Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ January 2017 ~ Sorot Sumatera

PT Angkasa Pura Berikan Mobil Perpustakaan Ke Pemko Padang

 PADANG-PT Angkasa Pura II menggelontorkan bantuan kepada Pemerintah Kota Padang. Bantuan ini dianggap tepat karena memenuhi apa yang diinginkan Kota Padang.
 
Bantuan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Padang berupa mobil perpustakaan keliling, empat unit becak motor sampah, serta PAUD. Bantuan ini merupakan program Bina Lingkungan 2016 pada PT Angkasa Pura.
 
"Kami berterimakasih kepada PT Angkasa Pura II yang telah memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini cukup tepat bagi kebutuhan warga Kota Padang," ucap Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo usai menerima bantuan tersebut di halaman Kantor PT Angkasa Pura II di Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (30/1).
 
Walikota berharap, bantuan ini benar-benar digunakan dengan baik dan dirasakan oleh warga Kota Padang. Bantuan satu unit mobil perpusatakaan keliling diharapkan mampu menambah ilmu pengetahuan dan wawasan warga.
 
"Semoga dengan adanya mobil ini akan menambah bahan bacaan dan pengetahuan warga," ujar Mahyeldi.
Bantuan berupa empat unit becak motor sampah juga diharapkan mampu mengakomodasi sampah yang selama ini ada di Koto Tangah. Termasuk sampah yang ada di pintu gerbang masuk arah utara Kota Padang.
"Dengan bantuan ini, nantinya Lurah agar pastikan tidak ada sampah yang bertebaran di BIM maupun di 

batas kota," imbau Mahyeldi.
Senada dengan itu, Walikota Padang juga mengapresiasi bantuan pembangunan PAUD Abdurahman di Sungai Lareh. Mahyeldi berharap dengan adanya PAUD tersebut akan meningkatkan SDM di daerah sekitar.
 
"Mudah-mudahan pahala terus mengalir kepada Presiden Direktur PT Angkasa pura II," kata Mahyeldi.
Sementara itu Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan bantuan ini merupakan aplikasi dari program Bina Lingkungan 2016. Dimana program bantuan ini didorong oleh Kementerian BUMN. Muhammad Awaluddin berharap, dengan adanya bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat.
 
"Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman," jelasnya.
 
Selain memberikan bantuan mobil perpustakaan keliling, becak motor sampah, serta PAUD, PT Angkasa Pura II juga menyerahkan bantuan dua unit SD untuk Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Dalam acara itu turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang Zabendri, Camat Koto Tangah Syahrul, dan lainnya.(tf/ch)
Share:

Pengurus Masjid Babussalam Dapat Apresiasi Pemko Padang

PADANG- Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo mengapresiasi sebuah program atau aksi sosial yang dilakukan pengurus Masjid Babussalam Kelurahan Ulak Karang Utara Kecamatan Padang Utara. Pasalnya, dengan menggunakan uang kas masjid yang terkumpul, dapat memberikan santunan untuk biaya pendidikan bagi para anak yatim/dhuafa khususnya yang berdomisili di sekitar kawasan masjid tersebut.
“Saya kira ini sesuatu program yang luar biasa. 

Semoga menjadi pahala yang menghantarkan kita masuk ke dalam sorga,” sebut Walikota saat diminta menyerahkan santunan kepada 35 orang anak yatim/dhuafa tersebut, kemarin.
 

Wako berharap program tersebut terus berlanjut hingga masa-masa yang akan datang. Dimana santunan itu diamanahkan untuk biaya pendidikan yang diterima anak yatim dan dhuafa. Sehingga dengan itu, bagi para orang tua diharapkan juga senantiasa mendorong mereka untuk senantiasa salat berjamaah ke masjid.
 

“Semoga upaya yang dilakukan pengurus masjid Babussalam ini juga dapat ditiru pengurus-pengurus masjid lainnya di kota ini. Karena memang, pengurus masjid itu adalah orang yang mau dan mampu mengurus. Dan dalam mengurus itu tidak hanya terhadap fisik masjid saja, namun juga terhadap masyarakat di sekitar masjid seperti yang dilakukan kali ini,” tukas Wako didampingi Camat Padang Utara Editiawarman.
 

Pengurus Masjid Babussalam, Amril Bakarudin dalam kesempatan itu menyebutkan, santunan ini merupakan program dari pengurus masjid Babussalam dalam melakukan pembinaan bagi para anak yatim dan dhuafa yang jumlahnya sebanyak 35 orang. Adapun dana santunan tersebut bersumber dari uang kas/iuran masjid yang dikumpulkan, kemudian diserahkan kepada anak-anak untuk satu tahunnya seperti di 2017 ini lebih kurang Rp 74 juta.
 

"Insyaallah dana tersebut akan kita berikan secara perminggu sebanyak Rp 20 ribu untuk anak-anak kita ini. Program ini kita lakukan bagaimana mendorong anak-anak kita khususnya para yatim dan dhuafa mencintai masjid dan senantiasa taat beribadah. Jadi, janganlah kita pandang uang dan materi yang diberikan, tapi pandanglah bagaimana kita agar selalu mencintai masjid,” imbuhnya. Sumber Impian News.com .(*)
Share:

BPKD Sosialisasikan Pembayaran Pajak 10 %

PADANG PANJANG, SS – Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Padang Panjang yang dulu bernama DP2KAD terus menggenjot pendapatan daerah melalui sektor pajak lewat rumah makan, restoran, hotel dan tempat hiburan.

Rabu (12/1), BPKD Kota Padang Panjang melalui Bidang Pendapatan  yang Dikepalai oleh Faisal  mendatangi sejumlah rumah makan, restoran, hoteldi kota tersebut untuk memberikan sosialisasi terkait pajak 10% . Mereka sekaligus melakukan pemasangan banner ke 24 Rumah Makan/ Restoran serta 16 Hotel yang ada di Padang Panjang. Sosialisasi ke  lapangan tersebut dipimpin oleh Kasi Penetapan dan Pembukuan pada Bidang Pendapatan BPKD Edi Hatni bersama sejumlah staf dan Satpol PP.

Menurut Kepala Bidang Pendapatan BPKD Kota Padang Panjang  Faisal, pemasangan Banner  ke setiap rumah makan/ restorandan tempat hiburan tersebut merupakan tahapan sosialisasi yang dilakukan secara persuasif agar pengusaha tersebut dapat membayarkan pajaknya sesuai dengan perda yaitu 10 % dari tamu atau pengunjung yang datang.

“Lewat arahan walikota , kita terus mengintensifkan pemungutan pajak daerah terutama rumah makan hotel restoran dan tempat hiburan, melalui pemasangan banner tersebut kita berharap akan memberikan dampak positif,”ungkapnya. 

Dikatakan Faisal, Pemungutan Pajak ini berdasarkan UU No. 28  tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah yang telah ditindak lanjuti dengan Perda No.1 Tahun 2011.  Pemasangan Banner ke Rumah Makan/ Restoran, Hotel dan tempat hiburan ditanggapi positif oleh sejumlah pemilik usaha tersebut. Pemilik Rumah Makan Pak Datuk menyambut baik dan  mendukung  yang dilakukan oleh pemerintah. “ kami sangat mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah”, ungkapnya.

Rumah Makan Pak Datuk  termasuk salah satu rumah makan yang taat pajak, dengan menetapkan pembayaran menggunakan Bill.( Pulkani / Gito- R )








Share:

Walikota Hendri Arnis Awali Rapat Program Kerja

PADANG PANJANG, SS – Untuk mempercepat laju mesin birokrasi di Kota Padang Panjang di tahun 2017 ini, Walikota Padang Panjang Hendri Arnis mengumpulkan seluruh pejabat yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Staf Ahli, para Asisten,  seluruh kepala SKPD guna membahas  berbagai hal yang  perlu di tindak lanjuti secepat mungkin.
Walikota yang dikenal ligat tersebut meminta seluruh SKPD  dan pejabat terkait lebih fokus dan cepat dalam bekerja serta jeli mengambil keputusan . Ada banyak hal yang dibicarakan dalam rapat yang digelar di Hall Lantai III Balai Kota Padang Panjang, Rabu (4/1). 

Diantaranya disepakati, setiap kegiatan atau program SKPD harus dibuatkan jadwal pelaksanaannya dan dikerjakan dengan sinergitas yang solid.  Khusus untuk Akta pencatatan sipil saat ini ditanda tangani oleh Asisten I atas nama Walikota Padang Panjang.  RAK dan RUP paling lambat diserahkan kamis (5/1) kemudian disahkan Jumat (6/1). Untuk lelang mobil sebanyak 68 unit, DP2KAD diberi tenggang waktu 15 hari supaya dipersiapkan untuk diserahkan ke lelang negara. DPA juga harus selasai kamis (5/1).  

Penempatan Staf yang dalam posisi yang belum jelas, dikarenakan terjadinya perubahan SOTK dalam tubuh Pemerintah Kota Padang Panjang  yang merupakan keputusan dari pemerintah pusat diminta sudah diketahui posisinya minggu,(8/1). 

Khusus untuk LHP BPK yang diberi waktu 60 hari sejak diterima  (29/12), Walikota Hendri Arnis meminta agar SKPD terkait bisa menuntaskan  minimal 50 % nya, di hari minggu (8/1).  Untuk Rusunawa harus sudah lelang kamis (1/2).  BKD juga diminta untuk mengevalusi Pokja ULP paling lama (5/1). 

Untuk informasi  dari Wako Hendri Arnis  melalui  aplikasi  ‘WA’ kepada Pejabat terkait wajib ditindak lanjuti 1x 24 jam. Walikota Hendri Arnis dalam rapat tersebut juga meminta agar Staf Ahli harus banyak turun kelapangan untuk memberikan pembinaan kepada SKPD yang sesuai dengan bidangnya masing - masing. ( Pulkani / Gito- R )
Share:

Hendri Arnis Bersama Jajaran Turun Kelapangan Bersihkan Das



 PADANG PANJANG, SS Walikota Hendri Arnis seolah tak peduli stelan pakaian olah raga warna putih yang ia kenakan kotor  saat bergotong royong dengan sejumlah ASN dan THL untukmembersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) di kawasan Kelurahan Bukit Surungan. Bahkan Ia tak menghiraukan sepatu olah raganya basah, padahal, ia sebenarnya bisa mengganti dengan sepatu boot. Namun sikapnya tersebut ternyata memiliki alasan. “ Kalau saya ganti sama sepatu boot  yang lain ntar gak  mau turun,” katanya. 
 
Saat itu jumlah Sepatu boot memang terbatas,tak semua bisa mendapatkannya. Dengan tidak menggunakan sepatu boot, otomatis tak ada alasan bagi  pejabat lain untuk tidak ikut berpartisipasi bergotong royong membersihkan DAS. Agaknya itulah yang Ia coba tunjukkan. 

Walikota Muda itu hadir bersama Wakapolres Padang Panjang Priyono,Sejumlah Pejabat TNI dari Kodim 0307 Tanah Datar, Sekda Edwar Juliartha, para Staf Ahli, Para Asisten yang juga turut membersihkan DAS di daerah itu. 

Sejumlah kepala OPD, ASN dan THL  lainnya juga turut bergotong royong membersihkan beberapa tempat di sekitar Kota Padang Panjang. Mereka bergotong royong  usai Apel Gabungan ASN dan THL dilaksanakan di Terminal Bukit Surungan, Sabtu (14/1). DAS di daerah Bukit Surungan itu, sebelumya tampak semraut, kotor, dan mengalami sendimentasi. Hal tersebutlah yang menggerakkan pemerintah setempat menjadikannya salah satu lokus untuk bergotong royong.

Walikota Hendri Arnis  dan pejabat lainnya turut mengeruk sampah,mencangkul membersihkan DAS bersama ASN dan THL. Terlihat tak ada yang membedakan pangkat atau jabatan saat kebersamaan itu melebur di tengah tengah mereka. ( Pulkani / Gito- R )
Share:

Ujian Nasional Berbasis Kompueter Tingkat SLTP Perlu Kajian Matang

PADANG,SS- Dilaksanakannya Ujian Nasional Berbasis Komputer( UNBK) tingkat SLTP pada 7 Mei 2017 nanti masih menjadi kendala di Kota Padang. Hal itu terkait dengam sarana dan prasanaran untuk pelaksanaan ujian.

Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Padang Ramson mengatakaan pelaksanaan UNBK di Padang baru pertama kali pada tahun 2017 ini, sehingga diperlukan persiapan matang serta menyiasati kekurangan fasilitas, seperti komputer, "ujarnya Senin(16/1).

Untuk menyiasati kekurangan fasilitas komputer direncanakan pemakaian komputer SMA atau SMK yang telah lebih dulu menyelenggarakan UNBK dibandingkan tingkat SMP. Dari 93 SMP di Padang sekitar 30 hingga 40 sekolah siap dalam pelaksanaan UNBK pada 2017, sementara untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) belum siap melaksanakannya.
   
"Ia mengharapkan pemerintah pusat dapat mengarahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak hanya untuk pembangunan fisik tetapi juga diarahkan untuk persiapan menghadapi UNBK, termasuk untuk penambahan komputer, server dan lainnya, " pungkasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Zulhardi Z. Latif  menilai pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sebaiknya dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun atau tidak sekaligus mengikutsertakan seluruh sekolah. 

Ia menyatakan dalam hal ini, kami mendukung pemerintah setempat dalam pelaksanaan UNBK di seluruh SMP, namun saat ini Kota Padang memang belum siap dan tidak seharusnya dipaksakan," ujarnya di DPRD Padang.

Dijelaskan ketidaksiapan sekolah menghadapi UNBK tersebut terkait ketersediaan sarana prasarana pelaksanaan ujian khususnya komputer. Seharusnya masing-masing sekolah melengkapi ketersediaan komputer terlebih dahulu, bisa sebanyak siswa atau dengan pertimbangan maksimal pelaksanaan ujian dua shift.

Untuk melengkapi komputer, katanya, perlu dilakukan secara bertahap atau tidak bisa sekaligus sebab keuangan Kota Padang belum mempu memenuhi secara langsung. Ia menegaskan jika sarana prasarana mendukung, tentu dapat dilakukan keseluruhan, namun jika tidak jangan dipaksakan. Untuk melengkapi mobiler bangku sekolah saja harus bertahap, apalagi pengadaan komputer.
   
Zulhardi mengakui khusus untuk pendidikan di Kota Padang telah dianggarkan sekitar 40 persen dari APBD 2017, namun dana tersebut tidak mungkin digunakan untuk melengkapi komputer saja, melainkan untuk gaji guru, perbaikan sekolah, untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) daerah serta penyediaan mobiler lainnya,'' katanya.

Bahkan, sebutnya, pada 2016 disediakan Rp11 miliar untuk penyediaan mobiler sekolah khususnya bangku, namun untuk 2017 hanya disediakan Rp1 miliar saja. Namun, ia mengatakan pemerintah masih mempunyai waktu hingga pelaksanaan UNBK tingkat SLTP pada Mei 2017 untuk memaksimalkan perlengkapan komputer. Tentu sumbernya bukan dari anggaran daerah, melainkan bisa mengusahakan adanya hibah komputer untuk sekolah.

"Sementara itu, Pemerintah Kota Padang menargetkan seluruh SMP daerah itu dapat melaksanakan UNBK pada 2017 karena persyaratan saat ini hanya satu server dengan 20 unit komputer, ''ungkapnya.(M7)
   
Share:

15 Bangkai kapal Akan Dipindahkan ke Muaro Anai

PADANG,SS-Mewujudkan wisata terpadu kawasan wisata Batang Arau Muaro Padang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Padang, Zalbadri menjelaskan untuk membersihkan 15 bangkai kapal yang akan dipindahkan ke Muaro Anai dibentuk Tim Terpadu bersama Pelindo II Padang, Syah Bandar dan Dinas PSDA Wilayah V Sebagian bangkai kapal milik owner Kafe HW yang keberatan dengan diangkatnya bangkai kapal tersebut, urai Zalbadri.

Pihak Pelindo II tidak mau berkomentar banyak soal itu.
Sementara Iswanto Kwara memandang hal itu sudah mengganggu pemandangan karena kawasan Muaro Batang Arau tersebut salah satu tujuan wisata di Kota Padang.

Iswanto menghimbau agar para pihak terkait memahami kondisi tersebut dan mau bekerjasama membersihkan kawasan Muaro Padang tersebut.
Semua bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Padang yang juga akan menambah pendapatan asli daerah dari retribusi yang dibayarkan wisatawan dari pembelian makanan dan minuman, penginapan serta parkir.(ss)
Share:

Wabup : 25 Orang Jamaah Umrah Dilepas



HUMAS DHARMASRAYA - Suasana haru dan isak tangis keluarga dan wali santri ponpes Al barokah pecah tatkala akan melepas kepergian calon jamaah umrah pondok pesantren yang berlokasi di Koto Padang tersebut, Minggu (15/01).

Keberangkatan 25 orang calon jemaah umrah dari BMP Travel, di bawah pimpinan cabang Ani Maghfiroh Alya (Naya), dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Dharmasraya, H.Amrizal Dt. Rajo Medan.

Kepada calon jemaah umroh yang akan melaksanakan ibadah di tanah suci Makkah, Wabup berpesan agar fokus beribadah dan menjaga kekompakan, serta jangan memisahkan diri dari rombongan.

" Bapak/ibu kami yang akan melaksanakan ibadah umrah, kami menghimbau selama di sana fokuslah untuk beribadah. Manfaatkanlah waktu di sana untuk beribadah, jangan berfikir untuk bermain-main atau liburan. Karna tidak semua orang punya kesempatan untuk datang ke sana," ujar Wabup.

Wabup berpesan kepada calon jamaah agar selama menjalankan ibadah di tanah suci untuk tidak sombong dan takabur. " Mungkin bapak/ibu ada yang sudah sering melaksanakan umrah atau haji. Namun saya mengingatkan, jangan Bapak/ibu takabur dan sombong. Selalulah berkoordinasi dengan pimpinan rombongan, jangan pergi sendiri-sendiri. Jangan lupa doakan juga keluarga dan masyarakat Dharmasraya agar sehat dan semakin sejahtera. Doakan juga daerah kita ini agar semakin baik ke depannya, aman, semakin Makmur dan jauh dari bencana," pinta Wabup.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wabup menghimbau kepada masyarakat Dharmasraya yang sudah punya kesempatan dan kemampuan untuk melaksanakan ibadah umrah maupun haji untuk segera menunaikannya. " Kalau sudah punya kemampuan dan kesempatan, segerakan lah menunaikannya. Jangan di tunda-tunda, karna kesempatan itu sangat jarang dan susah mendapatkannya," pungkas Wabup. (Rif)
Share:

Bupati Berharap 2017 Pendidikan Di Pessel Harus Masuk Lima Besar

Pessel- Dunia Pendidikan Pesisir Selatan yang prestasinya anjlok pada tahun 2016 lalu,  diberi beban dan target  oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni.

Memasuki tahun 2017 ini kita harus berbenah dari berbagai lini untuk meningkatkan kualitas dunia pendidikan, jadikan kegagalan pada tahun yang lalu sebagai ajang intropeksi dimana salahnya sampai kita merosot jauh dari kabupaten/kota lainnya, kata Hendrajoni, Senin (16/01).

Pokoknya tahun 2017 sekarang kepada jajaran Dinas Pendidikan saya targetkan Pesisir Selatan " harus bisa masuk 5 besar dalam peringkat kelulusan", jangan sampai gagal, tegas bupati.

Selanjutnya terkait kedisiplinan ASN,  kalau ada yang ngerumpi atau keluyuran di warung pada jam dinas diperintahkan Dinas Satpol PP Dan Damkar, menindaknya serta dilaporkan untuk dilakukan investigasi oleh bupati Pesisir Selatan Hendrajoni. (01)
Share:

Jangan Hubungi Call Center ATM Palsu Ini

Jangan Hubungi Nomor Penipuan Pada Call Center ATM
Padang ~ Beragam modus kejahatan masih marak terjadi terhadap korban pelaku penipuan. Kali ini modus penipuan menggunakan nomor call center palsu Bank Nagari, hampir saja menimpa salah seorang nasabah Bank Nagari..

Berawal dari tertelannya kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik nasabah Bank Nagari, Zainal Amran, saat akan melakukan transaksi penarikan uang guna keperluan sesuatu, seketika kartu tidak berfungsi dan tertelan oleh mesin ATM Bank Nagari yang terdapat di Teebox jalan Diponegoro.

Karena kartu ATM tertelan, Zainal yang ingin segera tabungannya di blokir agar tidak disalah gunakan orang yang tidak bertanggung jawab coba menghubungi call center Bank Nagari yang nomornya tertera dimesin tersebut. Ternyata nomor 021-999 999-0821 6178 3666, bukanlah milik call center Bank Nagari. Sedangkan nomor call center Bank Nagari sebenarnya 0751-30782.

Pria dibalik telepon tersebut yang bernama Zainuddin yang mengaku dari Bank Nagari mengarahakan nasabah Bank Nagari untuk menekan nomor pin ATM miliknya. Padahal seharusnya jika kartu ATM tertelan harus segera dilakukan pemblokiran bukan meminta nomor pin.

Curiga dengan apa yang disampaikan  Zainuddin, Zainal segera menghubungi nomor call center Bank Nagari di nomor 0751-30782, operator Bank Nagari yang bernama Dini, menegaskan bahwa nomor yang tertera dimesin ATM dengan nomor 021-999 999-0812 6178 3666, bukanlah nomor call center Bank Nagari.

“Bank Nagari hanya memiliki satu nomor call center yaitu 0751-30782, apabila ada nomor lain yang mengatasnamakan call center Bank Nagari, itu jelas penipuan,” tukas Dini dibalik pesawat teleponnya saat ditanyakan perihal tersebut.

Takut mesin ATM tersebut disalahgunakan, Zainal melaporkan kejadian ini kepada security setempat. Dan security bernama Nola, langsung mengunci pintu ATM Bank Nagari tersebut, agar tidak terjadi tindakan yang merugikan nasabah Bank Nagari lainnya. sumber : Media Online Group
Share:

TP PKK Sitiung dan TP PKK Kecamatan Pulau Punjung Dilantik

 HUMAS DHARMASRAYA - Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya Dewi Lopita Sari melantik TP PKK Sitiung dan TP PKK Kecamatan Pulau Punjung.

Pelantikan TP PKK Kecamatan Sitiung digelar di GPU Sitiung sekitar pukul 10.25 WIB setelah pelantikan dan serah terima jabatan, sementara untuk TP PKK Kecamatan Pulau Punjung dilakukan sekitar pukul 13.25 WIB sekaligus pengukuhan dan serah terima jabatan ibu Camat Pulau Punjung.

Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya Dewi Lopita Sari mengajak PKK untuk terus melakukan perubahan sekaligus menjadi pilar dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

selain itu beliau juga berpesan agar TP PKK Kecamatan untuk selalu berkoordinasi dengan TP PKK Kabupaten dan terus menggerakkan kegiatan PKK melalui pokja masing - masing.

"Saya berharap PKK kecamatan aktif dalam setiap kegiatan maupun program - program PKK, terus kembangkan diri sesuai dengan keahlian di pokja masing - masing." pesan ketua TP PKK.

Selanjutnya, ketua TP PKK juga menyebutkan menjadi Ketua TP PKK merupakan profesi sukarela, yang dilandasi dengan rasa cinta dan kasih sayang harus menjadi lokomotif pendorong segenap elemen dalam masyarakat.

"Mari kita bergandengan tangan dengan semua elemen masyarakat agar tujuan kita menjadi kenyataan. selain itu, peranan ibu sangat penting dalam mendidik anak usia dini, karena masa anak - anak adalah masa emas yang merupakan masa yang menentukan masa depan anak." ajak beliau. (Awa)
Share:

Camat Perempuan Pertama Dharmasraya Dilantik

HUMAS DHARMASRAYA - Sepajang sejarah Kabupaten Dharmasraya berdiri, akhirnya baru pertama kali memiliki camat seorang perempuan.

Camat itu adalah Lasmita SKM yang dilantik Bupati Sutan Riska Kamis (29/12) lalu dan dikukuhkan Senin (9/1).

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam sambutannya mengatakan bahwa Lasmita SKM ini merupakan wanita pertama yang dilantik menjadi camat di Kabupaten Dharmasraya.

"Kita sangat yakin sosok ibu Lasmita yang pernah membawa Puskesmas Koto Besar menjadi terbaik se Provinsi Sumatera Barat, akan mampu memimpin ibu kota Pulau Punjung ini dan mampu menjadikan ibu kota pulau punjung menjadi yang terbaik dan bisa merubah wajah ibu kota pulau punjung,"jelasnya.

Bupati juga mengatakan bahwa ibu Lasmita dilantik tanpa sepengetahuan beliau, itu murni ia melihat track record yang sudah menjadi pertimbangan bagi bupati dan wakil bupati.

"Kami yakin dan percaya apalagi Lasmita merupakan bundo kanduang dari Pulau Punjung, ini akan menjadi motivasi bagi Lasmita untuk berbuat yang terbaik untuk Pulau Punjung,"bebernya.

Dikatakan Bupati, sungguhpun jabatan camat hal yang baru bagi Ibu Lasmita, kami berkeyakinan ibu camat akan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya terutama dalam melakukan koordinasi dalam wilayah kerjanya terutama dengan pemerintahan nagari, tokoh tokoh masyarakat dan OPD tingkat kabupaten.

"Kami juga meminta kepada seluruh Forkopimcam, Kepala UPTD Kecamatan, Wali Nagari se Kecamatan Pulau Punjung, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Generasi Muda, Bundo Kanduang dan tokoh masyarakat untuk mendukung dan mensupport serta menjalin kerjasama dengan ibu camat yang baru dilantik,"tandasnya. (awa)
Share:

Bupati Minta Camat Bekerja Sungguh- Sungguh

HUMAS DHARMASRAYA,SS- " Lembaga pemerintahan termasuk kantor camat adalah tempat mengadu bagi masyarakat. Tuntutan masyarakat makin hari makin berat dan banyak. Hal tersebut disebabkan semakin cerdas dan kritisnya masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Untuk itu, saya minta camat agar lebih serius dan bersungguh-sungguh dalam menterjemahkan harapan dan keinginan gimana masyarakat". Demikian amanat Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt. Rajo Medan usai melahirkan gukuhkan camat Sembilan Koto, H. Syaiful Anwar di GPU Sembilan Koto, Selasa (10/01).

Menurut Wabup, camat selaku pamong hendaknya mencermati dan mempelajari setiap permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat, dan berupaya untuk menyelesaikannya dengan segera, dengan cara mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

" Sungguh pun jabatan camat merupakan hal yang baru bagi saudara, namun kami yakin saudara akan mampu melaksanakan tugas dan fungsi sebagai camat, terutama dalam melakukan koordinasi dengan walinagari, dan tokoh masyarakat. Selain merupakan putra kecamatan Sembilan Koto, saudara juga sudah lama mengabdi di sini. Itu sudah menjadi jadi modal bagi saudara untuk saudara bekerja lebih baik," ujar Wabup.

Kepada camat yang lama, Khairul SE Wabup mengucapkan terimakasih atas pengabdian dan dedikasinya selam menjabat di kecamatan Sembilan Koto.

Di akhir sambutannya, Wabup berharap kepada seluruh unsur Forkominca, kepala UPTD kecamatan, Walinagari, alim ulama, tokoh masyarakat untuk dapat mendukung dan memberikan bantuannya, serta kerjasamanya kepada camat yang baru. (Rif)
Share:

Sekda Kota Padang Buka Sosialisasi SIRUP

PADANG,TEROBOS-Bagian Layanan Pengadaan Setdako Padang mengadakan Sosialisasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Versi 2 dengan diikuti admin Rencana Umum Pengadaan (RUP) di lingkungan Pemko Padang di Ruangan CAT BKD, Selasa (10/1).

Sekretaris Daerah (Sekda) Asnel sewaktu membuka sosialisasi tersebut menyampaikan, para admin RUP di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memahami aturan-aturan dalam SIRUP tersebut.

"Semua kegiatan pengadaan barang/jasa di seluruh OPD itu harus lancar. Sehingga dapat diperoleh barang/jasa yang terjangkau, berkualitas serta dapat dipertanggung-jawabkan. Baik dari segi fisik, keuangan maupun manfaatnya bagi tugas pemerintah dan pelayanan masyarakat," ujar Asnel.

Menurut Asnel, sosialisasi SIRUP ini penting dilakukan, mengingat RUP yang dibuat masing-masing OPD menjadi acuan dalam proses pengadaan barang/jasa. Sebab apabila ada ketidaksesuaian dari data yang dientry admin RUP dan paket pekerjaan yang akan diproses atau dilelang, maka kegiatan tersebut tidak dapat dilanjutkan pada tahap selanjutnya. Dan ketidakpahaman admin RUP dalam pemaketan pekerjaan akan menjadi salah satu penyebab perbedaan dari nama pekerjaan yang dibuat. Apatah lagi adanya pergantian admin akibat mutasi pejabat atau staf karena perubahan OPD di 2017 ini setidaknya sedikit memberikan gangguan.

"Semoga semua admin RUP akan paham setelah mengikuti Sosialisasi SIRUP versi 2 yang memiliki perubahan konten dan fitur ini. Baik tentang pelaksanaan entry RUP, pemaketan pekerjaan dan pentingnya RUP dalam setiap pengadaan barang/jasa. Sehingga dengan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, tidak ada lagi permasalahan ketidaksesuaian nama kegiatan dan pekerjaan pada aplikasi SIRUP dengan paket pekerjaan yang dilelang," imbuhnya.

Kepala Bagian Layanan Pengadaan Setdako Padang, Yoga Natasha Amin juga menyebutkan, Sosialisasi SIRUP tersebut dilaksanakan mengacu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010. Perpres tersebut menjelaskan bahwasanya seluruh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi lainnya (KLDI) harus mengentrykan RUP barang/jasanya melalui aplikasi SIRUP berbasis web di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Semuanya itu memang sudah harus selesai dan sudah harus diumumkan sebenarnya Januari 2017 ini.

"Kita tidak mau terlambat untuk menyosialisasikan ini karena semuanya juga sudah diatur oleh Aplikasi SIRUP versi 2. Semoga setelah sosialisasi ini seluruh admin RUP akan paham dan bisa langsung mengentrykan RUP OPD-nya masing-masing dengan benar,” harap Yoga yang didampingi Kasubag Layanan Pengadaan, Malvi Hendri.

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan selama dua tahap, Selasa dan Rabu (10-11/1) ini, panitia menghadirkan beberapa orang nara sumber. Diantaranya Kepala Inspektorat Kota Padang, Andri Yulika menjelaskan terkait Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), lalu dari LPSE Sumbar dan Bagian Layanan Pengadaan yang memberikan pemahaman tentang kebijakan pengadaan barang/jasa. Diberitakan Impian News.com. (tf/dv)

Share:

Warag Surau Pasia berharap Pemkab Bangun Kembali Baronjong

PESSEL,TEROBOS-Warga Kampung Surau Pasia Lubuk Nyiur, Nagari IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas berharap pada Pemkab Pessel kembali membangun baronjong pengaman tebing yang jebol diterjang banjir beberapa hari lalu.

"Kini, nagari tersebut terancam terpotong oleh arus sungai, dimana sungai akan mengalir ke lokasi lama," ungkap Walinagari IV Koto Mudiek, Syafran Tamsa kemarin.

Dikatakan, bencana banjir menyisakan duka bagi warga. Selain merendam rumah, ruas jalan, bencana ini juga merusak pondasi jembatan dan baronjong sepanjang 50 meter.

Akibat banjir, ribuan jiwa terisolasi selama satu hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Menurutnya, beberapa lokasi di nagarinya menjadi langganan banjir, namun kali ini yang terbesar sejak 6 tahun terakhir.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan penanganan pasca banjir. Antara lain, memperbaiki pondasi jembatan yang terban, membangun baronjong sepanjang 50 meter dan meninggikan sejumlah titik ruas jalan yang kerap terendam banjir.

"Kami telah melaporkan berbagai kerusakan infrastruktur akibat banjir kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait. Diharapkan, dinas terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan upaya penanganan, karena kerusakan infrastruktur itu menyangkut kepentingan masyarakat luas," jelasnya. (03)
Share:

Inspektorat Solsel Turun Ke Lapangan Cek Pemanfaatan DD

SOLOK SELATAN,TEROBOS-Inspektorat Solok Selatan (Solsel) memantau dan mengevaluasi pengelolaan Dana Desa (DD) ke semua pemerintahan nagari (pemnag) di kabupaten itu pada akhir tahun ini. Pemantauan itu dilakukan selama 15 hari, yang berakhir pada 27 Desember.

Salah seorang Inspektur Pembantu (Irban) di Inspektorat Solsel, Ahmad Jaya, mengatakan, pemantauan dan pengevaluasian DD itu dalam rangka pengecekan terakhir pemanfaatan dana desa. Hal itu merupakan tugas yang diberikan bupati kepada Inspektorat. Setelah pengecekan itu, Inspektorat melaporkan hasilnya kepada bupati. Dalam memantau dan mengevaluasi DD tersebut, pihaknya mengecek pembangunan di lapangan dan memeriksa administrasi di kantor wali nagari.

“Inspektorat sudah memantau dan mengevaluasi pemanfaatan Dana Desa di 39 nagari di Solok Selatan. Hasilnya, pemanfaatan Dana Desa di semua nagari bisa dikatakan bagus walaupun ada beberapa nagari yang pembangunan fisiknya belum sampai 100 persen. Rata-rata, pembangunan fisik tersebut mencapai 80 persen, dan mereka masih punya waktu untuk melanjutkan pengerjaan sampai 31 Desember. Namun, ada pembangunannya yang mencapai 100 persen, seperti di Nagari Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo,” ujar Ahmad di Sangir, Rabu (28/12).

Ia menambahkan, dalam pemantauan dan pengevaluasian itu, Inspektorat Solsel memiliki tiga irban. Ahmad merupakan salah satu irban yang ditugaskan memeriksa 10 nagari yang terdapat di Kecamatan Sungai Pagu, Pauh Duo, Sangir, dan Sangir Balai Janggo.

Sementara itu, Sekretaris Nagari Pemnag Talunan Maju, Hendrik Patriona, menuturkan, pihaknya memanfaatkan DD dengan melihat semua regulasi (aturan) tentang DD. Setelah itu, pihaknya memperhatikan kondisi lapangan yang merupakan sasaran pembangunan dari pemanfaatan DD. Untuk melakukan pembangunan, pihaknya melibatkan masyarakat sehingga pemanfaatan DD maksimal.

“Untuk kepala pekerja sebuah kegiatan, kami ambil dari pegawai wali nagari yang berdomisili di jorong tempat kegiatan itu dilaksanakan. Kami mengambil pegawai wali nagari itu karena dia mengerti aturan penggunaan DD sehingga pemanfaatannya tidak menyeleweng. Kami mengambil pegawai wali nagari yang berdomosili di jorong itu agar ia melaksanakan tugasnya dengan baik karena merasa bahwa pembangunan itu akan dirasakannya sendiri sebagai warga jorong bersangkutan,” tutur Hendrik.

Ia menambahkan, cara-cara seperti itu didapatkan pihaknya dari banyak hal, antara lain dari sosialisasi regulasi pengelolaan DD yang digelar oleh pemerintah daerah, belajar dari evaluasi penggunaan DD di nagari tersebut pada tahun sebelumnya, dan melihat kesalahan nagari lain dalam mengelola DD.(web)

 
Share:

Hut Dharmasraya ke 13 Tahun Meriah,Pemkab Gelar Berbagai kegiatan Hibur Masyarakat

 PARIWARA PEMKAB DHARMASRAYA

DHARMASRAYA,TEROBOS-Hut Kabupaten Dharmasraya ke-13, 7 Januari 2017 meriah Pemkab Dharmasraya menggelar berbagai kegiatan dan hiburan untuk menghibur masyarakat."Kegiatan yang kita gelar ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, sehingga kemeriahan HUT Dharmasraya ini dirasakan masyarakat," ujar Sekda Dharmasraya, Leli Arni saat memimpin rapat akhir HUT Dharmasraya ke-13 di aula Kantor Bupati, Jumat (30/12/2016).

Dikatakan Leli Arni, kegiatan akan dibagi jadi kegiatan pokok dan kegiatan tambahan. Untuk kegiatan pokok yang akan dilaksanakan antara lain, Jumat (6/1/2017) akan dilaksanakan upacara peringatan HUT kabupaten Dharmasraya ke-13 di halaman Kantor Walinagari Koto Baru, yang akan dimulai pukul 08.00 WIB.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang hadir didampingi istri Dewi Lopita Sutan Riska, Wakil Bupati Dharmasraya Amrizal Dt Rajo Medan bersama istri, Plt Sekda Dharmasraya, Ketua DPRD Dharmasraya bersama istri, Wakil DPRD Dharmasraya Budi Sanjaya bersama anggota DPRD lainnya.

Tampak juga Forkopimda Kajari, Waka Polres, Ketua LKM dan Tokoh Masyarakat hadir dalam acara malam puncak yang funtastic dan dihibur dengan berbagai kegiatan seperti tampilnya Band Naga persembahan dari BANK Nagari, Dancer Bank Nagari, Pertunjukkan kesenian dari Uda Uni Dharmasraya bekerjasama dengan kampus III Unand dan artis kocak minang Ajo Busyet serta KIM menambah semarak dan meriahnya malam puncak yang pertama kali digelar di Sport Center Koto Padang.

Malam resepsi yang dimulai dengan tampilan Naga Band yang dilanjutkan dengan tarian pasambahan oleh siswa-siswi SMAN II Pulau Punjung, sepatah kata dari Ketua Panitia yakni sambutan dari Sekda Dharmasraya Leli Arni, dan dilanjutkan tarian multi etnis, kemudian sambutan dari Ketua DPRD Dharmasraya H Masrul Maas serta dilanjutkan dengan sambutan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan sekaligus malam puncak HUT Hari Jadi Kabupaten yang ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun dan disemarakkan dengan pesta kembang api.

Malam resepsi semakin menarik dengan tampilan persembahan dari Bupati yang menyanyikan lagu Munajat Cinta bersama istri, Wakil Bupati bersama istri dan Ketua DPRD Dharmasraya bersama istri.
Baca Juga :  7 Januari jadi Momentum Bersejarah bagi Masyarakat Dharmasraya. Bupati dan Wakil larut dalam pesta malam puncak hari jadi dengan ikut bergoyang dangdut bersama Band Naga, yang kemudian disemarakkan dengan aksi kocak Ajo Busyettt menambah semaraknya malam itu.

Masyarakat tidak ingin beranjak dari kegiatan hingga pukul 03.00 WIB dini hari, dikarenakan malam resepsi puncak hari jadi kabupaten dimeriahkan dengan KIM Berdendang dengan puluhan doorprize persembahan dari Bank Nagari, Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya serta OPD dan para donatur yang ada di Dharmasraya.

Bupati dalam sambutannya merasa terharu dan tampak terasa disela-sela sambutan meneteskan air mata bahagia melihat antusias masyarakat Dharmasraya yang datang berbondong bondong dari berbagai pelosok daerah di Dharmasraya dan ikut larut dalam perayaan malam resepsi hari jadi Kabupaten Dharmasraya yang ke-13.

“Luar biasa, saya sangat terkesan dan terharu melihat masyarakat Dharmasraya berbondong-bondong hadir dan antusias larut dalam perayaan malam jadi kabupaten. Hari jadi Kabupaten Dharmasraya bukan pestanya para pejabat, bukan pestanya Bupati dan Wakil Bupati akan tetapi ini merupakan pestanya rakyat Dharmasraya,” jelasnya.(*)

Share:

Hut Pasbar ke 13 Tahun Meriah

PARIWARA PEMKAB PASAMAN BARAT

PASBAR-Hut Kabupaten Pasaman Barat ke 13 Tahun Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bertekat keluar dari status daerah tertinggal di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 pada 7 Januari 2017.Dalam rangka HUT Pasbar ke 13 Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat   meriahkan rangkaian kegiatan event diantaranya bazar malam Pasaman Barat expo, lomba bernyanyi antar SKPD, iven sepakbola, tinju, selaju sampan, tabligh akbar dan zikir bersama, senam kreasi antar SOPD, lomba lari 10 K, lomba drumband tingkat SLTP dan SLTA se Pasbar, hiburan rakyat dengan menampilkan tiga kesenian dengan berbeda etnis, dan menampilkan artis ibukota serta komedian, Ajo Buset, dan berbagai aneka permainan anak-anak lainnya.
Puncak hari jadi Kabupaten Pasaman Barat tersebut, dilaksanakan sidang paripurna istimewa di DPRD Pasaman Barat, Sabtu (7/1) di Aula DPRD Padang Tujuh Kabupaten Pasaman Barat.Bupati Syahiran dalam sidang paripurna DPRD Pasaman Barat, menyampaikan, selama 13 tahun usia Pasbar tentu telah banyak perubahan yang dilakukan pada 19 nagari. Perubahan ke arah yang lebih baik itu tentu tidak terlepas dari kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan DPRD Pasaman Barat, serta partisipasi masyarakat secara keseluruhan. Baik yang dirantau maupun yang dikampung halaman.

Pemkab Pasbar telah melaksanakan proses pemerintahan dan layanan publik yang baik, serta menyelesaikan pembangunan berbagai kantor dan gedung, baik yang berlokasi di Pasaman Baru maupun Padang Tujuah. “Kita juga melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas ASN yang mengabdi di Pasbar dengan penyesuaian terhadap pemanfaatan tekhnologi informasi yang berkembang,” sebut Syahiran.

Bupati juga bertekad melakukan perbaikan infratruktur fisik daerah seperti jalan, jembatan, irigasi pertanian, pusat pelayanan kesehatan, ruang belajar pada tingkatan sekolah menjadi perhatian prioritas pembangunan.
Untuk pengentasan kemiskinan, Syahiran juga mencanangkan 1000 pembuatan jamban, 1000 renovasi rumah tidak layak huni, 1000 sambungan listrik, dan 1000 pohon buahan. Yang disingkat dengan slogan program 4 X 1000, yang dilaksanakan setiap tahun.

Searah dengan infrastruktur pembangunan pada bidang lainya tetap digalakkan, seperti pembangunan wilayah tertinggal dan terisolir serta penanggulangan kemiskinan. “Menjelang berakhir periode pembangunan jangka menengah 2016-2021 kita menargetkan terdapat pengurangan angka kemiskinan dari 7,08 persen menjad 5,74 persen. Dan untuk daerah tertinggal kita menetapkan target pada tahun 2019 Kabupaten Pasaman Barat keluar dari status daerah tertinggal dan pada 2021, semua wilayah jorong di Pasaman Barat telah keluar dari ketertinggalan dan keterisoliran,” imbuh Syahiran.

Program strategis telah dirancang untuk hal tersebut yaitu, pembangunan jalan jembatan di daerah terpencil dan terisolir,--pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi rakyat seperti pasar dan sarana telekomunikasi,-- pembangunan infrastruktur pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, listrik, sanitasi dan air besih,--peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan,--peningkatan kualitas tenaga kerja dan pembangunan BLK dan penyediaan ruang belajar,--pemberdayaan usaha ekonomi mikro,--pengembangan ekonomi lokal berbasis komoditi unggulan di sektor pertanian, perikanan industri, dan pengelolaan ekonomi kreatif.

Untuk mewujudkan cita-cita pembangun Pasbar dengan motto “Tuah Basamo” lebih maju itu, imbuh Syahiran, tidak terlepas dari dukungan partisipasi semua masyarakat. Sehingga visi “Terwujudnya Pasaman Barat yang Beriman, Cerdas, Sehat, Bermartabat, Sejahtera, serta berwawasan Lingkungan,”. “Kami yakin  dengan kebersamaan Pasaman Barat akan semakin maju,” tukuk Syahiran.

Lebih jauh dijelaskan Syahiran, dalam RPJMD Pasaman Barat acuan untuk percepatan pembangunan telah disiapkan, sehingga diharapkan akan menjadikan pembangunan tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu. Program yang telah dirancang sebagai berikut, pembangunan pasar tradisional percontohan yang representatif, --optimalisasi RSUD Jambak, dan Pembangunan RS di Ujung Gading,--pembangunan jalan lintas Tongar,Tanjung Pangka, Durian Tuga, Kaplingan Padang Laweh, serta jalan lingkar Desa Baru, -- pembangunan infrastruktur jalan tembus Madina, dan lainnya.

“Semoga peringatan HUT Pasbar ke 13 ini dapat kita jadikan sebagai momentun untuk lebih meningkatkan lagi kinerja dan pengabdian kita bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Pasaman Barat menuju terwujudnya Pasaman Barat yang beriman, cerdas, sehat, bermanfaat, sejahtera serta berwawasan lingkungan
Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat H. Daliyus K, SS, MM., menilai di usia Pasbar yang ke 13 pada tanggal 7 Januari 2017, sudah banyak pembangunan yang dilakukan.

Sejumlah kesuksesan  pembangunan di Pasbar tersebut, lanjut Daliyus K telah bisa dilihat dari pembangunan infrastruktur. Pasbar memiliki Bandara Anak Nagari, Pelabuhan Teluk Tapang dan program pemberantasan kemiskinan. Selama kepemimpinan Syahiran-Yulianto, telah dilaksanakan berbagai terobosan mendekatkan pelayanan, sosial ekonomi dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama kepemimpinan Syahiran-Yulianto telah mampu merubah secara bertahap dari image negatif sebagai daerah tertinggal, perekonomian masyarakat meningkat dan maraknya pembangunan dalam satu tahun terakhir.Oleh karena momen HUT Pasbar ke 13 ini kita jadikan sabagai sarana merenung, untuk memacu kinerja dan kreatifitas untuk membangun Pasaman Barat, menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih.  ,” tukuk Daliyus.

Turut hadir dalam sidang paripurna istimewa di DPRD Pasaman Barat tersebut   Dihadiri oleh Gubernur Sumbar diwakili Kepala Bappeda Pemprov Sumbar Hansasri,  Bupati H. Syahiran, Wakil Bupati Yulianto, Ketua DPRD Daliyus K, Wakil Ketua Edri Syahrinal, Fetris, Oktrihardi, dan anggota, serta Forkopimda, Sekda Manus Handri dan SKPD Pemkab Pasbar. Hadir sejumlah tokoh masyarakat, Prof Dasman Lanin, Drs. Zambri, Sudirman  S, bupati/walikota se Sumbar dan tokoh masyarakat lainnya. (budi,yulisman)

Share:

Mentawai, Nasib Guru Kontrak Menyedihkan Huni Rumah Bekas Karyawan Perusahan

MENTAWAI,SS - Perumahan guru Sekolah Dasar Negeri 29 Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan sangat memprihatinkan. Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu tersebut, tampak sudah banyak yang lapuk, baik dinding kamar maupun tiang-tiang bangunan rumah, kaca jendela pecah, lantai teras depan hancur, bahkan atap dan plafonnya bocor.

Salah satu guru kontrak SDN 29 Sinaka yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, perumahan yang mereka tempati kondisinya sudah rusak parah. Rumah yang mereka tempati tersebut bukanlah perumahan dinas guru melainkan bekas perumahan karyawan perusahaan kayu yang pernah beroperasi dikawasan tersebut.

“perumahan yang kami tempati ini sangat tidak layak untuk ditempati manusia dan itu pun rumah ini bukan rumah dinas guru tetapi bekas perumahan karyawan perusahaan kayu dulu” tuturnya dengan keras.

Lebih lanjut ia mengatakan sebenarnya rumah dinas guru ini sangat dibutuhkan, seperti guru yang berasal dari daerah lain dan bertugas di wilayah tersebut.

"Keberadaan rumah guru sangat dibutuhkan, terutama bagi tenaga pendidikan yang mengajar berasal dari luar daerah Sinaka" katanya.

Ia berharap Pemerintah Kepulauan Mentawai melalui Dinas Pendidikan bisa membangun perumahan guru di Desa Sinaka, agar guru mendapatkan rumah yang layak untuk ditempati dan betah dalam melakukan aktifitasnya sebagai tenaga pendidik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai Sermon Sakerebau belum berhasil dikonfirmasi terkait perumahan dinas guru tersebut. (rel)
Share:

Wako Padang Panjang Kumpulkan Semua SKPD

PADANG PANJANG,SS – Untuk mempercepat laju mesin birokrasi di Kota Padang Panjang di tahun 2017 ini, Walikota Padang Panjang Hendri Arnis mengumpulkan seluruh pejabat yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Staf Ahli, para Asisten, seluruh kepala SKPD guna membahas berbagai hal yang perlu di tindak lanjuti secepat mungkin.

Walikota meminta seluruh SKPD dan pejabat terkait lebih fokus dan cepat dalam bekerja serta jeli mengambil keputusan. Ada banyak hal yang dibicarakan dalam rapat yang digelar di Hall lantai III Balai Kota Padang Panjang, Rabu (4/1).

Diantaranya disepakati, setiap kegiatan atau program SKPD harus dibuatkan jadwal pelaksanaannya dan dikerjakan dengan sinergitas yang solid. Khusus untuk Akta pencatatan sipil saat ini ditanda tangani oleh Asisten I atas nama Walikota Padang Panjang.

RAK dan RUP paling lambat dserahkan kamis (5/1) kemudian disahkan Jumat (6/1). Untuk lelang mobil sebanyak 68 unit, DP2KAD diberi tenggang waktu 15 hari supaya dipersiapkan untuk diserahkan ke lelang negara. DPA juga harus selasai kamis (5/1).

Penempatan Staf yang dalam posisi yang belum jelas, dikarenakan terjadinya perubahan SOTK dalam tubuh Pemerintah Kota Padang Panjang yang merupakan keputusan dari pemerintah pusat diminta sudah diketahui posisinya minggu (8/1).

Khusus untuk LHP BPK yang diberi waktu 60 hari sejak diterima (29/12) tahun 2016 yang lalu, Walikota Hendri Arnis meminta agar SKPD terkait bisa menuntaskan minimal 50 % nya, di hari minggu (8/1). Untuk rusun nawa harus sudah lelang kamis (1/2). BKD juga diminta untuk mengevalusi pokja ULP paling lama (5/1).

Untuk informasi dari Wako Hendri Arnis melalui aplilasi ‘WA’ kepada Pejabat terkait wajib ditindak lanjuti 1x 24 jam. Walikota Hendri Arnis dalam rapat tersebut juga meminta agar Staf Ahli dengan bidang nya masing masing harus banyak turun kelapangan untuk memberikan pembinaan kepada SKPD yang sesuai dengan bidangnya masing masing. (Humas)
Share:

HUT Dharmasraya Ke 13 Tahun Dimulai Pembukaan Bazar

DHARMASRAYA,SS-Dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Dharmasraya ke-13, Pemkab Dharmasraya menggelar Pameran dan Bazar. Pembukaan pameran dan bazar tersebut dilaksanakan Selasa Siang (3/01) oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Pameran dan bazar ini dipusatkan di Sport Center, Koto Padang. Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh ketua dekranasda Kabupaten Dharmasraya, Ny. Dewi Sutan Riska. Dengan didampingi oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD dan undangan lainnya.

Menurut Bupati, pameran ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya kepada seluruh masyarakat. Bahwa selama 13 tahun, Kabupaten Dharmasraya hadir telah memberikan perubahan yang positif demi kemajuan Dharmasraya dan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat dapat bertanya dan langsung berdiskusi langsung kepada pejabat atau ASN (Aparatur Sipil Negara) yang ada di stand pameran. Tentang program pembangunan yang telah dilaksanakan dalam periode 2004 sampai dengan 2016. Dan program apa saja yang akan dilaksanakan pada tahun 2017 ini.

“Melalui kegiatan pameran ini, para pelaku usaha dapat menampilkan produk-produknya. Sehingga kedepan akan muncul produk-produk unggulan Kabupaten Dharmasraya. Begitu juga dengan kehadiran stand perbankan, masyarakat akan mengetahui produk perbankan. Sehingga akan dapat memanfaatkan untuk pengembangan usaha menuju kemandirian,” ungkap Bupati.

Sesuai dengan misi Bupati yang pertama, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Maka Bupati sangat menyambut baik kehadiran Perguruan Tinggi di Kabupaten Dharmasraya. Sehingga dapat mendidik putra putri Dharmasraya.

“Saya merasa bangga berdasarkan laporan Ketua Panitia, bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah. Baik yang di Kabupaten maupun kecamatan. Saya juga mengapresiasikan keikutsertaan BUMD, Perguruan Tinggi dan dunia usaha dalam kegiatan pameran ini. Semuanya untuk masa yang akan datang dapat lebih ditingkatkan lagi,” harapnya.
Bupati juga berharap melalui peringatan hari jadi Kabupaten Dharmasraya tahun ini, masyarakat dan pemerintah dapat bulatkan tekad agar dapat menuju Dharmasraya yang mandiri dan berbudaya.(rel)
Share:

605 Orang Pejabat Eselon II, III dan IV Dilantik

Sijunjung,Ss-Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo melantik 605 pejabat eselon II, III dan IV, di gedung Pancasila, Jumat (30/12).

Pelantikan pejabat yang dihadiri Wakil Bupati H. Arrival Boy, wakil ketua DPRD Walbardi, unsur Forkopinda dan para undangan, adalah untuk memenuhi Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

Selain sudah memenuhi persyaratan secara administrasi, ke-605 pejabat yang dilantik itu juga tidak mengkonsumsi/menggunakan narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dari unit pelayanan kesehatan pemerintah (Labkesda Kabupaten Sijunjung).

Surat keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkoba dari Labkesda Kabupaten Sijunjung harus dimiliki oleh seluruh calon pejabat, karena Bupati Yuswir Arifin menegaskan tidak akan melantik pejabat yang mengkonsumsi/menggunakan narkoba, meski calon pejabat itu memenuhi persyaratan secara administrasi serta memiliki kemampuan dan loyalitas.

Strategi ini dilakukan, sebagaimana sering disampaikan bupati, pemerintah daerah bertekat membebaskan Kabupaten Sijunjung dari penyalahgunaan narkoba, karena bahaya penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak, tapi juga menghancurkan kehidupan.

Dari 605 pejabat yang dilantik, rinciannya eselon II 30 orang (Sekdakab, staf ahli, asisten, inspektur daerah serta kepala badan dan kepala dinas), eselon III 132 orang (Kabag, camat, sekretaris dan Kabid),  eselon IV 443 orang (Kasi, Kasubid serta Kasubag keuangan dan Kasubag umum kecamatan).

Sebanyak 30 orang eselon II, 20 dilantik melalui pengukuhan. Artinya yang 20 itu sebelumnya juga telah menjabat eselon II, sehingga dalam pelantikan ini ada yang tetap pada jabatan semula ada juga yang bergeser dan tukar tempat. Sedangkan yang 10 lagi, dilantik melalui lelang jabatan, dengan kata lain promosi jabatan dari eselon III ke eselon II.

Bupati mengatakan, mutasi dan rotasi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), sudah merupakan hal biasa dan lumrah terjadi, apa lagi pelantikan dan mutasi kali ini adalah untuk memenuhi OPD sesuai PP Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

Dalam mutasi ini ada yang senang ada yang tidak. Namun yang jelas semua itu sudah didahului dengan pertimbangan secara sematang, karena  disamping memenuhi OPD, mutasi dan rotasi yang dilaksanakan juga untuk kemajuan Kabupaten Sijunjung.

Justru itu, kepada pejabat yang dilantik ditekankan supaya meningkatkan kemampuan, menguasai tugas dan tanggungjawab serta menjalin komunikasi dengan segala pihak, terutama dengan rekan sekerja.

Selain itu, kepada pejabat yang dilantik, bupati juga menekankan supaya melaksanakan tugas yang diemban dengan segenap kemampuan  dan kesanggupan, karena amanah dan kepercayaan yang diterima tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan pimpinanan, tapi juga terhadap Allah SWT.

“Jabatan tidak merupakan hak bagi pegawai, hanya amanah dan kepercayaan dari pimpinan. Justru itu, jalankan amanah dan kepercayaan ini dengan segenap kemampuan  dan kesanggupan, karena pertanggungjawabannya tidak saja kepada masyarakat dan pimpinanan, tapi juga terhadap Allah SWT. Artinya, sumpah jangan hanya sekedar diucapkan, tapi dihayati, dipahami dan dilaksanakan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab,” pesan Bupati Yuswir Arifin.(nas).
Share:

Hendrajoni,Semua Rumah Tak Layak Huni Akan Dibantu

Painan,Ss-Gerakan Bedah Rumah Kab.Pesisir Selatan " Dunsanak Membantu dunsanak" dikenagarian Bukik Siayah Lumpo Kec.IV Jurai diresmikan oleh Bupati Hendrajoni, Rabu (04/01).

Bupati Hendrajoni, program dunsanak membantu dunsanak akan kita kembangkan diPesisir Selatan, jika perlu semua rumah tidak layak huni dapat kita bantu.

Pada peresmian ini Bupati Hendrajoni sengaja mengajak Kepala SKPD, Muspika, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Painan, agar dapat melihat sejauh mana kebutuhan RTLH diPesisir Selatan, serta kami dari Pemkab juga ucapkan terimakasih kepada Pihak Konstruksi Radi dan Al Radit.

Ketua TP.PKK Pesisir Selatan Ny.Lisda Hendrajoni, rumah merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh keluarga, karena kita sangat prihatin ketika melihat satu keluarga yang tinggal bercampur begitu saja.

Ini merupakan pembangunan rumah yang ke 40 yang dilakukan dalam program dunsanak membantu dunsanak, target kita pada bulan Januari ini 200 rumah dalam 1 bulan, dengan biaya sekitar Rp. 3 milyar.

Tentu tidak mudah untuk mendapatkan biaya yang sebanyak itu, namun kita harus berupaya mencari bantuan dari pihak ketiga yang akan memberikan sedikit rezekinya untuk membantu masyarakat Pesisir Selatan, harapan Lisda.

Pada Program Dunsanak membantu dunsanak tersebut keluarga Hasan Basri, ucapakan terimakasih pada Ketua TP.PKK Pesisir Selatan "alah rancak rumah awak buk", katanya.

Bedah Rumah dikenagarian Bukik Siayah Lumpo ini merupakan rumah yang tahan gempa serta terbuat dari bahan Calvanis yang anti karat dengan biaya Rp.15 juta dengan Tipe 38. (01).
Share:

Kurang Pengawasan Water Boom Maluluang Makan Korban

Solsel,Ss-Pemandian Hot Water Boom (HWB) di Sapan Maluluang, Kabupaten  Solok Selatan (Solsel) memakan korban. Seorang bocah perempuan bernama Sofiatul Azizah (7,5) meninggal kaena tenggelam, Minggu (1/1) pukul 16.00 WIB.



"Kejadian bermula sewaktu korban mandi di kolam pemandian HWB (kolom ukuran besar) namun tidak sepengetahuan atau pengawasan dari orangtua. Korban terpisah lebih kurang lima menit dan korban ditemukan sudah tenggelam dan tidak bernyawa,"kata Kapolres Solsel, AKBP Ahmad Basahil.



Sementara, Kabid Pariwisata Solsel, Asniati mengatakan jika korban merupakan warga Gaduang Surian, Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok.



"Awalnya korban mandi di pemandian anak-anak dengan kedalaman setengah meter dan dalam pengawasan orangtuanya. Namun, berselang sekejap saja korban telah ditemukan tenggelam di kolam pemandian orang dewasa dengan kedalaman 120 centimeter,"katanya.



Ia mengatakan, korban pergi menikmati libur pergantian tahun bersama kedua orangtuanya beserta kakaknya.



"Tapi, yang namanya malang tidak kuasa kita. Kami juga selaku dinas terkait mewakili Pemkab Solsel ikut berduka atas musibah ini dan telah mengantarkan korban kerumah orangtuanya di Surian. Pihak keluarga telah merelakan kepergian putrinya yang dikarenakan musibah yang tak dapat terelakkan,"tambahnya.



Menurutnya, HWB selama libur pergantian tahun baru 2017, pada Minggu (1/1) mencapai puncak kunjungan sekitar 800 orang dengan enam kolam pemandian.



"Untuk antisipasi korban, kami selalu berikan imbauan menggunakan pengeras suara kepada pengunjung agar mengawasi anak-anak mereka sehingga korban bisa dihindari. Kami selalu ingatkan para orangtua yang membawa anak kecil untuk mengawasi,"tutupnya.(Web)

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.