkan dalam formulir Model DB1-KWK.b. Pencatata kejadian khusus dan atau keberatan saksi dengan menggunakan formulir Model DB2-KWK.
 
Selanjutnya sampai selesai rekapitulasi surat suara sampai akhir rapat pleno diperoleh data sebagai berikut :
Pasangan nomor urut 1 : Wendra Yunaldi dan Ennaidi : 11058 suara
Pasangan nomor urut 2 : Riza Falepi dan Erwin Yunas : 24946 suara
Pasangan nomor urut 3 : Suwandel Mukhtar dan Fitrial Bachri : 21174 suara
 
Di sebutkannya, bahwa Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara ini disaksikan langsung oleh masing-masing saksi pasangan calon dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Payakumbuh.
Di sampaikannya bahwa Jumlah Data Pemilih terdaftar dalam DPT berjumlah 84.329,pemilih terdaftar dalam DPPh 56, pemilih Dptb/pengguna KTP elektronik atau surat keterangan 535,jumlah pemilih (1+2+3) berjumlah 84.920.Sedangkan Pengguna hak pilih : Pengguna hak pilih dalam DPT berjumlah 57.407,pengguna hak pilih dalam DPPh 55, pengguna hak pilih dalam DPth /pengguna KTP elektronik atau surat keterangan 535, jumlah seluruh pengguna hak pilih (1+2+3) berjumlah 557.997, sedangkan data pemilih disabilitas /penyandang cacat 142 dan yang menggunakan hak pilihnya 61.


Dan terakhir berita acara rapat pleno rekapitulasi surat suara ini  di tanda tangani oleh komisionir serta saksi pasangan calon 1,2,Jsedangkan saksi paslon 3 tidak mau menanda tangani berita acara tersebut,tetapi meyerahkan beberapa dokumen keberatan.


Selanjutnya KPU Kota Payakumbuh menunggu apakah ada sangketa hasil penghitungan hasil pemilihan sampai dengan tanggal 7 marett melalui lembaga yang telah di tetapkan secara aturan yaitu melalui MK.Dan jika sampai dengan tanggal 7 maret tidak ada sangketa hasil Pilkada maka pada tanggal 8 Maret sampai dengan 10 maret KPU selanjutnya akan menetapkan calon terpilih.Tetapi jika ada sangketa,penetapan akan di adakan maksimal 3 hari setelah keputusan MK ,di sampaikannya juga bahwa rata-rata MK bersidang 45 hari setelah pengaduan,ujar Khadafi selaku Ketua KPU Kota Payakumbuh.(Oyon)
Share:

Lurah Rawang Minta DPRD Kawal Pembangunan Jalan

PADANG, SOROT SUMATERA-Masalah jalan dan banjir diharapkan tahun depan tidak terjadi lagi. Lurah Rawang Kecamatan Padang Selatan mengharapkan wakil rakyat di DPRD Kota Padang dan DPRD Provinsi Sumbar bisa mengawalnya nanti.

Amril Amin menyampaikan usulan tersebut akan ditindaklanjuti dengan memperhatikan urgensinya. Dia melihat usulan dari RW 09 tidak ada dari Pemerintah Kecamatan Padang Selatan, Amril Amin minta hal ini diusulkan setiap hujan selalu banjir. Masyarakat di minta mengkritisi dan memonitor setiap pembangunan fisik karena berasal dari pajak yang dipungut dari masyarakat.

Jangan terjadi lagi seperti pembanguban jalan masih di kawasan ini sudah berlobang setelah seminggu selesai pembangunan. Jika masyarakat diam maka anggota dewan menganggap tidak ada permasalahan. Namun jika masyarakat kritis maka wakil rakyat yang di Gedung Bundar Sawahan akan mengawasi. Sekcam Padang Selatan, Robert Candra Putra mengatakan dengan anggaran terbatas untuk dialokasikan ke arah pembangunan skala prioritas APBD TA 2017 sekitar Rp. 1,3 Triliun. (ss)
Share:

Walikota Padang Panjang Minta Warga Manfaatkan Sampah

PADANG PANJANG, SS – Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) membuka lapak sembako di Jalan Sudirman, Kompi Markas Secata B, Kelurahan Balai-Balai, yang dapat ditukar dengan sampah daur ulang, Selasa, (21/2).


“Sebanyak 2,65 ton sampah daur ulang telah terkumpul untuk kembali diolah. Untuk pengolahan sampah daur ulang ini, kita koordinasikan dengan bank sampah Kota Padang Panjang untuk ditindaklanjuti,“ ujar walikota Hendri Arnis melalui Kabid Pengelolaan Sampah Dinas PKPLH Kota Padang Panjang, Arkes Refagus.


Dari pantauan Metrans di lokasi pengumpulan sampah, selain Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat umum terlihat ratusan pelajar di Kota Padang Panjang ikut menukarkan sampah daur untuk ditukarkan dengan sembako. Untuk sampah daur ulang dikategorikan tiga jenis sampah dengan nilai yang berbeda, diantaranya sampah daur ulang jenis plastik, kaleng dan kertas.


Masing masing sampah tersebut memilih harga jual yang berbeda. Namun, dalam penukaran sampah tersebut, tidak menilai dari jenis sampahnya, akan tetapi dibukanya lapak sembako itu untuk memberikan pemahaman sampah dapat dimamfaatkan kembali.


“Dilaksanakannya pengumpulan sampah daur ulang ini salah satu rangkaian gerakan peduli Sampah Nasional. Selain kegiatan penukaran sampah dengan sembako kita juga menggelar gotong royong (goro) membersihkan sungai di batang air bakarek-karek yang muara airnya mengalir kelaut, goro di setiap kelurahan,” sebutnya.


Dijelaskan, sampah pilah yang telah terkumpulkan, selanjutnya diolah serta proses menjadi alat-alat yang bermanfaat dan bernilai jual, untuk itu diharapkan masyarakat, bisa memilah sampah-sampah rumah tangga, khususnya sampah yang tidak bisa terurai kemudian dibawa ke bank sampah dengan demikian penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir sampah bisa berkurang.


“Kita berharap pelajar dan masyarakat untuk bisa mengganti sampah pilahnya di bank sampah, di acara penukaran sampah dengan sembako yang kita lakukan, juga diberikan reward bagi yang memiliki sampah pilah terbanyak,” terangnya.


Sebagai ketua pelaksana kegiatan Arkes juga menambahkan, pengolahan sampah juga sudah bisa dilakukan di masing masing kelurahan, sehingganya masyarakat dapat langsung memberikan sampah sampah yang sudah di diolah ke bang sampah yang telah disediakan.


“Untuk bang sampah sendiri kita tetap memberikan pembinaan-pembinaan berupa peralatan dan bantuan gedung tempat bang sampah sehingga sampah tersebut bisa dijemput dan diantar langsung oleh masyaraat itu sendiri,” jelasnya.


Lanjut Arkes lagi, untuk pengolahan sampah yang berada di tempat pembuangan akhir sampah di sungai andok juga dipilah kembali sehingga baik sampah basah dan kering diurai kembali, sementara itu khusus untuk sampah tanaman juga akan dipilah lagi sehingga nantinya dapat menjadi kompos yang akan di alirkan ke rumah-rumah warga berada di sekitar tempat pembuangan sampah akhir. (Pulkani/Gito – R)


Share:

Polisi Pamong Praja Padang Panjang Adakan Donor Darah

PADANG PANJANG, SS – Dalam rangka Peringati Hari Ulang Tahun ke 67 Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Padang Panjang, Kamis, (23/2), adakan bakti sosial donor darah di kantor dinas tersebut.


Demikian antara lain disampaikan Walikota Hendri Arnis melalui Plt. Kadis Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Dispol PP Damkar) Alber Dwitra, di ruang kerjanya, Rabu, (22/2).


Disebutkan, kepada masyarakat pendonor agar datang, antara pukul 09:00 s/d 13:00. Seperti biasa bagi masyarakat yang telah mendonorkan darahnya, diberikan makanan bervitamin supaya kondisi pendonor segar setelah mendonorkan darah.


Lebih lanjut disebutkan, pada 13 Maret nanti diadakan upacara di Lapangan Anas Karim. Pada saat itu akan diadakan berbagai macam atraksi dan berbagai pertandingan dan lomba. Seperti pertandingan takraw, lomba kebersihan rumah ibadah. Malah juga ada lomba menarik mobil pemadam kebakaran se Sumatera Barat.(Pulkani/Gito – R)

Share:

DPRD Padang. Sudah Ada Bembatalan Kenaikan Harga

PADANG,TEROBOS - Masih belum stabilnya harga kebutuhan pokok di pasaran Kota Padang Sumatera (Sumbar) Barat ,dinilai kurang adanya pengawasan dari pemerintahan. Padahal untuk komoditi yang saat ini harga pasarannya masih belum stabil sebagian besar pasokannya adalah dari daerah di Sumatera Barat. 

Menyikapi hal itu, anggota DPRD Padang, Dian Angraini dari fraksi Nasdem mengatakan, Alhamdulillah telah ada pengumuman untuk membatalkan harga tetapi, saya tidak tahu untuk harga yang mana.

Ia menyebutkan, "walaupun ada pengumuman membatalkan kenaikan harga, kita berharap harga ini benar - benar  yang berhubungan dengan tiga tuntutan rakyat yakni Sandang, Pangan, Papan. Sementara untuk hari ini di Sumatera Barat (Sumbar) harga untuk kebutuhan pokok masih saja merangkak naik seperti ketapel, " ujarnya.


Seperti Beras dari Rp17 ribu sagantang artian 6 tekong atau 1.5 liter menjadi 26 ribu. Cabe merah dari Rp 20 ribu hari ini dan sudah berlanjut sebulan naik menjadi Rp45 ribu. Ayam potong Rp21 ribu 1 kg menjadi Rp 35 ribu, termasuk sayuran lalidih (kangkung,red) dari  Rp 4 ribu satu ikat menjadi Rp 6 ribu begitu juga harga Sembako lainnya seperti harga daging yang masih tinggi.

Lebihlanjut sebutnya, seperti kita tahu sebagian besar komoditi cabe di Sumatera Barat berasal dari Bukittinggi, Solok, begitu juga halnya komoditi beras. Nah kenapa kenaikan harga yang sangat luar biasa tidak bisa dibendung oleh pemerintah, apakah ada permainan dibalik semua ini, itu kita juga tidak tahu, harusnya instansi terkait bisa mengatasi hal itu, " katanya.


Harapannya  Pemkot, Pemkab dan Pemprov harusnya melakukan pembicaraan tentang hal ini. Tidak sibuk hanya keluar negeri. Karena masyarakat sudah menjerit, banyak hal yang semakin memiriskan dengan melonjaknya harga yang sangat signifikan tersebut.  


Apalagi sudah adanya Perda Ketahan Pangan, yang seharusnya OPD terkait dalam hal ini yakni Dinas Pangan dan Dinas Perdagangan bisa melakukan pengawasan untuk kenaikan harga pangan ini. Juga tidak terlepas pengawasan dari anggota DPRD yang merupakan mitra OPD bersangkutan.

Anggota DPRD juga melakukan fungsi pengawasan atas kinerja mitranya terutama teman sejawat yakni Pemda, Pemkab dan Pemprov, khususnya Kota Pada Sumatera Barat. "Bagaimana mungkin kita adalah penghasil beras dan tanaman buah serta sayuran dan ternak, kenapa harga di daerah kita sendiri lebih mahal dari Jakarta," tuturnya.(bm).

Share:

Dukungan Padang Panjang Pada Ulama Tak Pernah Padam

PADANG PANJANG, SS – Majelis Ulam Indionesia (MUI) adalah mitra pemerintah. Keduanya bersama Ninik Mamak merupakan satu kesatuan dalam falsafah " Tigo Tali Sapilin , Tigo Tungku Sajarangan" . Sudah seharusnya berjalan bersama, manakala umara dan ulama berdampingan maka niscaya negeri ini akan selamat. Dan hubungan harmonis antara Pemko Padang Panjang dengan MUI ini telah terbina dengan baik selama ini. Mudzakarah Ulama , dari mulai digalakkan lagi di tiap kota pada tahun 2010 hingga saat ini dan kegiatan pengukuhan pengurus MUI Sumbar tahun 2015 kemarin, pun tak lepas dari dukungan dan kontribusi Pemko Padang Panjang.


Dan untuk kesekian kalinya, Kota Padang Panjang menjadi pilihan utama bagi para Ulama Se Sumatera Barat untuk melaksanakan Mudzakarah Ulama. Kegiatan ini akan membahas hal-hal penting bagi ummat. Acara yang berlangsung di Hotel Hasiba Padang Panjang ini berlangsung dari 17 sampai dengan 19 Februari 2017. Tema yang diangkat adalah " Melalui Mudzakarah Ulama Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Umat Dalam Beribadah ".


Di tengah polemik mengenai ditutupnya Kantor MUI Sumbar dikarenakan tidak adanya dana operasional kantor, ternyata Pemko Padang Panjang menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi kegiatan Mudzakarah Ulama sebagai sarana dalam menghasilkan fatwa mengenai permasalahan krusial yang ada dimasyarakat. Ya, Pemko Padang Panjang adalah pemerintah daerah yang sudah beberapa kali memfasilitasi kegiatan MUI Sumbar. Disaat PERMENDAGRI No 14 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari APBD menjadi ganjalan untuk memberikan bantuan kepada MUI. Pemko Padang Panjang melalui Bidang Kesra nya dengan strategi dan program yang tertata mampu memfasilitasi MUI dalam melaksanakan tugas-tugasnya.


Komisi Fatwa MUI Sumbar Buya Zulhamdi, Lc. MA dalam sambutan pembukaan Mudzakarah Ulama Jumat malam ( 17/2) menyatakan rasa terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang tinggi atas perhatian dan kontribusi Pemko Padang Panjang dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh MUI Propinsi Sumatera Barat. Kegiatan MUI tetap berjalan meskipun bantuan dari pemerintah daerah tidak ada. Bantuan Sosial (bansos) atau juga dikenal sebagai dana hibah dihentikan di tahun 2015 di tingkat propinsi maupun Kabupaten / Kota. " Meskipun demikian MUI tetap mampu berjalan dari dana masyarakat , perantau Minang dan umat yang percaya kepada MUI, " jelas Buya Zulhamdi.


Buya Zulhamdi Lc MA juga menambahkan bahwa dana donasi ummat, para perantau Minang, dan masyarakat luas kepada MUI Sumbar yang dihimpun dalam rekening BSM mencapai kurang lebih 300 juta rupiah. Berbagai dukungan dari masyarakat cukup besar kepada MUI. Munaf , seorang Pengurus Remaja Masjid menyampaikan harapannya agar Pemerintah bisa membantu anggaran operasional MUI. " Andaikan tidak ada MUI, kemudian ada bahaya yang mengancam integritas Islam, negara tidak akan bisa berbuat banyak, " ungkapnya.


Munaf juga menambahkan bahwa MUI telah memberikan bimbingan dan tuntunan kepada umat Islam Indonesia dalam mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakat. " MUI juga berperan banyak untuk bangsa ini, membangun masyarakat, dunia pendidikan, sosial masyarakat, keagamaan, dan kerukunan antar umat beragama," pungkasnya.

Ungkapan apresiasi dan salut kepada Pemko Padang Panjang juga disampaikan oleh Munaf sebagai warga Padang Panjang, atas perhatian dan dukungan penuh Pemko Padang Panjang dan Wako Hendri Arnis dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh MUI.


Walikota Hendri Arnis dalam sambutannya di Pembukaan Mudzakarah Ulama Jum'at (17/2) malam itu menyatakan dukungan dan komitmen nya . " Saya akan mendukung penuh untuk sesuatu yang Saya yakini benar dan terlebih itu menyangkut Islam, dan Saya akan memperjuangkannya, " tegas Hendri Arnis.


Wako Hendri Arnis berharap agar Ulama harus lebih tegas dalam memperjuangkan kebenaran dan kepentingan Agama Islam . Melihat semangat dan komitmen Wako Hendri Arnis ini, agaknya dukungan Kota Serambi Mekkah terhadap para Ulama tak akan pernah padam. (Pulkani/ Gito – R)


Share:

Bupati Tanah Datar Canangkan Menanam Cabe Diperkarangan

BATUSANGKAR, SS – Tanah Datar - Bupati Irdinansyah Tarmizi Tarmizi, lakukan pencanangan Gerakan Kabupaten Tanah Datar Menanam Cabe di pekarangan, Selasa (14/2), di lapangan bola kaki Jorong Sembayan, Nagari Tanjung Bonai, Lintau Buo Utara.
 

Turut hadir Dandim Letkol Inf. Nandang Dimyati, Wakapolres Kompol I Made Reje, Ketua Pengadilan Agama, Anggota DPRD Tanah Datar, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Tanah Datar, BPTP Sumbar, Kepala OPD di lingkungan Pemda Tanah Datar, Camat se-Kabupaten Tanah Datar dan undangan lainnya.
 

Pada kesempatan itu Kadis Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar Yulfiardi menyebutkan, Gerakan Menanam Cabe di pekarangan ini dilaksanakan karena beberapa faktor, di antaranya untuk memanfaatkan pekarangan yang selama ini tidak dimanfaatkan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 

Sementara itu, Camat Lintau Buo Utara, Suripto menyampaikan, gerakan menanam cabe di pekarangan rumah ini diharapkan mampu mengurangi biaya rumah tangga bagi masyarakat. Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak takut terhadap hama penyakit cabe yang selama ini menyerang pada tanaman cabe. "Setiap penyakit pasti ada obatnya," katanya.
 

Perwakilan BPTP Sumbar mengutarakan,  telah menyelesaikan penanaman sebanyak 50 juta bibit cabe, diseluruh Indonesia dan di Sumbar. "untuk Kabupaten Tanah Datar kita sediakan 1.100 bibit untuk dibagikan kepada masyarakat," katanya.
 

Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah mengatakan bahwa gerakan menanam cabe di pekarangan rumah ini sangat banyak manfaatnya, apalagi cabe saat ini di pasaran harganya tidak bisa ditebak. "Kadang harganya naik di luar logika kita, dan kalau sedang turun juga sangat murah", ujar Ny. Emi. 

Dia juga menyarankan agar masyarakat tidak hanya menanam cabe saja, tetapi menurut Ny. Emi di pekarangan rumah juga bisa ditanami sayur-sayuran seperti bayam, terung dan yang lainnya.
 

Sementara itu Bupati Irdinasyah Tarmizi mengungkapkan terima kasih pada semua komponen yang hadir saat itu, karena telah peduli terhadap masyarakat Tanah Datar, khususnya Nagari Tanjuang Bonai, yang telah menerima bantuan bibit cabe untuk ditanam di pekarangan. Harga cabe membuat pusing masyarakat, karena cabe merupakan kebutuhan hidup sehari hari masyarakat, tanpa cabe terasa hambar meja makan, sebut Bupati.
 

Untuk  mengantisipasi membengkaknya pengeluaran rutin rumah tangga, Bupati menyarankan, agar masyarakat sebisa mungkin untuk menanam cabe di pekarangan rumah masing masing. "Manfaatkan pekarangan rumah kita untuk menanam cabe dan tanaman lainnya seperti sayur-sayuran. Kalau kita bisa melakukan ini dengan sendirinya biaya hidup masyarakat itu sendiri, bisa ditekan seminimal mungkin," kata Bupati. (Pulkani/ Gito – R)

   

Share:

Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Kota Padang Panjang Makin Berbenah

PADANG PANJANG, SS – Dinas Pariwisata dan industri Kreatif Kota Padang Panjang makin berbenah mengembangkan kepariwisataan di kota itu. Berbagai masukan dan saran dari sejumlah pihak ditampung untuk memperbaiki sejumlah kekurangan. Hal itulah yang mereka coba dengan mengundang penggiat dan pelaku bisnis dibidang wisata untuk saling bertukar fikiran.
Kehadiran para pelaku bisnis wisata yang terdiri dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Propinsi Sumatera Barat,  Asosiasi Travel Agency (ASITA) Sumatera Barat, dan penggiat wisata lainnya disambut langsung oleh Sekko Edwar Juliartha bersama Kepala Plt. Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Ridwan Idma, rabu (15/2) di PDIKM Kota Padang Panjang.
Ketua HPI Budiman mengatakan Kota Padang Panjang memiliki berbagai potensi wisata. Jika hal itu dikemas secara profesional , akan banyak wisatawan yang berkunjung. Menurutnya, Pendidikan Islam seperti Diniyah Putri, Thawalib Putra bisa menjadi bagian dari destinasi wisata religi.
Disamping itu, Ia juga menyarankan mekanisme tiketing PDIKM untuk lebih efektif, “tak ada lagi tiket yang berulang kali seperti untuk sewa pakaian dan hal lain,” katanya.
Saran dan masukan yang diberikan oleh para penggiat wisata itu disambut baik Sekko Edwar Juliartha. “Kita patut bersyukur dan mengapresiasi para penggiat maupun pelaku bisnis wisata yang telah memberikan saran dan masukan. Nanti,hal ini bisa menjadi agenda rutin , sehingga kita bisa mengetahui apa yang diinginkan oleh para wisatawan terhadap destinasi wisata yang menjadi primadona dan berdampak pada perekonomian masyarakat”, ungkapnya.
Usai mengelar diskusi, para penggiat dan pelaku bisnis wisata Sumatera Barat diajak untuk menyaksikan pertunjukan silat lanyah dan diajak untuk makan bersama di tengah persawahan Desa Kubu Gadang Kelurahan Ekor Lubuk Padang Panjang Timur. Dengan tujuan agar desa tersebut bisa dijadikan bagian dari destinasi para wisatawan yang akan berkunjung ke Padang Panjang. (Pulkani/ Gito – R)




   

Share:

Satu Tahun Kepemimpinan Ali Mukhni-Suhatri Bur: Bertabur Prestasi Pembangunan Segera Dilanjutkan

PARIWARA PEMKAB PARIAMAN

PARITMALINTANG- Syukuran dalam satu tahun kepemimpnan Ali Mukhni-Suhatri Bur sebagai
Bupati dan wakil Bupati Padang pariaman Senin,17/2.

Acara syukuran diadakan di IKK parik malintang yang dihadiri Bupati dan wakil Bupati juga seluruh OPD,
Alimukhni katakan, anggaran ditahun 2016 yang mencapai 95,52, parsen,dana APBD padang
pariaman untk 2016 Rp 1,351 triliun.

Ditahun 2017 ini Bupati bertekat malanjutkan pembangunan yang terbengkalai yang fokus kepada pembangunan fisik, seperti melanjutkan pembangunan Masjid Agung Syekh Burhanuddin di ulakan, pemugaran komplek makam Syekh Burhanuddin, jalan lingkar,dan pendidikan, juga proyek proyek mega di padang pariaman yang lainnya, tegasnya.

Yang lebih utama dalam mencapai pembangunan di semua bidang adalah eksekutif dan legislatif harus harmonis, dalam berfikir dan berbuat,

Kalau semua itu tidak bisa menciptan harmonis maka se mua yang dibangun dalam pemerintahan akan sia sia belaka, dan masyarakat akan menghujat pemerintah yang tidak berhasil dalam menjalankan roda pembangunan dibidang pemerintah, jelasnya.

Ketua MUI Kota Padang Prof Duski Samad,sebagai pembicara di 1 tahun syukuran, dalam pemerintahan padang pariaman,
Pemerintahan Ali Mukhni -Suhatri Bur sangat gigih dalam menarik infestor atau anggaran ke padang pariaman,dan tidak heran saban hari penghargaan demi penghargaan di terima oleh pemerintah padang pariaman, khusus dari pemerintah pusat.

Dan ketua MUI menyampaikan pesan bagi masyarakat padang pariaman dalam mengadakan hiburan jangan melewati batas batas norma yang dihalalkan ajaran agama islam, juga harus mengacu kepada perbup yang sudah dibuat.harapnya . (*)
Share:

Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati: Disambut Gembira Ribuan Masyarakat Tanah Datar

PARIWARA PEMKAB TANAH DATAR

TANAH DATAR-  Ratusan bahkan seribu lebih masyarakat tumpah ruah memenuhi lapangan volly
ball di samping Kantor Wali Nagari Taluak
Kecamatan Lintau Buo Sabtu (18/02) malam, dalam
rangka memeriahkan serangkaian kegiatan
memperingati setahun kepemimpinan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi bersama Wakil Bupati Zuldafri Darma dalam memimpin Tanah Datar yang dikenal dengan sebutan Luhak Nan Tuo.


Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Kadis PU Thamrin, Kadis Pol PP Nuryedisman, Kadis Budparpora Edi Susanto, OPD lain di lingkup Pemda Tanah Datar, Camat, Forkopimca, Wali Nagari, tokoh masyarakat dan undangan lainnya, diawal acara disuguhkan pertandindan volly ball antara klub satria muda dari Dharmasraya berhadapan ABG Muda dari Agam.

Setelah pertandingan volly, acara dilanjutkan dengan hiburan KIM yang didendangkan artis Sumatera Barat yang cukup ternama yakni Nedi Gampo dan mampu menghipnotis masyarakat yang hadir malam itu dengan tingkah lucu dan kocaknya.

Dalam laporannya ketua panitia pelaksana Epi Suhedi menyampaikan, kegiatan dan acara yang dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan syukur dan turut memeriahkan setahun kepemimpinan Bupati Irdinansyah dan Wakil Bupati Zuldafri. Acara ini berkat dukungan masyarakat dan perantau Nagari Taluak, sebagai bentuk turut memeriahkan setahun masa kepemimpinan pak Bupati Irdinansyah bersama pak Wabup Zuldafri sampainya.

Disamping itu Epi Suhedi yang akrab disapa da yun menyampaikan harapan semoga ke depan pemerintah Kabupaten Tanah Datar semakin maju dan sejahtera. kami berdoa semoga pak Bupati dan pak Wabup tetap seiring sejalan, sehingga semua program pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik lagi, khususnya pembangunan di lintau ini harapnya.

Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat setempat Yon Liza. kita berharap semoga Tanah Datar di bawah pimpinan pak Irdinansyah dan pak Zuldafri semakin baik, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan masyarakat nagari Taluak akan mendukung semua program pembangunan yang diprogramkan sampainya.

Menangapi hal itu, Bupati Irdinansyah menyampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan seluruh lapisan masyarakat selama setahun berjalan ini. Saya bersama pak Zuldafri baru setahun mempimpin Tanah Datar, walau sudah cukup banyak yang sudah kita laksanakan, namun tentu saja dalam empat tahun ke depan lebih banyak lagi program dan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan dan mohon bantuan kita semua sampainya.

Irdinansyah juga menyampaikan, pembangunan infrastruktur bagi masyarakat Lintau Buo sudah cukup banyak dilaksanakan dalam setahun ini. Untuk mengantisipasi kemudahan dalam mengatasi kebakaran di Lintau sudah ada Damkar, untuk lebih baiknya akses jalan di jalur lintas dekat puncak pato pun sudah kita lebarkan dan masih banyak program lainnya, dan untuk kebutuhan layanan kesehatan, ke depan pembangunan rumah sakit akan kita usahakan disamping program lainnya  ujar Bupati.

Diakhir sambutannya Irdinansyah menyampaikan apresiasi kepada panitia yang menggagas acara ini dan mengucapan selamat menikmati hiburan yang disuguhkan dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan serta menyampaikan terima kasih kepada sponsor yang menyumbangkan hadiah. 

Dalam peringatan setahun kepemimpinan kami, banyak kegiatan dilaksanakan seperti kemaren di meriahkan dengan acara keagamaan di Limo Kaum, apel dan goro bersama, dan malam ini dengan hiburan menghadirkan artis minang Nedi Gampo yang juga putra Tanah Datar tepatnya di parak juar pungkasnya. Sumber tanahdatar.go.id. (*)
Share:

Bank Nagari Bukukan Laba Rp. 353 Miliar

PADANG-Masyarakat Sumatera Barat patut berbangga, meskipun kondisi ekonomi secara
nasional belum stabil, namun pada tahun 2016, Bank
Pembangunan Daerah atau Bank Nagari (BPD) yang merupakan satu-satunya bank kebanggan
Provinsi Sumatera Barat ini masih mampu membukukan laba bersih sebesar Rp. 353miliar.

Apabila diperbandingkan pada Tahun 2015 Rp. 325 miliar atau kenaikan 10,19 persen dari pada tahun 2014, dan pada tahun 2016 membukukan laba
bersih Rp. 353 miliar, dengan presentase kenaikan

"Persentase kenaikan laba bersih yang kami hasilkan sekitar 11,4 persen. Ini merupakan pendapatan tertinggi dalam beberapa tahun belakangan.kata
Dedy menerangkan, bahwa perolehan itu seiring dengan dana pihak ketiga yang mencapai angka Rp1 triliun.

11,4 persen. Artinya kepedulian dan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Pembangunan Daerah semakin meningkat.dan aset yang dimiliki oleh Bank Nagari tumbuh hampir Rp1,3 triliun pada tahun tersebut.

Begitu juga dalam hal efisiensi yang mencapai tingkat 0,59 persen dibandingkan tahun 2015, Indikator itu di peroleh dari perhitungan BOPO yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi yang dilakukan oleh pihaknya.

"Padahal kami sudah tiga kali memberikan kenaikan gaji kepada para karyawan, namun hal ini tidak mempengaruhi efisiensi yang telah kami lakukan," ujarnya.

Dedi mengakui tahun 2016 merupakan tahun dimana kondisi perekonomian sulit. Hal itu karena rendahnya daya beli masyarakat dampak dari rendahnya harga jual komoditas.
Ditambah kebijakan fiskal pemerintah yang tidak mendukung laju perekonomian sehingga ekonomi nasional menjadi lesu.

"Namun kami tetap bertahan dan berhasil mencapai hasil yang baik pada tahun ini," katanya.


Komisaris Bank Nagari Hamdani kepada wartawan turut menambahkan, bawah pada tahun 2017 Bank Nagari telah menargetkan pertumbuhan kredit mencapai angka 10 persen.

Sikap kepercayaan ini tentu didasari dengan kondisi tahun ini, dimana akan terjadi perbaikan dalam bidang perekonomian. Bisnis akan kembali menjadi lebih bergairah dengan program yang dibuat oleh pemerintah," paparnya.

Perbaikan perekonomian itu ditandai dengan semakin membaiknya harga komoditas sehingga berimbas pada peningkatan daya beli masyarakat. "mudah-mudahan seluruh jajaran direksi dapat mewujudkan target yang akan dicapai pada tahun 2017 ini, harap Hamdari.

Berdasarkan data yang diperoleh Bank Nagari telah memiliki 107 kantor pelayanan yaitu satu kantor pusat, 34 kantor cabang, 46 kantor cabang pembantu dan 36 kantor kas yang tersebar pada Provinsi Sumbar, Riau, Jakarta dan Bandung. Sumber Online Group. (*)
Share:

Bupati Dharmasraya Membuka Acara Bintang Sains Secara Resmi

Dharmasraya - Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Kamis (16/2), membuka secara resmi bintang sains Kabupaten Dharmasraya 2017 yang diselenggarakan oleh Padang TV bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya.


Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam sambutannya mengaku bangga dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Padang TV dan Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya yang telah menyelenggarakan bintang sains 2017 di Kabupaten Dharmasraya.


"Melihat anak-anak yang begitu semangat dan antusias, membuat saya lebih semangat lagi. Acara ini sangat luar biasa, 2018 kegiatan ini kita buat spektakuler dengan hadiah yang lebih besar lagi. Ini janji saya kepada anak-anak sekalian,"jelasnya.


Dikatakan Bupati, kegiatan bintang sains merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan dalam bentuk perlombaan matematika dan IPA yang peserta berasal dari SD, SLTP dan SLTA se Kabupaten Dharmasraya.


"Saya yakin dan percaya bahwa bintang-bitang baru akan hadir dari Dharmasraya dan saya meyakini akan mampu berprestasi dan membawa nama baik di Dharmasraya,"jelasnya.


Bupati berharap agar semua peserta untuk menampilkan kemampuan dan keterampilan dalam bidang sains yang nantinya bisa bersaing dengan siswa lain ditingkat Provinsi dan tidak menutup kemungkinan pada tingkat nasional.


"Ikutilah perlombaan ini dengan baik dan penuh semangat, manfaatkan acara ini sebagai ajang untuk mengembangkan segala potensi yang ada untuk meraih cita-cita yang ditanamkan kepada adik-adik semua,"tegasnya.


Kadis Pendidikan Dharmasraya Marius dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan bintang sains ini diikuti oleh siswa siswi SD, SLTP, SLTA se Kabupaten Dharmasraya.


"Sebanyak 1.350 siswa dan siswi ambil bagian dalam kegiatan bintang sains 2017 yang digelar oleh Padang TV dan Dinas Pendidikan Dharmasraya,"jelasnya.


Kata Marius, para pemenang ditingkat Kabupaten Dharmasraya ini akan mewakili Dharmasraya diajang bintang sains se Sumatera Barat yang akan digelar dalam akhir bulan ini.


"Kita berharap melalui bintang sains 2017 ini, akan muncul bintang bintang baru yang berasal dari Dharmasraya,"tandasnya.


Pembukaan bintang sains 2017 ini, dihadiri oleh Ketua DPRD Dharmasraya H Masrul Maas, Wakapolres Dharmasraya Kompol Zufrinaldi, Kadis Pendidikan Dharmasraya Marius, Kepala Bank Nagari Tasman SE, Kabag Humas Dharmasraya Atrizal SPd. (hms)
Share:

Bupati Harapkan Kabupaten Pariaman Ujung Tombak Sosialisasi Program KB

Parit Malintang - Bupati Padangpariaman, Sumatera Barat, Ali Mukhni mengharapkan kepada 30 peserta grand final pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) 2017 di kabupaten itu dapat menjadi ujung tombak sosialisasi program keluarga berencana (KB) ke masyarakat.

"Tugas Duta GenRe adalah untuk menyosialisasikan program KB, namun jika tidak terpilih pun hendaknya tetap melaksanakan di lingkungannya," kata Ali Mukhni pada pembukaan Grand Final Pemilihan Duta GenRe 2017 tingkat Kabupten Padangpariaman di Parit Malintang, Selasa.

Ia menyebutkan dengan seluruh peserta grand final terlibatmenyosialisasikan program KB di lingkungannya, maka sosialisasi program ini akan lebih luas, sekaligus membantu tugas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di daerah itu.

Program KB yaitu dua anak cukup, jika diikuti oleh masyarakat akan mendapatkan manfaat seperti kesejahteraan, karena orang tua tidak terlalu terbebani masalah keuangan, sehingga dapat membiayai pendidikan anaknya sampai ke perguruan tinggi.

Para peserta grand final pemilihan duta GenRe initelah dibekali dengan pengetahuan itu agar ketika mereka kembali ke lingkungan masing-masing dapat menjelaskannya.

"Dengan begitu upaya pemerintah menekan angka pertumbuhan penduduk berhasil," ujarnya.

Ia menyampaikan pertumbuhan penduduk di Padangpariaman pada 2016 mencapai 0,62 persen, dan ditargetkan pada tahun ini turun menjadi 0,5 persen, oleh karena itu diperlukan upaya untuk menekan angka tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Padangpariaman, Yutiardi Rivai menyebutkan peserta grand final pemilihan duta GenRe 2017berjumlah 30 orang yang terdiri dari 15 pasang putra dan putri.

Peserta dari usia 17 sampai 22 tahun dimanapemilihan tersebut telah melalui beberapa tahapan, mulai dari tahapan seleksi, pembekalan sampai pada pemilihan Duta GenRe.

Para pemenang grand final yaitu Duta GenRe Putra diraih Raichel Vega Fitra Delmi dari SMAN 1 Enam Lingkung, sedangkan Duta GenRe Putri diraih oleh Vira Agustin dari SMAN 2 Ulakan Tapakis.

Lalu Duta Favorit Putra jatuh kepada Jamal Darmawan Tanjung dari SMAN 1 Ulakan Tapakis, sedangkan Duta Favorit Putri jatuh pada Zelfi Kurnia dari SMAN 1 2x11 Enam Lingkung.

Selanjutnya untuk Duta Persahabatan diraih Tania Aprilia dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Yayasan Dhama Bakti Lubuk Alung, dan Duta Fotogenik diraih oleh Debby Noviana Rifani. Sumber Antara Sumbar.  (*)
Share:

Kepala Pelatihan Pusat Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Widi Harjono, MSC, Tanam Padi Bersama Di Tanah Datar

TANAH DATAR- “ Kepala Pelatihan Pusat Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Widi Harjono, MSC, Minggu (12/2) mencanangkan Penanaman Padi Serentak di sawah Kelompok Tani Sawah Baruah di Jorong Padang Data Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas.

Acara tersebut juga dihadiri Wabup Zuldafri Darma, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Ir. Candra, Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Ir. Daryanto Sabir dan beberapa pejabat eselon III di lingkungan Pemda Tanah Datar.

Dalam sambutannya  Wabup Zuldafri Darma menyampaikan, penambahan lahan melalui pencetakan sawah baru adalah bagian dari solusi mendukung ketahanan pangan, khususnya di  Tanah Datar  dan Indonesia pada umumnya, Indonesia dikenal sebagai negara agraris dan memiliki lahan luas serta subur, namun dari tahun ke tahun selalu mendatangkan beras import dari Vietnam, Thailand bahkan India kata Wabup.

Salah satu penyebab Indonesia mengimport beras karena petani di Indonesia pada umumnya kurang maksimal dalam pemanfaatan dan pengolahan lahan pertanian, Lahan pertanian di negara yang mengeksport beras ke Indonesia lebih kecil, namun negara-negara tersebut lebih maksimal dalam pengolahan, ungkapnya.

Menurut Wabup, hal lucu lainnya yang terjadi saat ini yaitu petani yang tinggal di kampung malah membeli sayuran, rempah dan kebutuhan pokok lainnya pada penjual keliling dan kemudian dibawa ke kebun, Kalau kita manfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan dan perkebunan, akan mengurangi pengeluaran belanja rumah tangga dan itu bisa ditabung untuk membiayai sekolah anak anak kita, tambahnya.

Di akhir sambutannya, Wabup meminta kepada Kepala Pelatihan Pusat Kementan RI untuk membantu berbagai permasalahan pertanian yang terjadi di Tanah Datar,

Melalui forum ini kami menyampaikan kepada Bapak Widi untuk memberikan perhatian lebih pada kami, agar kami bisa mencapai swasembada pangan seperti yang kita harapkan”, pungkas Wabup.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Ir. Daryanto Sabir menyebutkan, Luas areal sawah di Kabupaten Tanah Datar mencapai 22.945 ha, sementara itu target panen per tahun 55.900 ha, namun sampai hari ini target itu baru bisa kita capai sebesar sekitar 26%. Kita cuma menargetkan panen 2 kali dalam setahun, hal ini dikarenakan rata-rata sawah yang ada merupakan sawah tadah hujan” ungkapnya.

Sementara itu Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Ir. Candra mengungkapkan gerakan tanam padi serentak ini dilakukan tidak di Tanah Datar namun juga di seluruh wilayah Indonesia, hal ini kita lakukan karena selama ini target panen kita belum pernah terpenuhi. Kondisi ini banyak diakibatkan karena curah hujan yang tidak memadai untuk kebutuhan air sawah tambah Candra.

Kita juga telah mencoba mengarahkan petani kita untuk beralih menanam jagung, namun karena pengolahan tanaman jagung jauh lebih sederhana dibanding padi maka saat para petani akan beralih lagi menanam padi maka prosesnya cukup menyulitkan bagi mereka, pungkas Candra.

Pada kesempatan yang sama Kepala Pelatihan Pusat Kementan RI Dr. Ir. Widi Harjono, MSC, menyanggupi apa yang disampaikan oleh Wabup Zuldafri Darma. Pada prinsipnya pemerintah RI melalui instutuisinya akan selalu siap membantu permasalahan yang ada di daerah termasuk di Kabupaten Tanah Datar ini.(hp)
Share:

Keluarga Miskin Di Padang Pariaman Sangat Butuh Perhatian Pemerintah Setempat

PARITMALINTANG - Karena kemiskinan setelah ditinggal suami, sebuah keluarga di kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, terpaksa tinggal di sela pohon kelapa. Pondok reot seukuran satu kali dua meter, dijadikan rumah tempat tinggal mereka.

Asnimar, beserta tujuh orang anaknya bertahan hidup, setelah empat bulan ditinggal mati suaminya, tinggal di gubuk reot yang dibuat dari terpal dikenagarian Balah Aia, kecamatan Tujuh Koto Sungai Sariak kabupaten Padang Pariaman. Dari tujuh anaknya, dua diantaranya dinyatakan menderita gizi buruk oleh puskesmas setempat.

Dia dan anaknya terpaksa makan dari belas kasihan orang lain, atau mengumpulkan makanan dari warga yang habis berpesta. Makanan tersebut dimasak berulang kali, yang sudah tidak layak lagi dikonsumsi. Mereka makan hanya berlauk-kan garam saja, untuk mengganjal perut dari kelaparan.

Menjelang malam Asnimar mendirikan kembali, pondok reotnya yang kecil berdindingkan terpal lusuh beratap seadanya. Sedangkan anak-anaknya tidur diatas becak yang ditutupi terpal dan beratapkan langit. Jika hujan datang Asnimar terpaksa mengungsi kerumah temannya, untuk terhindar dari dinginnya malam.

Tak mudah memang hidup seperti ini. Tapi apa daya, Asnimar tetap berusaha meski hanya jadi pemulung, dengan penghasilan tak menentu.

''Hidup kami sudah miskin dan susah, apalagi sejak ditinggal suami, kami hanya berharap belas kasihan dari orang lain, dua anak saya kata orang puskesmas menderita gizi buruk,'' ucap Asnimar Rabu (1/2/2017).

Asnimar sangat berharap bantuan dari masarakat lainnya, agar bisa mendapatkan kehidupan yang layak untuk dia dan anaknya . Karena pihak pemerintah hanya sekedar mendata dirinya , sementara bantuan yang diharapkan tak kunjung datang. Sumber Go Sumbar. (*)
Share:

Kecamatan Nanggalo Fokus Usaha Mikro Kecil Menengah

PADANG - Pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk salah satu fokus pembangunan di Kecamatan Nanggalo, disamping peningkatan infrastruktur jalan dan pembenahan drainase. Fokus pembangunan tersebut didasari potensi dan usulan partisipatif warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan untuk 2017 dan 2018.

Walikota Padang diwakili Staf Ahli Bambang Sutrisno pada Musrenbang Kecamatan Nanggalo, Selasa (14/2/2017) mengatakan, pembinaan UMKM diperlukan guna mendorong pariwisata Kota Padang.

"Disamping pembenahan fisik, diperlukan pembinaan UMKM untuk penumbuhan ekonomi masyarakat dan mendorong pariwisata, "kata Bambang di sela pembukaan Musrenbang yang berlangsung di aula kantor camat setempat.

Menurutnya, wilayah kecamatan Nanggalo merupakan penyangga pariwisata Kota Padang. Dengan berkembangnya UMKM bisa dijadikan sentra-sentra produk kerajinan untuk cendramata bagi wisatawan.

"Nanggalo bisa jadi sentra UMKM yang mendukung pariwisata Kota Padang, "ujarnya.
Pengentasan Banjir

Untuk pembangunan drainase dan normalisasi sungai untuk pengentasan banjir di Kecamatan Nanggalo, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Yuliarman menyebut, dana pendampingan provinsi untuk 2016 dan 2017 sudah dialokasikan. Diantaranya, penguatan tebing sungai Rp 1 milyar, Banda Luruih Rp 28 milyar sedangkan untuk penuntasannya butuh sekitar Rp80 milyar.

"Penganggaran juga termasuk pembangunan jembatan Kurao di 2016 dengan dana pendamping dari APBD provinsi, "katanya.

Sementara itu, pada Musrenbang yang dihadiri oleh anggota DPRD Kota Padang, Osman Ayub dan Azirwan ini juga mengapungkan masalah sosial dan penanganan penyakit masyarakat. Permasalahan tersebut diantaranya kasus anak "ngelem" dan tawuran pelajar.

Hadiah Musrenbang Kelurahan Terbaik

Tahun ini Kecamatan Nanggalo memberikan hadiah pelaksanaan Musrenbang Kelurahan terbaik.
Menurut Camat Nanggalo Teddy Antonius, indikator penilaian adalah kesesuaian pedoman pelaksanaan yang dikeluarkan Bappeda dan kesesuaian laporan, tepat waktu dan tepat sasaran
"Kita berikan penghargaan bagi kelurahan yang pelaksanaan Musrenbang terbaik," kata Teddy.

Terbaik I Kelurahan Tabing Banda Gadang, terbaik II Kelurahan Kampung Olo dan terbaik III Kelurahan Kurao Pagang. Hadiahnya berupa peralatan kantor

Kendati pelaksanaan Musrenbang hanya di aula kantor camat tidak di hotel seperti halnya beberapa kecamatan lain, namun antusias masyarakat tinggi dan tidak mengurangi makna dari musyawarah untuk pembangunan. Sumber Online Group. (*)
Share:

Bupati Turun Langsung Kelapangan Guna Perhatikan Gizi Buruk

PARITMALINTANG- Kadis kesehatan Dr Aspinuddin, Kadis Sosial dan Perlindungan Anak Drg. Arman beserta camat dan muspika saat cek lapangan terkait beredarnya isu warga mengalami kesulitan ekonomi atau gizi buruk.

                                                                                 
Bupati Ali Mukhni selalu Menyingkapi apa yang disampaikan oleh masyarakat dilapangan bahkan baru-baru ini adanya informasi ditemukan kasus warga mengalami kesulitan ekonomi atau gizi buruk di Kec. VII Koto,


Bupati Ali Mukhni langsung turun untuk memastikan, bersama tim terpadu yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Camat Muspika, Wali Nagari dan tokoh masyarakat setempat
"Begitu mendengar adanya pemberitaan mengenai warga mengalami kesulitan ekonomi atau gizi buruk gizi buruk, kapanpun dan dimanapun, hitungan detik saya bersama tim langsung kroscek lapangan" kata Peraih Penghargaan PWI Sumbar baru-baru ini.


Ia menghimbau supaya Masyarakat memberikan informasi kepada pemerintah daerah melalui SKPD terkait, tapi informasi diberikan harus yang betul-betul ada, agar tidak menimbulkan salah pemahaman pada masyarakat.


"Kepala SKPD harus proaktif untuk menyikapi informasi yang disampaikan, Apalagi dewasa ini kita sedang bersemangat dalam program Padang Pariaman Sehat diusulkan dalam penilaian Inovasi Publik tahun 2017 oleh Kementerian PAN dan RB" kata Alumnus Harvard Keneddy School di Amerika Serikat itu.


Sementara Kadis Kesehatan Dr. Aspinuddin yang turut langsung meninjau Lokasi mengatakan bahwa salah satu warga kita yang mengalami gizi buruk terjadi pada tahun 2014 yang lalu. Kemudian dilakukan perawatan intensif dari petugas kesehatan dan bidan desa berubah menjadi gizi baik.


"Gizi buruk itu kejadiannya sudah tiga tahun lalu. Saat ini sudah sehat dan terus kami monitor
perkembangannya saat ini" kata Mantan Direktur RSUD Parit Malintang itu.
Senada dengan Kadis Sosial dan Perlindungan Anak Drg. Arman menambahkan bahwa jika salah seorang masyarakat kita, mengalami kesulitan ekonomi atau gizi buruk kita langsung turun untuk melihatnya dan mencarikan solusi terbaik, sekarang ini kita mempunyai program penanggulangan kemiskinan.


"Hari ini bukti kita hadir kelapangan untuk masyarakat. ada informasi, Dinas sosial langsung turun cek ke lokasi" kata mantan Kepala BKKBD itu. Sumber padangpariaman.go.id. (*)
Share:

Wakil Bupati Dharmasraya Dukung Ketahanan Pangan

DHARMASRAYA - Dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Nasional, Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Datuak Rajo Medan menghadiri Pertemuan Koordinasi Percepatan

Kegiatan Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasaya Tahun 2017, Kamis (12/1), di Gedung Pertemuan Umum Sungai Rumbai.


Hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli dan asisten Bupati, Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya,
Camat Sungai Rumbai, Wali Nagari Sungai Rumbai, penyuluh pertanian, gabungan kelompok tani, KTNA Dharmasraya dan beberapa unsur masyarakat lain.


Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Darisman, S.Si. MM. mengemukakan berbagai kegiatan yang akan dilakukan di tahun 2017.


Pengembangan padi organik tetap menjadi salah satu program unggulan Dinas Pertanian, selain beberapa target capaian dari Dinas Pertanian Dharmasraya.


Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Datuak Rajo Medan, mengapresiasi semua program yang dicanangkan oleh Dinas Pertanian Dharmasraya pada tahun 2017. Pemanfaatan lahan tidur dan projek percontohan juga menjadi penekanan lain Datuak Rajo Medan di dalam sambutannya. Di sisi lain, sosialisasi program-program pertanian hingga aspek sosial ekonominya harus sampai secara maksimal kepada masyarakat.


"Dunia pertanian menjanjikan keuntungan secara ekonomi. Dorong masyarakat kita untuk bergiat di dalam bidang pertanian, tentu saja dengan pendampingan dan penyuluhan yang maksimal", ujar Wabup.


Usai pertemuan koordinasi, Wakil Bupati Dharmasraya melakukan temu ramah dan diskusi dengan peserta rakor, dan melakukan kunjungan lapangan ke beberapa perkebunan dan lahan pertanian di wilayah kecamatan Sungai Rumbai dan Koto Besar.


"Kita minta para penyuluh yang ada ini menjadi garda terdepan untuk mensukseskan program pertanian ditengah tengah masyarakat,"tandasnya. Sumber Dharmasrayakab.go.id . (*)
Share:

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Tingkatkan Swasembada Pangan

PADANG- Untuk mewujudkan swasembada pangan nasional, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah bersama TNI di jajajaran Kodim 0312/Wirabraja menggalakkan penanaman padi serentak. Kegiatan yang sejalan dengan Upsus


Swasembada Pangan nasional ini dipusatkan di Kelompok Tani Surau Gadang Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Senin (13/2).


Walikota Mahyeldi mengatakan, gerangan menanam serentak adalah upaya meningkatkan produksi padi. Dengan menanam serentak kemungkinan serangan hama terhadap tanaman padi akan berkurang sehingga hasil panen berlimpah.


"Kelompok tani yang ada harus kompak dan menanam secara serentak untuk melawan hama tanaman padi, "ujar Walikota.


Menurut Walikota Mahyeldi yang juga Sarjana Pertanian ini menyebut kebutuhan pangan khususnya untuk Kota Padang sendiri masih belum swasembada. Sekitar 30 persen masih dipasok dari daerah kabupaten/kota sekitarnya.


"Dengan program gerakan tanam serentak ini akan meningkatkan target ketahanan pangan di Kota Padang,"tutupnya


Sementara itu, Dandim Letkol. Inf. Efran Heriyanto mengungkapkan kemirisan semakin berkurangnya lahan pertanian, terutama sawah. Semakin banyak terjadinya alih fungsi lahan ini mengancam target pencapaian swasembada pangan khususnya beras.


"Kita tidak dipungkiri alih fungsi lahan jadi hambatan pencapaian swasembada pangan, " sebutnya.


Kendala lain yang ditemui, menurut Efran, belum meratanya bantuan alat pertanian ke kelompok tani. Perlu langkah untuk mengatasi keterbatasan mobilisasi pengangkutan alat tersebut agar dapat dipakai bergantian oleh kelompok tani di kecamatan berbeda di Kota Padang.


"Kami (pihak Dandim) memiliki alat pertanian yang bisa digunakan petani secara bergantian. Kendalanya adalah pengangkutan alat tersebut. Kami mohon bantuan Pemko Padang untuk alat tersebut, "katanya.


Ir. Oktaviadelri selaku Plt. Kepala Dinas Pertanian Kota Padang mengatakan, untuk percepatan peningkatan swasembada pangan pihaknya selalu bersinergi dengan TNI dan pihak lainnya.


"Kita bersinergi dengan TNI dan kelompok tani sendiri agar perceptan swasembada beras bisa dicapai, "katanya.


Penanaman serentak ditandai dengan penanaman yang dilakukan Walikota Padang, Kepala Balai Pusat Latihan Pertanian, Danlanud Sutan Syahrir, perwakilan Danlantamal Teluk Bayur dan Kapolsek setempat. Sumber Online Group. (*)
Share:

Walikota Padang, H.Mahyeldi Ansharullah Tingkatkan Lingkungan Bersama Masyarakat

PADANG- Berbagai persoalan di tengah-tengah masyarakat dapat kita temui  dan yang  terjadi, kadang kala perbuatan itu bertentangan dengan hukum, seperti  terjadi pencurian, Kenakalan anak-anak remaja, pergaulan bebas, terlibat dengan Norkoba, dan  perbutan maksiat lainnya.

Disamping itu, bila kita simak dan di perhatikan di antara kita kurang  saling  menghargai,  kurang mempercayai, terlalu mudah memberikan menilaian kurang baik terhadap seseorang, baik itu terhadap pimpinannya, gurunya, bahkan menghina, mencaci maki, mengasut, memfitnah  dan melecehkan kedua orang tuanya.

Disampaikan Walikota Padang, H.Mahyeldi Ansharullah SP, usai melaksanakan shalat jum’at di Masjid  Al-Wusta Jalan Veteran, sekaligus menjadi Khatib dan Imam,  Kelurahan Padang Pasir Kecamatan Padang Barat Padang, Jum’at (10/2).

Walikota katakan untuk mengatasi berbagai persoalan itu, kita harus dapat meningkatkan peningkatan lingkungan masyarakat  dan mensinergiskannya dimana kita berada, bukan saja di serahkan ke pemerintah sebab pemerintah tentu ada keterbatasannya.

“Jadi mari kita tingkatkan peningkatan lingkungan  masyarakat, harus kita sinergiskan bersama, Pemerintah dengan pengurus  Masjid, pemerintah dengan masyarakat dan pemerintah dengan seluruh ormas-ormas yang ada di tengah-tengah masyarakat” ujar Walikota.

Dalam kesempatan itu, Walikota menjawab beberpa pertanyaan dari Jamaah Masjid Al- Wuzta, seperti  Sawer Thaher,  mengenai rumah kos dan menara Masjid,  dan Tasril tentang generasi muda di tingkat RT dan RW.

Disini Walikota katakan tentang rumah kos perdanya dalam menuntasan, dan menara Masjid tinggal dua lagi yang bulum selesai di butuhkan  kebersamaan, persatuan serta di sinergiskan bersama jamaah Masjid, semua nya akan terujud nantinya, Ujar nya.

Walikota berharap sekali pada seluruh Jamaah Masjid Al-Wuztu agar selalu meningkatkan peningkatan lingkungan,  semua  elemen masyarakat dapat bergerak menciptakan inovasi-invasi baru untuk pembangunan  demi  kemajuan daerah dan lingkungan masing-masing. Sumber Online Group. (*)
Share:

Putra Novaldi Bertemu Dengan Walikota Padang

PADANG- Putra Novaldi Saputra (11), meski memiliki keterbatasan untuk melihat, berbicara dan berjalan namun ia selalu terlihat ceria. Ibunya Liza (52) mengatakan, Putra sangat ingin bersua dengan pak Mahyeldi.

“Alhamdulillah, akhirnya Putra bertemu dan melihat langsung beliau hari ini,” sebutnya sewaktu berkunjung ke Palanta Kediaman Resmi Walikota Padang jalan A. Yani baru-baru ini.

Liza menyebut, meski anak terakhirnya dari tiga bersaudara itu terlahir kedunia memiliki nasib yang kurang beruntung. Namun ia bersama suaminya tidak pernah merasa jenuh merawat Putra hingga sampai saat ini telah berusia 11 tahun.

“Putra menderita sakit semenjak berusia 4 bulan, kata dokter ia menderita gangguan di bagian saraf kepala sebelah kirinya. Putra masih bisa melihat tapi sangat terbatas dan kalau bicara terbata-bata atau tidak jelas,” cetus Liza yang sehari-hari berjualan lontong pagi di rumahnya persis depan Kantor Lurah Air Tawar Barat.

Ungkap Liza lagi, Putra sering menyebut nama pak Mahyeldi, dan ketika melihat beliau baik di spanduk, baliho atau di tv Putra saking riangnya. Meski terbata-bata menyebut nama beliau, Putra terlihat sangat menyukai Walikota Padang tersebut.

“Akhirnya saya beranikan diri membawa Putra ke rumah dinas beliau hari ini. Meski merasa canggung, tapi alhamdulillah ternyata kami dilayani dengan keramah-tamahan oleh beliau dan istri serta setiap orang yang saya temui di sini," sebutnya lagi.

Setiba di kediaman resmi Walikota, Liza membawa Putra melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di Surau Ansharullah yang berada di lokasi tersebut. Setelah itu ia pun langsung dipersilahkan masuk menuju ruang tamu. Putra pun terlihat senang dan duduk dengan baik didampingi ibunya. Tak lama kemudian Mahyeldi bersama istri Ny Harneli Bahar menghampiri sambil bercakap-cakap dengan Liza menanyakan kondisi Putra.

Setelah bercakap-cakap dengan ibu Putra, Mahyeldi pun sembari mendengarkan ke telinga Putra yaitunya lantunan ayat Alquran dari telpon genggam miliknya. Walikota Padang itu pun berniat menjadikan Putra seorang hafidz nantinya.

“Kita berharap semoga Putra bisa menjadi penghafal Alquran. Meski susah dalam melihat dan berbicara, semoga melalui pendengarannya ia bisa menghafal Alquran. Seperti yang telah dilakukan beberapa anak-anak yang kondisinya sama persis dengan Putra,” ucap Mahyeldi kepada Liza. Sumber Online Group. (*)
Share:

Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharullah Baralek Baminantu

PADANG- Akhirnya Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo "besanan" dengan mantan Sekda Sawahlunto, H. Zohirin Sayuti Dt Rajo Mudo. Ini setelah anak mereka, Muhamad Ihsan (putra H. Zohirin Sayuti Dt Rajo Mudo dengan Hj. Neldaswenti) dan Shofia Shabrina (putri ketiga H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo dengan Hj. Harneli Mahyeldi) saling berucap janji di depan penghulu dalam akad nikah yang dilaksanakan di Masjid Sahara, Padang Pasir, Padang, Sabtu (11/2/2017).

Muhamad Ihsan pun akhirnya resmi mempersunting gadis pujaannya, Shofia Shabrina. Resepsi pernikahan dilaksanakan di hari yang sama di Rumah Dinas Walikota Padang, jalan Ahmad Yani nomor 11, Padang.

Pernikahan pasangan ini cukup bersahaja. Kombinasi warna biru dengan putih menghiasi pelaminan kedua mempelai. Pernikahan ini pun dihadiri ratusan undangan.

Ihsan dan Sabrina saling mengenal pada November tahun lalu. Tidak ada kamus pacaran bagi mereka berdua. Keduanya saling memantapkan hati untuk ke pelaminan.

Awalnya, Walikota Padang dan istri cukup terkesan dengan Ihsan yang tamatan Fakultas Tehnik Pertambangan ITB Bandung. Ihsan dinilai cukup santun dan mampu menjadi pemimpin rumah tangga bagi putrinya.

Alasan Shabrina yang kelahiran 1 September 1993 itu, menerima Ihsan sebagai suaminya karena sudah percaya dengan pilihan kedua orangtuanya. Shabrina sendiri diam-diam juga memantau suaminya lewat akun 'facebook'nya.

Setelah menikah, Shabrina bertekad untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Keinginannya pun itu sudah disetujui Ihsan.

Shabrina berharap, setelah menikah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Shabrina pun tidak membatasi jumlah anak, karena menurutnya rezeki berasal dari Allah SWT.

Sementara, Walikota Padang menyebut, sebagai orangtua dirinya selalu berdoa agar seluruh anaknya menjadi anak-anak yang saleh dan saleha. Bagi yang telah berkeluarga, mampu membina keluarganya sesuai akidah Islam agar menjadi keluarga sakinah, mawadah dan warahmah.(Ril-tf/ch)
Share:

Walikota Padang Pendidikan Dan Kesehatan Menjadi Perhatian Serius

PADANG-Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa persoalan pendidikan dan kesehatan harus menjadi perhatian serius dalam membuat perencanaan pembangunan di kecamatan, karena hal itu merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka secara resmi Musrembang Kecamatan Padang Timur di Hotel Padang, Rabu (8/2). Acara tersebut diikuti anggota DPRD Sumbar Rahmat Saleh, DPRD Kota Padang Muhidi, Rafli Boy, Helmi Moesim, Amril Amin, Forkopimka, Lurah se-Padang Timur, LKAM, Bundo Kanduang KUA, dan unsur pemuda.

Lebih lanjut dijelaskan, persoalan pendidikan saat ini masih banyak sekolah yang menyelenggarakan proses belajar mengajar yang dibagi dalam 2 shift, hal itu harus menjadi perhatian bersama untuk mencarikan solusinya, salah satunya dengan cara penambahan ruang kelas.

Disamping itu, untuk kesehatan masyarakat, pelayanan Puskesmas Padang Timur harus ditingkatkan karena jumlah penduduk Padang Timur cukup banyak. Begitu juga ketersedian air bersih bagi masyarakat juga harus menjadi perhatian.

“Dalam Musrembang inilah pemetaan kebutuhan dan perencanaan pembangunan dilakukan, karena masing-masing kecamatan memiliki kebutuhan yang berbeda,” ujar Mahyeldi.

Ditambahkannya, selain pembangunan fisik, aspek keamanan sosial juga perlu ditingkatkan dengan melibatkan RT/RW, dengan mengupayakan fasilitas-fasilitas pendukung, seperti CCTV, poskamling, serta meningkatkan kerjasama dengan pihak keamanan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Padang Muhidi mengatakan, perencanaan yang diusulkan dalam Musrembang bisa dibiayai melalui APBD pusat, APBD provinsi dan APBD daerah. Tentunya, perencanaan tersebut merujuk pada program Pemko Padang, program Provinsi Sumbar dan program pemerintah pusat.
Dikesempatan itu, Walikota Padang juga menyerahkan penghargaan bagi kelurahan terbaik dalam penyelenggaraan Musrembang tingkat kelurahan, yang diraih Kelurahan Sawahan Timur. (tf/ul)
Share:

Sekda Kota Padang Panjang Minta PNS Pensiun Tetap Ber Aktifitas

PADANG PANJANG, TEROBOS - Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Edwar Juliartha menghimbau kepada para PNS yang akan memasuki masa pensiun, agar tetap aktif dan jangan sampai berhenti beraktifitas untuk melakukan berbagai hal yang bermanfaat dan menghasilkan. Hal tersebut disampaikan saat membuka pelatihan kewirausahaan bagi PNS yang akan memasuki masa pensiun di Gedung M Syafei Kota Padang Panjang, Selasa (31/1).


Dikatakannya, memasuki masa pensiun memang tidak mudah, apalagi sebelumnya seseorang itu memiliki jabatan atau kedudukan, maka ketika pensiun itu tiba jabatan tersebut akan hilang, begitu pula muncul presepsi yang salah, mengatakan jika semakin tua semakin tidak dihargai.


Oleh karena itu, dengan banyak melakukan kegiatan yang bermanfaat dan menghasilkan seperti menekuni suatu bidang usaha, tentunya para PNS yang memasuki masa pensiun tetap bersemangat dan power full. “ pensiun itu pasti oleh karena itu persiapkan lah segala sesuatunya untuk menjalani masa pensiun,” ungkapnya
Pelatihan Kewirausahaan yang diperuntukkan bagi PNS Kota Padang Panjang yang akan menjalani purnatugas tersebut diselenggarakan oleh BKD bekerjasama dengan BTPN cabang bukittinggi .


Menurut Kepala BKD Kota Padang Panjang Martoni, ada sekitar 217 PNS yang akan pensiun hingga empat tahun kedepan. Mereka akan diberikan sejumlah pelatihan yang diarahkan sesuai dengan hobi mereka. “Bagi yang hobi memasak akan diberikan pelatihan memasak, yang hobi berdagang juga ada pelatihannya” katanya.(Pulkani/ Gito - R)

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.