• 605 Orang Pejabat Eselon II, III dan IV Dilantik

    Sijunjung,Ss-Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo melantik 605 pejabat eselon II, III dan IV, di gedung Pancasila, Jumat (30/12).

    Pelantikan pejabat yang dihadiri Wakil Bupati H. Arrival Boy, wakil ketua DPRD Walbardi, unsur Forkopinda dan para undangan, adalah untuk memenuhi Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

    Selain sudah memenuhi persyaratan secara administrasi, ke-605 pejabat yang dilantik itu juga tidak mengkonsumsi/menggunakan narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dari unit pelayanan kesehatan pemerintah (Labkesda Kabupaten Sijunjung).

    Surat keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkoba dari Labkesda Kabupaten Sijunjung harus dimiliki oleh seluruh calon pejabat, karena Bupati Yuswir Arifin menegaskan tidak akan melantik pejabat yang mengkonsumsi/menggunakan narkoba, meski calon pejabat itu memenuhi persyaratan secara administrasi serta memiliki kemampuan dan loyalitas.

    Strategi ini dilakukan, sebagaimana sering disampaikan bupati, pemerintah daerah bertekat membebaskan Kabupaten Sijunjung dari penyalahgunaan narkoba, karena bahaya penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak, tapi juga menghancurkan kehidupan.

    Dari 605 pejabat yang dilantik, rinciannya eselon II 30 orang (Sekdakab, staf ahli, asisten, inspektur daerah serta kepala badan dan kepala dinas), eselon III 132 orang (Kabag, camat, sekretaris dan Kabid),  eselon IV 443 orang (Kasi, Kasubid serta Kasubag keuangan dan Kasubag umum kecamatan).

    Sebanyak 30 orang eselon II, 20 dilantik melalui pengukuhan. Artinya yang 20 itu sebelumnya juga telah menjabat eselon II, sehingga dalam pelantikan ini ada yang tetap pada jabatan semula ada juga yang bergeser dan tukar tempat. Sedangkan yang 10 lagi, dilantik melalui lelang jabatan, dengan kata lain promosi jabatan dari eselon III ke eselon II.

    Bupati mengatakan, mutasi dan rotasi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), sudah merupakan hal biasa dan lumrah terjadi, apa lagi pelantikan dan mutasi kali ini adalah untuk memenuhi OPD sesuai PP Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

    Dalam mutasi ini ada yang senang ada yang tidak. Namun yang jelas semua itu sudah didahului dengan pertimbangan secara sematang, karena  disamping memenuhi OPD, mutasi dan rotasi yang dilaksanakan juga untuk kemajuan Kabupaten Sijunjung.

    Justru itu, kepada pejabat yang dilantik ditekankan supaya meningkatkan kemampuan, menguasai tugas dan tanggungjawab serta menjalin komunikasi dengan segala pihak, terutama dengan rekan sekerja.

    Selain itu, kepada pejabat yang dilantik, bupati juga menekankan supaya melaksanakan tugas yang diemban dengan segenap kemampuan  dan kesanggupan, karena amanah dan kepercayaan yang diterima tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan pimpinanan, tapi juga terhadap Allah SWT.

    “Jabatan tidak merupakan hak bagi pegawai, hanya amanah dan kepercayaan dari pimpinan. Justru itu, jalankan amanah dan kepercayaan ini dengan segenap kemampuan  dan kesanggupan, karena pertanggungjawabannya tidak saja kepada masyarakat dan pimpinanan, tapi juga terhadap Allah SWT. Artinya, sumpah jangan hanya sekedar diucapkan, tapi dihayati, dipahami dan dilaksanakan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab,” pesan Bupati Yuswir Arifin.(nas).